Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal MIPA

Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Sesewanua (Clerodendron Squamatum Vahl.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Escherichia coli dan Salmonella typhi Kumakauw, Vanesa Vebiola; Simbala, Herny Emma Inonta; Mansauda, Karla Lifie Riani
Jurnal MIPA Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.9.2.2020.28946

Abstract

Sesewanua (Clerodendron squamatum Vahl.) secara empiris telah digunakan oleh masyarakat dibeberapa daerah di Sulawesi Utara untuk mengobati berbagai macam penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun sesewanua terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Salmonella typhi menggunakan tiga kosentrasi yakni 20%, 40% dan 60%. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi dengan cakram kertas (difusi Kirby dan Bauer). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sesewanua berpotensi sebagai antibakteri dan memiliki kekuatan antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Salmonella typhi, pada kosentrasi 20%, 40% dan 60% termasuk golongan kuat untuk menghambat bakteri Staphylococcus aureus, sedangkan pada kosentrasi 40% dan 60% termasuk dalam golongan kuat untuk menghambat bakteri Escherichia coli dan Salmonella typhi.Sesewanua (Clerodendron squamatum Vahl.) have been used by communities in North Sulawesi for to treat or handle various diseases. This study aims to determine the antibacterial activity from ethanol extract Sesewanua Leaves against the growth inhibition of the bacterium Staphylococcus aureus, Escherichia coli and Salmonella typhi using three concentrations of 20%, 40% and 60%. Extraction was done by maceration method using ethanol 96%. Antibacterial activity test was performing using the paper disk diffusion method (Kirby and Bauer diffusion). This results of this study indicate that ethanol extracts of Sesewanua leaves are considered as antibacterial and have antibacterial strength against Staphylococcus aureus, Escherichia coli and Salmonella typhi, at concentrations of 20%, 40% and 60% include strong groups to inhibit Staphylococcus aureus, while at a concentration of 40% and 60% include strong groups to inhibit Escherichia coli and Salmonella typhi.
Skrining Fitokimia Dan Potensi Antioksidan Dari Ekstrak Daun Tumbuhan Ekor Tikus (Stachytarpheta jamaicensis L) Dengan Metode 1.1 Diphenyl-2-Picrylhydracyl (Dpph) Rante, Trian Rizki Kala’; Simbala, Herny Emma Inonta; Mansauda, Karla Lifie Riani
Jurnal MIPA Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jmuo.9.2.2020.29000

