Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

DECLINE IN FRESHNESS OF SKIPJACK TUNA ALONG THE DISTRIBUTION CHAIN FROM LANDING SITES TO LOCAL CONSUMERS IN TERNATE: PENURUNAN KESEGARAN IKAN CAKALANG SELAMA DISTRIBUSI DARI TEMPAT PENDARATAN IKAN KE KONSUMEN LOKAL DI TERNATE Hidayat, Rian; Wiyono, Eko Sri; Yusfiandayani, Roza; Solihin, Iin
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 16 No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.16.235-243

Abstract

Proper handling of fish is a key factor influencing the success of fresh fish distribution and trade. However, in practice, handling procedures are often inadequately implemented by fishermen, resulting in reduced fish quality and price. To address this issue, a study was conducted at the Dufa-dufa Fish Landing, Ternate City (North Maluku) to assess the distribution and quality of fresh skipjack tuna (Katsuwonus pelamis). The distribution of fresh skipjack tuna is extensive, reaching all regions of the city through various fish distribution nodes. While fishermen have endeavored to maintain the freshness, quality degradation was observed along the distribution chain. Sensory tests were conducted at each stage of the distribution process, from landing to the final consumers, assessing organoleptic attributes such as eyes, gills, and body texture. The results showed that the values differ at each node and tended to decline. The Kruskal-Wallis analysis indicated a significant difference in organoleptic values between the eyes, gills, and body texture of skipjack tuna at each distribution node (P < 0.05). These findings suggested that the freshness of skipjack tuna may decline during the distribution process.
PENGEMBANGAN MATA PENCAHARIAN ALTERNATIF BAGI NELAYAN KABUPATEN KEBUMEN Nurani, Tri Wiji; Wahyuningrum, Prihatin Ika; Hapsari, Rianti Dyah; Iskandar, Mokhamad Dahri; Wahju, Ronny Irawan; Solihin, Iin; Komarudin, Didin; Dianti, Sari Rama
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 2 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.2.141-157

Abstract

Aktivitas penangkapan ikan oleh nelayan di Kabupaten Kebumen mengalami kendala utama terkait dengan kondisi oseanografis dan ketidakpastian musim penangkapan ikan. Saat tidak musim, sebagian nelayan memiliki mata pencaharian lain yaitu bertani, beternak, dan lainnya. Namun tidak semua nelayan memiliki kemampuan tersebut, banyak nelayan yang menggantungkan hidupnya hanya sebagai nelayan. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi potensi wilayah sebagai alternatif kegiatan ekonomi bagi nelayan dan memberikan rekomendasi mata pencaharian alternatif yang tepat bagi nelayan di Kabupaten Kebumen, contoh kasus di Desa Jogosimo. Pengumpulan data peluang kegiatan ekonomi alternatif dilakukan melalui survei potensi wilayah dan studi pustaka. Hasil tersebut selanjutnya dilakukan focus group discussion (FGD) untuk mendapatkan masukan terkait dengan pandangan nelayan terhadap alternatif mata pencaharian tersebut. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan hasil survei lapang dan FGD. Hasil identifikasi lapang dan studi pustaka diperoleh kegiatan ekonomi alternatif yang dapat dilakukan nelayan yaitu kegiatan penangkapan ikan di muara sungai dengan bubu, budidaya/pembesaran kepiting bakau, dan wisata sungai. Hasil FGD diperoleh masukan perlunya inovasi agar alat tangkap bubu tidak hilang saat arus sungai deras. Kondisi mangrove di Desa Jogosimo perlu dilakukan penanaman kembali agar populasinya lebih tinggi, sehingga budidaya ataupun pembesaran kepiting bakau dapat dilakukan. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah perlunya mengembangkan wisata sungai melalui integrasi kegiatan penangkapan ikan, pemeliharaan dan pmbesaran kepiting bakau, serta wisata kuliner dan pemasaran produk lokal. Kata kunci: Jogosimo, kepiting bakau, nelayan, penangkapan ikan, wisata sungai
SAFETY AND SECURITY ASSESSMENT OF PURSE SEINER BASED AT NIZAM ZACHMAN OCEANIC FISHING PORT, JAKARTA Ibrahim, Yudy; Solihin, Iin; Wahyu, Ronny Irawan; Mustaruddin
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 9 No 3 (2025): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.9.3.507-516

