Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Inovasi Pengembangan Alat Pembuatan Pelet Ikan Skala Industri Kecil (UKM) di Masa Pandemi Covid-19 Andi Saidah; Fadillah Purwanto; Sri Endah Susilowati
Intervensi Komunitas Vol 3 No 1 (2021)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/ik.v3i1.1122

Abstract

Pola pengabdian yang dilakukan dilakukan oleh mahasiswa dan dibantu oleh tim dosen yaitu dengan mengundang masyarakat untuk ikut dalam pelatihan cara pembuatan pelet ikan dengan metode konvensional dengan bermodalkan blender yang cara pembuatannya lebih sederhana, kemudian dikembangkan dengan membuat alat sederhana yang dapat memproduksi 100 kg pelet ikan setiap hari. Sebagai bahan masukan bagi pengusaha pelet ikan untuk menambah pengetahuan di tengah pandemi Covid-19, dengan pertimbangan alat ini terjangkau untuk mesyarakat indstri kecil. Alat pembuat pelet ini memiliki prinsip kerja motor menggerakkan pulley yang terdiri dari dua bagian utama, yaitu pompa air sebagai penggerak dan penggiling daging sebagai pencampur adonan pelet. Pulley tersebut digerakkan oleh motor penggerak yang diteruskan oleh pulley yang bekerja sebagai transmisi. Pada sisi penggiling daging ditambah juga pulley yang dihubungkan oleh sabuk yang juga terhubung dengan pulley motor penggerak.
PENURUNAN KINERJA KOMPRESOR UNTUK STARTING ENGINE DI KM. GUNUNG DEMPO Sri Endah Susilowati
Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.312 KB) | DOI: 10.21009/JKEM.2.1.4

Abstract

Penyediaan udara bertekanan di atas kapal merupakan peralatan bantu yang dipergunakan untuk starting engine. Pada KM. GUNUNG DEMPO kompresor yang dipergunakan adalah merek NK Tipe : HD40, yaitu kompresor torak satu silinder dua tingkat kompresi. Kompresor tersebut pada saat ini mengalami penurunan kinerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja kompresor dengan cara menghitung secara teoritis data-data yang ada, kemudian dilakukan komparasi dengan hasil nyata di lapangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa kapasitas udara yang dihasilkan oleh kompresor mengalami penurunan sehingga diperlukan waktu yang lebih lama, atau tambahan waktu sebesar 15.44 menit untuk mengisi tabung penyimpan udara bertekanan, karena efisiensi volumetric kompresor yang seharusnya 74.94% turun menjadi 61%.
PENGARUH KONDISI UDARA BILAS TERHADAP KINERJA MESIN DIESEL Didit Sumardiyanto; Sri Endah Susilowati
Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.227 KB) | DOI: 10.21009/JKEM.4.2.5

Abstract

Penelitian ini dilakukan di atas MT. Seraya Baru untuk mengetahui pengaruh kondisi/kualitas udara bilas yang dihasilkan oleh turbocharger, terhadap kinerja mesin pada mesin diesel penggerak kapal, HORTEN - SULZER Model 6RND76. Metode penelitian yang dipergunakan adalah membandingkan kinerja mesin pada saat turbocharger sebelum dilakukan perbaikan dengan kondisi setelah dilakukan perbaikan, yaitu pada sistem pendinginan udara pada intercooler dan membersihkan filter udara sebelum masuk pada sisi turbin. Hasil yang diperoleh menunjukkan akibat temperatur udara bilas tinggi, maka berakibat pada massa udara yang rendah, sehingga jumlah udara untuk pembakaran menjadi tidak mencukupi. Akibatnya proses pembakaran tidak sempurna dan kinerja mesin menjadi tidak optimal. Untuk perbandingan udara terhadap bahan bakar sebesar 13,3, daya keluaran mesin 10726 hp, efisiensi termal efektif 36,36% dan konsumsi bagan bakar spesifik 173,8 g/hp.h. Sedangkan pada perbandingan udara dengan bahan bakar sebesar 18.23, maka daya keluaran mesin 11,981 hp, efisiensi termal efektif 40,62%, konsumsi bahan bahan bakar spesifik turun menjadi 155,5 g/hp.h.
PENGARUH FRAKSI VOLUME SERAT TERHADAP KEKUATAN MEKANIK KOMPOSIT SERAT JERAMI PADI EPOXY DAN SERAT JERAMI PADI RESIN YUKALAC 157 Andi Saidah; Sri Endah Susilowati; Yos Nofendri
Jurnal Konversi Energi dan Manufaktur Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.038 KB) | DOI: 10.21009/JKEM.5.2.7