Abstract

Tumbuhan Ekor Tikus (Stachytarpheta jamaicensis L.) merupakan famili Verbenaceae. Tumbuhan Ekor Tikus (Stachytarpheta jamaicensis L.) atau biasa disebut Pecut Kuda, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahiu potensi dari daun tanaman ekor tikus yang tumbuh di kota Tomohon berdasarkan kandungan fitokimia dan kemampuan aktivitas antioksidannya. Ekstrak daun tumbuhan ekor tikus diekstraksi dengan metode maserasi bertingkat menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan etanol 96%. Srining  fitokimia menggunakan beberapa reagen yang disesuaikan dengan jenis uji fitokimia. Metode 1.1 diphenyl-2-picrylhydracyl (DPPH) digunakan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan memiliki kandungan steroid, tanin dan saponin dengan nilai IC50 19,76 µg/mL. Ekstrak etil asetat memiliki kandungan steroid dan tanin dengan nilai IC50 12,91 µg/mL. Ekstrak etanol memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, triterpenoid, tanin dan saponin dengan nilai IC50 16,66 µg/mLEkor tikus (Stachytarpheta jamaicensis L.)  are family of verbenaceae. Ekor tikus (Stachytarpheta jamaicensis L.)  or pecut kuda, The aim of this study was determining the potential of the leaves of ekor tikus that growing in Tomohon city based on phytochemicals content and antioxsidant activities. The leaves of ekor tikus extract done extraction with using maceration terraced methods used n-heksan, ethyl acetate and ethanol 96%. Phytochemicals screening are used some reagent that 's adapted to type of phytochemical test. Dpph methods are used to evaluate the antioxidant activities. The results showed that n-hexane extract contained steroids, tannins and saponins, IC50 value of 19.76 µg / mL. Ethyl acetate extract has steroid and tannin content, IC50 value of 12.91 µg / mL. Ethanol extract contains alkaloids, flavonoids, triterpenoids, tannins and saponins, IC50 values 16.66 µg / mL
Identifikasi Dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Suku Dani Di Kabupaten Jayawijaya Papua -, Juliana Mabe; Simbala, Herny E.I; -, Roni Koneri
Jurnal MIPA Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.5.2.2016.13512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikas spesies tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat dan cara penggunaannya sebagai obat tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah survey eksploratif dan Participatory Rural Appraisal melalui wawancara dengan dukun kampung bersamaan dengan pengambilan sampel dan identifikasi tumbuhan obat di lokasi penelitian. Hasil penelitian identifikasi dan pemanfaatan tumbuhan obat di 9 desa di Kecamatan Asologaima, Kurulu dan Wamena, ditemukan 16 spesies tumbuhan obat dari 12 famili yang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat dengan khasiat  dan cara penggunaan yang berbeda-beda dan sederhana namun umumnya dengan merebus tumbuhan dan air rebusannya diminum. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai November 2015. Berdasarkan habitusnya yang paling banyak ditemukan adalah semak sedangkan bagian tumbuhan yang banyak digunakan adalah bagian daun.This research aims for identifying plant species which particularly have ability as medicine and can be used as traditional medicine. Research methods used are explorative survey and Participatory Rural Appraisal through interview with a village shaman (or called person who has ability and experience with traditional medicine) followed with sampling and identifying medication plant in research location. Result of identifying research and used of medication plant in 9 villages in Asologaima, Kurulu, and Wamena Districts, found that 16 species of plant medication of 12 family which used by local society with different benefits and the way it is used and simple but commonly with boiled the medication and drink the water. This research held in September to November 2016. Based on the place of habits the most found plants is shrub, meanwhile the most useful part of the plant is leaf
Co-Authors Agustinus Mokoginta Ahmad Sugandi Altini O. Kosegeran Altini O. Kosegeran, Altini O. Anggraini Toar Antasionasti, Irma Bakti, Andi Ikhtiar Defny Silvia Wewengkang Dolongtelide, Jeclin Inebel Edi, Hosea Jaya Edwin de Queljoe Eka Julianti Elly Suoth ERLADYS MELINDAH RUMONDOR, ERLADYS MELINDAH Erladys Rumondor Fatimawali . Feky R Mantiri Feky R. Mantiri Gayatri Citraningtyas Gerald Rundengan Grafland Langkay Hariyanto, Yuanita Amalia Henki Rotinsulu, Henki Hermelina Yosephina Burdam Hosea Jaya Edy Irma Antasionasti Jayanto, Imam Johanis Pelealu Juliana Mabe -, Juliana Mabe Julianri Lebang Kalalo, Marko Jeremia Karlah L. R. Mansauda Karundeng, Glorya Khairunnisa Mutiara Thaib Kotel, Marcelinda Kotel, Marcelinda N. Kristiani Walesasi Kumakauw, Vanesa Vebiola Lawani, Vaneza C. Lawani, Vaneza Christine Ludong, Raynaldo M. Marampung, Wahyuni Marhaenus Rumondor Marhaenus Rumondor Marhaenus Rumondor Mayor, Troce Meilani Jayanti Mende, Rivaldo Mokalu, Ribka G. Mokodongan, Triswa Mokodongan, Triswa A. Mokoginta, Rizkah V. Mongi, Rifo Nadine Natari Ngantung, Yunike Ngantung, Yunike E. Oeiyano, Walen Oeiyano, Walen E. Olvie Syenni Datu Pabundu, Daniel Pristian Sibua Purwoko, Agus Putri, Rafi’a Adinda Rambi, Christani Rante, Trian Rizki Kala’ Ratu, Kartini Redwik, Danni U. W. Redwik, Danni Umbu Wira Ribka G. Mokalu Rondonuwu, Greifen Triky Roni Koneri Roring, Tirza Rumondor, Erladys Rundengan, Gerald Sagay, Steleynes Sakul, Glorya Sarai Raehilda Febriansi Korban Sartje J. Rondonuwu Sendy Rondonuwu Sendy Rondonuwu, Sendy Sharon Colin Tangkere Sitti Tasya Putri Ibrahim Toding, Serly D. S. TRINA EKAWATI TALLEI Tunggali, Sitti Tunggali, Sitti N Valensia J. Takapaha Waas, Riviani Angela Walesasi, Kristiani Wawo, Arsianita Ester Wiranatika Jhonatan Sangkoy Yulien C. Sambode