Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN OBAT YANG BAIK DAN BENAR MELALUI GERAKAN MASYARAKAT CERDAS MENGGUNAKAN OBAT (GEMA CERMAT) Sijabat, Flora; Tarigan, Yenni Gustiani; Sitanggang, Tiromsi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan obat secara tidak rasional dapat mengakibatkan terapi kurang efektif dan efisien. Menurut WHO, lebih dari 50% obat di dunia diresepkan dan digunakan secara tidak tepat. Ketidakrasionalan penggunaan obat dapat berupa penggunaan obat secara berlebihan (overuse), penggunaan obat yang kurang (underuse) dan penggunaan obat tidak tepat indikasi, dosis, cara dan lama pemakaian (misuse). Di lain pihak, perkembangan ilmu pengetahuan di bidang farmasi yang pesat diikuti dengan semakin meningkatnya kecerdasan masyarakat, gencarnya promosi/iklan obat pemborosan waktu dan biaya apabila timbul reaksi obat yang tidak diinginkan seperti sensitivitas, alergi, efek samping atau resistensi.. Hal ini meningkatkan dilakukannya swamedikasi oleh masyarakat. Swamedikasi yang dilakukan secara tidak tepat dan tidak disertai informasi yang memadai, dapat menyebabkan tujuan pengobatan tidak tercapai. Oleh karena itu perlu dilakukan edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam menggunakan obat secara benar. Tahun 2015 telah dicanangkan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) oleh Menteri Kesehatan RI sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK. 02.02/Menkes/427/2015 tentang Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat. Dimana GeMa CerMat merupakan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat melalui rangkaian kegiatan dalam rangka meningkatkan kepedulian, mengubah prilaku, mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat secara tepat dan benar. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juni 2021 di Poskesdes Dolok Margu UPT Puskesmas Sigompul Kecamatan Lintongnihuta Kabupaten Humbang Hasundutan. Secara Keseluruhan Kegiatan Berjalan dengan baik sesuai dengan yang direncanakan. Semua pihak dapat bekerjasama dengan baik. Para Peserta sangat antusias dan berpartisipasi aktif dalam seluruh kegiatan mulai dari mengikuti penyuluhan. Dengan dilaksanakannya “Gema Cermat” (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) diharapkan agar masyarakat lebih bijak dalam memilih menggunakan obat terutama dalam mengkonsumsi obat antibiotik. Masyarakat yang hadir telah mengerti dan memahami apa saja yang perlu diperhatikan dan ditanya ketika membeli obat ataupun diberikan obat.
KEPASTIAN HUKUM MENYANGKUT GAJI DAN HARGA TERHADAP PENDAPATAN PADA PT SINAR TERANG CABANG MEDAN Siregar, Marupa; Sitanggang, Tiromsi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan perusahaan dalam menghadapai persaingan usaha diperlukan kepastian hukum yang mendasari dinamika peraingan yang sehat. Kitab hukum dagang memberikan pedoman arahan yang harus ditaati pengusaha dalam melakukan kegiatan usaha tanpa monopoli. Dalam konsep bisnis peranan harga sangat menentukan dalam persaingan dunia usaha dimana sering terjadi bahwa harga yang tidak stabil pada tenggang waktu tertentu. Harga suatu produk yang sering berubah-ubah mengakibatkan konsumen berpindah kepada produk lain. Para karyawan yang bekerja akan menerima gaji sebagai sumber pendapatan. Besaran gaji tergantung dari kemampuan perusahaan untuk membayar maka sering juga terjadi besaran gaji berbeda-beda. Pendapatan memegang peranan penting dalam pengembangan usaha yang bersumber dari kinerja manajer dalam mengatur perusahaan.
