Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KEKUATAN IMPAK DAN KADAR AIR PADA KOMPOSIT SERAT ALAM DENGAN MATRIK POLIESTER TERHADAP ORIENTASI PENYUSUNAN SUDUT SERAT Sugeng Slamet; Qomaruddin Qomaruddin
JURNAL CRANKSHAFT Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Crankshaft Vol.2 No.1 Maret 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v2i1.3174

Abstract

Material komposit banyak digunakan untuk menggantikan material logam. Sebagai negara dengan iklim tropis, Indonesia banyak tumbuh tanaman tropis yang berpotensi sebagai bahan serat untuk material komposit. Selain dari harga yang relatif murah, serat alam merupakan limbah material organik yang dapat diurai oleh lingkungan dibanding dengan serat sintetis. Kebutuhan material komposit terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini akan mendorong kebutuhan dan permintaan serat alam semakin meningkat. Sebagian dari serat alam dihasilkan dari tanaman yang dikategorikan sebagai limbah bagi lingkungan.Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tanaman enceng gondok dan (Eichhornia Crassipes) serta sabut buah kelapa (Cocos Nucifera).  Kedua jenis bahan tersebut merupakan sampah. Fabrikasi dilakukan dengan cara memisahkan sellulose dan senyawa lain untuk mendapatkan bahan serat. Matrik komposit menggunakan resin polyester Yukalac BQTN 157 dan hardner MEKPO. Komposisi antara matrik dan serat 70% : 30% dan 75% : 25%.  Orientasi continous fiber dengan variasi  0°, 45°, 90° dan acak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui besarnya kadar air setelah fabrikasi dan yang kekuatan impak dari materal komposit serat alam.Hasil penelitian menunjukkan komposit dengan penguat sabut kelapa mempunyai ketangguhan impak yang lebih tinggit pada orientasi sudut serat 0° dan acak pada komposisi 70% : 30%. Penambahan jumlah serat terhadap matrik sangat signifikan meningkatkan ketangguhan impak sebesar 43,2% dan 61,5% pada orientasi penyusunan serat secara acak. Komposisi 75% : 25% terjadi peningkatan sebesar 37,5% dan 47,2% tersusun secara acak. Serat alam tersebut menunjukkan kenaikan energi impak sebesar 68,8% - 139% dengan melakukan orientasi penyusunan sudut serat.
RANCANG BANGUN CETAKAN LOGAM UNTUK PRODUK BILAH GAMELAN PADA MESIN HIGH PRESSURE DIE CASTING Sugeng Slamet; Setiawan Harmoko
JURNAL CRANKSHAFT Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Crankshaft Vol.2 No.1 Maret 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v2i1.3173

Abstract

High Pressure Die Casting/HPDC bertujuan untuk mendapatkan produk cor dengan kepadatan dan kepresisian yang tinggi. Salah satu bagian terpenting dari pengecoran adalah cetakan. Besarnya tekanan HPDC yang besar membutuhkan cetakan permanen yang terbuat dari logam dan  mampu menerima tegangan tanpa mengalami deformasi. Bilah gamelan selama ini dikerjakan dengan pengecoran konvensional dilanjutkan dengan tempa tangan. Besarnya energi tempa serta lamanya waktu pengerjaan menjadi penyebab produktifitas rendah. Inovasi teknik produksi menggunakan teknik high pressure die casting diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang dilakukan adalah merancang dan membuat cetakan bilah gamelan dari bahan logam. Tahapan perancangan dimulai dari membuat desain, menentukan bahan logam, menghitung dimensi cetakan, kecepatan alir logam cair, tekanan pada rongga cetakan dan laju perpindahan panas pada dinding cetakan. Cetakan logam berbahan AISI H13 untuk produk bilah gamelan yang dipasang pada mesin HPDC. Hasil perhitungan volume rongga cetakan 180630,786 mm3, kecepatan alir 0,5638 m/s, tekanan rongga cetakan 8385610,98 Pa dan temperatur dinding cetakan rata-rata 150°C.
Karakterisasi Biomassa Ampas Tebu (Bagasse) Sebagai Bahan Produksi Gas Asap Cair Melalui Metode Pirolisis Rois Thoriqul Aziz; Sugeng Slamet; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Crankshaft Vol.5 No.1 Maret 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v5i1.7639