Abstract

Penggunaan material logam untuk kebutuhan industri yang terbuat dari bahan logam mengakibatkan ketersediaan bahan baku logam di alam semakin menipis. Para peneliti terus berupaya untuk mendapatkan solusi terbaik dalam menemukan bahan alternatif pengganti logam . Sebagai bahan pengganti logam, material tersebut harus memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh bahan logam, antara lain sifat mekanik yang baik, tahan korosi, bahan baku mudah didapat dari alam dan memiliki sifat ramah lingkungan. Salah satu bahan yang sesuai dengan kriteria di atas adalah bahan komposit [1]. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode proses Handlay up dengan cara menata serat secara teratur tanpa celah, setelah selesai diatur kemudian resin dituang ke dalam cetakan. Objek penelitian berupa serat jerami padi yang berkualitas dan dipilih yang berserat panjang, dan sebagai bahan matriks dipilih resin epoxy dan Resin Yukalac 157. Spesimen komposit dibuat dengan menggunakan standar ASTM D 3039/D , dan standar ASTM D 256 – 03 [6]. Dari hasil penelitian komposit berpenguat serat jerami padi – resin epoxy dan resin yukalac157 menunjukkan bahwa penambahan serat akan mengakibatkan peningkatan harga kekuatan impak, dan kekuatan tarik pada material komposit. Harga kekuatan tarik, dan kekuatan impak tertinggi terjadi pada spesimen dengan fraksi volume serat 30%, dan matrik resin epoxy 70% yaitu masing-masing 14,75 MPa untuk uji tarik , 23,52 MPa untuk uji impak, dan untuk resin yukalac157 yaitu 5,88 MPa untuk uji tarik, dan7,58 MPa uji impak. Dan untuk uji SEM terjadi void yang berdiameter rata-rata 5,228
PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS COVID 19 DENGAN MEMBERIKAN PENYULUHAN 3M DENGAN PELATIHAN PEMBUATAN FACE SHIELD & HAND SANITIZER UNTUK KARANG TARUNA KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA Diana Laila Ramatillah; Sri Endah Susilowati; M Fajri Hidayat; Panji Wijonarko
BERDIKARI Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.79 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v5i1.5530

Abstract

ABSTRAKSeiring dengan melandanya Pandemi Covid-19 di Indonesia, kami dari Tim  Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta yang beranggotakan Tim dari Fakultas Teknik & Fakultas Farmasi berkolaborasi untuk bersama-sama memberikan solusi untuk pencegahan Virus Covid-19 sekaligus memberikan peluang berwirausaha bagi pemuda Karang Taruna Kelurahan Papanggo Jakarta Utara. Adapun bentuk solusi ini berupa pelatihan pembuatan Face Shield Aroma Terapi dan Hand Sanitizer sekaligus hibah bahan untuk mereka mengembangkan wira usaha di bidang itu. Kegiatan Pelatihan ini berlangsung selama 2 hari di Kelurahan Papanggo yaitu pada tanggal 16 Desember 2021 dan 20 Desember 2021, dengan tiap sesi pelatihan selama 3 Jam dihadiri oleh 100 Pemuda anggota Karang Taruna dan Masyarakat Kelurahan Papanggo Jakarta Utara. Dengan adanya kegiatan abdimas ini diharapkan bisa mensosialisasikan pencegahan Covid-19 dengan cara 3M (Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak) juga memberikan jalan wirausaha bagi pemuda karang taruna Papanggo yang kondisinya masih banyak pengangguran dan tingkat pendidikan mereka yang masih rendah. Harapan dari pelatihan ini, setelah dilatih, mereka bisa membuat dan memasarkan Face Shield Aroma Terapi & Hand Sanitizer sendiri sehingga bisa mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi di Jakarta.
Pelatihan Pemanfaatan Serat Alam (Sabut Kelapa dan Jerami Padi) Bagi Warga Desa Jaya Raharja Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor Sri Endah Susilowati; Andi Saidah
BERDIKARI Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.772 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v2i2.4095