EDUKASI CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI ERA PANDEMI COVID-19 DI SMAN 19 KOTA MEDAN Bangun, Henny Arwina; Sitanggang, Tiromsi; Manurung, Kesaktian
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona virus merupakan sebuah virus yang dapat menyerang manusia dan hewan. Pada manusia, Reaksi dari virus ini akan menyebabkan penyakit saluran pernafasan, flu biasa hingga penyakit yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (SARS). World Health Organization (WHO) mengkampanyekan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan 3M, namun hal tersebut dinilai kurang efektif, sehingga World Health Organization (WHO) menambahkan menjadi 5M. Upaya tersebut bertujuan untuk pencegahan virus corona (covid-19). Gerakan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi serta interaksi. SMAN 19 Medan yang beralamat di Jl. Seruwai no.1, Sei Mati, Kecamatan, Medan Labuhan, Kota Medan mempunyai siswa sebanyak 1092 orang (kelas X- XII), dimana kelas X terdiri dari 12 kelas, kelas XI terdiri dari 12 kelas dan kelas XII terdiri dari 10 kelas. Berdasarkan hasil survei awal dan wawancara dengan kepala sekolah dan guru pada tanggal 19 Februari 2021, diketahui bahwa di sekolah tersebut belum pernah dilakukan kegiatan penyuluhan tentang cara cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar yang sesuai dengan standar dengan metode WHO. Metode Pelaksanaan kegiatan penyuluhan Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun Di Era Pandemi Covid 19 di SMA N 19 Medan dilakukan dengan metode: cerama, diskusi, praktek. Waktu pada bulan Oktober tahun 2021 di SMAN 19 Kota Medan.. Hasil Bagian I. Pemberdayaan Masyarakat “Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Era Pandemi”. Sesi I : Pembukaan dan perkenalan para narasumber, moderator membuka acara dengan memperkenalan para nara sumber. Sesi II : Pemaparan Materi dari narasumber sebagai informasi dalam memberikan “Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Era Pandemi”. Bagian II. Sesi IV : Penjelasan tentang Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Era Pandemi”. Sesi V : Penutupan foto bersama. Dengan dilaksanakannya kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berjudul “Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di Era Pandemi”Siswa/I SMA 19 Kota Medan maka seluruh siswa/i termotivasi untuk mempraktekkan cara cuci tangan yang benar dengan menggunakan sabun. Diharapkan siswa/I SMAN 19 dapat menerapkan CTPS ini di rumah masing-masing dan di praktekkan juga kepada semua keluarganya.
PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MERAH PADA LANSIA YANG MENDERITA DM TIPE 2 DI PUSKESMAS DARUSSALAM Sijabat, Flora; Siregar, Rinco; Sitanggang, Tiromsi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan kelainan metabolisme karbohidrat, di mana glukosa darah tidak dapat digunakan dengan baik, sehingga menyebabkan keadaan hiperglikemia. Buah naga merah memiliki kandungan menghambat penyerapan glukosa di GLUT 2 dan menyebabkan transporter mayor glukosa pada usus menurun sehingga menyebabkan kadar glukosa dalam darah turun dan dapat mencegah terjadinya diabetes mellitus.Tujuan penngabdian masyarakay ini untuk mengetahui pengaruh jus buah naga merah terhadap kadar glukosa darah pada lansia DM tipe 2 di puskesmas Darussalam medan Petisah kota Medan, pada 22 orang lansia . Hasilnya didapatkan rata-rata kadar gula dalam darah lansia tipe II sebelum diberikan Jus buah naga merah adalah 142.23 mg per dl dengan niai SD 1.779 dan kadar gula darah terendah 125 mg per dl dan tertinggi 155 mg per dl. Dan rata-rata gula dalam darah lansia DM tipe dua Setelah diberikan Jus buah naga merah adalah 136.32 mg per dl dengan nilai SD 1.874 dan kadar gula darah terendah 120 mg per dl dan tertinggi 150 mg per dl. Terdapat perbedaan yang signifikan kadar gula dalam darah pada lansia DM tipe dua DI Puskesmas Darussalam Kota Medan. Di peroleh dengan nilai P = 0.000 (alpha lebih kecil dari 0.05). terjadi penurunan kadar gula dalam darah pada lansia DM tipe dua. Kesimpulan :pemberian Jus buah naga merah dapat menurunkan kadar gula dalam darah pada lansia DM tipe dua. Kesimpulan : pemberian Jus buah naga merah dapat menurunkan kadar gula dalam darah lansia DM tipe dua di Puskesmas Darussalam Medan.