Abstract

Tebu merupakan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan pada masyarakat di Indonesia, karena tanaman tebu lebih mudah hidup di iklim tropis. Dan juga tebu lebih sering dimanfaatkan dalam proses produksi gula, seperti gula pasir atau gula tebu, namum ampas yang dihasilkan juga banyak. Tujuan dari penelitian ini yaitu pemanfaatan limbah ampas tebu sebagai cairan bahan pengawet melalui proses pirolisis yang dapat digunakan sebagai bahan pengawet bahan.Metode yang digunakan meliputi studi literatur, metode pirolisasi, persiapan bahan baku, melakukan pengujian variabel suhu dan waktu dengan menggunakan proses destilasi serta pengolahan data. Adanya pemanfaatan ampas tebu pada penelitian ini diharapkan dapat mengurangi jumlah limbah ampas tebu serta pengolahan sebagai bahan pengawet pada kayu, makanan dan masih banyak yang lainnya.Dalam proses pengambilan cairan dari hasil pembakaran destilasi, maka dilakukan proses pengujian. Proses pengujian dilakukan terdiri dari berbagai tahap yaitu pertama dilakukan penyiapan bahan ampas tebu. Ampas tebu  sebelum dimasukan ke dalam mesin destilasi maka dilakukan pengeringan guna mengurangi air pada ampas tebu.  Selanjutnya dilakukan proses pembakaran di tangki dan uji coba dengan variable suhu dan waktu. Hasil dari penelitian ini yaitu didapatkan bahan kimia gas asap cair yang dapat digunakan sebagai bahan pengawet.
RANCANG BANGUN POMPA AIR SISTEM AKSIAL Zelimkhan Yanderbiyev Alatas; Rianto Wibowo; Sugeng Slamet
JURNAL CRANKSHAFT Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Crankshaft Vol.5 No.1 Maret 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v5i1.7163

Abstract

The pump is a very important tool for various necessities of life, including fish farming activities. The selection of the wrong type of pump can result in large costs, so knowledge and skills are needed about pumps and their use. The background of the research is the need for the type of pump that is in accordance with the conditions in the field, especially for the use of fish farming. The initial step of this research is the calculation of the pump dimensions, followed by the fabrication process / component manufacture according to the calculations that have been done. The final stage of the research is the assembly and testing process. The calculation phase results in the dimensions of the pump with an impeller diameter of 45.9 mm and a hub diameter of 21.5 mm, as well as a number of 8 blades. The pump will operate at 1200 rpm with a flow rate of 42 liters/minute with a max head height of 1.2 meters. In the final stage of testing, the pump operates with a flowrate of 40 L/m and a maximum head of 1 meter. The actual discharge and head of the pump are different from the design value caused by the impeller dimensions that are still not suitable, causing the pump head to drop
PERANCANGAN MESIN KONVEYOR PEMASAK GULA JAWA Novanda Galih Romansyah; Rianto Wibowo; Sugeng Slamet
JURNAL CRANKSHAFT Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Crankshaft Vol.5 No.2 (2022)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v5i2.7649

Abstract

 Pemindahan bahan secara berkesinambungan dan dalam jumlah yang besar akan sulit di lakukan  hanya mengandalkan tenaga manusia keberadaan mesin pemindah bahan meamang sangat penting membantu kelancaran produksi, akan diupayakan menggunakan mesin pengangkut yaitu conveyor dengan tujuan memaksimalkan proses pengangkut ampas tebu yang digunakan sebagai bahan bakar sehingga pemasakan gula jawa bisa berlangsung konstan. Kegiatan pengangkut ampas tebu pada produksi gula jawa yang selama ini menggunakan tenaga manusia pada penelitian ini kami akan melakukan perancangan alat pemindah bahan, khususnya conveyor yaitu digunakan untuk memindahkan ampas tebu dari tempat pemasakan ke tungku pembakaran. Metode dalam perancangan mesin conveyor pemasak gula jawa diawali dengan proses perencanaan, mendesain gambar mesin, menententukan kecepatan gerak conveyor, dan daya mesin tersebut. Mesin ini dirancang dengan kapasitas 500kg/jam, dan dihasilkan spesifikasi : daya motor penggerak 261 Watt dengan kecepatan gerak conveyor 0,48 m/s. Kata Kunci : conveyor, ampas tebu, gula jawa
Perancangan mesin penyortir ukuran bawang merah tipe rotary kapasitas 350 kg/jam Mohammad Rif'an Pujianto; Sugeng Slamet; Akhmad Zidni Hudaya
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.1 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i1.9845

