Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Innovative therapeutic pants for children with genu varum and genu valgum Pristiyani, Kurnia; Solikhah, Umi; Mahesaputra, Renaldi; Al Hamra, Falah Dinar
MEDISAINS Vol 17, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v17i2.4598

Abstract

Background: This research is motivated by the absence of therapeutic pants in patients with genu deformity, so innovations to create latest medical products are needed to prevent the disease. One of the innovations is development of therapeutic pants for genu varum and genu valgum. Objective: It aims to research and develop therapeutic pants to improve comfort of children with genu varum and genu valgum.Methods: This study used Research and Development (R&D) approach. It consisted of 3 phases, namely phase I, II, and III or product trials.Result: From the literary study in phase I, it was obtained that materials used to make the therapeutic pants were cotton cloth fabric and foam. In the second phase of the research, it was also discovered that designs and shapes of the pants were as needed. The results of product trials or phase III of this study involved 5 respondents; it showed that the use of therapeutic pants in toddlers resulted comfort and satisfaction for them.Conclusion: The therapeutic pants are proven to increase comfort in toddlers with genu varum and genu valgum.
Perbedaan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik ditinjau dari tingkat pendidikan, frekuensi dan lama hemodialisis di RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Suparti, Sri; Solikhah, Umi
MEDISAINS Vol 14, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v14i2.1055

Abstract

Latar Belakang: Pasien Cronic Kidney Disease (CKD) atau penyakit ginjal kronik tahap (akhir) membutuhkan terapi hemodialisis untuk kelangsungan hidupnya. Kondisi ini bisa berdampak pada kualitas hidupnya. Faktor –faktor yang berpengaruh pada kualitas hidup meliputi faktor demografi pasien, frekuensi dan lama menjalani hemodialisis serta adekuasi hemodialisis. Tujuan:Untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup pasien Gagal Ginjal Kronik ditinjau dari pendidikan frekuensi dan lama menjalani hemodialisis di RS. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Metode:Jenis penelitian ini merupakan penelitian komparatif. Dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah semua pasien CKD yang menjalani Hemodialisis dengan teknik total sampling. Analisis dengan menggunakan uji Mann-Whitney Hasil:Tidak ada perbedaan antara kualitas hidup responden berpendidikan tinggi dan responden berpendidikan rendah dengan nilai p= 0,736 atau P>0,05. Tidak ada perbedaan antara kualitas hidup responden yang mempunyai frekuensi hemodialisis sedikit dan frekuensi hemodialisis banyak dengan nilai p= 0,238 atau P>0,05 dan tidak terdapat perbedaan antara kualitas hidup responden yang mempunyai lama hemodialisis baru dan lama dengan nilai p= 0,984 atau P>0,05 Kesimpulan:Tidak ada perbedaan antara kualitas hidup pasien ditinjau dari pendidikan, frekuensi dan lama hemodialisis di RSUD. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Kata Kunci: Kualitas hidup, Pendidikan, lama hemodialisis, frekuensi hemodialisis
Risk Disclosure in Indonesian Banking: The Role of the Board of Commissioners and Political Connections Umi Solikhah; Bima Cinintya Pratama; Novi Dirgantari; Tiara Pandansari
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol 23, No 2 (2023): JAP : Vol. 23, No. 2, Agustus 2022 - Januari 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v23i2.6940

Abstract

The purpose of this study was to examine the effect of political connections and aspects of good corporate governance, namely the frequency of meetings and the competence of the board of commissioners to risk disclosure and to consider the moderating effect of the frequency of meetings and the competence of the board of commissioners on risk disclosure. This study uses a sample of conventional banks registered with the Financial Services Authority with a sample of 41 conventional banks during the 2017–2021 period. This study uses panel data regression analysis. The techniques used in this research are descriptive statistical tests, preliminary tests (Breusch-Pagan, likelihood test, and Hausman test), diagnostic tests (Heteroscedasticity test and Autocorrelation test), and hypothesis testing. Based on the results of the three preliminary tests in determining the panel data regression model, this study uses a fixed effect model to test models 1 and 2. This study reveals that the political connection variables that use the proxy of the relationship between the members of the board of commissioners and the government (members or former members of parliament, executive, legislative and judicial institutions, leaders of political parties, and parties who are closely related to high-ranking members of the state) have a negative effect on risk disclosure. a company, because politically connected companies are less likely to disclose risk information than politically unconnected companies. The variable frequency of board of commissioners meetings has a negative effect on risk disclosure because the meetings held by the board of commissioners are less effective and there is a domination of votes from members of the board of commissioners who prioritize their personal or group interests to override the interests of the company. The competency variable of the board of commissioners has a positive effect on Risk Disclosure because the board of commissioners who have, certification, experience, and education in economics and finance can increase supervision of management in the practice of transparency of risk disclosure of a company. Meanwhile, this study can prove the role of the variable frequency of the board of commissioners meeting in weakening the negative influence of political connections on risk disclosure, while the role of the variable of competence of the board of commissioners cannot weaken the negative influence of political connections on risk disclosure.
Hubungan Pengetahuan Orang Tua tentang Pembentukan Karakter Diri pada Anak terhadap Pola Asuh di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kebasen Aryani, Vivi; Solikhah, Umi; Hardini, Deisy Sri
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 4 (2024): JUPIN November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.895