Abstract

Serat alam merupakan alternatif bahan reinforcement untuk berbagai komposit polimer karena keunggulannya dibanding serat sintetis. Serat alam mudah didapatkan dengan harga yang murah, mudah diproses, densitasnya rendah, ramah lingkungan, dan dapat diuraikan secara biologi. Bahan komposit serat mempunyai keunggulan yang utama yaitu strong (kuat), stiff (tangguh) dan lebih tahan terhadap panas pada saat didalam matriks. Di Indonesia pemanfaatan serat sabut kelapa (cocofiber) belum banyak dilakukan atau ditangani dengan baik, sehingga akan menjadi limbah yang kurang bermanfaat. Selama ini pemanfaatan serat sabut kelapa dalam skala kecil. Misalnya dalam pembuatan bahan sapu, keset, dan alat-alat rumah tangga lain. Padahal serat sabut kelapa dapat digunakan untuk bahan industri karpet, pengisi sandaran kursi, dasboard mobil, kasur, genteng, dan plafon. Untuk itu, diperlukan edukasi  cara pengolahan Pemanfaatan Serat Alam  (sabut kelapa dan jerami padi ) menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi untuk penguatan ekonomi mikro berbasis variasi produk olahan sabut kelapa. Berdasarkan analisis situasi maka permasalahan yang dihadapi mitra yaitu warga Desa Jaya Raharja, Kecamatan Sukajaya Bogor adalah minimnya pengetahuan tentang pemanfaatan limbah tanaman pertanian termasuk sabut kelapa dan jerami padi. Adapun solusi yang diberikan  adalah dengan pelatihan mengolah limbah tersebut menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan bernilai ekonomi dan membawa dampak positif terhadap lingkungan. Salah satu caranya dengan mendaur ulang limbah tersebut menjadi komposit bahan alam dengan menambahkan matriks yang murah dengan cara yang sederhana, yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan. Metode yang digunakan dengan cara ceramah, diskusi dan demonstrasi. Setelah dilakukan penyuluhan, masyarakat semakin memahami  pentingnya pemahaman tentang pemanfaatan limbah pertanian diantaranya jerami padi dan sabut kelapa yang dapat diolah secara sederhana menjadi material komposit yang dapat bermanfaat untuk berbagai macam keperluan.Kata Kunci: Penyuluhan, Jerami Padi, Sabut Kelapa, Komposit Bahan AlamABSTRACTNatural fiber is an alternative filler for various polymer composites because of its advantages over synthetic fibers. Natural fibers are easily available at low prices, are easy to process, have low density, are environmentally friendly, and can be decomposed biologically. Fiber composite materials have the main advantages of being strong (strong), stiff (tough) and more resistant to heat when in the matrix. In Indonesia the use of coconut fiber (cocofiber) has not been done or handled well enough, so that it will become less useful waste. So far the use of coconut fiber in a small scale. For example in making broom, doormats and other household appliances. Whereas coconut fiber can be used as a material for the carpet industry, seat back fillers, car dashboards, mattresses, tiles, and ceilings. For this reason, education is needed on how to process the utilization of natural fiber (coconut fiber and rice straw) into something of economic value for the strengthening of microeconomics based on variations in processed coconut fiber products. Based on an analysis of the situation, the problem faced by partners, namely the residents of Jaya Raharja Village, Sukajaya District, Bogor is the lack of knowledge about the utilization of agricultural crop waste including coconut coir and rice straw. The solution provided is by training to process the waste into something more useful and of economic value and bring a positive impact on the environment. One way is to recycle the waste into a composite of natural materials by adding an inexpensive matrix in a simple way, which can be used for various purposes. The method used by lectures, discussions and demonstrations. After counseling, the community increasingly understands the importance of understanding about the use of agricultural waste including rice straw and coconut fiber which can be processed simply into composite materials that can be useful for various purposes.Keywords: Counseling, Rice Straw, Coconut Fiber, Natural Composites
PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MENJADI ENERGI BAHAN BAKAR BAGI MASYARAKAT DESA SIPAYUNG, KECAMATAN SUKAJAYA, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT Sri Endah Susilowati; Andi Saidah; Riris Rotua Sitorus
BERDIKARI Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.082 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v1i2.1333