Abstract

Sortasi merupakan langkah awal dalam pengolahan hasil perkebunan dan pertanian untuk menentukan kualitas hasil panen bawang merah. Salah satu tujuan sortasi  adalah untuk mengelompokkan sesuatu berdasarkan kualitas dan ukuran agar meningkatkan harga jual dan standar mutu hasil panen. Permasalahan yang di hadapi adalah penyortiran umbi bawang merah yang di olah oleh pedagang masih banyak yang belum menggunakan mesin sortasi bawang merah. sehingga proses penyortiran memakan banyak waktu tidak menjangkau grade bawang yang lebih banyak. Penelitian ini bertujuan mendesain dan mensimulasikan mesin sortir umbi bawang merah agar dapat menyortir berdasarkan ukuran yang memenuhi standar SNI dengan kapasitas 350 kg / jam. Metodeyang dilakukan dalam proses perancangan ini meliputi observasi lapangan, studi literatur, analisa kebutuhan sistem, desain mesin, perhitungan dan simulasi. Mesin sortir ini khusus digunakan untuk jenis bawang merah bima brebes. Hasil dari Perancangan mesin sortir bawang merah ini adalah mesin mampu menyortir ukuran bawang merah berdasarkan diameter sesuai stándar SNI yaitu: 15 mm, 20 mm dan 25 mm denganmenggunakan 3 roller grading dan daya penggerak motor listrik sebesar 0,5 Hp. Hasil simulasi nilai von-mises-stress frame adalah 76,76 Mpa, dan nilai displacement dengan beban 279 N/m mendapatkan hasil simulasi sebesar 1,749 mm.
Rancang bangun sistem kontrol timbangan pada mesin sortasi bawang tipe rotary Muhammad Yusuf; Sugeng Slamet; Akhmad Zidni Hudaya
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.1 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i1.10099

Abstract

Mesin sortasi bawang membutuhkan sistem kontrol yang mampu mengontrol massa bawanghasil sortasi dan penumpukan bawang pada mesin Tujuan yang akan dicapai membuat sistemkontrol untuk menghindari penumpukan bawang pada mesin dan menimbang massa bawang padatiap tiap grade output mesin sortasi dengan output LCD display yang menampilkan ketinggianbawang pada mesin. Metode yang digunakan pada rancang bangun sistem kontrol yaitu melakukanstudi literatur, analisa kebutuhan, membuat desain sistem kontrol,mendesain hardware sistemkontrol, mendesain rangkaian sistem kontrol, membuat program sistem kontrol, melakukankalibrasi sensor loadcell dan sensor ultrasonic Hasil dari penelitian ini adalah telahdiimplementasikan sistem kontrol massa penimbangan dan ketinggian bawang pada mesin sortasibawang berbasis mikrokontroller arduino dengan pengujian kontrol massa penimbangan padasensor loadcell 1, 2 dan 3 didapatkan presentase error 0.15%, 0.22% dan 0.24% dan pengukuranketinggian bawang pada sensor ultrasonic 1,2,3 dan 4 didapatkan presentase error sebesar 0,46%,0,65%, 0,66% dan 0,04%.Kata Kunci: loadcell ,sensor, Ultrasonic ,arduino nano, bawang merah, Sortasi
Perancangan mesin crusher kulit pisang kepok kering menjadi serbuk dengan kapasitas 20 kg/jam Izzul Ilmil Islami; Sugeng Slamet; Akhmad Zidni Hudaya
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.1 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i1.9842

Abstract

Kulit pisang kepok mengandung antioksidan yang tinggi, dimana antioksidan ini dibutuhkan untuk mencegah radikal bebas dalam tubuh. Untuk mendapatkan serbuk halus kulit pisang dibutuhkan mesin crusher. Selama ini mesin crusher yang ada belum mampu menghasilkan ukuran serbuk yang halus dengan rata-rata lolos mesh 50. Tujuan penelitian ini adalah merancang mesin crusher kulit pisang kepok kering menjadi serbuk dengan kapasitas mesin 20 kg/jam dan rata-rata lolos 50 mesh. Metode yang dilakukan dalam perancangan ini adalah literature riview, desain mesin, analisa kebutuhan, perhitungan mesin, simulasi bending poros dan simulasi torsi poros. Hasil penelitian ini adalah merancang mesin crusher kulit pisang kepok kering menjadi serbuk dengan kapasitas 20 kg/jam dengan lolos 50 mesh, kapasitas hopper adalah 2 Kg, torsi poros adalah 8,812 N.m, putaran poros adalah 1400 rpm, penggerak motor listrik dengan daya 1752,182 watt, panjang keliling belt adalah 1676 mm, diameter poros adalah 45 mm, dimesi keseluruhan mesin adalah 421 mm x 774 mm x 904 mm, simulasi bending poros von misses stress sebesar 12,001 MPa, dan tegangan maksimum shear stress sebesar 1,0889 MPa.
Proses manufaktur mesin penyortir bawang merah denan metode rotary berkapasitas 350 kg/jam Misbah Sirojul Munir; Sugeng Slamet; Akhmad Zidni Hudaya
JURNAL CRANKSHAFT Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Crankshaft Vol.6 No.1 (2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v6i1.10069

