Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI RANCANG BANGUN MESIN PENGAYAK PASIR OTOMATIS TIPE SLIDING ROLLER KAPASITAS 1 M³/JAM Abdillah, Mochammad Gerry; Susilowati, Sri Endah
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v9i1.7778

Abstract

Mesin pengayak pasir otomatis yang dirancang dalam penelitian ini terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu rangka utama, sistem penggerak, unit pengayak, dan sistem kontrol. Rangka utama mesin dibuat dari bahan baja karbon rendah untuk memastikan stabilitas dan daya tahan selama operasi. Sistem penggerak menggunakan motor listrik yang terhubung dengan unit pengayak melalui mekanisme transmisi, menghasilkan gerakan osilasi yang diperlukan untuk proses pengayakan. Unit pengayak terdiri dari lapisan ayakan dengan ukuran mesh yang berbeda, memungkinkan pemisahan partikel pasir berdasarkan ukuran yang diinginkan. Sistem kontrol kecepatan menggunakan dimmer untuk mengatur kecepatan dan durasi pengayakan, memberikan fleksibilitas dalam penggunaannya.  
ANALISA KONDISI BANTALAN GELINDING DENGAN METODE PENGUKURAN GETARAN DAN SHOCK PULSE Susilowati, Sri Endah
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v8i2.6787

Abstract

Bantalan merupakan salah satu komponen yang mempunyai peranan yang sangat penting dalamsuatu mesin rotasi.Ini berarti bahwa bantalan adalah komponen yang kritis agar suatu mesin dapatberoperasi.Namun demikian, ada kalanya bantalan rusak sebelum mencapai umur rancangannya. Kerusakanini dapat disebabkan oleh suaian yang kurang baik, pelumasan yang jelek, beban yang berlebih, ataupunkondisi operasi lain yang tidak ideal terhadap bantalan.Pada penelitian ini dilakukan analisa karakteristik bantalan gelinding baru dan cacat yang bekerjapada beban dan kecepatan putar mesin yang sama. Tujuannya adalah untuk mengetahui karakteristik nilaigetaran dan shock pulse bantalan gelinding pada kondisi bantalan gelinding baru dan cacat.Berdasarkan hasil pengujian pada kedua bantalan uji, diperoleh bahwa nilai shock pulse memilikiketerulangan dan histerisis yang lebih baik dibandingkan nilai getaran.Nilai shock pulse dan temperaturmeningkat seiring dengan kenaikan kecepatan putar ataupun beban.Seiring dengan peningkatan kerusakanyang terjadi, nilai dBm, LR, dan HR cenderung meningkat.Nilai dBc bantalan rusak lebih rendah daribantalan aus pada kecepatan di bawah 1000 RPM, sedangkan pada kecepatan putar di atas 1000 RPM, nilaidBc bantalan rusak lebih tinggi dari bantalan aus.Selain itu, nilai dBm-dBc dan LR-HR untuk bantalan barudan bantalan aus tidak memiliki perbedaan yang signifikan, tetapi pada bantalan rusak, nilai dBm-dBc danLR-HR memiliki peningkatan yang cukup signifikan.Nilai getaran tidak menunjukkan kecenderungan yangkonsisten seiring dengan peningkatan kerusakan.Spektrum shock pulse bantalan aus menunjukkankarakteristik kelonggaran mekanik, sedangkan spektrum shock pulse bantalan rusak menunjukkankarakteristik kerusakan lintasan luar bantalan.Spektrum getaran pada bantalan aus dan rusak menunjukkanmenunjukkan karakteristik kerusakan lintasan luar bantalan.
PERENCANAAN SISTEM PEMADAM KEBAKARAN PADA KAPAL PENYELAMAT Sumardiyanto, Didit; Susilowati, Sri Endah
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v9i1.7696

Abstract

Pada setiap kapal selalu dilengkapi dengan alat proteksi untuk mencegah terjadinya kebakaran, terutama untuk kapal besar. Tujuannya adalah untuk mengatasi jika terjadi kebakaran kecil di ruang kapal sebelum menjadi kebakaran besar. Akan tetapi kalau api sudah terlampau besar, maka system pemadam kebakaran internal di kapal tidak mampu lagi mengatasinya. Untuk itu diperlukan pemadam kebakaran dari luar kapal. Untuk itu diperlukan adanya kapal pemadam kebakaran untuk memadamkan api pada kapal yang terbakar.Untuk menghasilkan sebuah kapal pemadam, maka diperlukan beberapa data atau batasan kinerja sistem pemadam kebakaran sehingga dapat dihasilkan spesifikasi dari kemampuan kapal pemadam dalam menyemprotkan air ke kapal yang terbakar. Dari hasil perencanaan diperoleh bahwa untuk mendapatkan jangkauan penyemprotan sejauh 150m dengan kapasitas semburan sebesar 120m3/h, pompa harus memiliki minimal Total head 101.05m. Daya yang dibutuhkan untuk penggerak pompa adalah sebesar 474.5kW 
PEMANFAATAN TENAGA ANGIN UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK SEDERHANA BAGI MASYARAKAT DI DESA MUARA GEMBONG BEKASI Sumardiyanto, Didit; Susilowati, Sri Endah; Astiani, Rangki; Latief, Fahamsyah Hamdan
BERDIKARI Vol 7, No 1 (2024): Vol 7, N0 1 (2024): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v7i1.7658

