Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Profitabilitas Strategi Trading Saham Menggunakan Indikator MACD pada Saham Perusahaan Perbankan di Indonesia Nasution, Mhd Idris; Siregar, Rosman
JEKKP (Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Kebijakan Publik) Vol 6, No 1 (2024): 30 Juli 2024
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jekkp.v6i1.9239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) dapat merepresentasikan profit yang diperoleh pada saham perbankan yang masuk indeks IDX30 periode Oktober-Desember 2023. Adapun saham perbankan tersebut adalah BBCA, BBNI, BBRI, BMRI dan ARTO. Dalam trading saham tentu akan dihadapkan dengan risiko yang tinggi, sehingga diperlukan analisis untuk meminimalkan risiko yang akan dialami. Analisis yang sering digunakan adalah analisis teknikal dan salah satu indikator yang cocok digunakan untuk jangka pendek adalah MACD. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan indikator MACD diperoleh bahwa saham ARTO memberikan profit tertinggi yaitu sebesar 20,79%, namun juga memberikan kerugian sebesar 11,11%. Sedangkan saham BMRI memberikan profit terendah yaitu sebesar 2,97% dengan kerugian sebesar 3,82%, namun kerugiannya dapat diatasi dengan menerapkan sistem hold.
Implementasi Metode Just In Time Dalam Mengefisiensi Biaya Persediaan Bahan Baku Pasaribu, Monica; Siregar, Rosman
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v4i1.393

Abstract

Pengendalian persediaan adalah suatu kegiatan yang dapat memperkirakan jumlah persediaan dengan tepat, dengan jumlah yang tidak kurang atau tidak terlalu besar dibandingkan pada kebutuhan dan permintaan. Pengendalian persediaan dilakukan untuk memperoleh penghematan biaya persediaan dengan cara menjaga tingkat persediaan tersebut pada tingkat yang optimal. Salah satu cara mengurangi tingkat persediaan adalah dengan menggunakan metode Just In Time (JIT). Metode Just In Time (JIT) mengurangi tingkat persediaan sehingga dapat menekan biaya seefisien mungkin. Berdasarkan penelitian ini dapat dilihat bahwa dengan data yang sama tetapi menggunakan metode Just In Time (JIT) biaya persediaan bahan baku yang dikeluarkan lebih kecil daripada biaya yang dikeluarkan sebelumnya. Total biaya persediaan yang dikeluarkan sebelum menggunakan metode yaitu sebesar Rp32.359.000,00 dengan frekuensi pemesanan tiap bahan baku 24 kali dalam satu periode. Sedangkan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) biaya yang dikeluarkan sebesar Rp17.767.620,00 dengan frekuensi pemesanan bahan baku kedelai dan gula aren 13 kali dan 20 kali dalam satu periode. Menggunakan metode Just In Time (JIT) mengeluarkan biaya sebesar Rp8.883.810,00 dengan frekuensi pemesanan tiap bahan baku 4 kali dalam satu periode. Bedasarkan hasil perhitungan tersebut metode Just In Time (JIT) biaya persediaan yang dikeluarkan lebih efisien.
Implementasi Metode Holt-Winters Untuk Peramalan Harga Daging Sapi Dan Telur Ayam Di Pasar Tradisional Sumatera Utara Azhari, Agnes Hilza Yolanda; Zahedi; Rosmaini, Elly; Siregar, Rosman
Leibniz: Jurnal Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): Leibniz: Jurnal Matematika
Publisher : Program Studi Matematika - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leibniz.v4i02.413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peramalan data harga pangan daging sapi dan telur ayam di pasar tradisional Sumatera Utara dengan penerapan metode Holt-Winters. Pada harga pangan daging sapi dan telur ayam di pasar tradisional Sumatera Utara akan diterapkan metode Holt-Winters Additive dan Multiplicative dengan menentukan nilai awal pemulusan level, trend, dan seasonal. Kemudian ditentukan nilai parameter optimum , , dan  pada masing-masing data harga pangan daging sapi dan telur ayam di pasar tradisional Sumatera Utara. Setelah didapatkan nilai awal pemulusan level, trend, seasonal dan nilai parameter optimum, dilakukan perhitungan nilai pemulusan level, trend, dan seasonal. Kemudian dilakukan peramalan data harga pangan daging sapi dan telur ayam di pasar tradisional Sumatera Utara. Setelah peramalan diperoleh kemudian dihitung tingkat keakurasian dengan menggunakan RMSE dan MAPE. Berdasarkan hasil dari penerapan metode Holt-Winters, maka kesimpulan yang didapatkan adalah metode Holt-Winters memiliki nilai kinerja peramalan yang sangat baik. Didapatkan tingkat akurasi MAPE < 10% untuk semua perhitungan peramalan baik Holt-Winters Additive maupun Holt-Winters Multiplicative. Holt-Winters Multiplicative pada data harga daging sapi lebih baik daripada Holt-Winters Additive karena tingkat akurasi yang lebih kecil yaitu RMSE  dan MAPE . Holt-Winters Additive pada data harga telur ayam lebih baik daripada Holt-Winters Multiplicative karena tingkat akurasi yang lebih kecil yaitu RMSE  dan MAPE .
Perbandingan Metode K-Means, K-Medoids, dan Fuzzy C Means dalam Pengelompokan Kota dan Kabupaten di Provinsi Sumatera Utara Berdasarkan Indikator Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2023 Saragih, Andre June Agri Saragih; Siregar, Rosman
FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2025): FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/farabi.v8i1.900

Abstract

In March 2023, the percentage of poor people in urban areas was 8.23% and in rural areas was 8.03%, with a decrease of 0.40 points in urban areas and an increase of 0.07 points in rural areas compared to September 2022. Based on these facts, it can be concluded that there has not been even development between villages and city. Cluster analysis is a tool that can be used to group cities and regencies in North Sumatra Province. This research analyzes the comparison of the K-Means, K-Medoids and Fuzzy C-Means methods in conducting cluster analysis. Where in the K-Means method, cluster 1 has 4 cities/regencies, cluster 2 has 8 cities/regencies and cluster 3 has 21 cities/regencies. In the K-Medoids method, the cluster results are the same as the cluster results of the K-Means method. Meanwhile, in the Fuzzy C-Means method, Cluster 1 has 9 cities/regencies, cluster 2 has 16 cities/regencies and cluster 3 has 8 cities/regencies. Then, based on the Davies Bouldin Index (DBI) values from the three methods, it was concluded that the cluster results of the K-Means method were more optimal compared to the K-Medoids and Fuzzy C-Means methods because they had the smallest DBI value.