Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Strategi Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Pemanfaatan Lahan Pekarangan Nurnaningsih, Nurnaningsih; Adrianton, Adrianton; Muis, Armin; Paembonan, Laendatu; Hidayat, Rahmat
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 (Maret)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v5i1.5011

Abstract

Pelatihan edukasi strategi ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dilaksanakan di Desa Labean, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, sebagai upaya meningkatkan kemandirian pangan masyarakat. Kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif dan simulasi untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada masyarakat dalam mengoptimalkan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Pada pendekatan edukatif, peserta diberikan materi mengenai pentingnya ketahanan pangan, teknik pengelolaan pekarangan, dan pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik. Sedangkan pada pendekatan simulasi, peserta dilibatkan secara langsung dalam praktik bercocok tanam dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lokasi percontohan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan. Peserta mampu mengidentifikasi jenis tanaman yang sesuai, seperti sayuran, tanaman buah, dan tanaman obat, serta berhasil menerapkan teknik bercocok tanam sederhana, seperti tumpangsari dan vertikultur. Selain itu, pelatihan ini mendorong terbentuknya kelompok tani pekarangan sebagai langkah keberlanjutan program. Pelatihan ini membuktikan bahwa strategi pemanfaatan pekarangan dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan dan perekonomian lokal.
Penguatan Kapasitas Perangkat Daerah melalui Pendampingan Penyusunan Renstra dan Renja Kabupaten Sigi Ahlis, Mohammad; Sading, Yunus; Lutfi, Muhtar; Jokolelono, Eko; Tombolotutu, Andi Darmawati; Nurnaningsih; Rafika, Ika; Nurfadilah Sindika Sari
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17144

Abstract

Penguatan kapasitas perangkat daerah menjadi prasyarat penting untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan melalui dokumen Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja). Di Kabupaten Sigi, penyusunan dokumen perencanaan masih menghadapi kendala berupa lemahnya koordinasi lintas OPD, ego sektoral, belum terintegrasinya SIPD dan SIKD, serta rendahnya pemahaman aparatur terhadap perencanaan berbasis kinerja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas perangkat daerah dalam penyusunan Renstra Tahun 2025–2029 dan Renja Tahun 2025 melalui pendampingan teknis yang terintegrasi dan kolaboratif. Pendampingan dilaksanakan selama enam bulan pada tahun 2024 dengan pendekatan kolaboratif, partisipatif, dan aplikatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pendampingan teknis daring dan luring, serta evaluasi dan penyelarasan dokumen. Kegiatan luring berlangsung di BAPPELITBANGDA Kabupaten Sigi menggunakan metode Diskusi Kelompok Terpumpun dan melibatkan OPD strategis, termasuk BPKAD, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, serta OPD urusan perempuan dan kependudukan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman aparatur terhadap keterkaitan dokumen perencanaan, penguatan kemampuan merumuskan program dan indikator kinerja, serta meningkatnya koordinasi lintas OPD sehingga dokumen Renstra dan Renja lebih selaras, realistis, dan berorientasi hasil. Kata Kunci: Penguatan Kapasitas; Renstra; Renja; Pendampingan Teknis; Koordinasi OPD
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DONGGALA DALAM BUDIDAYA MANGROVE DI KELURAHAN KABONGA KECIL KECAMATAN BANAWA KABUPATEN DONGGALA Suparman, Suparman; Tallesang, Mukhtar; Yohan, Yohan; Nurnaningsih, Nurnaningsih; Suirlan, Rita
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i1.66770