Abstract

Karakter merupakan dasar kepribadian, tingkah laku, dan pola kebiasaan pada setiap individu. Proses pengembangan karakter tidak dapat tercapai dalam waktu singkat, melainkan memerlukan waktu yang berkelanjutan. Salah satu cara dalam pengembangan karakter adalah melalui penerapan pola asuh. Menerapkan pola asuh memiliki signifikansi penting terutama pada anak di usia 3-6 tahun. Hal ini disebabkan karena masa periode ini tanda perilaku yang tidak sesuai bisa muncul oleh sebab itu gaya pengasuhan orang tua membantu perkembangan pribadi yang berwatak.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuann orang tua tentang pembentukkan karakter diri pada anak terhadap pola asuh di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kebasen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik sampling dalamm penelitian ini menggunakan Teknik random sampling sebanyak 50 responden. Hasil Penelitian ini di dapatkan pengetahuan orang tua pada kategori yang pengetahuan baik sebanyak 47 responden (94,0%), dan pola asuh permisif sebanyak 47 responden (94,0%). Terdapat hubungan antara pengetahuan karakter dengan pola asuh dengan p-value 0,026 (p<0,05). Terdapat hubungan antara pengetahuan orang tua tentang pembentukan karakter diri pada anak terhadap pola asuh di TK Aisyiyah Bustanul Athfal
PATTERN OF HANDLING FEVER CHILDREN AS A PARENTS' DECISIONS IN MEDICAL TREATMENT: Umi Solikhah, Pattern of Handling Fever Children as A Parent;s Decision, 2024 Solikhah, Umi
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 7 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v7i2.2916

