Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PRAKTIK PENGOLAHAN DATA APLIKASI MELALUI METODE SELF ASSESMENT SHEET (SAS) BAGI SISWA KELAS XI AP SMK NEGERI 1 JOGONALAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Sridadi Sridadi
Jurnal Informa : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2016): Desember
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.258 KB) | DOI: 10.46808/informa.v3i2.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatakan kemandirian dan hasil belajar siswapada praktik pengelolahan data aplikasi melalui metode self assessment sheet (SAS).Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek penerima tindakan adalah siswakelas XI AP 2 SMK Negeri 1 Jogonalan Tahun Pelajaran 2013/2014 berjumlah 30 siswa dansubyek pemberi tindakan adalah peneliti langsung guru Ketrampilan Komputer danPengelolaan Informasi (KKPI).Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi,waancara dan dokumentasi. Keabsahan data digunakan adalah triangulasi data. Teknikanalisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemandirian belajar dan hasilbelajar siswa pada praktik pengolahan data aplikasi. Hal ini dapat dilihat dari indikatorindikatorkemandirian yaitu: (1) berfikir kreatif sebelum tindakan 67,90% setelah dilakukantindakan 83,30%, (2) Meningkatkan ketrampilan sebelum tindakan 60,00% dan setelahdilakukan tindakan 80,80%, (3) Pemecahan masalah sebelum tindakan 46,30% setelahtindakan menjadi 79,20%, (4) Percaya diri yang kuat sebelum tindakan 55,40% setelahtindakan 71,30% dan (5) Memupuk tangung jawab sebelum tindakan 49,60% dan sesudahtindakah menjadi 74,60%. Selain itu juga dari hasil belajar siswa dilihat dari tingkatketuntasan belajar mengalami peningkatan yaitu pada prasiklus ketuntasan belajar 70,00%siklus I menjadi 80,00% dan siklus II menjadi 100,00% (tuntas seluruh siswa). Dengandemikian peningkatan hasil belajar dari pra seklus ke siklus I sebesar 10,00%, dari siklus I kesiklus II mengalami peningkatan 20,00% dan dari prasiklus ke siklus II naik sebesar 30,00%.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Self Assesment Sheet dapatmeningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM GAME TOURNAMENT PADA SISWA KELAS VIII SMP Sridadi Sridadi
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2020): September
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v5i3.188

Abstract

Penelitian ini merupakan upaya untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas VIII D SMP Negeri 7 Sukoharjo setelah penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT).Penelitian ini menggunakan metode Peenelitian Tindakan Kelas (PTK) yang meliputi perencanaan, tindakan ,observasi dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 7 Sukoharjo, yang berjumlah 32 siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa melalui model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Data dikumpulkan dengan menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPA siswa, nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan yaitu sebelum tindakan sebesar 69,255 pada siklus I sebesar 75,5 dan pada siklus II sebesar 81,8. Selain itu, persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat, yaitu sebelum tindakan sebesar 62,5%, siklus I sebesar 75% dan siklus II sebesar 93,75%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa “Model pembelajaran kooperatif TGT dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIII D semester 1 SMP Negeri 7 Sukoharjo tahun pelajaran 2017/ 2018”.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pebelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Siswa Kelas IXC SMP Negeri 7 Sukoharjo Sridadi Sridadi
JURNAL PENDIDIKAN Vol 29, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.933 KB) | DOI: 10.32585/jp.v29i2.805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas IXC SMP Negeri 7 Sukoharjo tahun pelajaran 2018/ 2019. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas IXC SMP Negeri 7 Sukoharjotahun pelajaran 2018/ 2019  sebanyak 30 siswa sebagai subjek penerima tindakan, sedangkan untuk  subjek pelaku tindakan adalah guru IPA kelas IXC selaku guru, teman sejawat selaku subjek yang melakukan observasi proses pembelajaran, Kepala Sekolah selaku subjek sumber data. Metode pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes, observasi dan dokumentasi. Penelitian Tindakan ini dilakukan dalam dua siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IXC SMP Negeri 7 Sukoharjo tahun pelajaran 2018/2019. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa juga mengalami peningkatan yaitu sebelum tindakan sebesar 68,9, pada siklus I sebesar 76,0 dan pada siklus II sebesar 81,8. Selain itu, presentase ketuntasan belajar siswa, yaitu sebelum tindakan sebesar 63,3%, pada siklus I sebesar 73,3% dan pada siklus II sebesar  93,3%.
THE PERSPECTIVE OF SPORT ACTIVITY IN DEVELOPING THE VALUE OF SPORTIVITY Sridadi, Sridadi; Utami, Nur Sita; Broto, Danang Pujo; Saryono
Majalah Ilmiah Olahraga (MAJORA) Vol. 31 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v31i1.39998

