Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sentiment Analysis of Youtube Video Comments on Dirty Vote Movie Ferdaus, Feri; Suciska, Wulan; Zainal, Anna Gustina; Gunawibawa, Eka Yuda
Jurnal Studi Pemerintahan dan Akuntabilitas Vol 5 No 2 (2026): Januari
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jastaka.v5i2.5922

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the sentiment of comments on YouTube videos discussing the movie Dirty Vote, which are divided into positive, negative, and neutral categories. Research methodology: The method used is quantitative descriptive, namely content/text analysis of the number of comments and sentiment analysis of comments on the YouTube video content of Dirty Vote uploaded to the Dirty Vote YouTube channel. Results: Results: Based on sentiment analysis of 32,209 comments on the Dirty Vote movie uploaded to YouTube between February 11 and 13, 2024, the sentiment distribution indicates a strong dominance of negative sentiment, with 18,978 comments (59%). This suggests that the movie triggered substantial criticism or strong emotional reactions from viewers. Positive sentiment reached 9,676 comments (30%), reflecting appreciations for the movie’s content, message, or relevance to political discourse. Meanwhile, 3,555 comments (11%) were categorized as neutral, generally consisting of descriptive statements, clarifications, or non-emotive responses. Conclusions: The analysis of 32,209 YouTube comments on Dirty Vote shows dominant negative sentiment (59%), followed by positive (30%) and neutral (11%). This suggests the film strongly impacts audiences, generating both criticism and political awareness, and highlighting how political documentaries can spark debate and polarization. Limitations: References related to sentiment analysis on social media in the perspective of political communication studies are still quite limited and lack depth. Contribution: Enriching the body of research on political communication on social media, particularly YouTube, by using sentiment analysis methods through the BERT model.
Peningkatan Daya Saing Siswa SMK Melalui Pelatihan Personal Branding Di Era Digital Rahayu Lestari; Suciska, Wulan; Sanjaya, Fitri Juliana; Emirullyta Harda Ninggar; Puspadari Setyowati
Jurnal Mitrawarga Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL MITRAWARGA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jmw.v4i1.62

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi  muda yang siap kerja, berwirausaha, dan mampu menghadapi tantangan dunia industri. Sesuai dengan tujuan pendiriannya, SMK diarahkan untuk mencetak lulusan yang memiliki keterampilan teknis di bidang tertentu agar dapat langsung memasuki dunia kerja. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan transformasi digital, keterampilan teknis (hard skills) saja tidak lagi cukup. Dunia kerja modern menuntut lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki keterampilan interpersonal (soft skills), kemampuan komunikasi, serta kemampuan membangun dan menjaga citra diri atau personal branding. Pengabdian ini bertujuan untuk 1) Memberikan keterampilan praktis dalam membangun personal branding, termasuk penggunaan media digital. 2) Mendorong siswa SMK menggali potensi diri dan mengembangkan unique value masing-masing. 3) Membantu siswa menyusun strategi personal branding untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja atau wirausaha. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta praktik langsung yang terdiri atas tiga materi utama: konsep dasar personal branding, pemanfaatan media sosial secara profesional, dan pembuatan CV serta portofolio digital. Sebanyak 30 siswa dari berbagai jurusan mengikuti kegiatan ini. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan skor yang mencerminkan peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya personal branding. Peserta juga mulai mengelola akun media sosial secara lebih profesional dan mengenali kekuatan pribadi yang dapat ditonjolkan dalam branding individu. Kegiatan ini pelatihan personal branding berbasis media digital diharapkan dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam menyiapkan lulusan SMK agar lebih percaya diri, kompetitif, dan siap bersaing di era digital.