Abstract

Demam merupakan salah satu gejala yang timbul akibat kejadian infeksi oleh virus ataupunbakteri. Gejala demam membuat orang tua panik sesuatu akan terjadi kepada anaknya.Orang tua menempuh beberapa alternatif penanganan demam pada anak, sebelummengambil keputusan untuk ditangani petugas Kesehatan. Pola penanganan demam padaanak mungkin tidak sama antara keluarga satu dengan lainnya. Pengambilan keputusanorang tua menentukan tingkat kegawatan sakit akibat demam anak. Tujuan penelitian iniadalah untuk menunjukkan pola penanganan anak demam yang digunakan sebagaipengambilan keputusan oleh orang tua. Metode penelitian kuantitatif, deskriptif analitik.Responden adalah orang tua anak yang dirawat di rumah sakit. Pengumpulan data denganmemberikan instrument tentang penanganan demam anak dan pengambilan keputusan orang tuadalam penanganan medis. Hasil survey dianalisis secara kuantitatif, univariable dalam bentukdistribusi frekuensi sub variabel. Pengambilan data melalui interview langsung kepada responden.Hasil penelitian diperoleh bahwa pengambilan keputusan orang tua menangani demam padaanak sangat penting pada setiap keluarga untuk meningkatkan derajat Kesehatan keluarga.Sebagian besar orang tua memilih merawat demam anak sendiri, bukan prioritas untuksegera membawa ke pelayanan Kesehatan. Mereka meyakini bahwa memberikan banyakair, memberikan penurun panas, memberikan selimut dan baju hangat, diperlukan untukanak demam. Keputusan orang tua tidak tepat, sehingga direkomendasikan untukmemberikan Pendidikan Kesehatan bagi masyarakat tentang penanganan demam.Penelitian ini berkontribusi pada peningkatan kualitas keluarga sehatKata kunci: anak, demam, keputusan, penanganan Fever is one of the symptoms that arise due to infection by viruses orbacteria. Fever symptoms make parents panic that something will happen totheir children. Parents will take several alternative treatments for fever inchildren, before making a decision to be handled by health workers. Thepattern of handling fever in children may not be the same from one family toanother. Parental decision-making determines the severity of illness due toa child's fever. The purpose of this research is to show the pattern of handlingfever children used as decision making by parents. Quantitative, descriptiveanalytical research methods. The respondents were parents of children whowere hospitalized. Data collection by providing instruments on handlingchild fever and parental decision-making in medical treatment. The surveyresults were analyzed quantitatively, univariable in the form of sub-variablefrequency distribution. Data collection through direct interviews withrespondents. The results of the study found that parental decision making to deal with fever in children is very important in every family to improve thedegree of family health. Most parents choose to treat their child's fever ontheir own, not a priority to immediately bring it to health services. Theybelieve that giving plenty of water, giving febrifuge, providing blankets andwarm clothes, is necessary for a child with a fever. The decision of parents isnot right, so it is recommended to provide health education for thecommunity about fever management. This research contributes toimproving the quality of healthy families.Keywords: child, decision, fever, treatment
Hubungan Kadar Protein Urin Dengan Tekanan Darah Pada Ibu Hamil Trimester II dan III di Puskesmas Madukara 1 Banjarnegara Arum Wulandari; Umi Solikhah; Retno Sulistiyowati; Kurnia Ritma Dhanti
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 10: September 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeklamsi merupakan gangguan kehamilan yang sering terjadi di usia kehamilan 20 minggu akibat kelainan fungsi endotel dari pembuluh darah yang dapat menurunkan perfusi organ dan dapat mengakibatkan terjadinya protein urin positif dan hipertensi. Protein urin positif merupakan adanya kandungan protein di dalam urin akibat kegagalan ginjal dalam memfiltrasi protein. Sedangkan hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah yang melebihi batas normal (≥140/90 mmHg). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar protein urin dengan tekanan darah pada ibu hamil trimester II dan III di Puskesmas Madukara 1. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain studi kohort prospektif. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2022. Sebanyak 30 sampel ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi akan diambil data tekanan darah dan protein urin secara sekunder pada TM II dan secara primer pada TM III. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square Fisher’s Exact Test. Pada pemeriksaan hubungan antara protein urin terhadap tekanan darah ibu hamil TM II diperoleh nilai p:1,000 (p>0,05) yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara protein urin terhadap tekanan darah pada ibu hamil TM II. Sedangkan pada pemeriksaan hubungan antara protein urin terhadap tekanan darah ibu hamil TM III diperoleh nilai p: 0,003 (p<0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara protein urin terhadap tekanan darah ibu hamil TM III.
Perbandingan Kadar Ureum dan Kreatinin Pada Prolanis Lansia Diabetes Mellitus Tipe 2 Berdasarkan Jenis Kelamin di UPTD Puskesmas Banjarmangu 1 Wiwit Rahmawati; Umi Solikhah; Retno Sulistiyowati; Minto Rahaju
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 10: September 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi kasus kronis khususnya pada lansia semakin meningkat. Pemerintah merancang Prolanis sebagai Program Pengelolaan Penyakit Kronis khususnya penyakit hipertensi dan Diabetes Mellitus Tipe-2. Pada pasien DM, fungsi ginjal mengalami penurunan yang menyebakan kadar ureum dan kreatinin meningkat. Selain itu peningkatan kadar kreatinin juga disebabkan oleh usia dan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar ureum dan kreatinin pasien proalnis lansia DM Tipe-2 berdasarkan jenis kelamin di UPTD Puskesmas banjarmangu 1. Jenis penelitian ini berupa penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional menggunakan tekhnik total sampling terhadap pasien prolanis DM Tipe-2 di UPTD Puskesmas Banjarmangu 1. Jumlah sampel sebanyak 21 sampel. Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2022, Dan diperoleh hasil nilai p=0,334 (p>0,05) pada nilai ureum dengan jenis kelamin laki-laki, p=0,385 (p>0,05) pada nilai ureum dengan jenis kelamin perempuan, p= 0,177 (p>0,05) pada nilai kreatinin dengan jenis kelamin laki-laki, p=0,168 (p>0,05) pada nilai kreatinin dengan jenis kelamin perempuan. Maka dapat disimpulkan tidak terdapat perbandingan yang signifikan antara kadar ureum dan kreatinin pada pasien prolanis lansia DM Tipe-2 berdasarkan jenis kelamin di UPTD Puskesmas Banjarmangu 1.
Hubungan Umur dan Lingkar Pinggang Dengan Kadar Trigliserida pada Peserta Prolanis di Puskesmas Sumbang I Wahyu Dwi Asriani; Umi Solikhah; Supriyadi Supriyadi; Retno Sulistiyowati
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 10: September 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A decline in physical functional health and the tendency of morbidity increase in the elderly. One of which is coronary heart disease and one of the risk factors is hypercholesterolemia. Waist size is strongly correlated with central obesity and cardiovascular risk. In this case, cardiovascular disease ranks as the first cause of death in Indonesia. It is a general term that describes diseases of the heart or blood vessels. Excess levels of triglycerides in the body are called hypertriglyceridemia. The study was conducted in April-May 2022 by doing descriptive observation. There were only respondents out of 87 were analyzed using univariate and then by correlation test with the result that there is no relationship between age and triglyceride levels with Sig value. F Change (P) of 0.235, which means the value is > 0.05. In the results between waist circumference and triglyceride levels, the results of Sig. F Change (P) of 0.002 which means the value is <0.05 so it can be concluded that waist circumference with triglyceride levels has a relationship and has a strong relationship level at the R value (Correlation Coefficient) of 0.617 has a strong relationshi.
BUKU KIA KHUSUS BAYI KECIL MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN IBU DALAM PERAWATAN METODE KANGURU Setiyani, Nofi; Aprilina, Happy Dwi; Solikhah, Umi; Ekawati, Endah
Menara Medika Vol 7, No 2 (2025): VOL 7 NO 2 MARET 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i2.6487

