Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Katalisator

VALIDASI METODE ANALISIS PENETAPAN KADAR PARASETAMOL DAN KAFEIN DALAM SEDIAAN TABLET SECARA SIMULTAN MENGGUNAKAN RP-HPLC lindawati setyaningrum
JURNAL KATALISATOR Vol. 7 No. 2 (2022): jurnal Katalisator Volume 7 No 2, Oktober 2022
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.259 KB) | DOI: 10.62769/katalisator.v7i2.1595

Abstract

Nyeri merupakan kondisi yang tidak menyenangkan yang berasal dari daerah tertentu, yang disebabkan oleh kerusakan jaringan dan terkait dengan pengalaman masa lalu orang yang bersangkutan. Untuk mengatasi nyeri biasanya dilakukan dengan mengkonsumsi obat-obatan penghilang rasa nyeri (analgetik) diantaranya adalah paracetamol dan kafein. Untuk menguji kadar kombinasi obat tersebut dilakukan beberapa pengembangan metode analisis untuk mengetahui kadar yang terkandung dalam sediaan tablet dipasaran. Penentuan metode dilakukan dengan konsentrasi masing-masing paracetamol dan kafein adalah 200 ppm dan 20 ppm kemudian diukur pada kondisi HPLC dengan elusi isokratik dan kolom poroshell 120 EC C-18, 4,6x150 mm, fase gerak yang digunakan metanol:air perbandingan 30:70, menggunakan detektor PDA, Panjang gelombang 275 nm, kecepatan alir 1 mL/menit. Validasi metode dilakukan untuk memenuhi parameter selektivitas dengan match factor = 990, linieritas kafein r = 0,996 dan Vxo = 0,68209 %, linieritas paracetamol r = 0,998 dan Vxo = 0,70628%, LOD dan LOQ paracetamol masing -masing 4,7737 ppm dan 15,9125 ppm. LOD dan LOQ kafein masing-masing LOD = 4,7908 ppm dan LOQ = 15,9694 ppm, % recovery kafein dan paracetamol pada rentang 98,41%-101,371%, presisi kafein % RSD yaitu 0,399% dan Paracetamol % RSD yaitu 0,656%. Hasil kadar yang diperoleh untuk paracetamol adalah 102,83% sedangkan untuk kafein 98,82%. Keywords: HPLC, Kafein, Paracetamol, Penetapan kadar, Validasi metode
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN PENETAPAN KADAR FLAVONOID TOTAL EKSTRAK METANOL DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) Wima Anggitasari; Lindawati Setyaningrum; Sholihatil Hidayati; Aliyah Purwanti; Rizki Indah Rahayu; Lulut Sasmito
JURNAL KATALISATOR Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Katalisator Volume 8 No. 2, Oktober 2023
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/katalisator.v8i2.1871

Abstract

Radikal bebas bersifat sangat tidak stabil dan reaktif. Radikal bebas yang bertemu dengan senyawa ataupun molekul lain akan mengakibatkan terbentuknya radikal baru dan menjadi reaksi yang berantai (chain reaction). Apabila reaksi tersebut berlangsung terus menerus di dalam tubuh akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Antioksidan mampu menghambat terjadinya radikal bebas dengan cara menetralkan radikal bebas. Flavonoid merupakan salah satu senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan. Daun salam (Syzygium polyanthum) memiliki beberapa kandungan senyawa termasuk flavonoid. Penelitian ini menggunakan sampel daun salam yang diperoleh dari Banyuwangi dengan menggunakan pelarut metanol. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis aktivitas antioksidan dari Ekstrak Metanol Daun Salam (EMDS) dan kuersetin dengan metode DPPH serta menganalisis flavonoid total dari EMDS. Hasil penelitian menyebutkan bahwa kuersetin memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 6,627 ppm sedangkan EMDS memiliki aktivitas antioksidan yang lebih rendah dengan nilai IC50 sebesar 85,112 ppm. Hasil analisis flavonoid total dalam EMDS adalah sebesar 27,13 mgQE/g ekstrak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya aktivitas antioksidan daun salam termasuk dalam katagori kuat. Adanya aktivitas antioksidan ini berkaitan dengan kandu1ngan flavonoid total EMDS. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam penelitian selanjutnya terkait aktivitas farmakologi dari EMDS yang berhubungan dengan antioksidan.