Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR METODE NUMERIK UNTUK MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS BATANGHARI Zulyadaini, Zulyadaini; Simamora, Risma
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v7i2.510

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya bahan ajar metode numerik di Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Batanghari. Metode numeric adalah salah satu mata kuliah yang menunjang pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Oleh sebab itu, diperlukan suatu bahan ajar yang memfasilitasi mahasiswa untuk memahani materi metode numeric yang dianggap rumit. Bahan ajar yang dikembangkan difasilitasi dengan panduan penyelesaian soal, agar mahasiswa lebih mudah memahami materi. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4D, define, design, develop, dan dissemination. Berdasarkan hasil uji validitas dan praktikalitas diperoleh bahwa bahan ajar yang dikembangkan layak untuk digunakan karena valid dan praktis.
PENGARUH DISPOSISI MATEMATIS TERHADAP KEMAMPUAN ‎ PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA ‎ FASE E SMA NEGERI 10 KOTA JAMBI Hifziyati, Hifziyati; Zulyadaini, Zulyadaini; Simamora, Risma
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2025): EDISI OKTOBER, 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i2.568

Abstract

Permasalahan dalam pembelajaran matematika di SMA Negeri 10 Kota Jambi adalah rendahnya kemampuan ‎pemecahan masalah siswa. Hasil observasi awal menunjukkan sebagian besar siswa kesulitan memahami soal ‎nonrutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disposisi matematis terhadap kemampuan ‎pemecahan masalah matematika siswa Fase E SMA Negeri 10 Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan ‎kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 76 siswa yang ditentukan dengan teknik total ‎sampling. Instrumen penelitian berupa angket disposisi matematis (20 butir pernyataan) dan tes pemecahan ‎masalah (5 soal uraian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disposisi matematis berpengaruh signifikan ‎terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika baik secara simultan maupun parsial. Nilai Adjusted R ‎Square sebesar 0,417 menunjukkan bahwa 41,7% variansi kemampuan pemecahan masalah dijelaskan oleh ‎disposisi matematis.‎
Analisis Etos Kerja dan Produktivitas Pegawai di Puskesmas Lampa Kabupaten Pinrang Silvana, Nisba; Martini, Andi; Simamora, Risma
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.11321

Abstract

Pelayanan kesehatan di Puskesmas adalah sistem yang dibentuk oleh elemen-elemen  yang saling terkoneksi, saling bergantung, dan saling memengaruhi satu sama lain. Kualitas layanan kesehatan yang ada di puskesmas adalah hasil akhir dari interaksi dan keterkaitan yang kompleks di antaraelemen atau aspek layanan. Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) merupakan bagian yang memiliki peran krusial untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat melalui berbagai usaha serta layanan kesehatan. Hal ini dirasakan pula oleh SDMK dari Puskesmas Lampa yang merupakan salah satu puskesmas besar di Kabupaten Pinrang yang melayani rawat inap, memiliki 10 jenis pelayanan kesehatan serta menaungi 3 Pustu/Poskesdes dan 24 Posyandu. Dengan banyaknya tanggung jawab yang diemban oleh Puskesmas Lampa sehingga dibutuhkan SDMK yang berkualitas. Dengan penerapan etos kerja, SDMK dapat bekerja secara efisien sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan secara langsung dapat mempengaruhi pencapaian tujuan puskesmas tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji etos kerja dan tingkat produktivitas pegawai di Puskesmas Lampa, Kabupaten Pinrang. Penelitian ini melibatkan 111 koresponden yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data yang diperoleh pada penelitian ini akan dianalisis menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja dan produktivitas pegawai berada dalam kategori tinggi dimana persentase setiap indikatornya berada pada rentang > 95%. Hasil ini mengindikasikan adanya sinergi yang baik antara pimpinan dan pegawai, sesama rekan sejawat, lingkungan kerja yang kondusif, dan berbagai kesempatan baik yang terbuka bagi setiap pegawai.  
Pengembangan Modul Pengantar Dasar Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Mahasiswa Dewi, Sri; Defitriani, Eni; Simamora, Risma
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 15, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v15i2.758

