Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sosialisasi Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi pada Proyek Rehabilitasi dan Renovasi Stadion B.J. Habibie Parepare Firman, Risman; Mohammad Mochsen Sir; Ahmad Tamsil Yunus; Yanny Febry Fitriani Sofyan; Joey Limbonga; Munadrah; Andi Widiasari Maruddani; M. Uliah Shafar; Muhammad Rusdin Jumurdin; Inriyani; Erfin Kurniawan; Zulkifli Anshari; Ni'mah Natsir; M. Ali Taufan; Agung Nugroho AS
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.7.2.119-128

Abstract

Proyek konstruksi sering kali menjadi lingkungan kerja dengan risiko kecelakaan tinggi. Hal ini memerlukan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang efektif untuk melindungi tenaga kerja, memastikan kelancaran proyek, serta meminimalkan risiko kerugian material. Stadion Gelora B.J. Habibie Parepare sebagai salah satu proyek strategis membutuhkan perhatian khusus terhadap implementasi SMKK untuk memastikan keselamatan pekerja dan keberlanjutan proyek. Masalah yang dihadapi mitra saat ini yaitu kurangnya kesadaran tentang pentingnya pemahaman dan pelaksanaan SMKK sehingga perlu dilakukan sosialisasi penerapan SMKK pada seluruh pekerja maupun stakeholder. Tujuan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pekerja dan manajemen proyek tentang pentingnya penerapan SMKK; mendorong budaya kerja aman dan sehat di lingkungan proyek; serta memberikan panduan praktis dalam mengidentifikasi, mencegah, dan menangani risiko kecelakaan kerja. Untuk mencapai hal tersebut digunakan metode sosialisasi dengan 4 tahap yakni; Tahap 1, peserta diberikan pretest untuk mengukur pengetahuan awal peserta terkait SMKK, Tahap 2, pemberian materi secara langsung, Tahap 3, sosialiasi dengan media video dan kasus, dilanjutkan dengan simulasi penggunaan APD, Tahap 4, evaluasi pengetahuan peserta melalui post test. Kegiatan ini dilakukan pada hari Minggu, 29 Desember 2024. Peserta pelatihan berjumlah 32 orang yang terdiri dari tenaga kerja proyek, termasuk staf manajemen, pekerja lapangan, dan pihak terkait lainnya. Hasil pretest peserta menunjukkan rata-rata 44.55%, sementara nilai posttest meningkat menjadi 80.30%, dengan peningkatan sebesar 35.76%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah sosialisasi merupakan pendekatan yang efektif dengan memadukan teori dan praktik, yang memungkinkan peserta memahami materi dengan baik dan menerapkannya dalam lingkup pekerjaan.
Interpreting the Placeness of Scavenger Children through Dream Houses Images Andi Karina Deapati; Mohammad Mochsen Sir; I Irfan
Architectural Research Journal Vol. 2 No. 2 (2022): ARJ: Architectural Research Journal
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/arj.2.2.2022.51-56

Abstract

Home and neighborhood are sight that are attached to the memory of every child and will provide a different experience for each of them. A child who lives in a city has a different experience of space from one who lives in a village, as well as those who live by the river and those who live on the edge of the railroad tracks. This study aims to trace the meaning of placeness for children in suburbs with weak economic conditions and still living in non-permanent homes. Placeness will be tracked through the resulting image. The method used is observation and interpretation. Observations are done by looking at the condition of the house and the surrounding environment, then giving instructions and facilities for children to draw a house according to their dreams. The drawing process is observed with minimal guidance so that children can be more free, imaginative, and creative in producing drawings. After that, the drawings were collected and asked each child to explain its meaning, the child's explanation was added with a description of the interpretation using a content analysis approach. Research showed that each child draws a dream house that is different from the house they live in, the drawing of the house is made permanent, larger and mostly multi-storey (two floors), there is a river, a swimming pool, with trees and flowers around it and a picture of the sun and clouds in the background. This phenomenon is the condition of the environment that is close to his house, rivers, various luxury two-story housing, swimming pools and the sun and clouds are common objects and are always present every day in children's lives.