Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DENGAN DAYA 50 WATT MENGGUNAKAN COMPACT DISC BEKAS Sri Endah Susilowati; Imam Uddin
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v7i2.6451

Abstract

AbstrakTenaga listrik merupakan salah satu jenis energi yang sangat diperlukan dalam pembangunan. Oleh karenaitu dengan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan sekitar 7%-10%per tahun sampai tahun 2025, konsumsilistrik Indonesia akan meningkat dengan cepat. Kebutuhan tenaga listrik di Indonesia mencapai sekitar 120GW pada tahun 2025. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik ini sesuai Kebijakan Energi Nasional (KepresNo. 5 Tahun 2006) harus dikembangkan berbagai energi alternatif termaksud energi terbarukan,.Pertamamenyiapkan alat dan bahan setelah sudah lengkap kemudian dilanjutkan ke perakitan atau merangkai alattersebut. Setelahselesai di rangkai cara kerja nya mulai dari solar sel menyerap sinar matahari kemudiantegangan DC dari hasil sel surya masuk ke inverter atau Solar Charger Controller untukdiubah ke teganganAC. Apabila energi listrik yang masuk ke invertertidak berhasil maka Kembali ke perakitan, jika energi listrikyang masuk ke dalam inverter berhasil maka energi listrik diteruskan ke penyimpanan aki. Jika energi listrikyang masuk ke aki tidak setabil maka kembali ke inverter dan jika energi yang masuk ke aki sudah setabilkemudian dilanjutkan ke analisi performan V-I kemudian selesai.Pengujian alatpanel surya menghasilkantegangan 8.8 Volt dan arus 5,7 Ampere dengan daya yang dihasilkan sampai maksimal 50,1Watt. Tingkatefisiensi yang di hasilkan pada perancangan panel surya ini sebesar 15%.Jika pada saat kami dapatmenghasilka daya50Watt dalam perancangan ini yang menggunakan compact disc. Makan kedepannyapemanfaatan energy surya bukan lagi sebagai energy cadangan melainkan energy utama dalam sehari-hari.Kata Kunci: Solar Cell, Sinar Matahari, Compact Disc
PENANGGULANGAN SANITASI DAN PENYULUHAN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA BENJOT PASCA GEMPA CIANJUR diana laila ramatillah; Dinar Ayu chandra Agustin; Sri Endah Susilowati; Rangki Astiani; Ahmad Rofii; Stefanus Lukas
BERDIKARI Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v6i1.6587

Abstract

Indonesia merupakan wilayah rawan bencana alam salah satunya adalah gempa bumi. Bencana alam gempa bumi yang terjadi di Cianjur berdampak pada kualitas hidup masyarakat, baik secara fisik, social dan kesehatan. Permasalahan kesehatan akibat bencana adalah meningkatnya potensi kejadian penyakit menular maupun penyakit tidak menular. Akibat banyak bangunan yang roboh menyebabkan sanitasi menjadi butuk dan rawan penyakit. Untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat perlu dilakukan di desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas kesehatan warga korban pasca gempa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi menjadi dua tahap atau metod yakni pemberian inventaris yang dibutuhkan masyarakat terdampak dan sosialisasi mengenai pentingnya sanitasi, kesehatan dan penyakit menular. Dari kegiatan pengabdian masyarakt ini adalah dihasilkan teknologi sanitasi yang baik untuk masyarakat desa Cianjur yang terdampak gempa. Selain itu pelaksanaan penyuluhan tentang diare dan hubungan nya dengan sanitasi yang baik serta konseling penyakit terhdap warga desa Benjot korban gempa disambut dengan positif oleh warga sehingga memberikan pengetahuan kepada warga untuk mencegah penyakit yang mungkin terjadi akibat kurang baiknya sanitasi. Kegiatan penanggulangan sanitasi kepada masyarakat dan penyuluhan penyakit kepada warga korban gempa cianjur telah terlaksana sehingga dapat membantu warga dalam meningkatkan kualitas kesehatan.
TEKNOLOGI PENYEDIAAN AIR BERSIH UNTUK WARGA TERDAMPAK GEMPA DI CUGENANG CIANJUR Didit Sumardiyanto; Ricky Harianja; M.Fajri Hidayat; Sri Endah Susilowati; Herlina Muzanah Zain; Dinar Ayu Chandra Agustin
BERDIKARI Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v6i1.6595