Abstract

AbstrakSalah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup adalah limbah sampah plastik. Sampah plastik terutama kantong plastik telah menjadi sampah yang berbahaya dan sulit dikelola.  Diperlukan waktu puluhan tahun untuk membuat sampah bekas kantong plastik itu benar-benar terurai. Untuk itu, diperlukan edukasi  cara pengolahan limbah plastik, bukan hanya bermanfaat untuk mengurangi jumlah limbah plastik, tetapi juga dapat membantu menghemat penggunaan bahan bakar minyak dari alam. Berdasarkan analisis situasi maka permasalahan yang dihadapi mitra yaitu warga Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya Bogor, adalah sampah yang menumpuk baik sampah organik dan anorganik, termasuk sampah plastik yang semakin lama semakin meningkat jumlah dan volumenya dan  minimnya pengetahuan tentang sampah plastik dan pengelolaannya. Adapun solusi yang diberikan  adalah dengan pelatihan mengolah limbah plastik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan bernilai ekonomi dan membawa dampak positif pada penghematan energy dan dampak positif terhadap lingkungan. Salah satu caranya dengan mengolah sendiri sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif melalui cara yang sederhana, yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan. Metode yang digunakan dengan cara ceramah, diskusi dan demonstrasi. Setelah dilakukan penyuluhan, masyarakat semakin memahami  pentingnya pemahaman tentang plastik dan bahaya yang ternyata sebesar kegunaannya jika plastik tidak dikelola dengan baik dan masyarakat memahami bagaimana pengelolaan limbah plastik secara sederhana menjadi bahan bakar minyak alternatif.Kata kunci : Penyuluhan, Sampah Plastik, Bahan Bakar Minyak
Pembuatan Alat Press Untuk Sampah dan Kaleng Bekas Minuman untuk Masyarakat Pengepul Barang Bekas di Wilayah Desa Cipeucang, Cileungsi, Kabupaten Bogor Didit Sumardiyanto; Andi Saidah; Ajeng Wijayanti; Sri Endah Susilowati; Delia Kusuma
BERDIKARI Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1711.017 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v5i1.5552

Abstract

ABSTRAKDalam kehidupan sehari-hari banyaknya kaleng aluminium bekas yang terdapat di sekitar kita menjadi limbah jika tidak tertangani dengan baik dan dapat menganggu kebersihaan lingkungan.  Limbah  kaleng bekas kemasan tersebut memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi, sehingga banyak para pemulung mengumpulkan kaleng minuman bekas untuk baik, untuk itu ada kelompok warga masyarakat yang berpenghidupan dengan mengumpulkan kaleng bekas kemasan tersebut untuk dijual ke pengepul. Sebelum dijual biasanya mereka press terlebih dahulu secara manual dengan menggunakan kaki ataupun dipukul dengan menggunakan palu yang bisa mencederai sekaligus membahayakan mereka. Kaleng bekas kemasan tersebut memiliki bobot yang kecil, tapi memiliki volume yang besar. Hal tersebut menjadi masalah bagi tempat penampungan dan transportasi ke perusahaan pendaur-ulang. Pada kegiatan pengabdian ini dibuatlah alat press kaleng dengan tenaga pnematik yang selanjutnya diserahkan kepada kelompok  masyarakat pengepul barang bekas. Alat press kaleng memiliki dimensi ruang pres sebesar  30cm x 30cm x 30cm. Fokus kegiatan pengabdian ini adalah pemberian pemahaman mendesain alat press, pelatihan cara menggunakannya, serta cara perawatannya. Proses pengepresan secara manual yang dilakukan selama ini tentu saja tidak efektif karena membutuhkan waktu yang lama dan juga bisa mencederai tangan jika tidak hati-hati. Dengan dibuatnya alat press kaleng dengan menggunakan sistem pneumatic ini  diharapkan  dapat menghemat waktu dan lebih efisien.
Penyuluhan Destilasi Dan Filtrasi Air Laut Menjadi Air Bersih Untuk Masyarakat Sekitar Jakarta Utara Didit Sumardiyanto; Sri Endah Susilowati; Fajri Hidayat; Andi Saidah
BERDIKARI Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.578 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v4i2.4999