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi bidang listrik terutama untuk beban rumah tinggal di pedesaan adalah terbatasnya jangkauan listrik dari PLN, dikarenakan sarana infrastruktur yang kurang memadai dan biaya operasional yang besar, biaya energi per-kwh semakin tinggi, subsidi BBM dari pemerintah untuk pembangkit listrik dihapus dan subsidi untuk PLN berkurang. Oleh karena itu, perlu diberikan pelatihan tentang suatu sistem pembangkit listrik tenaga angin menggunakan kincir angin yang bisa menghasilkan energi listrik secara mandiri. Dengan pembangkit listrik tenaga angin mandiri ini diharapkan dapat mensuplai beban listrik di rumah tinggal dan menghemat biaya listrik untuk rumah tangga. Diharapkan dengan memberikan pemahaman yang benar kepada warga masyarakat Desa Pantai Pantai Bahagia Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat.warga nantinya dapat mendisain dan menciptakan sebuah pembangkit listrik tenaga angin dengan efesiensi yang baik sehingga bisa dimanfaatkan untuk kehidupan masyarakat dan mewujudkan program pemerintah untuk percepatan pemanfaatan energy terbarukan. Pembangkit listrik tenaga angin mengkonversikan tenaga angin menjadi energy listrik dengan menggunakan kincir angin atau turbin angin. Cara kerjanya cukup sederhana yaitu putaran turbin yang disebabkan oleh angin diteruskan ke rotor generator kemudian dihasilkan arus listrik DC yang bisa disimpan di dalam akumulator/accu. Akan tetapi biasanya peralatan di rumah menggunakan arus AC. Untuk itu harus diubah dengan menggunakan inventer sehingga menjadi arus AC. Energi listri yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk lampu, seterika, memasak, penggerak mesin jait, dan lain-lain
Edukasi Pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan Serta Penggunaan Lampu LED Bagi Masyarakat Warga Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi Sumardiyanto, Didit; Susilowati, Sri Endah; Seno, Kukuh; Setiadi, Novan; Hakim, Muhammad Lukman; Astiani, Rangki
BERDIKARI Vol 6, N0 2 (2023): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v6i2.7338

Abstract

Energi listrik dari energi fosil selain tidak ramah lingkungan juga sumbernya semakin terbatas. Oleh karenanya secara perlahan digantikan dengan energi hijau dengan sumber energi yang tidak pernah habis, atau terbarukan. Penggunaan Energi baru dan terbarukan (EBT) semakin ditingkatkan guna mengupayakan pencapaian target kontribusi sebesar 23% pada tahun 2025. Perlu berbagai persiapan dalam menyambut transisi energi dari berbasis fosil menuju energi baru dan terbarukan. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dalam mengembangkan penggunaan energi terbarukan di Indonesia.Melalui Tim PkM Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Informatika UTA’45 Jakarta  berkesempatan memberikan penyuluhan atau edukasi kepada masyarakat Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Pada kegiatan tersebut selain  berupa penyuluhan tentang energi baru terbarukan juga  dilakukan pemasangan lampu jenis LED dengan sumber listrik  tenaga surya untuk penerangan jalan di Desa Pantai Bakti. Pembelajaran tersebut meningkatkan pemahaman masyarakat tentang energi baru dan terbarukan serta penggunaan energi listrik yang efisien. Dari kegiatan tersebut dapat diketahui bahwa masyarakat  Desa Pantai Bakti sangat antusias dalam mengenal tentang energi baru terbarukan dan dapat menerapkannya di lingkungan sekitar.
PENGARUH KEKUATAN BENDING DAN TARIK BAHAN KOMPOSIT BERPENGUAT SEKAM PADI DENGAN MATRIK UREA FORMALDEHIDE raharjo, harini; Susilowati, Sri Endah
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.022 KB) | DOI: 10.52447/jktm.v1i2.460