Abstract

Ship safety issues are in the global spotlight, including on purse seine vessels based at the Nizam Zachman Jakarta Ocean Fisheries Port (PPSNZJ). This is due to the high number of ship accidents. There have been 11 (eleven) cases of ship sinking and fires in 2020-2022. This study uses a descriptive survey method through observation, interviews, and questionnaires. The determination of respondents was carried out by purposive sampling and data analysis was carried out descriptively quantitatively. The results of the study showed that most purse seine vessels had complied with the procedures and administration of fishing vessel safety and security standards with an average value of 95.73%, meaning very compliant. However, the completeness of work safety and security equipment such as helmets, gloves, and welding shields is still low, or only reaching an average of 45%. This means that awareness and implementation of work safety standards are not evenly distributed among ship owners and crew. Key words: assessment, compliance, occupational safety, purse seine
KESELAMATAN KERJA PADA BONGKAR MUAT KAPAL MINI PURSE SEINE 10 GT DI PELABUHAN PERIKANAN LEMPASING Nurbaiti, Lilis; Iskandar, Budhi Hascaryo; Solihin, Iin
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 14 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3036.043 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.14.33-43

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing merupakan pelabuhan perikanan terbesar di Lampung. Salah satu kapal yang paling banyak dioperasikan di Pelabuhan Lempasing yaitu mini purse seine. Terdapat berbagai aktivitas di Pelabuhan Lempasing, yaitu pendaratan (bongkar muat) dan pemasaran ikan. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Perikanan Lempasing merupakan aktivitas utama setelah kapal berlabuh di dermaga. Kecelakaan yang terjadi pada aktivitas bongkar muat dapat menyebabkan kerugian berupa terhambatnya kegiatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kegiatan dan potensi bahaya aktivitas bongkar muat kapal mini purse seine, menganalisis tingkat kecelakaan dan peluang risiko yang mungkin dapat terjadi, memberikan rekomendasi/alternatif solusi, serta menentukan tindak pengendalian kecelakaan kerja. Metode survei deskriptif HTA (Hierachy Task Analysis) digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 47 risiko kecelakaan pada aktivitas bongkar muat, kegiatan berisiko ringan 36 (77%), menengah terdapat 5 (11%) kegiatan, 2 (4%) kegiatan berisiko berat, dan 4 (9%) kegiatan berisiko fatal. Risiko kecelakaan kerja terbesar terjadi pada kegiatan bongkar, hal ini disebabkan karena individu yang terlibat cukup banyak (sekitar 20 orang) dan aktivitas yang dilakukan cukup berat.
Peranan Analisis Laporan Keuangan Terhadap Efektivitas Pemberian Kredit Solihin, Iin; Solihat, Iyak; Sudrajad, Yayat
Journal of Economics and Business UBS Vol. 12 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v12i1.167

Abstract

PT. BPR NBP 29 adalah salah satu Bank Swasta yang menyediakan modal kerja dan pinjaman kredit. Dalam hal tersebut, bank harus melakukan analisis terhadap laporan keuangan yang dimiliki oleh suatu perusahaan/debitur (nasabah) yang mengajukan permohonan kredit sebagai upaya untuk mempermudah bank dalam menilai kelayakan pemberian kredit dan untuk mengetahui tingkat pengembalian perusahaan/debitur (nasabah) kepada pihak bank. Analisis laporan keuangan memiliki bentuk-bentuk dalam melakukan pengukuran yaitu dengan metode Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas, Rasio Solvabilitas, dan Rasio Profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan analisis laporan keuangan terhadap efektivitas pemberian kredit pada PT. BPR NBP 29 Cabang Ciasem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-kuantitatif, yaitu dengan mengumpulkan, menganalisis, serta memperoleh data berupa angka-angka sehingga dapat memberi gambaran yang cukup jelas mengenai perkreditan. Hasil penelitian ini dapat menjelaskan tentang pentingnya posisi keuangan bagi perbankan dalam menyetujui permohonan kredit dan meminimalisir atau mencegah terjadinya kredit macet oleh debitur yang dapat merugikan pihak bank sebagai kreditur.
Port development strategy to enhance small scale fisheries (case study in Binuangeun fish landing site, Lebak-Banten) Noor, Setiadi M; Solihin, Iin; Muninggar, Retno; Winanda, Treza Desri
Jurnal Perikanan Terpadu Vol 6, No 2 (2025): Jurnal Perikanan Terpadu Volume 6 Nomor 2
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpterpadu.v6i2.12592