Abstract

Perspektif aksiologi olahraga dalam pengembangan nilai sportivitas bertujuan menggali informasi dan melakukan analisis kritis guna menumbuhkembangkan nilai yang terkandung dalam olahraga khususnya nilai sportivitas. Nilai sportivitas menjadi bagian penting dalam olahraga, karena setiap insan olahraga harus menjunjung tinggi nilai-nilai yang menjadi bagian dari pengembangan karakter agar menjadi bangsa yang beradab dan berbudaya. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder dari sumber-sumber kepustakaan. Analisis data menggunakan studi hermenautika untuk mendapatkan pemahaman hakekat nilai menggunakan kajian literasi dari sumber kepustakaan. Kepustakaan yang dikaji terkait pandangan nilai-nilai olahraga dari sudut pandang aksiologi. Hasil kajian memberikan ulasan bahwa dengan sudut pandang aksiologi,  olahraga ternyata memiliki banyak sekali nilai yang dapat dipetik dan dikembangkan, salahsatunya adalah sportivitas. Agar nilai sportivitas itu menjadi perilaku yang melekat pada diri seseorang maka harus mulai ditanamkan sejak usia dini melalui pendidikan formal, informal dan nonformal.THE PERSPECTIVE OF SPORT ACTIVITY IN DEVELOPING THE VALUE OF SPORTIVITY AbstractsThe perspective of sports axiology in developing the value of sportsmanship aims to gather information and conduct critical analysis in order to develop the values contained in sports, especially the value of sportsmanship. The value of sportsmanship is an important part of sports, because every sports person must uphold the values that are part of character development in order to become a civilized and cultured nation. The data collected is in the form of primary and secondary data from library sources. Data analysis used hermenautic studies to get an understanding of the nature of values using literacy studies from literature sources. The literature studied relates to the viewpoint of sports values from an axiological point of view. The results of the study provide an overview that from an axiological point of view, sport has many values that can be learned and developed, one of which is sportsmanship. In order for the value of sportsmanship to become a behavior that is inherent in a person, it must be instilled from an early age through formal, informal and non-formal education.
Kualitas lulusan magister pendidikan jasmani FIKK UNY: kepuasan pengguna lulusan Gani, Ismail; Ngatman, Ngatman; Komari, Amat; Sridadi, Sridadi; Rizkyanto, Willy Ihsan
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 20 No. 1 (2024)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v20i1.73465

Abstract

Kompetensi sebagai wujud kualitas lulusan menjadi penting bagi Program Studi Magister Pendidikan Jasmani FIKK UNY. Lulusan atau alumni dari program studi harus memiliki kompetensi dalam mempersiapkan dalam memasuki dunia kerja dan siap bersaing dengan alumni atau lulusan dari universtas lain. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kualitas lulusan Program Studi Magister Pendidikan Jasmani FIKK UNY UNY dari perspektif pengguna lulusan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket tertutup terdiri dari 13 pernyataan dari indikator kepuasan pengguna lulusan. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 17 pengguna lulusan atau sebesar 32% dari total pupolasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Data dari angket kuisioner dalam penelitian ini merupakan data kuantitatif yang akan peneliti analisis secara deskriptif persentase denga kriteria sebagai berikut; 1-25% dengan kriteria sangat rendah, 26-50% dengan kriteria sedang, 51-75% dengan kriteria Baik, dan 76-100% dengan kriteria sangat baik. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kompetensi lulusan prodi Magister Pendidikan Jasmani FIKK UNY memiliki nilai rerata sebesar 47.06, persentase sebesar 90.50 % dengan kriteria sangat baik. Sejumlah 13 indikator kepuasaan masuk dalam kriteria sangat baik. Indikator kemampuan bahasa asing merupakan indikator dengan nilai terendah dibanding indikator yang lain. Hasil ini dapat dijadikan bahan evaluasi pihak terkait untuk merencanakan program peningkatan kompetensi lulusan. Abstract: Competency as a form of graduate quality is important for the FIKK UNY Physical Education Master's Study Program. Graduates or alumni from study programs must have competence in preparing to enter the world of work and be ready to compete with alumni or graduates from other universities. This research aims to determine the quality of graduates of the Master of Physical Education Study Program FIKK UNY from the perspective of graduate users. This research is quantitative descriptive. The method used in this research is a survey method. The data collection technique used in this research used a closed questionnaire consisting of 13 statements from indicators of graduate user satisfaction. The sample in this study was 17 graduate users or 32% of the total population. The data analysis technique used in this research is quantitative descriptive. The data from the questionnaire in this research is quantitative data which researchers will analyze descriptively in percentages using the following criteria; 1-25% with very low criteria, 26-50% with medium criteria, 51-75% with good criteria, and 76-100% with very good criteria. The results and discussion in this research can be concluded that the competency of graduates of the Master of Physical Education study program FIKK UNY has an average score of 47.06, a percentage of 90.50% with very good criteria. A total of 13 satisfaction indicators fall into very good criteria. The foreign language ability indicator is the indicator with the lowest value compared to other indicators. These results can be used as evaluation material for related parties to plan graduate competency improvement programs
Evaluasi pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan di Universitas Negeri Yogyakarta pada masa Pandemi Covid-19 Sridadi, Sridadi; Sukarno, Sukarno; Septiasari, Erda Ayu; Hartanto, Doni Dwi
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 19 No. 2 (2023)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v19i2.73795

