Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PSIKOEDUKASI STOP BULLYING BAGI REMAJA KELURAHAN PANCURAN GEROBAK KOTA SIBOLGA Nurmaini Ginting; Nor Mita Ika Saputri; Husniah Ramadhani Pulungan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.768-773

Abstract

Psikoedukasi “Stop Bullying” bagi remaja Kelurahan Pancuran Gerobak Kota Sibolga dilaksanakan pada Bulan November 2023. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Pancuran Gerobak. Teknik yang digunakan dalam pelatihan ini adalah Psikoedukasi untuk mengedukasi remaja tentang bullying serta pencegahannya. Berdasarkan hasil PkM yang dilaksanakan, maka disimpulkan: 1) remaja memahami bagaimana konsep bullying; 2) mencegah bullying; 3) mengatasi bullying; 4) dan bangkit dari korban bullying.
DEKONSTRUKSI PENDIDIKAN KARAKTER DAN IDEALISME PENDIDIK Nor Mita Ika Saputri; Husniah Ramadhani Pulungan; Muhammad Darwis; Marlina Harahap; Darliana Sormin; Nor Kalsum Mohd Isa; Mr. Nopparat Sumalee
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 03 (2013): Jurnal Edukasi Islami - Januari 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v2i03.33

Abstract

Penelitian ini berupaya menghadirkan wacana pengelolaan pendidikan tidak hanya secara normatif; hanya menyatakan dan menggambarkan (description), tetapi di transformasikan dalam bentuk tindakan performatif; berupa tindakan aktual dan kongkrit. Upaya yang dihadrikan adalah mensinergikan pendidikan karakter berbasis pembebasan. Strategi ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif bagi persoalan- persoalan pelik kehidupan manusia, terutama permasalahan yang berkenaan dengan dinamika perkembangan dunia pendidikan. Upaya ini tidak hanya menuntut sikap profesional dalam pengelolaan pendidikan, tetapi juga komitmen untuk mensinergikan dialektika antara teks yang diajarkan dengan realitas yang ada. Sehingga nantinya tema pendidikan setidaknya dapat dijadikan alternatif bagi pendidikan bangsa ini, apa yang menjadi tujuan dari pembelajaran ini adalah pembebasan atas ketimpangan dan diskriminasi sosial yang terjadi di masyarakat. Dan pada sisi yang lain diharapkan pendidikan dapat mengadvokasi peserta didik dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal (local wishdom) yang egaliter dan humanis.
HUBUNGAN ADIKSI GAME ONLINE DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA REMAJA DI KELURAHAN SIMATORKIS SISOMA Wendi Ariansyah Rambe; Sukatno Sukatno; Nor Mita Ika Saputri
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.318-325

Abstract

Kata kecanduan sebagian besar di gunakan dalam kata klinis dan di haluskan dengan kata berlebihan, konsep kecanduan dapat di terapkan pada berbagai perilaku, seperti mengkonsumsi alkohol, heroin, tembakau, dan memainkan game secara berlebihan. pengertian dari game online ini jenis video game yang bisa dimainkan dengan perangkat yang terhubung dengan internet, Game online digunakan untuk sebagai hiburan yang menyenangkan, kegiatan bermain game, kini telah menjadi bagian dari rutinitas remaja dalam mengisi waktu luang mereka, namun terkadang para remaja lupa akan waktu yang telah mereka habiskan hanya untuk bermain game online hal ini dapat menyebabkan perilaku yang menunjukkan ketidak pedulian terhadap resiko negatif yang mungkin dihadapi oleh para remaja, penelitian ini menggnakan metode korelasional dengan menggunakan metode kuantitatif non-eksperimen, populasi dalam penelitian ini yaitu remaja Kelurahan Simatorkis Sisoma dengan jumlah sampel sebanyak 32 remaja. yang di pilih berdasarkan pourposive Sampling. Variabel-variabel penelitian di ukur menggunakan skala adiksi game online sebanyak 50 butir jawaban dan skala penyesuaian diri sebanyak 50 butir jawaban.hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara Adiksi Game Online dengan Penyesuaian diri pada remaja di kelurahan Simatorkis sisoma. Di peroleh dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment yang menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif sangat signifikan antara adiksi game online dengan penyesuaian diri remaja di tunjukkan dengan nilai p= 0.432 (p<0.05).berdasarkan perhitungan tersebut dapat disimpulkan Bahwa terdapat hubungan antara variabel X terhadap variabel Y sangat signifikan antara adiksi game online dengan penyesuiain diri remaja. Hal ini menunjukkan bahwa semakin positif tingkat pencapaian adiksi game online, maka semakin tinggi tingkat pencapaina penyesuaian diri remaja
EFEKTIVITAS LAAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING DALAM MENANGANI KONSEP DIRI NEGATIF PADA SISWA SMK SWASTA HARAPAN POKENJIOR Mirna Sari Hutabarat; Nor Mita Ika Saputri; Asmaryadi Asmaryadi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i1.43-48