Abstract

Geographical, demographic, sociological, meteorological and climatological dynamics in Indonesia not only make Indonesia rich in natural resources, but also make Indonesia prone to disasters (natural, non-natural and social). One of the geological disasters is an earthquake. This November an earthquake measuring 5.6 magnitude rocked Cianjur Regency. One of the very beautiful villages is Cibulakan Village. As a result of the earthquake, Cibulakan Village experienced physical damage, such as damage to residences and supporting facilities in the village. Apart from that, the loss of material, the earthquake also caused people to lack the availability of clean water. Through community service in providing clean water for residents, the Gemba in Cugenang Cianjur aims to provide clean water as well as overcome diseases caused by consumption of water that is not suitable for drinking. Fulfilling the need for clean water is also a form of continuing and maintaining people's lives. Clean water supply equipment in the form of an RO (reverse osmosis) machine can help the community in their daily life, in a sustainable manner and assist community activities both now and in the future.
ALAT PERAJANG SINGKONG DENGAN SISTEM SERUT UNTUK USAHA RUMAHAN DI DERAH KAMPAK, JAWA TIMUR Sri Endah Susilowati; Didit Sumardiyanto; Fajri Hidayat; Muktar Sinaga; Andi Saidah
BERDIKARI Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v6i1.6245

Abstract

Perancangan alat pengiris singkong dengan sistem serut ini bertujuan untuk memberikan alternatif bagi usaha kecil/industri rumah tangga untuk mengatasi masalah pencacahan, terutama pada pencacahan bahan baku dengan sifat keras seperti singkong.  Home Industry penghasil keripik singkong ( termasuk UKM) yang ada di Desa Kampak saat ini masih banyak masyarakat yang menggunakan cara pemotongan sederhana – alat potong manual yang membutuhkan banyak tenaga dan waktu. Cara lain untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas adalah dengan membangun mesin perajang singkong dengan sistem serut. Pembuatan mesin ini diawali dengan perancangan mekanisme penggerak pisau menggunakan sistem serut. Perhitungan dimulai dengan menentukan besarnya gaya pada elemen mekanik yang digunakan, besarnya daya motor yang digunakan, dan besarnya daya yang dihasilkan oleh mesin perajang. Mesin perajang singkong dengan system serut ini mempunyai data spesifikasi sebagai berikut : Ukuran, Panjang 960 mm, lebar 550 mm, tinggi 700 mm dan berat 70 kg. Mesin menggunakan motor listrik 1 fasa, dengan daya 1 hp, kecepatan putar  1400 rpm. Kapasitas produksi penyerutan  sekitar 2400 irisan/jam.
MESIN PEMBUAT BUMBU SATE PADANG YANG TEPAT GUNA SKALA USAHA KECIL MENENGAH UNTUK MASYARAKAT SEKITAR KECAMATAN TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA Sri Endah Susilowati
KAMI MENGABDI Vol 1, No 1 (2021): KAMI MENGABDI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.252 KB) | DOI: 10.52447/km.v1i1.5429

Abstract

Sate Padang merupakan salah satu makanan warisan Indonesia yang tradisinya perlu dijaga. Pada proses pembuatan bumbu sate Padang ini terdapat banyak langkah, salah satunya yaitu proses penggilingan dan pengadukan. Pada industri rumahan proses penggilingan dan pengadukan masih manual atau menggunakan tenaga manusia saja dimana proses ini dapat menyebabkan kelelahan pada tangan yang menahan beban dari proses pengadukan tersebut yang dilakukan secara terus menerus selama proses pengadukan dan proses penggilingan kacang yang masih menggunakan lumpang/cobek, selain itu kondisi pekerja menerima paparan panas dari api kompor dan uap bumbu. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membuat mesin pembuat bumbu sate Padang dengan kapasitas 30kg/jam. Hasil yang didapat dalam penelitian ini menggunakan daya motor listrik 1 hp dengan penerus daya V-belt. Dengan melakukan 3 uji coba pada massa kacang 0,5 kg diperoleh waktu 4,09 menit dengan kapasitas maksimal 7,320 kg/jam dan pengujian selanjutnya 1 kg diperoleh waktu 8,45 menit dengan kapasitas maksimal 7,097 kg/jam dan pengujian terakhir 1,5 kg diperoleh waktu 12,9 menit dengan kapasitas maksimal 6,947 kg/jam, sedangkan pada pengaduk bumbu yang diproduksi dalam satu kali proses adalah 30 kg dalam waktu 16 menit, lebih cepat dari pengadukan manual yang memerlukan waktu 46 menit. Sehingga dapat meningkatkan produksi dan didapatkan hasil adonan bumbu sate Padang yang cukup merata. Kata kunci: Penggiling Kacang, Pengaduk Bumbu, Tepat Guna
Eksperimental Substitusi Serbuk Kaca Pada Binder Untuk Meningkatkan Kuat Tekan Beton Self-Compacting Concrete (SCC) Pada Umur 1 Hari Adji Putra Abriantoro; Sri Endah Susilowati
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v9i1.218