Abstract

PPI Binuangeun plays a significant role in enhancing the fishing activities of local fishers and serves as the largest fish landing base (PPI) in Lebak Regency. Fish production at PPI Binuangeun fluctuates annually; in 2022, total production reached 2,268,503 kilograms with an estimated value of approximately IDR 37.84 billion. This study aims to formulate development strategies for the operational enhancement of PPI Binuangeun. A survey method was employed using purposive sampling to select respondents representative of the target population. The facility development analysis was conducted using a SWOT approach, supported by Internal Factor Analysis Summary (IFAS) and External Factor Analysis Summary (EFAS) matrices. The IFAS analysis resulted in a score of 3.24, indicating that internal strengths outweigh weaknesses, while the EFAS score of 2.97 reflects significant external opportunities. Based on the SWOT quadrant analysis (Quadrant I - Aggressive Strategy), two priority strategies were identified: (1) enhancing service quality and infrastructure to support fishing operations, landings, auctions, and marketing (SO1); and (2) leveraging existing potential to develop port facilities to optimize production through effective management (SO2). Facility maintenance, infrastructure improvement, and capacity expansion are recommended to support the advancement of PPI Binuangeun
CONTRIBUTION OF BUNGUS OCEAN FISHING PORT TO THE REGIONAL ECONOMY Solihin, Iin; Muninggar, Retno; Rahmadani, Desi
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 9 No 4 (2025): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.9.4.655-664

Abstract

The Bungus Fishing Port serves as a center for fishery economics in the West Sumatra region and its surroundings, expected to contribute to the regional economy of West Sumatra. However, empirically, the contribution of this port has not yet been determined. In actuality, this data is crucial as a foundation for the development of the fishing port, both in terms of its administration and its interaction with the neighborhood. Therefore, the purpose of this research is to calculate the magnitude of Bungus FP, contribution to the local economy. The method used in this research is a descriptive method, a methodological approach aimed at presenting and interpreting research objects objectively. Data collection was conducted through literature studies, field observations, and interviews with all business actors at Bungus FP. Purposive sampling was used to identify respondents. The data was analyzed using a descriptive comparative method, which involves comparing the economic value at the fishing port with the GDP (Gross Regional Domestic Product) at the level of Padang City, West Sumatra Province, and the National level. The results indicate that economic activities in the PPS Bungus area consist of various types of businesses such as restaurants, ship supplies, fishermen, ship docking, processors, street vendors, and others, with a total annual income of IDR 815,256,218,383. The contribution of PPS Bungus to the Fishery GDP and the overall GDP of Padang City in 2024 is 19.55% and 0.97%, respectively. Key words: bungus, economy, contribution, fishing port, region
FISHING VESSEL ACTIVITIES AT NUSANTARA FISHING PORT OF PALABUHANRATU, WEST JAVA Yarkuran, Mujiyati; Solihin, Iin; Bangun, Tri Nanda Citra
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 9 No 4 (2025): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.9.4.665-674

Abstract

The Palabuhanratu Nusantara Fishing Port (PPN) is currently working to upgrade its status to Oceanic Fishing Port (PPS). The availability of infrastructure and supporting facilities is crucial to support this transformation process. The main activities at the Palabuhanratu PPN include ship berthing, distribution of logistical supplies, and ship repair services. However, crucial challenges often faced by this fishing port are suboptimal operational performance and the quality of services provided. This study aims to describe vessel activities, identify the growth rate of vessel activities, and formulate strategies to increase the number of vessel activities at the Palabuhanratu PPN. Data collection methods in this study involved interviews and direct field observations. Interview informants were determined using a random sampling technique. The collected data were then processed using descriptive analysis methods. The results of this study obtained four types of activities at the Palabuhanratu PPN: vessel arrival activities; loading and unloading activities; vessel supply activities; and ship repair activities. The growth rate of vessel activity at Palabuhanratu Port tends to fluctuate, with the highest number in 2012 at 903 units, and the lowest at 480 units in 2019. Strategies to increase vessel activity include optimizing port basin facilities through sediment dredging, improving the quality of human resources, and increasing fishermen's productivity. Key words: fishing ports, port operations, ship activities