Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Aktivitas Antibakteri Sediaan Kapsul Ekstrak Daun Kalangkala (Litsea angulata Bl) Serta Formulasi Dan Evaluasi Fisik Aditha Wulandari; Rohama Rohama; Setia Budi
Sains Medisina Vol 1 No 6 (2023): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah yang dihadapi negara berkembang adalah penyakit diare, diare dapat disembuhkan salah satunya dengan pengobatan tradisional menggunakan tanaman. Dimana tanaman yang memiliki manfaat sebagai antidiare salah satunya adalah tanaman kalangkala, namun pengolahan yang rumit membuat peneliti tertarik untuk membuat ekstrak daun kalangkala dalam bentuk sediaan kapsul. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi formulasi yang tepat, menguji konsentrasi hambat minimum dan menguji konsentrasi bunuh minimum. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimental murni, daun kalangkala dibuat menjadi ekstrak dengan metode maserasi, selanjutnya dibuat menjadi sediaan kapsul, dan di uji antibakteri dengan menggunakan metode dilusi. Hasil yang didapatkan yaitu semua formulasi memenuhi persyaratan evaluasi fisik, kecuali uji kelembapan. Dimana formulasi terbaik terdapat di formula I dengan konsentrasi ekstrak sebanyak 100 mg. Dari hasil uji antibakteri dengan metode dilusi,didapatkan semua formula memiliki daya hambat terhadap bakteri Escherichia coli, namun belum memiliki daya bunuh terhadap bakteri Escherichia coli pada semua formula. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu formulasi terbaik terdapat di formula I dengan konsentrasi ekstrak sebanyak 100 mg, dan pada semua formula sudah memiliki daya hambat namun belum memiliki daya bunuh pada semua formula.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Gel Handsanitizer Ekstrak Akar Purun Danau (Lepironia articulata) Sebagai Antibakteri Hairunnisa Hairunnisa; Setia Budi; Iwan Yuwindry
Sains Medisina Vol 1 No 6 (2023): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gel handsanitizer yang beredar di masyarakat sebagian besar mengandung alkohol. Penggunaan alkohol secara berlebihan dapat memicu iritasi dan rasa terbakar pada kulit. Pada akar purun danau (Lepironia articulata) mengandung flavonoid, tanin dan saponin yang berperan sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan Mengetahui bahwa ekstrak akar purun danau (Lepironia articulata) dapat diformulasikan ke dalam bentuk sediaan gel handsanitizer dan memenuhi evaluasi sediaan yang baik. Sediaan gel handsanitizer ekstrak akar purun danau dibuat dalam 3 formulasi dengan variasi konsentrasi ekstrak akar purun danau 3%, 4% dan 5%. Hasil pengamatan yang dilakukan pada sediaan gel handsaniitzer ekstrak akar purun danau pada pengamatan organoleptis didapatkan hasil formula 1 yang baik terhadap tekstur sedangkan warna dan bau 3 formulasi memiliki hasil yang sama. Pada pengamatan homogenitas didapatkan hasil ketiga formulasi homogen. Pada uji pH didapatkan hasil formula 1 memenuhi kriteria. Pada uji bobot jenis didapatkan ketiga formulasi tidak memenuhi kriteria. Pada uji viskositas dan sifat alir didapatkan memiliki sifat pseudoplastis dan tidak memenuhi nilai rentang spesifikasi. Pada uji daya antiseptik memenuhi kriteria. Penelitian ini perlu pengembangan formulasi untuk mendapatkan evaluasi fisik yang optimal.
Pengembangan Formulasi Tablet Karbon Aktif Kayu Gelam (Melaleuca Sp) sebagai Alternatif Pengobatan Antidiare Tuti Alawiyah; Raihanah Raihanah; Setia Budi; Sismeri Dona
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i1.1402

Abstract

Background: Diarrhea remains a major global health problem requiring effective and safe therapeutic interventions. The utilization of natural activated carbon presents a promising alternative for antidiarrheal therapy. Objective: This study aimed to develop an activated carbon tablet formulation derived from Kayu Gelam (Melaleuca sp.) and to evaluate the physical and chemical quality of the resulting tablets. Methods: Activated carbon was obtained through carbonization and chemical activation processes, then formulated into three tablet formulas with varying concentrations of polyvinylpyrrolidone (PVP) as a binder: 2% (Formula 1), 3% (Formula 2), and 4% (Formula 3). Tablet quality evaluation included pH measurement, weight uniformity, hardness, friability, and disintegration time. Data were analyzed using one-way ANOVA. Results: The pH values of Formulas 1, 2, and 3 were 6.15, 6.65, and 6.85, respectively, all within the neutral range (5.8–7.4) and safe for biological systems. The average tablet weights were 157.0 mg, 153.5 mg, and 158.5 mg, respectively, meeting weight uniformity requirements. Hardness values were 6.47 kg, 6.83 kg, and 7.67 kg, indicating adequate mechanical strength. Friability values were 0.664%, 0.763%, and 0.502%, all below the acceptable limit of 1%. Disintegration times were 13.01 min, 13.65 min, and 13.85 min, respectively, satisfying the requirement of less than 15 minutes. One-way ANOVA revealed significant differences (p < 0.05) in pH, hardness, friability, and disintegration time among the three formulas, while weight uniformity showed no significant difference (p > 0.05). Conclusion: All formulated Kayu Gelam activated carbon tablets met the required physical and chemical quality parameters, demonstrating their potential for further development as an alternative antidiarrheal tablet preparation.