Abstract

Beton SCC adalah jenis beton inovatif yang dapat memadat secara mandiri. SCC memiliki manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi yang lebih baik dibandingkan beton konvensional. Penggunaan limbah kaca sebagai pengganti semen dalam SCC telah menunjukkan aktivitas pozzolanik dan meningkatkan sifat beton. Beberapa penelitian menguji penggantian sebagian semen dengan serbuk kaca, tetapi penelitian ini bertujuan untuk menentukan persentase optimal berdasarkan hasil eksperimen.Penelitian ini menggunakan 12 sampel dengan tiga sampel untuk setiap variasi. Serbuk kaca dengan variasi 0%, 5%, 10%, dan 15% digunakan. Variabel yang dikendalikan adalah penggunaan serbuk kaca sebagai subtitusi binder, sedangkan variabel yang diukur adalah kuat tekan beton pada usia 1 hari dan flowability. Dalam penelitian ini, variasi penggantian serbuk kaca sebesar 0%, 5%, 10%, dan 15% dari berat binder digunakan. Hasilnya menunjukkan bahwa penggantian 10% menghasilkan kuat tekan beton SCC yang lebih tinggi pada umur 1 hari. Namun, penggantian 15% mengakibatkan penurunan kuat tekan. Evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk memahami kinerja jangka panjang beton SCC dengan penggantian serbuk kaca. Penggunaan serbuk kaca sebagai substitusi juga meningkatkan flowability beton SCC secara proporsional dengan persentase penggantian. Meskipun demikian, aspek lain seperti sifat mekanik dan keberlanjutan juga harus dipertimbangkan.  
Analisa Pembangkit Listrik Tenaga Ombak di Daerah Pesisir Jakarta Utara Firyal, Faris; Susilowati, Sri Endah; Sumardiyanto, Didit; Setiadi, Novan; J. Rajes Khana
ARMATUR : Artikel Teknik Mesin & Manufaktur Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Armatur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/armatur.v5i1.4933

Abstract

Electrical energy is energy that is really needed in modern times like now. As the population increases and the economic activity of the population increases, consumption of electrical energy increases. To overcome this problem, namely by creating a power plant with renewable energy, one example is a wave power plant. Wave power plants are plants that rely on wave energy to produce electricity. The aim of this research is to analyze the performance of wave power generators using a buoy system in the coastal area of ​​North Jakarta. By carrying out a total of 10 days of testing in 2 different places, namely Mutiara Beach and Wika Beach, all in North Jakarta. This wave power generator with a buoy system is capable of producing the highest electrical power of 24.9 volts when using a tube-style buoy at Mutiara Beach, while the lowest power is obtained when using a beam-style buoy, namely 6.65 watts at Wika Beach.
Rancang Bangun Tungku Peleburan Logam Non Ferro Dengan Sistem Induksi Berkapasitas 5 Kg Susilowati, Sri Endah; Sumardiyanto, D
ARMATUR : Artikel Teknik Mesin & Manufaktur Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Armatur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/armatur.v5i1.5316