Abstract

Kegiatan pedagang sebelum menjual bawang merah adalah melakukan sortir sesuai dengan ukuran bawang merah, sehingga untuk mendapatkan ukura yang sesuai dibutuhkan alat bantu untuk mensortir ukuran bawang merah. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat mesin sortir bawang merah dengan sistem rotary. Metode penelitian pada pembuatan mesin sortir bawang merah ini meliputi kajian pustaka, desain manufaktur, proses maufaktur, perakitan, finishing, serta melakukan uji fungsional dari mesin ini. Hasil dari penelitian ini adalah telah dibuat mesin yang mampu menyortir ukuran bawang merah dengan kapasitas 205 kg/jam, dengan putaran 10 rpm pada tabung grader
Pendekatan Model Empiris untuk Prediksi Kehilangan Berat dan Laju Korosi AISI 304 pada Media Air Laut Rizqi Ilmal Yaqin; Mega Lazuardi Umar; Bambang Hari Priyambodo; Sugeng Slamet; Miftakhur Rohmah
Jurnal Metal Indonesia Vol 45, No 2 (2023): Metal Indonesia
Publisher : Balai Besar Logam dan Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32423/jmi.2023.v45.48-59

Abstract

Penelitian sebelumnya telah melakukan evaluasi menggunakan pendekatan empiris untuk prediksi korosi pada baja karbon rendah dan baja paduan rendah. Namun, hingga saat ini belum ada penelitian serupa yang dilakukan untuk baja tahan karat. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan persamaan matematis guna mendapatkan model sederhana yang dapat digunakan untuk mengevaluasi laju korosi pada baja tahan karat akibat korosi air laut. Dalam penelitian ini, bahan yang digunakan adalah baja tahan karat komersial 304. Pengkajian sifat fisiokimia bahan ini meliputi analisis komposisi kimia, struktur mikro, serta sifat mekanik seperti kekuatan tarik dan kekerasan berasal dari speifikasi produk. Metode pengurangan berat digunakan untuk mengukur tingkat korosi, dilanjutkan dengan penerapan persamaan prediksi penurunan kehilangan berat. Analisis korosi selanjutnya didapatkan dari plotting kehilangan berat yang kemudian dikonfirmasi dengan pengukuran kualitas air laut dalam eksperiment dan foto makro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dan eksperimen memiliki persentase kesalahan terbaik saat waktu perendaman mencapai 600 jam. Selain itu, persamaan model laju korosi menunjukkan kecenderungan yang mendekati hasil eksperimen dengan bertambahnya waktu perendaman. Dengan demikian, penggunaan pendekatan empiris dalam prediksi kehilangan berat dan laju korosi pada baja tahan karat memberikan kontribusi alternatif yang berharga dalam memperkirakan laju korosi pada jenis bahan ini. Selain itu, penggunaan model empiris ini juga mampu memprediksi laju korosi stainless steel di lingkungan laut, sehingga dapat dijadikan pertimbangan dalam merancang alternatif desain dengan material tersebut AbstractEvaluation of the use of an empirical approach for corrosion prediction has been carried out on low carbon and low alloy steels, but it still limited for stainless steel. The aim of this research is applying a mathematical equation to obtain a simple model, so that it can evaluate the corrosion rate of stainless steel due to seawater corrosion. Commercial stainless steel 304 was used as the tested material. The physiochemical properties in terms of chemical composition and microstructure as well as mechanical properties which are tensile strength and hardness were evaluated. The weight loss method is used for corrosion rate measurement, and further applicate to the the weight loss prediction equation. Corrosion analysis was obtained from plotting weight loss confirmed by water quality measurements and photo macro. The results of weight loss by model and experiment have the best percentage error at immersion time of 600 hours. Meanwhile, the equation for the corrosion rate model has a trend closer to the experimental results with increasing immersion time. The use of empirical approachment for weight loss prediction on the stainless steel can provide the alternative contribution for its corrosion rate prediction, especially in the marine environment. These results can be an alternative design consideration for future.