Abstract

This community service activity aims to empower coastal communities in Kabonga Kecil Village, Banawa District, Donggala Regency. A participatory approach (involving the community at every stage), educational efforts (providing training and outreach), and an economic-based approach (creating business opportunities from mangroves) are key to implementing this program. The method used is the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach, combined with the concept of community-based development in coastal resource management. The results of this community service include the replanting of 500 mangrove seedlings in an abrasion-affected area of 1 hectare, with the involvement of approximately 25 people through mutual cooperation, consisting of community members, village heads, youth leaders, and the community service team, providing hope for the restoration of coastal ecosystems. In addition, an initial initiative was established in the form of a mangrove care group with 10 members, which synergizes with the Palu City Mangrovers community. In the economic aspect, it has been agreed to develop the area as a potential mangrove ecotourism destination, which is expected to become an alternative source of income for the local community.Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat pesisir di Kelurahan Kabonga Kecil Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala. Pendekatan partisipatif (melibatkan masyarakat dalam setiap tahap), edukatif (memberikan pelatihan dan sosialisasi), serta berbasis ekonomi (menciptakan peluang usaha dari mangrove) menjadi kunci dalam pelaksanaan program ini. Metode yang digunakan melalui pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang dipadukan dengan konsep community-based development dalam pengelolaan sumber daya pesisir. Capaian hasil pengabdian adalah menghasilkan penanaman kembali mangrove sebanyak 500 bibit di kawasan abrasi seluas 1 hektar dengan melibatkan sekitar 25 orang melalui gotong royong yang terdiri dari masyarakat, lurah, tokoh pemuda, dan tim pengabdian yang memberi harapan bagi pemulihan ekosistem pesisir. Selain itu, terbentuk inisiatif awal berupa 1 kelompok peduli mangrove yang beranggotakan 10 orang, yang bersinergi dengan komunitas Mangrovers Kota Palu. Dalam aspek ekonomi, telah disepakati pengembangan kawasan sebagai calon destinasi ekowisata mangrove, yang diharapkan menjadi sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat lokal.
THE IMPACT OF DIGITAL PLATFORMS ON THE TURNOVER OF CULINARY MSMES IN THE TONDO AGGLOMERATION AREA Jumriani; Nurnaningsih; Patta Tope; Rita Yunus; Ika Rafika
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 7 (2026): JUNE
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22163250

Abstract

The low use of digital platforms by MSMEs results in limited market access and hinders revenue growth. Therefore, it is important to research the role of digitalization in increasing MSMEs' turnover. The purpose of this study is to analyze the impact of the use of digital platforms on increasing the turnover of MSMEs in the culinary sector in Tondo Village, Palu City. Using a quantitative method by collecting primary data from 95 MSME actors and analyzing it using multiple linear regression with a semi-log model through Ordinary Least Squares (OLS). The results of this study show that the use of digital platforms has a positive and significant impact on the growth of MSME turnover. On the other hand, the labor factor showed a significant negative influence, while the age of the business and initial capital did not show a significant influence. These findings show that in the era of the digital economy, the performance of MSMEs is more influenced by their ability to adapt to technology than by traditional factors. This research provides an empirical contribution by emphasizing the importance of digitalization in improving the performance of MSMEs in the context of local economic agglomeration areas.
Analysis of Leading Food Crop Commodities in Central Sulawesi Regencies/Cities in 2017-2021 Armin Muis; Muhtar Lutfi; Nurananingsih Nurnaningsih; Ika Rafika
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 15, No 2: Oktober 2022
Publisher : Universitas Trunodjoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pamator.v15i2.20200

Abstract

Abstracts This research analyzes the superior and competitive food crop commodities in Central Sulawesi from 2017 to 2021. Methods used include Static Symmetric Location Quotient, Dynamic Symmetric Location Quotient, Shift Share Analysis, and Overlay. The data used are secondary data on food crop production obtained from the BPS website and agricultural offices in all districts and cities in Central Sulawesi. The analysis reveals the following leading commodities: rice in Toli Toli Regency, corn in Banggai Islands Regency, soybeans in Morowali, Poso, Donggala, Tojo Una - Una, and North Morowali Regencies, mung beans in various regions, cassava in Donggala, Tolitoli, Buol, and Parigi Moutong Regencies, and sweet potatoes in various regions. The competitive commodities include corn, soybeans, peanuts, and sweet potatoes in several districts. The leading and competitive commodities are corn in Banggai Islands and Poso Regencies, soybeans in Morowali, Poso, and Donggala Regencies, peanuts in Donggala and Tolitoli Regencies, and sweet potatoes in Morowali and Poso Regencies.. 
Analisis Pendapatan Usaha Industri Kerajinan Batok Kelapa Giska Craft Di Kota Palu Faisal Faisal; Ika Rafika; Edhi Taqwa; Yunus Sading; Nurnaningsih Nurnaningsih
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i2.7537