Abstract

Literasi merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa. Sebagian besar proses pendidikan bergantung pada kemampuan dan kesadaran literasi. Literasi merupakan proses yang kompleks yang membangun suatu pengetahuan dan budaya sebelumnya, serta pengalaman untuk mengembangkan pengetahuan baru dan pemahaman yang lebih mendalam. Literasi dideskripsikan sebagai kemampuan untuk memahami gambar serta bahasa dalam bentuk yang beragam untuk membaca, menulis, berbicara, mendengarkan, melihat, menyajikan dan berpikir kritis tentang sebuah ide. Dalam pembelajaran, kemampuan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam keberhasilan proses pembelajaran yang produktif dikarenakan dengan kemampuan literasi yang baik mahasiswa memiliki daya serap yang baik terhadap informasi yang diperolehnya sehingga dapat menghasilkan gagasan-gagasan dan karya.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS POWTOON MATERI ARITMATIKA SOSIAL DI KELAS VII SMP NEGERI 8 KOTA JAMBI Hasdiyanti, Neli; Dewi, Sri; Relawati, Relawati; Simamora, Risma
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v8i1.394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika pada materi aritmatika sosial menggunakan video berbasis Powtoon untuk siswa kelas VII SMP Negeri 8 Kota jambi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D). Model yang digunakan yaitu ADDIE, yang meliputi: 1) Analysis (Analisis), 2) Design (Perancangan), 3) Development (Pengembangan), 4) Implementasi (Pelaksanaan), dan 5) Evaluation (Penilaian). Validasi dilakukan oleh 1 ahli desain, 1 ahli materi, dan 1 ahli media. Media yang dikembangkan diujicobakan dalam 3 tahap yaitu uji coba perorangan dengan subjek 3 orang siswa, uji coba kelompok kecil dengan subjek 6 orang siswa, dan uji coba lapangan dengan subjek 29 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas media pembelajaran berdasarkan penilaian: 1) ahli desain diperoleh hasil rata-rata 3,9 yang termasuk kategori “Baik” dan dipresentasekan mendapat nilai 78,18% sehingga termasuk kategori “Layak”. 2) ahli materi diperoleh rata-rata 4,35 termasuk kategori “Sangat Baik” dan dipresentasekan mendapat nilai 87,14% termasuk kategori “Sangat Layak”. 3) ahli media diperoleh rata-rata 3,56 termasuk kategori “Baik” dan dipresentasekan mendapat nilai 71,25% termasuk kategori “Layak”. Penilaian oleh siswa: 1) uji coba perorangan diperoleh rata-rata 4,05 termasuk kategori “Baik” dan dipresentasekan mendapat nilai 81,03% termasuk kategori “Sangat Layak”. 2) uji coba kelompok kecil diperoleh rata-rata 4,06 termasuk kategori “Baik” dan dipresentasekan mendapat nilai 81,24% termasuk kategori “Sangat Layak”. 3) uji coba lapangan diperoleh rata-rata 4,32 termasuk kategori “Sangat Baik” dan dipresentasekan mendapat nilai 86,52% termasuk kategori “Sangat Layak”. Dengan demikian video pembelajaran berbasis Powtoon materi aritmatika sosial ini dinyatakan valid dan praktis sehingga layak digunakan.
Analisis Kecemasan Siswa pada Pembelajaran Matematika Berbasis Problem Based Learning di SMP Negeri 3 Kota Jambi Dewi, Sri; Simamora, Risma
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 12, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v12i2.359

Abstract

Mathematics anxiety is a feeling of pressure and nervousness that interferes with manipulating numbers and solving mathematical problems, both in everyday life and in the learning process. This study aims to describe the level of student anxiety in learning mathematics based on problem based learning at SMP Negeri 3 Jambi City. The subjects of this study were students of class VIII SMP Negeri 3 Jambi City, consisting of 4 classes. Each class is taken by 10 student representatives based on the 5 highest knowledge and 5 lowest knowledge. The data collection technique is by distributing questionnaires to all students who have been selected as many as 40 students. Researchers distributed questionnaires to get results/data on anxiety levels of SMP Negeri 3 Jambi City students. The researcher also conducted interviews with 8 student representatives to strengthen the research data. The results of this study indicate that the highest aspect of the student anxiety variable is the "fear" aspect which has an average of 1.54 (medium). Overall, the results of the anxiety level of students in SMP Negeri 3 Jambi City class VIII belong to the category of mild anxiety level with an average value percentage of 1.25 indicating that the level of anxiety of students in learning mathematics is mild anxiety. Anxiety is one of the reasons why proper interpersonal relationships are so important in understanding mathematics. This is because anxiety itself can increase, is subjective, and can make it difficult for students to understand. Students are still carried away by their unpleasant past experiences related to mathematics. Usually students who are more anxious will try harder, but their understanding will deteriorate further, making them even more anxious. Therefore, students will learn partially, this will form students' interpersonal experiences. Students who feel less anxious in learning mathematics because the student knows that he is able to solve problems in learning mathematics, then he will be able to use his anxiety in solving the problem.