Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PENYULUHAN KOMPREHENSIF TENTANG PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DI SMK NEGERI 6 PADANG Suherlin, Nicen; Febristi, Anisa; Erlinengsih, Erlinengsih
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 2 (2025): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i2.30687

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik (PGK) merupakan gangguan progresif fungsi ginjal yang berlangsung lebih dari tiga bulan dan dapat menyebabkan komplikasi serius pada kesehatan. Berdasarkan RISKESDAS 2023, prevalensi PGK di Sumatera Barat mencapai 0,4%, dengan Kota Padang sebesar 0,3%. Pada usia remaja (<30 tahun), prevalensi PGK masih relatif rendah yakni 0,05-0,1%, namun tren peningkatan risiko pada kelompok ini perlu mendapatkan perhatian khusus. PengabdianKesehatan Masyarakat  ini mengimplementasikan model penyuluhan komprehensif menggunakan metode interaktif, media audiovisual, dan diskusi kelompok pada siswa SMK Negeri 6 Padang. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan terhadap PGK dan faktor risikonya dengan nilai  rata rata peningkatan dari 54,16 menjadi 87,45. Kesimpulan, kegiatan berjalan sesuai harapan dengan jumlah peserta 31 orang siswa dan 3 orang guru. Penyuluhan ini diawali dengan Pembukaan, Pre Test dan Pemberian materi dari dosen Akper Baiturrahmah dan dilanjutkan dengan Pemutaran video dan dilanjutkan dengan Post Test dan Penutupan. Model penyuluhan komprehensif ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap promotif-preventif pada remaja sehingga perlu diintegrasikan dalam program edukasi kesehatan di sekolah menengah.Kata kunci: Penyakit gagal ginjal kronik, penyuluhan komprehensif, remaja, edukasi kesehatan
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP NILAI ANKLE BRACHIAL INDEX (ABI) PADA PASIEN DM TIPE II DI POLI PENYAKIT DALAM RSI SITI RAHMAH PADANG Suherlin, Nicen; Febristi, Anisa; Rahmi, Dian
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 2 (2025): November 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i2.30732

Abstract

Penyakit arteri perifer merupakan komplikasi makrovaskular diabetes melitus tipe II yang sering menyebabkan gangguan perfusi dan risiko amputasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap nilai Ankle Brachial Index (ABI) pada pasien DM tipe II di Poli Penyakit Dalam RSI Siti Rahmah Padang. Penelitian quasi-eksperimen pretest-posttest without control group melibatkan 25 responden dengan intervensi PMR 2 kali/hari selama 6 hari (15 menit/sesi). Pengukuran ABI menggunakan sphygmomanometer manual, dianalisis dengan Paired T-test dan regresi linier (α=0,05). Rata-rata ABI pretest 0,76±0,12 meningkat menjadi 0,85±0,11 posttest (p=0,001), dengan kepatuhan PMR 86,7% berkorelasi positif kuat terhadap peningkatan ABI (r=0,62; p=0,001). Durasi DM memengaruhi baseline ABI (r=-0,48; p=0,015). Terapi relaksasi otot progresif efektif meningkatkan perfusi perifer pada pasien DM tipe II, terutama responden dengan kepatuhan tinggi.Kata kunci: ankle brachial index; diabetes melitus; relaksasi otot progresif
Efektifitas Penggunaan Aplikasi Perawat Sahabat Keluarga Menuju Continuty Of Care ) Persaga Con-Care Pada Keluarga Pasien Gangguan Jiwa Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Prof.Hb Saanin Padang Tahun 2024 Febristi, Anisa; Suherlin, Nicen; Saputra, Nopan
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7580

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang sering mengalami kekambuhan dan rawat inap berulang, sehingga membutuhkan peran keluarga sebagai caregiver utama dalam perawatan di rumah. Tingginya angka kekambuhan dan rawat inap ulang pada pasien skizofrenia menunjukkan perlunya penguatan peran keluarga dalam perawatan berkelanjutan di rumah dalam pencegahan kekambuhan berulang. Sebagai upaya inovatif, RSJ Prof. HB. Saanin Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof. HB. Saanin Padang telah mengembangkan inovasi layanan berbasis teknologi melalui serta aplikasi Perawat Sahabat Keluarga Menuju Continuity of Care (Persaga Con-Care) Namun, pemanfaatan aplikasi ini oleh keluarga masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala keluarga dalam merawat pasien skizofrenia serta mengevaluasi pemanfaatan dan hambatan penggunaan aplikasi Persaga Con-Care.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan responden 20 keluarga pasien skizofrenia yang terintegrasi di RSJ Prof. HB. Saanin Padang. Data dikumpulkan melalui survei kuesioner besifat door to door dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar caregiver adalah perempuan (60%) dan berpendidikan menengah. Sebanyak 70% pasien tidak patuh terhadap pengobatan dan 75% memiliki riwayat rawat inap berulang. Kendala utama keluarga meliputi kelelahan dalam merawat pasien, kesulitan mengendalikan perilaku pasien, serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan perawatan. Selain itu, 80% keluarga tidak memanfaatkan aplikasi Persaga Con-Care akibat keterbatasan akses perangkat, jaringan internet, literasi digital, minimnya pendampingan, dan kekhawatiran terhadap keamanan data.Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan dan penyempurnaan aplikasi layanan kesehatan jiwa berbasis keluarga yang lebih sederhana, aman, dan mudah diakses, serta mendukung kebijakan pelayanan kesehatan jiwa guna menurunkan angka kekambuhan dan rawat inap ulang pasien skizofrenia. Kata Kunci: skizofrenia, caregiver keluarga, aplikasi kesehatan Persaga Con-Care