Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Organoleptic Study of Mangrove Pudding from Sonneratia alba Fruit Wintah, Wintah; Kiswanto, Kiswanto
Journal of Nutrition Science Vol 5, No 1 (2024): May, 2024
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jns.v5i1.8912

Abstract

Sonneratia alba is a mangrove species that grows in areas with salinity and is usually located in estuarine areas. Sonneratia alba produces fruit that can be used as an additional ingredient for making pudding. Previously there has been no study of organoleptic studies of Sonneratia alba pudding. Therefore, it is necessary to study the organoleptic of mangrove pudding from Sonneratia alba fruit. The organoleptic test consists of hedonic tests of taste, colour, aroma, and texture. Sonneratia alba pudding is made several treatments. The results of the hedonic test of Sonneratia alba pudding most preferred by panellists were in sample P2 with the composition of the ratio between Sonneratia alba juice 20% and agar flour 30%. Hedonic test results of taste (4.85), colour (4.62), scent (4.67), and texture (4.68).
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PENCEGAHAN DBD ANAK DI DESA LHOK BENGKUANG TIMUR Rahmawati, Fazilah; Safrizal, Safrizal; Wintah, Wintah; Fera, Dian; Fadillah, Mardi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45136

Abstract

Infeksi yang disebabkan oleh virus dengeu yang ditularkan oleh jenis nyamuk Aedes adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Anak usia ≤15 tahun adalah kelompok rentan terserang penyakit yang menjadi prioritas masalah kesehatan Indonesia saat ini. termasuk di Desa Lhok Bengkuang Timur yang mencatat 18 kasus dan 3 kematian. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan tindakan pencegahan DBD yang dilakukan pada anak di desa Lhok Bengkuang Timur. Metode kuantitatif digunakan pada peneliitan ini dengan pendekatan deskriptif korelasi dan desain cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari anak-anak berusia ≤15 sebanyak 332. Sampel sebanyak 126 ibu dipilih menggunakan metode consecutive sampling. Variabel penelitian terdiri dari tingkat pengetahuan ibu (independen) dan tindakan pencegahan DBD pada anak (dependen). Alat ukur berupa kuesioner dengan skala ordinal serta analisis univariat dan bivariat. P-value dari hasil penelitian ini = 0,000 < 0,05 artinya ada hubungan Antara dua variabel. Maka diperoleh hubungan tingkat pengetahuan dengan tindakan ibu dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada anak di desa Lhok Bengkuang Timur.