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kekuatan bending dan impact yang optimal dari komposit berpenguat sekam padi bermatrik urea formaldehyde pada fraksi volume 40%, 50%, 60%, 70% dengan variasi ketebalan-ketebalan 5mm, 10mm, 15mm, 20mm, dengan perlakuan alkali serta mengetahui jenis patahan dengan pengamatan makro pada specimen yang memiliki harga optimal dari pengujian bending dan impact. Pembuatan dengan cara press mold, pengujian bending yang dilakukan dengan acuan standar  ASTM D 790-02 dan impak charpy dengan acuan standart ASTM D 256-00. Hasil pengujian didapat pengaruh alkali 2, 4, 6, dan 8 jam pada fraksi volume 40%, 50%, 60%, 70% dengan variasi ketebalan ketebalan 5mm, 10mm, 15mm, 20mm pada pengujian bending paling optimal yaitu spesimen tebal 5mm pada Vf 50% sebesar 2,08 Mpa dan pada uji impak paling optimal komposit serat sekam padi acak yaitu spesimen dengan tebal 5mm Vf 50% yaitu sebesar 0,0906 J/mm2, selanjutnya engamatan struktur makro  didapatkan jenis  patahan broken fiber. Kata Kunci: sekam padi, urea formadehyde, bending, impak
EDUKASI DAGUSIBU (DAPATKAN, GUNAKAN, SIMPAN, BUANG) OBAT DI KALIBARU RW.10, KECAMATAN CILINCING, JAKARTA UTARA Astiani, Rangki; Liandhajani, Liandhajani; Halim, Guntoro; Susilowati, Sri Endah; Hakim, Muhammad Lukman; Firman, Firman; Kristina, Eka
BERDIKARI Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v7i2.7944

Abstract

Obat berperan penting dalam perawatan kesehatan, namun penggunaannya yang tidak tepat dapat berisiko bagi kesehatan dan lingkungan. Untuk mengatasi masalah ini, program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) disosialisasikan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan obat yang benar. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang penggolongan obat, serta cara memperoleh,menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar, guna mengurangi kesalahan penggunaan. Metode pelaksanaan melibatkan penyuluhan dan distribusi brosur pada 10 Agustus 2024 di Kalibaru RW 10, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan dilakukan dengan presentasi materi menggunakan PowerPoint selama 120 menit, diikuti oleh diskusi interaktif dan sesi tanya jawab. Materi yang disampaikan mencakup pengertian obat, penggolongan obat (obat bebas, obat keras, dll.), serta prosedur yang benar untuk pengelolaan obat. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam diskusi dan tanya jawab. Pengetahuan peserta meningkat tentang cara mendapatkan obatyang benar, penggunaan yang tepat, penyimpanan yang sesuai, dan pembuangan yang aman. Diskusi interaktif mengungkapkan rasa ingin tahu peserta dan kesadaran akan pentingnya pengelolaan obat yang benar. Kegiatan ini berhasil mencapai tujuannya, meningkatkan pemahaman masyarakat, dan diharapkan dapat membantu mencegah kesalahan penggunaan obat di lingkungan keluarga.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP DENGAN TURBIN IMPULS DIAMETER 70 CM Susilowati, Sri Endah; Budiman, Arif
JURNAL KAJIAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Kajian Teknik Mesin
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jktm.v8i1.6467

Abstract

AbstractThe increasing electricity needs of the Indonesian people at this time have a fairly large number, PLN as the electricity provider who is responsible for supplying electricity is quite overwhelmed in meeting the electricity needs of the Indonesian people. This is because the territory of Indonesia is very large, the population is large, and the energy sources for power generation using fossil fuels are very limited. So the researchers made an Impulse Turbine design (De Laval) to find a more efficient source of electrical energy for people who are far from the reach of PLN. The De Laval Turbine is a part of the Impulse Turbine that utilizes potential energy and converts it into kinetic energy. The De Laval turbine is the simplest turbine consisting of one stage, namely a set of nozzles and a row of blades, with the meaning that the pressure of the incoming steam to the outgoing steam is carried out in one nozzle on one row of blades (one level). The rotor speed is too high to maintain high efficiency. The maximum rotational speed of the De Laval turbine when coupled to the generator is 5050 RPM which produces a voltage of 5.5 Volts. When given a load, at a pressure of 5 bar the De Laval turbine can produce a maximum power of 24,197Watt with efficiency 33.03%Keywords: Power Plant, De Laval Turbine, Energy, EfficiencyAbstrakMeningkatnya kebutuhan listrik masyarakat Indonesia pada saat ini memiliki memiliki jumlah yang cukup besar, PLN sebagai pihak penyedia listrik yang bertanggung jawab sebagai penyuplai listrik cukup kewalahan dalam memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan Wilayah Indonesia yang sangat luas, jumlah penduduk yang banyak, serta sumber energi pembangkit listrik menggunakan bahan bakar yang berasal dari fosil sangat terbatas. Maka peneliti membuat sebuah rancang bangun Turbin Impuls (De Laval) untuk mencari sumber energi listrik yang lebih efisien untuk masyarakat yang jauh dari jangkauan PLN. Turbin De Laval yaitu merupakan bagian dari Turbin Impuls yang memanfaatkan energi potensial dan merubahnya ke kinetik.Turbin De Laval adalah turbin paling sederhana terdiri dari satu tingkat, yakni satu set nosel dan satu baris sudu, dengan arti tekanan uap masuk hingga uap keluar dilaksanakan dalam satu nosel pada satu baris sudu (satu tingkat). Diperlukan kecepatan rotor yang
Sosialisasi Pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan Sebagai Energi Alternatif Bagi Warga Desa Pantai Sederhana Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi Sumardiyanto, Didit; Susilowati, Sri Endah; Saidah, Andi; Rizky, Permana; Astiani, Rangki
BERDIKARI Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v8i01.8435