Abstract

Munculnya Covid-19 di dunia telah menghancurkan sendi-sendi kehidupan manusia di berbagai sektor, baik sektor ekonomi, industri, trasportasi, pariwisata, perhotelan, dan juga pendidikan. Covid-19 telah merubah paradigma pendidikan dengan sangat cepat yang semula harus dilaksanakan secara online dan tatap muka, menjadi full online. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengungkap penilaian mahasiswa terhadap proses pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Universitas Negeri Yogyakarta yang dilaksanakan secara full daring. Penilaian yang dimaksud terdiri atas kualitas layanan 1) manajemen, 2) dosen, 3) guru pamong, 4) admin LMS, 5) sistem LMS, dan 6) materi/modul. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan prosentase. Instrumen yang digunakan menggunakan skala Likert dengan kategori Sangat Bagus (5); Bagus (4); Cukup (3); Kurang (2); Sangat Kurang (1). Populasi adalah mahasiswa PPG dalam jabatan angkatan satu sampai empat periode tahun 2022 yang berjumlah 3.006 dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, dan Sekolah Luar Biasa yang tersebar di 34 propinsi seluruh Indonesia. Dari total populasi yang menjawab angket 1.807 responden. Berdasarkan hasil penelitian terhadap responden, secara garis besar disampaikan dengan prosentase tertinggi pada tiap aspek, diantaranya; 1) manajemen layanan kategori sangat bagus 70.42%, 2) Dosen kategori sangat bagus 72.9%, 3) Guru Pamong kategori sangat bagus 69.13%, 4) Admin LMS kategori sangat bagus 78.12%, 5) Sistem LMS kategori sangat bagus 73.38%, 6) Materi/Modul kategori sangat bagus 71.13%. Dengan demikian secara garis besar proses pelaksanaan program pendidikan profesi guru di Universitas Negeri Yogyakarta dapat dikatakan sangat bagus. Abstract: The emergence of Covid-19 in the world has destroyed the foundations of human life in various sectors, including the economic, industrial, transportation, tourism, hospitality and education sectors. Covid-19 has changed the education paradigm very quickly, which previously had to be carried out online and face to face, to become fully online. The aim of this research is to reveal students' assessments of the process of implementing Professional Teacher Education (PPG) at Yogyakarta State University which is carried out fully online. The assessment in question consists of the service quality of 1) management, 2) lecturers, 3) tutors, 4) LMS admin, 5) LMS system, and 6) materials/modules. This research method uses a quantitative descriptive method with percentages. The instrument used uses a Likert scale with categories Very Good (5); Good (4); Enough (3); Less (2); Very Poor (1). The population is PPG students in classes one to four for the 2022 period, totaling 3,006 from the Early Childhood Education, Elementary School, Middle School, High School, Vocational High School and Special School levels spread across 34 provinces throughout Indonesia. Of the total population who answered the questionnaire, 1,807 respondents. Based on the results of research on respondents, in general, the highest percentages were conveyed in each aspect, including; 1) service management in very good category 70.42%, 2) Lecturers in very good category 72.9%, 3) Teachers in very good category 69.13%, 4) LMS Admin in very good category 78.12%, 5) LMS system in very good category 73.38%, 6) Very good category material/module 71.13%. Thus, in general, the process of implementing the teacher professional education program at Yogyakarta State University can be said to be very good.
Penggunaan media pembelajaran berbasis ICT pada guru PJOK sekolah menengah pertama Saryono, Saryono; Broto, Danang Pujo; Sridadi, Sridadi; Adriansyah, Reksi Bimawan; Muszali, Rozaireen
