Claim Missing Document
Check
Articles

Model Peningkatan Tourist Loyalty Melalui Tourist Engagement, Destination Image Dan Destination Value (Studi Kasus Pada Pasar Semawis Di Semarang) Wardani, Dina Avita; Sudarti, Ken
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 2 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Destination Image, Destination Value dan Tourist Engaggement terhadap Tourist Loyalty. berbeda dengan studi sebelumya, Pengumpulan data yang dilakukan dengan penyebaran kuesioner 300 responden. Data analisis menggunakan model SEM PLS. Hasilnya menunjukkan bahwa Tourist Engaggement mempu membentuk evaluasi positif dan mendorong Destination Image, Destination Value terhadap Tourist Loyalty. untuk berkunjung di Pasar Semawis Semarang.Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengelola Pasar Semawis dalam memahami faktor-faktor yang paling berpengaruh dalam meningkatkan loyalitas wisatawan. Temuan tentang destination image dapat membantu pengelola untuk lebih menonjolkan elemen visual dan pengalaman unik yang menciptakan citra positif bagi pengunjung, seperti nuansa budaya Tionghoa-Jawa yang ada di kawasan Pecinan Semarang.
Model Peningkatan Tourist Loyalty Melalui Product Value, Emotional Value Didorong Oleh Destination Image Evitasari, Dwi; Sudarti, Ken
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 2 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk menilai dampak Citra Destinasi, Nilai Produk, dan Nilai Emosional terhadap Loyalitas Turis. Berbeda dengan investigasi sebelumnya, akuisisi data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang diberikan kepada 100 peserta. Analisis menggunakan model SEM PLS untuk interpretasi data. Temuan menunjukkan bahwa Citra Destinasi berkontribusi pada penilaian yang menguntungkan dan menumbuhkan Nilai Produk dan Nilai Emosional, sehingga meningkatkan Loyalitas Wisatawan untuk mengunjungi Pasar Semawis di Semarang. Studi ini bercita-cita untuk menghasilkan keuntungan bagi Pasar dengan mengoptimalkan kemanjuran tenaga penjualan melalui pemahaman komprehensif tentang pengembangan strategis yang bertujuan untuk memperkuat Loyalitas Turis melalui Citra Destinasi, Nilai Produk, dan Nilai Emosional
Model Peningkatan Kinerja Melalui Remunerasi Kedisiplinan Kerja dan Kepuasan Kerja Hernastiti, Rika Kiptina; Sudarti, Ken
Solusi Vol. 23 No. 1 (2025): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v23i1.11172

Abstract

Salah satu manifestasi ibadah yang bersifat universal adalah bekerja, karena kerja merupakan realitas dasar bagi umat manusia yang dapat berubah menjadi esensi alami dan selalu hadir di setiap fase evolusi manusia. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa melalui upaya manusia, untuk memfasilitasi kemajuan ekonomi masyarakat secara bersamaan mencerminkan pemenuhan mandat ilahi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh remunerasi, kedisiplinan kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja fasilitator di Balai Pertanian Wilayah (BPPW) Jawa Tengah. Penelitian ini dikategorikan sebagai explanatory research merupakan metode penelitian yang bermaksud menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta pengaruh antara variabel satu dengan variabel lainnya. Populasi dalam studi ini adalah karyawan/fasilitator IBM yang bekerja di BPPW Jawa Tengah yaitu berjumlah 200 fasilitator. Pengambilan sampel yaitu jumlah indikator dikali angka 5 sampai 10, dalam penelitian ini terdapat 13 indikator sehingga Penelitian ini melibatkan 130 responden yang telah bekerja minimal tiga tahun di BPPW Jawa Tengah. Analisis data menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa remunerasi secara signifikan berpengaruh positif terhadap kedisiplinan kerja, kepuasan kerja, dan kinerja fasilitator. Selain itu, kedisiplinan kerja dan kepuasan kerja juga terbukti secara signifikan berpengaruh positif terhadap kinerja fasilitator. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan remunerasi dapat menajdi salah satu strategi untuk meningkatakan kinerja fasilitator di BPPW jawa Tengah
Job Embeddedness: a Strategy to Reduce Voluntary Turnover Intention Ratnawati, Alifah; Sudarti, Ken; Mulyana, Mulyana; Mubarok, M Husni
JDM (Jurnal Dinamika Manajemen) Vol 11, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jdm.v11i2.22876

Abstract

This study examines the relationship between Job Embeddedness and Job Insecurity to voluntary turnover intention and job performance. The sample of this study were 209 respondents from permanent or contract employees who worked as secretaries, clerical or administrative personnel in government or private offices in Central Java, Indonesia. This study used Structural Equation Modelling (SEM) for hypothesis testing. Result of this job insecurity cannot be used to predict voluntary turnover intention or job performance. Job embeddedness is divided into three types, namely job embeddedness link, job embeddedness fit, and job embeddedness sacrifice. Job Embeddedness link and Job Embeddedness fit have no effect on voluntary turnover intention, but they can be used to predict job performance. In contrast, Job embeddedness sacrifice has an effect on voluntary turnover intention but cannot be used to predict job performance. Voluntary turnover intention proved able to be used to predict job performance.
Peningkatan Minat dan Keputusan Berpartisipasi Akseptor KB Sudarti, Ken; Prasetyaningtyas, Puji Prasetyaningtyas
JDM (Jurnal Dinamika Manajemen) Vol 2, No 2 (2011): September 2011
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jdm.v2i2.2477

