Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

EKSPLORASI PENERAPAN STANDAR HIGIENE DAN SANITASI DALAM PENGELOLAAN DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TENAYAN RAYA Annisa, Annisa; Hayu, Riska Epina; Mianna, Rika; Randika, Rendi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55743

Abstract

Air minum merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus memenuhi syarat kualitas agar aman dikonsumsi. Namun, peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) belum diikuti dengan penerapan standar higiene dan sanitasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam penerapan standar higiene dan sanitasi dalam pengelolaan DAMIU di wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 5 pemilik depot, 4 konsumen, dan 1 petugas sanitarian, serta observasi langsung di lapangan. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik higiene personal pengelola depot masih rendah, ditandai dengan jarangnya penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan dan masker. Pada aspek sanitasi peralatan, sebagian besar depot hanya mencuci galon dengan air biasa tanpa sabun atau disinfektan, dan kondisi rak penyimpanan galon juga kurang terjaga kebersihannya. Sementara itu, pemahaman dan kepatuhan terhadap standar masih rendah, terlihat dari kurangnya pengetahuan pengelola mengenai aturan yang berlaku serta terbatasnya pengawasan rutin dari pihak Puskesmas. Diperlukan pengawasan yang lebih intensif, pendampingan berkelanjutan, serta peran aktif masyarakat untuk menjamin kualitas air minum yang aman dan sehat
Sosialisasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Eva Mayasari; Jasrida Yunita; Mitra Mitra; Emy Leonita; Rika Mianna; Nila Puspita Sari; M. Fadil Amirullah
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/29qjq237

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia yang secara langsung memengaruhi kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Namun, masih banyak masyarakat, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, yang mengalami keterbatasan dalam mengakses layanan kesehatan, baik dari segi biaya, fasilitas, maupun informasi. Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) menjadi salah satu upaya solutif yang bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Sosialisasi dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dilaksanakan di Aula Puskesmas Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta dari masyarakat setempat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan serta mendorong perilaku preventif melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi tatap muka yang disampaikan oleh tim pelaksana. Materi yang diberikan meliputi penjelasan mengenai manfaat pemeriksaan kesehatan secara berkala, informasi tentang program PKG yang dapat diakses masyarakat, serta langkah-langkah praktis untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi Satu Sehat. Peserta diberikan panduan langsung melalui tampilan layar proyektor, disertai sesi tanya jawab interaktif guna memastikan pemahaman peserta terhadap informasi yang disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan. Sebanyak 10 peserta berhasil mengunduh aplikasi Satu Sehat, sementara sisanya menyatakan akan meminta bantuan keluarga karena keterbatasan penggunaan smartphone. Peserta merespons positif kegiatan ini dan menyarankan agar kegiatan serupa dilaksanakan secara berkala. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan akses dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya layanan kesehatan yang berkelanjutan dan terjangkau.
OPTIMALISASI GERAKAN MEROKOK DI LUAR RUMAH SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA KELUARGA DI DESA LUBUK SIAM Rika Mianna; Eva Mayasari; Fatma Nadia; Della Rohita Aulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/3rx5ka41

Abstract

Kebiasann merokok merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang merisaukan di dunia. Di Indonesia terjadi peningkatan jumlah orang dewasa yang merokok sepuluh tahun terakhir dimana data yang didapatkan dari Hasil Global Adult Tobacco Survey (GATS) 2021 yang diluncurkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), jumlah penambahan sebanyak 8,8 juta orang. Desa Lubuk Siam merupakan desa yang terletak di Kabupaten Kampar, berdasarkan survey yang dilakukan di Desa tersebut didapatkan bahwa hampir 80 persen kepala keluarga merupakan perokok aktif dan sebagian besar merokok di dalam rumah. Banyak penelitian membuktikan kebiasaan merokok menyebabkan timbulnya berbagai penyakit tidak menular (PTM). Tujuan pengabdian ini yaitu untuk mengoptimalkan gerakan merokok di luar rumah dalam upaya mencegah terjadinya PTM  dengan memberikan edukasi optimalisasi gerakan merokok di luar rumah.. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 02 Juli 2025. Metode kegiatan yang dilakukan yaitu terdiri dari tahap persiapan, dimana tim melakukan observasi lapanagan, persiapan peralatan yang dibutuhkan serta melakukan focus group discussion (FGD) dengan mitra untuk kesepakatan waktu edukasi. Pada tahap implementasi tim melakukan kegiatan sesuai dengan perencanaan dan pembagian tugas. Pada tahap evaluasi dilakukan pretest dan postest dimana didapatkan terjadi peningakatan rata-rata nilai dengan selisih ±0,96 dan P value 0,025 <0,05, sehingga dapat disimpulkan kegiatan yang dilaukan meningkatkan pengetahuan peserta.