Abstract

Tujuan dari penyuluhan mengenai Destilasi dan filtrasi air laut menggunakan tenaga surya adalah memberikan pengetahuan tentang pembuatan alat untuk filtrasi air tawar dan alat destilasi air laut dengan memanfaatkan tenaga surya agar dapat membantu atau  mempermudah masyarakat wilayah pesisir Jakarta Utara untuk mendapatkan air bersih. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk seminar daring dengan dua orang keynote speaker. Sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat sekitar Kampus. Realisasi dari kegiatan ini, jumlah peserta sebanyak 48 orang, yang terdiri dari masyarakat sekitar Kampus di Jakarta Utara, beberapa alumni Fakultas Teknik dan  juga sivitas akademika Fakultas Teknik. Distribusi peserta berdasarkan kehadiran adalah sebagai berikut: sebanyak 33,3 % adalah masyarakat sekitar kampus, sebanyak 52,08% adalah sivitas akademika Fakultas Teknik, sebanyak 14,5 % adalah alumni fakultas,  dan secara kualitas 83,33% peserta dapat memahami materi yang diberikan dengan parameter nilai posttest ≥ 60. Hasil pengabdian dapat disimpulkan bahwa penyuluhan dalam mengedukasi masyarakat mengenai cara filtrasi air tawar dan destilasi  air laut menjadi air bersih sangat penting untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat
Rancang Bangun Mesin Pembuat Es Puter Mekanik Untuk Home Industry di Wilayah Watulimo, Trenggalek Jawa Timur Didit Sumardiyanto; Sri Endah Susilowati
BERDIKARI Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.442 KB) | DOI: 10.52447/berdikari.v3i2.4555

Abstract

Es puter adalah jenis minuman ringan yang harganya relatif murah sangat di sukai oleh banyak masyarakat, mulai dari anak- anak sampai dewasa, karena memiliki rasa  yang enak, segar, manis dan bertekstur lembut. Usaha ini sangat mudah dilakukan, karena proses pembuatannya cukup sederhana dan bahan bakunya mudah diperoleh. Bahan baku utama es puter adalah batu es, gula pasir, santan kelapa dan penambah rasa lainnya. Usaha es puter adalah usaha rumahan yang dapat dikelola oleh anggota keluarga, mulai dari tahap produksi hingga penjualannya. Alasan mengapa usaha es puter cocok untuk usaha rumahan dikarenakan  pembuatan es puter relatif mudah, modal usaha yang kecil dan banyak lapisan masyarakat yang menyukainya, terutama anak-anak dan remaja. Kegiatan pengabdian ini sasarannya adalah para pelaku home industri es puter yang berada di sekitar wilayah Watulimo Kabupaten Trenggalek. Pada saat ini proses pembuatan es puter di wilayah tersebut masih dilakukan  secara manual.  Proses tersebut tidak efektif, karena melelahkan dan membutuhkan waktu yang lama. Tujuan kegiatan ini adalah  untuk  membantu para pengusaha es puter yang sebelumnya dalam proses pembuatan es puter dilakukan secara manual dialihkan  menjadi tenaga elektrik. Ada beberapa keuntungan proses pembuatan es puter secara elektrik, yaitu dapat menghemat tenaga, mengurangi waktu proses pembuatan,  sekitar 60 menit, dan satu orang bisa menjalankan beberapa mesin sekaligus.