Abstract

Pemerintah terus berupaya melaksanakan percepatan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) agar dapat mencapai target 23% energi baru terbarukan (EBT) pada bauran energi nasional tahun 2025 sebagaimana amanat Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). Konservasi energi merupakan langkah pemerintah untuk melestarikan sumber daya energi. Mengingat kebutuhan energi saat ini sebagian besar masih ditopang oleh energi fosil. Energi fosil adalah sumber daya alam seperti gas alam, batu bara dan minyak bumi yang semakin berkurang jumlahnya. Untuk itu perlu energi alternatif untuk secara perlahan menggantikan sumber energi konvensional karena penggunaan energi fosil juga dapat menimbulkan polusi dan kerusakan alam yang signifikan. Energi terbarukan adalah energi ramah lingkungan yang menjadi topik bahasan belakang ini sebagai pengganti energi fosil. Namun, pemanfaatan energi terbarukan masih belum banyak diketahui masyarakat. Kesadaran dan perilaku hemat energi pada masyarakat juga masih kurang. Perlunya sosialisasi dan penyuluhan sejak dini kepada masyarakat sebagai sarana untuk mendukung langkah pemerintah dalam konservasi energi dan pemanfaatan energi terbarukan. Melalui Tim PkM Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Informatika UTA'45 Jakarta berkesempatan memberikan sosialisasi kepada masyarakat Desa Pantai Sederhana Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sosialisasi dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang pentingnya konservasi energi dan pemanfaatan energi terbarukan. Pembelajaran ini meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai energi baru terbarukan serta pemanfaatan energi listrik yang efisien. Dari kegiatan ini terlihat bahwa masyarakat Desa Pantai Sederhana sangat antusias untuk mempelajari energi baru terbarukan dan akan berusaha mengaplikasikannya di lingkungan sekitar.  Hasil evaluasi yang dilakukan mencapai 75% dari akurasi evaluasi tingkat pemahaman peserta mengenai perilaku hemat energi berbasis energi terbarukan.
SKRINING DAN OPTIMALISASI VITAMIN D PADA IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI RW 06 KEBON BAWANG, JAKARTA UTARA Ramatillah, Diana Laila; Prima, Sylvia Rizky; Susilowati, Sri Endah; fitriani, Fitriani; Lestari, Mega; Ghassani, Fatiha Azka; Luthfiana, Farisa; Darsono, Michelle; Sumardiyanto, Didit
BERDIKARI Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Berdikari
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/berdikari.v8i2.8871

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Vitamin D berperan penting dalam metabolisme kalsium, sistem imun, serta pertumbuhan janin, sehingga kekurangannya pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko stunting pada anak. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai peran vitamin D dalam pencegahan stunting melalui edukasi gizi berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di RW 06 Kebon Bawang, Jakarta Utara, dengan melibatkan 50 responden ibu hamil. Metode yang digunakan meliputi skrining dasar kesehatan, penyuluhan dengan media booklet, leaflet, poster, dan video, pelatihan kader Posyandu, serta penerapan teknologi tepat guna berupa alat pemanggang kacang kedelai. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata dari 55% menjadi 84%, dengan peningkatan tertinggi pada pemahaman mengenai kedelai sebagai sumber vitamin D (dari 46% menjadi 80%). Program ini juga menghasilkan media edukasi, pelatihan kader, dan inovasi teknologi sederhana yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berbasis komunitas efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah perkotaan padat penduduk.