Abstract

A design for a single-phase electric induction furnace has been carried out to smelt non-ferrous metals with a capacity of 5 kg. Electric induction furnaces are the most ideal melters as long as the composition of the charge is controlled, including its reliability in the action of stirring the melt, making the homogeneity of the chemical composition of the casting better. The resulting gas and smoke emissions are very low as long as the incoming materials are physically clean. The furnace is designed by considering the voltage and electric current system to reach the melting temperature. The design of the furnace is in the form of a cylindrical cup with an inner diameter of 6.7 cm and a height of 15 cm. The power supply provided is 1.32 KVA and 2 KVA, the energy required for smelting is 96 kJ. The test results obtained by induction melting at a crucible load with a capacity of 5 kg made from graphite showed that the maximum temperature increase was ΔT = 575 oC and the amount of heat Q = 342.9 kJ.
RANCANG BANGUN MESIN PEMIPIL JAGUNG MENGGUNAKAN TENAGA MATAHARI / SOLAR PANEL Agustinus, Nicolas Tua; Susilowati, Sri Endah
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v9i1.7684

Abstract

Kemajuan teknologi dalam sektor pertanian semakin berkembang berbagai macam mesin produksi dalam sektor pertanian telah hadir, seperti mesin pengelolah hasil pertanian, maupun mesin produksi lainnya yang menjadi alat bantu bagi para petani dalam produksi dan pengolahan hasil pertanian. Ada pun teknologi pertanian dalam  penanganan pasca panen, seperti mesin pemipil jagung. Perkembangan alat ini dengan berbagai inovasi yang dilakukan telah menghadirkan mesin pemipil jagung yg lebih ekonomis dan ramah lingkungan, mulai berinovasi dari teknologi yang menggunakan motor bakar ke penggunaan energi listrik, dan solar cell akan sangat diperlukan dalam hal menunjang berbagai inovasi teknologi modern ini dalam sektor pertanian. Sedangkan alatnya mempunyai spesifikasi sebagai berikut dengan dimensi alat pemipil jagung padi tinggi 17 cm, lebar 19 cm, panjang 17 cm, dengan pisau pemipil jagung perontok padi diameter 5 cm, panjang 10 cm, menggunakan motor listrik dengan daya 12 V 150 W, dan untuk panel surya menggunakan solar cell dengan kapasitas baterai 12 V5 Ah, dengan bidang kemiringan panel surya 15˚. Kemiringan panel surya tidak boleh terlalu tinggi untuk memperoleh intensitas cahaya matahari yang maksimal agar seluruh permukaan silikon dari panel surya bisa mendapatkan panas yang merata. Panel surya membutuhkan panas yang konstan agar memperoleh daya pengisian yang maksimal.
PENGARUH JENIS ELEKTRODA E 6010 DAN E 7016 TERHADAP SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO PIPA API 5L GRADE X 52 Susilowati, Sri Endah; Sumardiyanto, Didit
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v9i1.7689

Abstract

Perkembangan kontruksi tidak dapat di pisahkan dari pengelasan karena pengelasan memiliki peranan penting dalam suatu kontruksi. Pengelasan merupakan penyambungan logam dengan cara mencairkan logam induk dan logam pengisi dan menghasilkan sambungan yang kontinyu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis elektroda E 6010 dan E 7016 terhadap kekuatan mekanis dan struktur mikro pipa API 5L Grade X 52. Penelitian ini menggunakan bahan pipa API 5L Grade X 52. Bahan diberi perlakuan pengelasan dengan variasi penggunaan elektroda E 6010 dan E 7016 dengan diameter 2,6 mm dan menggunakan mesin las SMAW DC polaritas terbalik dengan elektroda kutub positif dan logam induk kutub negatif. Jenis kampuh yang digunakan adalah kampuh V dengan sudut 60o. Kekuatan tarik tertinggi di peroleh elektroda E 7016 dengan Nilai kekuatan tarik sebesar 617 MPa, sedangkan elektroda E 6010 memiliki kekuatan tarik 554 MPa pada sambungan las. Ketangguhan tertinggi terjadi pada elektroda E 7016 dengan Nilai ketangguhan sebesar 1,856 Joule/mm2. Kekerasan rata-rata tertinggi terjadi di daerah logam lasan E 7016 sebesar 186,9 Kg/mm2. Hal ini terlihat pada hasil struktur mikronya yang memiliki struktur ferit acicular dan ferit batas butir sehingga memiliki nilai kekerasan yang tinggi di banding daerah lainnya.