Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SELODANG MAYANG

DESAIN EKOWISATA DALAM RANGKA PENINGKATAN PAD PASCA PANDEMI COVID-19 DI DESA SUNGAI LUAR KAB INDRAGIRI HILIR RIAU Siti Wardah; Rahmadi Siswanto; Yuliana Yuliana; Muhammad Cholid; Juli Nurohman
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 9 No 1 (2023): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v9i1.296

Abstract

Currently, the community is recovering after Covid-19 which hit several years ago. Not only in all aspects of human life but also in the world of health, because almost all aspects of human life are paralyzed, especially in the economic sector. Sungai Luar Village has eco-tourism potential that can be one of the natural resources, natural and cultural uniqueness, and potential to become one of the primary undeveloped sectors so that it is expected to be able to improve the welfare of local communities which has an impact on increasing Regional Original Revenue (PAD). Ecotourism design focuses on being divided into two main parts, in terms of infrastructure and promotion through social media. In terms of infrastructure, it focuses on the construction of road access to the location of the tourist attraction. As for promotional media, it focuses on introduction through social media such as websites, posters, and advertising videos. It is hoped that this ecotourism design can improve and help economic recovery and increase the PAD of Indragiri Hilir Regency, Riau. Saat ini masyarakat sedang dalam pemulihan pasca Covid-19 yang melanda beberapa tahun lalu. Tidak hanya dalam segala aspek kehidupan manusia tetapi juga dalam dunia kesehatan, Karena hampir semua bagian kehidupan manusia mengalami kelumpuhan, terutamamdalam bidangMperekonomian. Desa sungai luar memiliki potensi ekowisata yang dapat menjadi salah satu sumbermdaya alam, keunikanmalam danMbudaya, serta berpotensi menjadiMsalah satuMsektor utama yang belumMberkembang sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatmlokal yangmberdampak padaMpeningkatan PendapatanMAsli DaerahM(PAD). Desain ekowisata berfokus dibagi menjadi dua bagian utama, dari segi infrastruktur dan promosi melalui media sosial. Dari segi infrastruktur berfokus kepada pembangunan akses jalan menuju lokasi objek wisata. Sedangkan untuk media promosi berfokus pada pengenalan melalui media sosial seperti website, poster, dan video iklan. Diharapkan dengan adanya desain ekowisata ini dapat meningkatkan serta membantu pemulihan ekonomi dan meningkatkan PAD Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
PERAMALAN PRODUKSI CRUDE PALM OIL DENGAN MENGGUNAKAN METODE MOVING AVERAGE DAN ARIMA Siti Wardah; Partini, Partini; Roberta Zulfhi Surya; Alfa, Akbar
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v11i3.490

Abstract

Production forecasting plays a crucial role in optimizing and managing the volume of output produced by an industry. Accurate forecasting provides essential information for production planning, enabling firms to respond to demand fluctuations and adjust operational policies in a timely manner. Crude palm oil (CPO) is one of the strategic commodities that requires reliable forecasting due to its importance in the food, energy, and downstream industries. This study employs two forecasting methods—moving average and ARIMA—using annual CPO production data from 1980 to 2024. The analysis shows that the five-year production forecast generated by the moving average method is 47.166.814 tons per year. Meanwhile, the ARIMA model predicts annual production of 42.277.393 tons, 44.500.436 tons, 44.705.101 tons, 44.714.519 tons, and 47.222.575 tons for the next five years. Accuracy evaluation using the Mean Absolute Percentage Error (MAPE) indicates that the moving average method performs well, with an error rate between 10% and 20%. In contrast, the ARIMA model demonstrates low accuracy, with a MAPE value exceeding 50%. These findings suggest that simpler methods, such as moving average, may outperform more complex models when forecasting annual CPO production. Peramalan produksi memiliki peran penting dalam mengoptimalkan dan mengelola jumlah output yang dihasilkan suatu industri. Peramalan yang akurat berfungsi sebagai dasar informasi bagi perencanaan produksi, memungkinkan perusahaan merespons perubahan permintaan serta menyesuaikan kebijakan operasional secara tepat waktu. Salah satu komoditas strategis yang membutuhkan peramalan adalah crude palm oil (CPO), mengingat perannya dalam industri pangan, energi, dan berbagai produk turunan lainnya. Penelitian ini menerapkan dua metode peramalan, yaitu moving average dan ARIMA, menggunakan data tahunan produksi CPO dari 1980 hingga 2024. Analisis menunjukkan bahwa proyeksi produksi CPO lima tahun ke depan menggunakan metode moving average adalah sebesar 47.166.814 ton per tahun. Sementara itu, metode ARIMA menghasilkan estimasi berturut-turut sebesar 42.277.393 ton, 44.500.436 ton, 44.705.101 ton, 44.714.519 ton, dan 47.222.575 ton per tahun. Evaluasi akurasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) menunjukkan bahwa metode moving average berada pada kategori baik dengan nilai kesalahan 10–20%. Sebaliknya, metode ARIMA tergolong kurang akurat karena nilai MAPE yang dihasilkan melebihi 50%. Temuan ini menegaskan bahwa metode sederhana seperti moving average dapat memberikan performa yang lebih baik dibandingkan model kompleks untuk data produksi CPO tahunan.