Pengaruh Self-Efficacy Intervention Program (Seeip) Terhadap Self-Efficacy Dalam Manajemen Diri Lansia Sijabat, Flora; Siregar, Rinco; Sitanggang, Tiromsi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes disebut The Silent Killer karena hampir sepertiga orang dengan diabetes tidak mengetahui mereka menderita Diabetes Mellitus. Penatalaksanaan DM tipe 2 adalah selama hidupnya pasien harus mampu melakukan manajemen penyakitnya sendiri. Self-efficacy Intervention Program (SEEIP) memberikan motivasi sehingga membantu meningkatkan efikasi diri, pengetahuan dan perubahan perilaku. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui “Pengaruh Self-Efficacy Enhancing Intervention Program (SEEIP) Terhadap Self-Efficacy Dalam Manajemen Diri Pada Lansia Penderita DM Tipe II Di Puskesmas Tahun 2022”. Desain Pengabdian masyarakat ini dengan Pre-Eksperiment With Only one Group Pretest – Postest Design. Responden dalam pengabdian masyarakat ini berjumlah 22 lansia. Hasil yang diperoleh rata-rata Self-efficacy lansia sebelum diberikan SEEIP adalah 39,00 dengan standard devisiasi 15.455 dan sesudah diberikan SEEIP adalah 90.23 dengan standart devisiasi 7.571 yang artinya ada peningkatan setelah diberikan SEEIP. Seluruh Lansia penderita DM di Puskesmas Juli I disarankan untuk mengikuti program SEEIP untuk meningkatkan self-efficacy.
EDUKASI HUKUM TENTANG PENERAPAN SANKSI YANG DILAKUKAN KEJAKSAAN KEPADA TERDAKWA DI DESA PERCUT KABUPATEN DELI SERDANG Damanik, Micael Jeriko; Tiromsi Sitanggang; Zeno Eruno Zalukhu; Restika Ndruru
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan Edukasi Hukum Tentang Penerapan Sanksi Yang Dilakukan Kejaksaan Kepada Terdakwa Di Desa Percut Kabupaten Deli Serdang. Permasalahan yang dihadapi adalah dimana para peserta masih belum mengetahui bagaimana peran penerapan sanksi yang dilakukan kejaksaan kepada terdakwa didesa percut yang sampai saat ini masih belum sistematis dan masih banyaknya penerapan sanksi yang tidak benar diterapkan mengakibatkan jalannya eksekusi terhadap terganggu dengan adanya permintaan dari keluarga terdakwa yang begitu banyak. Hasil dari kegiatan ini, peserta dapat mengetahui dan memahami penerapan sanksi yang dilakukan kejaksaan terhadap terdakwa sehingga mengakibatkan banyaknya perbuatan-perbuatan yang tidak benar kepada masyarakat dan menimbulkan keresahan dalam aktivitas. Meningkatnya kesadaran hukum dan pemahaman hukum peserta dalam memahami peran kejaksaan dalam memberikan sanksi kepada terdakwa untuk memberikan efek jera didalam desa Percut Kabupaten Deli Serdang.