Abstract

Buku KIA Khusus Bayi Kecil adalah buku yang isinya bertujuan untuk memberikan informasi pelayanan dan perawatan kesehatan bayi kecil (Berat Badan kurang dari 2500 gram atau usia kehamilan kurang dari 37 minggu). Buku KIA Khusus Bayi Kecil merupakan buku tambahan yang digunakan bersama dengan buku KIA. Buku ini berisi petunjuk dalam melakukan perawatan pada bayi BBLR salah satunya adalah Perawatan Metode Kanguru (PMK). Buku tersebut diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan dalam pelayanan bayi berat lahir rendah, serta meningkatkan pengetahuan ibu dan keluarga dalam merawat bayi kecil.Tujuan: Mengetahui Pengaruh Buku KIA Khusus Bayi Kecil terhadap Pengetahuan dan Ketrampilan Ibu tentang Perawatan Metode Kanguru pada Bayi Berat Lahir Rendah.Metode: Penelitian ini menggunakan prosedur kuantitatif. Desain penelitian pada variabel pengetahuan adalah Quasi Experimental sedangkan pada variabel ketrampilan menggunakan True Experimental Post-Test Only Control Design dengan jumlah sampel masing-masing kelompok baik kelompok kontrol maupun perlakuan sebesar 35 responden. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi dengan uji Wilcoxon serta uji Mann Whitney untuk mengetahui selisih antar kelompok perlakuan. Hasil:Hasil Uji Mann Whitney pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan menunjukkan bahwa selisih peningkatan pengetahuan dan ketrampilan tentang perawatan metode kanguru pada BBLR antara kelompok kontrol dengan media leaflet dan kelompok perlakuan menggunakan media buku KIA khusus bayi kecil didapatkan nilai p-value 0.000 (p0.05) pada pengetahuan dan p-value 0.002 (p0.05) pada ketrampilan. Kesimpulan: Pendidikan kesehatan menggunakan media buku KIA khusus bayi kecil berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu BBLRKata kunci: BBLR, ketrampilan, KIA, pengetahuan, PMK.  AbstractBackground:The Special KIA Book for Preterm Infants is designed to provide information on the care and health services for infants with low birth weight (less than 2500 grams or gestational age less than 37 weeks). This book is used in conjunction with the general KIA book, which includes guidelines for the care of low birth weight infants, including Kangaroo Mother Care (KMC). It is anticipated that the book will aid healthcare providers in the management of low birth weight infants and enhance maternal and family knowledge about infant care. Objective:To evaluate the impact of the Special KIA Book for Preterm Infants on maternal knowledge and skills related to Kangaroo Care for low birth weight infants.Method:This study employed a quantitative approach. The research design for knowledge assessment was quasi-experimental, while for skill assessment it used a True Experimental Post-Test Only Control Design. Each group, both control and intervention, consisted of 35 respondents. The research instruments included questionnaires and observation sheets. Data analysis was conducted using the Wilcoxon test and Mann-Whitney test. Results: The Mann-Whitney test results indicated a p-value of 0.000 (p0.05) for knowledge and 0.002 (p 0.05) for skills, demonstrating significant differences between the control andintervention groups. Conclusion: The use of the Special KIA Book for Preterm Infants significantly improvesmaternal knowledge and skills related to Kangaroo Care for low birth weight infants.Keywords: Low Birth Weight Infants, Skills, KIA, Knowledge, Kangaroo Mother Care