Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

AGRIBISNIS SAPI POTONG MELALUI TINDAKAN INSEMINASI BUATAN DI KECAMATAN SINJAI TENGAH KABUPATEN SINJAI Hakim, Muh Haidir; Siregar, Ahmad Ramadhan; Hamid, Nurdjanah
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 6 No 1 (2023): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v6i1.1968

Abstract

Agribisnis sapi potong merupakan kegiatan yang mengintegrasikan pembangunan sektor pertanian secara simultan dengan pembangunan sektor industri dan jasa yang terkait dalam suatu kluster industri sapi potong mulai dari hulu sampai hilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Pendapatan Peternak Melalui Inseminasi Buatan Pada Agribisnis Sapi Potong di Kecamatan Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai. Ada 100 orang peternak yang terbagi di empat desa dan ditentukan secara Proportional Sampling, yang diwawancarai untuk dijadikan sumber data. Analisis data menggunakan rumus pendapatan dan dijelaskan secara deskriptif serta menggunakan rumus efisiensi reproduksi. Pendapatan usaha ternak sapi potong inseminasi buatan ataupun kawin alam bernilai positif jika hanya menghitung penerimaan. Pendapatan bernilai sangat rendah apabila komponen yang terbesar dalam usaha ternak seperti biaya tetap dan biaya variabelnya yakni kandang, sewa lahan untuk pakan, pupuk dan tenaga kerja juga terhitung. rata-rata pendapatan sapi kawin alam Rp. 5.052.480 sedangkan sapi inseminasi buatan Rp. 6.854.960. sedangkan efisiensi penggunaan Inseminasi Buatan dengan nilai Conception Rate (CR) 79%. Service Conception (S/C) dan Non Returt Rate (NRR) 79%.
Implementasi Sistem Teseng sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi dan Penguatan Manajemen Usaha Ternak Sapi Potong di Desa Bune Rohani, ST; Siregar, Ahmad Ramadhan; Rasyid, Tanri Giling; Darwis, Muhammad; Astaman, Putra; Ridwan, Muhammad; Kurniawan, Muhammad Erik
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v2i1.18

Abstract

Sistem teseng menjadi solusi keterbatasan modal peternak sapi potong di Kabupaten Bone, namun memiliki kelemahan yaitu ketiadaan kontrak tertulis sehingga dapat berpotensi menimbulkan konfrik. Penelitian ini menganalisis bentuk sistem teseng, faktor pengambilan keputusan peternak, dan efektivitas pengelolaannya menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara 25 peternak, observasi, dan FGD. Hasil menunjukkan tiga pola: (1) anak pertama ke pemilik modal (53%), (2) anak pertama ke peternak (32%), dan (3) bagi rata dua induk (15%). Faktor dominan adalah tekanan ekonomi (78%) dan kepercayaan keluarga (89%), namun 92% peternak menghadapi risiko akibat tidak ada perjanjian tertulis. Sistem ini meningkatkan pendapatan 35-40%, tetapi terhambat manajemen tradisional (70% gembala-kandang). Simpulan: sistem teseng efektif secara ekonomi tetapi memerlukan penguatan aspek legal dan manajemen modern.