Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Wanita Usia Subur Melalui Pelatihan Praktek Pengolahan Menu Gizi Seimbang Dalam Rangka Pencegahan Stunting Maryuni; Lutfi Handayani; Hastin Trustisari; Muhammad Arsyad Subu; Indrajani Sutedja; Annisa Sabina; Nadia Putri Yolanda; Siti Nurnajah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i1.1359

Abstract

Kabupaten Cianjur merupakan salah satu Kabupaten yang ditetapkan sebagai lokus stunting di Indonesia serta merupakan 4 kabupaten dengan prevalensi stunting kategori sangat tinggi. Prevalensi stunting di Desa Majalaya Kabupaten Cianjur pada tahun 2022 sebesar 27,5%, angka ini masih di atas angka nasional. Berbagai intervensi dilakukan sebagai upaya percepatan penurunan stunting hingga tercapai Indonesia zero-stunting. Perlu adanya peningkatan ketrampilan bagi masyarakat khususnya wanita usia subur dalam penyajian makanan sehat dan penyusunan menu gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Majalaya, Cikalongkulon, Cianjur pada bulan Juli 2024. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini Wanita Usia Subur mulai dari remaja, ibu yang sedang mempersiapkan kehamilan, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu yang mempunyai balita. Peserta pengabdian masyarakat berjumlah 60 orang. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan Wanita Usia Subur melalui pelatihan praktek pengolahan menu gizi seimbang dalam rangka pencegahan stunting dengan memanfaatkan sumberdaya lokal yang ada di Desa Majalaya, Cianjur. Metode pengabdian masyarakat ini ceramah, diskusi dan demonstrasi praktek pengolahan serta penyajian menu gizi seimbang dalam rangka pencegahan stunting. Berdasarkan hasil PKM terjadi peningkatan pengetahuan Wanita Usia Subur tentang zat gizi penting dalam pencegahan stunting, saat dilakukan pretest hanya 20% peserta PKM yang mempunyai pengetahuan baik, setelah diberikan edukasi dan pelatihan tentang Zat Gizi Penting dalam mencegah stunting hampir sebagian peserta mempunyai pengetahuan baik, yaitu 93,3%. Pengetahuan ibu merupakan faktor penting dan memberikan kontribusi yang besar dalam intervensi deteksi dini dan pencegahan stunting. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini peserta juga mampu mengolah dan menyajikan menu gizi seimbang dalam rangka pencegahan stunting melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang ada di desa Majalaya. Perlu adanya pemberdayaan masyarakat terutama kelompok wanita usia subur sebagai agent of change dalam pencegahan stunting
Studi Pustaka: Deskripsi Penerimaan Keluarga terhadap Pengungkapan Anak Autisme: Penerumaan Keluarga, Peran Keluarga, dan Keluarga Dengan Anak Autisme Satya Aras Ardiansyah; Hastin Trustisari
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v3i2.3723

Abstract

According to Loftus (2024), in the United States, 1 out of 36 children were diagnosed with autism in 2023, which is an increase compared to 2020 when it was 1 out of 44 children. Disclosure by healthcare professionals elicits various emotions within families such as disbelief, blaming God or oneself, ultimately leading to denial and neglect of children with autism. However, the family's role is crucial in the development of children, especially those with special needs like autism. The author here writes about the various emotional reactions of family members and the roles they undertake after the disclosure of a child's autism diagnosis, aiming to uncover the extent of family emotions and their role in the growth of children with autism. This research is conducted using a descriptive literature review method by describing and critiquing previously published journals. The results of this study indicate that the emotional reactions of family members are mostly negative, but positive emotional regulation can lead to better acceptance of the child. Stigmatization is one factor that contributes to negative emotions, but after receiving social support, families seek information about autism, followed by subsequent roles that help children with autism become independent and adaptive..
Technical Skill Pijat Shiatsu Dalam Persiapan Kerja Bagi Penyandang Sabilitas Netra (Studi Kasus Panti Sosial Bina Netra Cahaya Batin Cawang, Jakarta Timur) Indira Yuri Fanti, Cantika; Mahatir Muhammad; Hastin Trustisari
Indonesian Journal of Social Development Vol. 3 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jsd.v3i1.4078

Abstract

Minimnya partisipasi pekerja disabilitas di Indonesia menunjukkan bahwa penyandang disabilitas masih menghadapi tantangan besar dalam memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, mereka dituntut untuk mandiri dan memiliki keterampilan khusus agar mampu bersaing. Salah satu keterampilan yang relevan, terutama bagi penyandang disabilitas netra, adalah keterampilan pijat. Salah satu jenis keterampilan pijat yang banyak diajarkan adalah pijat shiatsu, yang berasal dari Jepang dan mengandalkan tekanan pada titik-titik tertentu di tubuh untuk meningkatkan kesehatan.Dengan mengikuti pelatihan keterampilan pijat, penyandang disabilitas netra dapat memperoleh keterampilan teknis berupa penggunaan keahlian khusus yang dibutuhkan dalam bekerja. Hal ini mencakup kemampuan dalam melaksanakan prosedur kerja secara tepat serta menangani berbagai gangguan dalam pekerjaan. Keterampilan tersebut sangat membantu mereka dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja, baik secara mandiri maupun dalam lingkungan kerja profesional. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan penelitian ini untuk mengkaji sejauh mana keterampilan teknis yang diperoleh dari pelatihan pijat shiatsu dapat membantu disabilitas netra dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai pentingnya pelatihan keterampilan pijat shiatsu di Panti Sosial Bina Netra Cahaya Batin, Cawang, Jakarta Timur sebagai salah satu solusi pemberdayaan ekonomi bagi disabilitas
LITERATUR REVIEW : DUKUNGAN SOSIAL BAGI ANAK DENGAN KEDISABILITASAN Alfia Fadhila Husna; Hastin Trustisari
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 3 No. 6 (2025): Jurnal Sains Student Research (JSSR) Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v3i6.6270

Abstract

Social support is crucial for the development of children with disabilities. Children with disabilities often face challenges such as negative stigma, social interaction difficulties, and self-care challenges. This study aims to analyze the forms of social support and its impact on the development of children with disabilities through a literature review. The method used is a descriptive literature review, searching Google Scholar for the keywords "social support for children with disabilities" published between 2015-2025. A total of 15 relevant articles were analyzed to provide a comprehensive overview of the topic. The results show four main forms of social support from families: emotional, instrumental, informational, and esteem. This support can enhance social functioning, self-confidence, and independence, as well as motivate them to achieve. Although the family is the primary source, the role of teachers is also significant in a school context. The implication is the need for family capacity-building programs and collaboration among families, schools, and communities to build a comprehensive support ecosystem for children with disabilities.