Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN KAWASAN SEKITAR MINAPOLITAN PPS NIZAM ZACHMAN, KELURAHAN PENJARINGAN JAKARTA UTARA Hatorangan, Fajar -; Situmorang, Rahel; Ramadhani, Anindita
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 3, NUMBER 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/bhuwana.v3i1.13304

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta (PPSNZJ) adalah Pelabuhan dengan tipe A yang merupakan pelabuhan perikanan terbesar yang melayani kegiatan ekspor – impor hasil olahan ikan. Sesuai dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 41 tahun 2009,  maka sejak tahun 2009, pelabuhan ini ditetapkan sebagai kawasan minapolitan, yang memiliki aktivitas industry, proses produksi dan distribusi sehingga memberikan dampak terhadap pemanfaat lahan di kawasan sekitarnya. Perubahan penggunaan lahan yang terjadi di kelurahan Penjaringan memberikan indikasi adanya pengaruh dari kegiatan ekstensifikasi pelabuhan yang menjadi titik tumbuh.Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan pengunaan lahan yang terjadi pada tahun 2010 sampai tahun 2020. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif, dengan memetakan perubahan pengunaan lahan kelurahan Penjaringan tahun 2010 dan tahun 2020. Hasil analisis menunjukan perubahan penggunaan lahan cenderung berubah kepada fungsi permukiman dengan pertambahan luas 50,7 Ha, yang terjadi akibat adanya pertambahan penduduk dengan alasan pekerjaan dan kemudahan aksesibilitas untuk mencapai lokasi kawasan minapolitan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya perubahan penggunaan lahan yang terjadi pada tahun 2020, dengan tingkat kesesuaian dengan RDTR DKI Jakarta 2030 sebesar 37%, dan yang tidak sesuai sebesar 63%.
KARAKTERISTIK PELAYANAN MIKROLET 09A (TANAH ABANG – KEBAYORAN LAMA) Maula, Raudhatul; Situmorang, Rahel; Suharto, Benny Benyamin
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 3, NUMBER 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/bhuwana.v3i1.13315

Abstract

The 2015 Jabodetabek Transportation Master Plan indicates that Mikrolet are not included in the planned public transport. Tanah Abang - Kebayoran Lama route is a busy route with community activities because it passes through many city activity centers (trade, housing, as well as public and social services). This study examines the needs of the community regarding Mikrolet public transportation services in accordance with the characteristics of microbus services 09A. This research method is carried out by processing the data obtained from the questionnaire and presenting it descriptively, then the results are compared with the service characteristics of other public transportation modes. The results of this study, Mikrolet has characteristics that other modes of public transportation do not have, namely waiting time, affordability of fares, and flexibility of movement.
Penguatan Peran Masyarakat RW 08 Kelurahan Tomang dalam Peningkatan Kualitas Permukiman Melalui Community Action Plan Yahya, Wisely; Luru, Marselinus Nirwan; Wiranegara, Hanny Wahidin; Situmorang, Rahel; Aphirta, Sarah; Tama, Fahmi Amel Dwi
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2023): IJPM - Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.125

Abstract

Berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No.90 tahun 2018, peningkatan kualitas permukiman kumuh tersebut dapat dilaksanakan melalui Community Action Plan (CAP). Beberapa RW di Kelurahan Tomang tergolong kumuh ringan-sedang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah agar masyarakat mampu mengidentifikasi kebutuhan dan persoalan terkait kondisi prasarana, sarana dan utilitas pada lingkungan permukiman serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya peran masyarakat dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman melalui program CAP. Kegiatan berupa penyuluhan secara langsung kepada warga RW 08 Kelurahan Tomang. Penyampaian materi melalui presentasi dan diskusi dengan peserta penyuluhan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta penyuluhan mampu mengidentifikasi persoalan dan kebutuhan terkait prasarana, sarana dan utilitas pada lingkungan permukiman dan terjadi peningkatan pengetahuan peserta penyuluh mengenai Community Action Plan sebagai suatu pendekatan yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
Penyuluhan Rencana Detail Tata Ruang Pasca Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2022 di Kelurahan Tomang, Jakarta Barat Luru, Marselinus Nirwan; Situmorang, Rahel; Yahya, Wisely; Alfianto, Dwi; Soltip, Fadlun
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2023): IJPM - Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.130

Abstract

Produk penataan ruang belum sepenuhnya bertransformasi sebagai upaya praktik meruang masyarakat. Akibatnya, rencana tata ruang belum membumi. Penyebab cukup beragam, antara lain partisipasi masyarakat yang rencah dalam proses perencanaan ruang. Sebagian besar masyarakat belum atau bahkan tidak mengetahui dan memahami peruntukkan lahan di wilayahnya sendiri, serta rencana pembangunan apa yang akan dilakukan pada wilayah tersebut. Padahal, pengetahuan mengenai Tata Ruang diperlukan untuk dipahami dan dimengerti oleh seluruh kalangan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan kesempatan yang baik untuk menyebarluaskan produk rencana tata ruang, khususnya Rencana Detail Tata Ruang yang merupakan operasionalisasi dari Rencana Tata Ruang Wilayah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode penyuluhan, tatap muka dengan para mitra sasaran. Para mitra memperoleh materi peraturan tata ruang, substansi penataan ruang, dan pelatihan membaca peta rencana tata ruang dengan total durasi 120 menit. Untuk mengetahui pemahaman materi, para peserta mengisi pretest dan post-test yang selanjutnya diolah menggunakan metode klasifikasi pesentase. Adapun hasil menunjukan bahwa masyarakat memperoleh pengetahuan baru mengenai proses dan produk rencana tata ruang pada wilayah dan lingkungan tempat tinggalnya. Hal tersebut tergambarkan dari hasil angket pada setiap sesi kegiatan. Para peserta memahami mengenai pentingnya rencana tata ruang sebagaimana pada agenda pertama, lalu para peserta memperoleh pengetahuan mengenai substansi rencana tata ruang, lalu para peserta dapat berhasil mempraktekan pengetahuannya pada pelatihan membaca peta rencana tata ruang.
Environmentally Smart House Services for the Children in The City of Bekasi, Indonesia Hermawan, Rivaldo; Situmorang, Rahel; Muhamad Taki, Herika
Journal of Community Based Environmental Engineering and Management Vol. 8 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Environmental Engineering - Universitas Pasundan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jcbeem.v8i2.16869