Abstract

Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Assertive Training Dalam Menangani Konsep Diri Negatif Pada Siswa SMK Swasta Harapan Pokenjior.Masalah pokok dalam penelitian ini adalah tentang rendahnya konsep diri Siswa SMK Swasta Harapan Pokenjior. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konseling kelompok dengan teknik Assertive Training untuk menangani konsep diri Siswa.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Jenis desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimental design, tipe one group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan adalah skala konsep diri. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 Siswa SMK Swasta Harapan Pokenjior sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah Remaja yang memiliki konsep diri yang sedang dan rendah sebanyak 10 Siswa yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. dan teknik analisis yang digunakan uji-t dan n-gain.Dari hasil analisis data yang dilakukan, dapat disimpulkan : pertama terjadi perbedaan skor konsep diri setelah diberi konseling kelompok dengan nilai terjadinya peningkatan skor pre-test ke skor post-test, pada skor pre-test jumlah skor Siswa adalah 1394 dengan rata-rata 139,4. Sedangkan skor pada skor post-test terjadi peningkatan skor menjadi 1488 dengan rata-rata 148,8,setelah diberikan tratment melalui konseling kelompok teknik Assertive Training. Artinya , hipotesis alternatif (Ha) diterima dan (H0) ditolak pada taraf signifikan 5% dengan db atau df 9. Ini berarti bahwa pengaruh konseling kelompok dengan teknik Assertive training berpengaruh signifikan dalam meningkatkan Konsep diri Siswa SMK Swasta Harapan Pokenjior.
FENOMENA PENGGUNA ZAT ADIKTI INHALEN (LEM) DI INDONESIA Nor Mita Ika Saputri; Khairul Amri; Husniah Ramadhani Pulungan; Ismail Rahmad Daulay; Ryan Wahyudi Siregar; Indah Sari; Renatha Lumban Tobing
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i1.126-132

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaran fenomena pengguna zat adiktif inhalen (Lem) di Indonesia. Perilaku menghisap lem merupakan perilaku yang tergolong menyimpang karena penggunaan zat adiktif dan psikotropika penggunaannya dilarang. Fenomena menghisap lem pada remaja di Indonesia cukup marak ditemukan. Di antaranya, banyak remaja yang melakukan perilaku menyimpang tersebut karena terbawa oleh teman sebayanya. Lem merupakan bahan perekat khusus yang digunakan untuk menempelkan sebuah benda ke media tertentu dengan tujuan yang berbeda-beda tergantung medianya. Penyalahgunaan zat inhalansia dan solven biasanya dilakukan anak usia 9-14 tahun. Metode yang digunakan adalah review sistematik sesuai dengan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian berfokus pada artikel jurnal tentang Pengguna Zat Adiktif Inhalen (Lem) yang menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris yang dipublikasi pada tahun 2013 sampai dengan 2023. Hasil penelusuran awal literatur didapatkan jurnal artikel sebanyak 1.472. Setelah melalui inklusi dan eksklusi, didapatkan 9 jurnal yang sesuai dengan kriteria penelitian untuk dilakukan review sistematik. Berdasarkan hasil penelitian systematic review faktor yang mendorong anak remaja menggunakan lem yaitu pengaruh teman sebaya, lingkungan, keluarga, dan ketersediaan serta keterjangkauan lem aibon. Peran afektif keluarga dapat membentuk persepsi dan sikap anak dalam menyikapi penyalahgunaan zat adiktif inhalan (lem), dengan cara memberikan pendidikan keagamaan, komunikasi, pendampingan, serta informasi dan edukasi. Dampak pemakaian Lem antara lain pengguna melakukan kebut-kebutan saat mengendarai sepeda motor, bolos sekolah, menggunakan kata-kata kasar terhadap orang yang lebih tua, dan membuat keributan di lingkungan