PENYULUHAN HUKUM TENTANG TAHAPAN PENGURUSAN SURAT AHLI ARIS DI KELURAHAN HELVETIA TENGAH Sitanggang, Tiromsi; Rolando Marpaung; Michael Nobel Vebrianus Laia; Olivia Grasiana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat kelurahan Helvetia Tengah mayoritas penduduk bumi putra yang erat hubungan keperdataan antara keluarga dengan pemerintahan setempat, dan atau seluruh perbuatan hukum masyarakat bumi putra di buatkan surat pengantar oleh kepala Kelurahan yang dikenal masyarakat ialah Lurah. Bagi ahli waris yang akan mengalihkan harta peninggalan orang-tua yang belum terbagi atau mengambil uang tabungan dan atau pension salah-satu dokumen yang diperlukan adalah surat keterangan ahli waris. Mekanisme mengeluarkan surat keterangan ahli waris bagi penduduk bumi putra di lingkungan Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan guna mengurus harta peninggalan harta pewaris, diperlukan beberapa persyaratan antara lain; Surat keterangan meninggal dunia dari rumah sakit; Bagi orang-tua yang meninggal di rumah mengeluarkan surat pengantar keterangan benar meninggal di rumah dari kepala lingkungan setempat dan saksi tetangga sebelah rumah.;Meninggal di luar NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) surat keterangan kantor Kedutaan setempat. Masyarakat dan petugas kepala lingkungandan petugas kantor Kelurahan harus sama sama bersinergi, kepala lingkungan dan Petugas kantor Kelurahan memberikan edukasi secara terus menerus persyaratan-persyaratan yang disiapkan oleh masyarakat memenuhi mekanisme supaya masyarakat bumi putra memperoleh surat keterangan ahli waris dengan waktu yang tidak bertele-tele dan biaya yang dikeluarkan.
PENYULUHAN HUKUM TENTANG SANKSI KREDIT MACET PADA BANK KONVENSIONAL DI KOTA BINJAI Sitanggang, Tiromsi; Parlindungan Purba; Malthus Hutagalung; Rani Nurhalizah; Rizky Indah Novanolo Telaumbanua
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakstabilan kondisi keungan yang dialami masyarakat akan dimungkinkan menimbulkan kredit macet dimana pihak bank telah melakukan penyaluran dana kredit. Dengan mengolah semua data menunjukkan bahwa fidusia kebendaan dan fidusia perbankan berpengaruh terhadap kredit macet yang dibuktikan dengan nilai f hitung lebih besar dari f tabel pada signifikansi 5%. Berhubungan dengan data yang telah dikumpulkan melalui wawancara akan semakin menyakinkan bahwa fidusia kebendaan dan perbankan berhubungan dengan kredit macet namun ditambahkan adanya campur tangan pemerintah. Dengan menggunakan indikator- indikator yang dijadikan tolak ukur pilihan dalam mempermudah mengidentifikasi masalah yang dihadai. Untuk fidusia kebendaan memberikan pengaruh terhadap kredit macet yang secara terpisah ditentukan bahwa fidusia perbankan juga berpangaruh dalam pemberian kredit. Bank dalam melakukan fungsinya dalam menghimpun dan menyalurkan dana dari masyarakat yang dilakukan dalam bentuk pemberian kredit. Pihak kreditur mengharapkan tidak terjadi terjadi kredit macet tetapi kondisi covid 19 memaksa keadaan ekonomi masyarakat untuk jatuh dalam kredit macet. Dengan menggunakan koefisien determinan memberikan masih ada pengaruh lain yang dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pemberian kredit jika akan melakukan pengambilan keputusan.
PENYULUHAN HUKUM TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM BAGI ANAK SEBAGAI PELAKU PELANGGARAN PASAL 81 UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DI SMA FREE METHODIST 1 MEDAN Damanik, Micael Jeriko; Tiromsi Sitanggang; Bornok Simanjuntak
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan Penyuluhan hukum tentang pertanggungjawaban hukum bagi anak sebagai pelaku pelanggaran Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak di SMA Free Methodist 1 Medan. Permasalahan yang dihadapi adalah banyaknya perilaku anak yang tidak benar dikalangan masyarakat. Dalam hal pertanggungjawaban hukum bagi anak sebagai pelaku pelanggaran secara prakteknya harus memperhatikan perbuatan perbuatan yang telah dilakukan. Hasil dari kegiatan ini, peserta dapat mengetahui dan memahami pertanggungjawaban hukum bagi anak sebagai pelaku pelanggaran secara baik dan benar. Adanya rasa kesadaran hukum dan pemahaman hukum peserta memperhatikan pertanggungjawaban hukum yang dilakukan anak sebagai pelaku pelanggaran di SMA Free Methodist 1 Medan.