Abstract

Kerajinan batok kelapa Giska Craft adalah usaha yang memproduksi kerajinan seperti peralatan dapur, peralatan mandi, dan teko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usaha. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis biaya yang terdiri dari TC, TR, keuntungan (π), serta analisis kelayakan (R/C Ratio)). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan usaha ini adalah Rp7.450.000/bulan, dengan biaya produksi sebesar Rp1.382.166/bulan. Biaya produksi ini terdiri dari biaya tetap Rp37.166/bulan dan biaya variabel Rp1.315.000/bulan. Berdasarkan analisis data, pendapatan usaha Giska Craft adalah Rp6.067.834/bulan. Berdasarkan perhitungan kelayakan usaha (R/C Ratio) diperoleh nilai (R/C Ratio) 5.39 atau 5.39>1, Ini berarti bahwa setiap pengeluaran sebesar Rp1 menghasilkan penerimaan sebesar Rp5.39, sehingga total penerimaan melebihi modal yang dikeluarkan. Maka dapat disimpulkan bahwa usaha usaha kerajinan batok kelapa Giska Craft dianggap menguntungkan dan layak untuk dijalankan.
Korelasi antara Jumlah UMKM, Jumlah Penduduk, Tenaga Kerja dengan Pertumbuhan Ekonomi Kota Palu Tahun 2019-2023 Ni Kadek Muliyani; Rita Suirlan; Muhtar Lutfi; Nurnaningsih Nurnaningsih; Mukhtar Tallesang
DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 10 No 2 (2025): Dialektika: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/dialektika.v10i2.7048

Abstract

Economic growth measures the progress of a region. In Palu City, economic development is influenced by various factors, including total of MSMEs, population, and workforce. MSMEs play a role as driver of the local economy, while the total of population and workforce reflects the potential of human resources that can contribute to economic growth. The purpose this study is analyze the relationship between the total of MSMEs, population and workforce with economic growth in Palu City in 2019-2023. The research method uses quantitative approach with correlational associative research type. The analysis method uses Pearson Correlation. The results of the analysis show that the total of MSMEs has positive but insignificant correlation with economic growth, with low level of closeness, the total of population has positive but insignificant correlation with economic growth, with moderate level of closeness and the workforce has a positive but insignificant correlation, with moderate level of closeness with economic growth.
Membangun Desa Berkelanjutan: Pendampingan Pengelolaan Database Terintegrasi: Building Sustainable Villages: Integrated Database Management Assistance Eko Jokolelono; Nurnaningsih Nurnaningsih; Muhammad Ichsan; Ahmad Syatir; Ika Rafika; Rita Suirlan; Nuryana Haprin Dj. Achmad; Meity Ferdiana Paskual; Indah Christiani; Nurul Rahma
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 6 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i6.11527

Abstract

Integrated database management is a fundamental prerequisite for promoting sustainable, transparent, and evidence-based village development. However, Sidondo IV Village faces significant challenges due to limited digital literacy and insufficient capacity among village officials and community members in utilizing data for development planning. This community service program aims to strengthen local capacity through workshops and hands-on assistance in managing integrated village databases using Microsoft Office–based spreadsheet applications. A participatory approach was employed, consisting of workshops on sustainable village development, technical training in data processing, and guided preparation of data collection instruments. Program effectiveness was evaluated using pre-test and post-test assessments administered to training participants. The results indicate a substantial improvement in participants’ digital literacy and data management skills, with average scores increasing from 47.37 to 82.50, representing a 74.16 percent improvement. The program successfully produced an integrated village database system to support the planning, implementation, and evaluation of village development programs. Overall, this initiative contributes to strengthening participatory, transparent, and sustainable village governance through data-driven decision-making.