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 20 No. 1 (2024)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v20i1.76029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat penggunaan media pembelajaran berbasis ICT oleh Guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah SMP/MTs sederajat se-Kecamatan  Banguntapan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei dengan pengambilan data menggunakan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah Guru PJOK SMP se-Kecamatan Banguntapan sejumlah 25 guru dari 10 sekolah. Sampel penelitian ditentukan dengan mengambil seluruh subyek responden atau sampel jenuh sejumlah 25 guru. Teknik penggumpulan data menggunakan angket. Hasil uji reliabilitas penelitian ini adalah 0,927. Hasil uji validitas dengan uji instrumen menunjukan nilai  r tabel 0,381 Uji instrumen dilakukan di SMP/MTs sekecamatan Imogiri. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian diketahui tingkat penggunaan media pembelajaran berbasis ICT oleh Guru PJOK di sekolah SMP/MTs sederajat se-Kecamatan  Banguntapan menunjukan hasil dengan kategori sangat baik 1 orang (4%), kategori baik 5 orang (20%), kategori sedang 12 orang (48%), kategori rendah 5 orang (20%), dan kategori sangat rendah 2 orang (8%). Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa nilai rata-rata penggunaan media berbasis ICT oleh Guru PJOK di SMP/MTs sederajat se-Kecamatan  Banguntapan, Bantul Yogyakarta termasuk dalam kategori sedang. Abstract: This research aims to find out how high the level of the utilization of ICT-based learning media by the Physical Education teachers in the junior high schools located in Banguntapan District.This research was a descriptive quantitative study. The research method was the survey method by collecting data using a questionnaire. The research population was the Physical Education teachers for the junior high schools located in Banguntapan district, consisted of 25 teachers from 10 schools. The research sample was determined by taking all respondent subjects or a saturated sample of 25 teachers. The data collection techniques used a questionnaire. The results of the reliability test are at 0.927. The results of the validity test with the instrument test showe an r table value at 0.381. The instrument test was carried out at the junior high schools located in Imogiri District. The data analysis used descriptive statistical analysis with percentages. The results show that the level of utilization of ICT-based learning media by the Physical Education teachers in the junior high schools located in Banguntapan District show results as follows: in very good category for about 1 person (4%), in good category for about 5 people (20%), in the moderate category for about 12 people (48%), in the low category for about 5 people (20%), and in the very low category for about 2 people (8%). Based on the results of the research, it is concluded that the average value of the utilization of ICT-based media by the Physical Education teachers in the junior high schools located in Banguntapan District is included in the moderate category.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pebelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Siswa Kelas IXC SMP Negeri 7 Sukoharjo Sridadi, Sridadi
JURNAL PENDIDIKAN Vol 29 No 2 (2020): July
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v29i2.805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas IXC SMP Negeri 7 Sukoharjo tahun pelajaran 2018/ 2019. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas IXC SMP Negeri 7 Sukoharjotahun pelajaran 2018/ 2019  sebanyak 30 siswa sebagai subjek penerima tindakan, sedangkan untuk  subjek pelaku tindakan adalah guru IPA kelas IXC selaku guru, teman sejawat selaku subjek yang melakukan observasi proses pembelajaran, Kepala Sekolah selaku subjek sumber data. Metode pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes, observasi dan dokumentasi. Penelitian Tindakan ini dilakukan dalam dua siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IXC SMP Negeri 7 Sukoharjo tahun pelajaran 2018/2019. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar IPA siswa juga mengalami peningkatan yaitu sebelum tindakan sebesar 68,9, pada siklus I sebesar 76,0 dan pada siklus II sebesar 81,8. Selain itu, presentase ketuntasan belajar siswa, yaitu sebelum tindakan sebesar 63,3%, pada siklus I sebesar 73,3% dan pada siklus II sebesar  93,3%.