Abstract

The city of Bekasi was awarded as one of child-friendly cities in Indonesia, by the Ministry of Women's Empowerment and Child Protection in 2022. The city government is committed to fulfilling children's rights, included in a Bekasi City Regional Regulation Number 13 of 2017, concerning child friendly cities. To fulfill children's rights, the Bekasi City government built smart homes to improve child-friendly cities. Smart homes are a facility used for the children, which they use to learn, play and create things, without any charge. Currently, there are 7 smart houses built in Bekasi City, with another 5 being planned to be built in every sub district. The aim of this research was to identify the service coverage of 7 smart houses that serve Bekasi City, and to provide some recommendations for those to be built.  This research used a mixed method, which involved an observation assessment, a score analysis and a spatial analysis. The results of the study showed that, of the 7 smart houses in Bekasi City located in several subdistricts, two were in good conditions (Pondok Gede and Bekasi Timur), three were in moderate conditions (Bekasi Selatan, Mustika Jaya, Rawa Lumbu), and the remaining two were in bad conditions (Medan Satria, Bekasi Utara). It can also be concluded that, based on the service coverage, the Pondok Gede covered another 5 districts, with a distance of 3100 m.
BACTERIAL OBSERVATION WITH GRAM STAIN ON PURE CULTURE OF BACTERIA IN URINE Situmorang, Rahel; Syahirani, Zilan; Simanjuntak, Andreas
JURNAL BIOSAINS Vol. 10 No. 1 (2024): JBIO : JURNAL BIOSAINS (THE JOURNAL OF BIOSCIENCES)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbio.v10i1.40183

Abstract

Bacteria are one of the microscopic organisms contained in the urine, and the presence of bacteria in the urine we call bacteriuria. Gram painting examination of urine with a microscope is one of the good examination methods to detect the presence of bacteriuria. This study aims to identify gram-positive bacteria and gram-negative bacteria in urine using the Gram staining method. The research method used is the experimental method. This research is in the laboratory by giving treatment to the object of study.  Sampling is urine, taken from the urine of one of the students of Medan State University. The results of the culture process are known that the urine sample (U4) has a coccus-shaped cell shape with a red cell color which indicates that the bacterial cells in this urine are included in the gram-negative type of bacteria. In gram-negative bacteria, the cell wall structure consists of three layers (the inner layer is peptidoglycan, one layer is murein base frame and the outer layer is lipopolysaccharide and lipoprotein), there is no teichoic acid, lysozyme softens the cell wall (detergents disorganize that wall by damaging the lipid layer), the cell wall is thin which is about 10-15 nm, less susceptible to penicillin, and not so absorbent of basic dyes but with safranin dyes (red) very absorb.
Pemanfaatan Aplikasi Google Forms untuk Pencegahan Wabah Penyakit Demam Berdarah di Permukiman RW 04 Kelurahan Kayuringin Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat Situmorang, Rahel; Fatimah, Endrawati; Ramadhani, Anindita; Taki, Herika; Marendra, Sheilla Megagupita Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 5 (2024): JPMII - Oktober 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.593

Abstract

Mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) antara lain disebabkan oleh kondisi rumah dan lingkungan yang tidak sehat. Pemerintah sejak tahun 2015 telah mencanangkan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J) dengan pemantauan mandiri dan sukarela pada jentik nyamuk Aedes aegypti di dalam dan sekitar rumah.  Sehubungan dengan itu, maka tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk untuk memperkenalkan aplikasi Google Forms dalam meningkatkan pemantauan jentik nyamuk dan mencegah penyebaran DBD di lingkungan padat penduduk serta memudahkan warga melakukan dan melaporkan hasil pemantauan jentik kepada Petugas Jumatik Kelurahan. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan pada 20 Januari 2024 yang dihadiri oleh 40 peserta di Kantor RW 04, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kota Bekasi. Evaluasi hasil penyuluhan menunjukkan bahwa pemahaman peserta dari sebelum penyuluhan (pretest 23,7% - 78.9%), meningkat setelah penyuluhan (post-test 71,7% - 98,9%). Pengenalan aplikasi Google Forms diikuti 19 peserta (45%) dan berhasil membuat, mengisi dan membuat laporan pemantauan. Kendala yang dihadapi adalah belum terbiasanya peserta lainnya dalam menggunakan aplikasi ini. Kader Jumantik menyatakan akan terus mensosialisasikan penggunaan kepada warganya dan mengusulkan kepada Puskesmas untuk menerapkan penggunaannya dalam lingkup wilayah pelayanannya karena menilai aplikasi ini efisien dan efektif untuk digunakan.