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk menemukan dampak dari kualitas layanan dan konseling yang disediakan oleh PLKB dan persepsi pengguna kontrasepsi pada budaya lingkungan yang berkontribusi terhadap ketertarikan dan keputusan para pengguna alat kotrasepsi. Populasi penelitian ini adalah 98 wanita yang melakukan program keluarga berencana dalam jangka waktu lama dengan menggunakan sample convenience. Penelitian ini menunjukkan mayoritas pengguna kontrasepsi adalah usia rawan untuk melahirkan, memiliki lebih dari dua anak, dan relatif memiliki latar belakang pendidikan rendah. Kualitas layanan program konseling dan budaya lingkungan dalam program keluarga berencana mempunyai dampak positif terhadap ketertarikan dan keputusan untuk berpartisipasi terhadap program keluarga berencana. Kualitas layanan ditemukan sebagai kontribusi terbesar terhadap peningkatan ketertarikan dan partisipasi dalam program keluarga berencana.The aim of this study was to find out the effect of the service quality and counceling provided by the family planning field workers (PLKB) and the perception of the contraception users on the environmental culture that contribute to the interest and decision of the contraception users.The population of this study was the contraception users in Demak District. The traditional statistical model of yamae was applied to recruit the 98 women who were long-term users of birth control within the government-sponsored family planning program using the convenience sampling method.The study showed that the majority of the contraception users were in the age at risk of giving birth , with more than two children and relatively had low education background. The service quality, councelling program and environmental culture had a possitive effect on the interest and the decision of participating in the family planning program . Service quality was found to give the biggest contribution for the improved interest and partisipation in the family planning program.
Pendampingan pembuatan kemasan produk dan penerapan aplikasi akuntansi pada UMKM batik di Kota Pekalongan Ifada, Luluk Muhimatul; Fachrunnisa, Olivia; Sudarti, Ken; Mutoharoh, Mutoharoh
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Agustus
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v7i3.2155

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh umkm kain batik di pekalongan adalah kemasan masih dibuat secara sederhana, dan Penyusunan laporan keuangan masih dilakukan secara manual dan seadanya. Tujuan pendabdian Masyarakat pada UMKM batik di pekalongan adalah untuk meningkatkan omset penjualan, memberikan penyuluhan serta pendampingan mengenai kemasan atau packaging dan penyusunan laporan keuangan dengan menggunakan aplikasi Si Apik. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari beberapa tahapan untuk mencapai target luaran yang diharapkan, melakukan observasi dan wawancara mendalam untuk menggali informasi, Tahapan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM batik, Dan tahapan terakhir evaluasi, Evaluasi pada akhir kegiatan ini dilakukan untuk mengukur keberhasilan dari seluruh program pelatihan. Hasil kegiatan pengabdian Masyarakat yang telah dilaksanakan oleh Tim PKM pada UMKM Batik di Kota Pekalongan dapat disimpulkan bahwa pertama, Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan memberikan pendampingan pembuatan kemasaan atau packaging dan Membuat laporan keuangan dengan aplikasi Si Apik berlansung baik dan responsif. 
PERAN KAPABILITAS INTERAKSI DAN KREASI NILAI BERSAMA UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PEMASARAN Sudarti, Ken; Wardhiani, Okky
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBIK)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.472 KB) | DOI: 10.26418/jebik.v10i3.45790

Abstract

ABSTRACTThis study focuses on the role of Individual and Relational Interaction Capability in increasing Emotional and Social Value Co-Creation on Market Performance in beauty salon services. Value Co-Creation is one of the service organization's strategies in utilizing external resources from customers. This strategy is crucial because the performance of service organizations is mostly determined by the ability of the frontline staff who interact with customers during service meetings. This research belongs to explanatory research with a population of beauty salon customers in Central Java. The sample consisted of 203 customers, and it was determined using the purposive sampling technique. The author collects customer data through the distribution of offline and online questionnaires analyzed using SPSS 23.0-based regression. This study has proven that Emotional and Social Value Co-Creation can mediate between Individual and Relational Capability with Market Performance. Emotional and social values that are created together will be beneficial for the parties involved. For customers, interactions during the value co-creation process will increase their satisfaction because it can fulfill their needs and desires. This study has also shown the role of individual and relational capability in increasing customer willingness to engage in mutual value creation interactions.JEL  Codes: D20, L10, M20.Keywords : individual interaction capability, relational interaction capability, emotional value co-creation, social value co-creation, market performance.  ABSTRAKStudi ini fokus pada peran Individual dan Relational Interaction Capability dalam meningkatkan Emotional dan Social Value Co-Creation menuju Market Performance pada jasa salon kecantikan. Value Co-Creation merupakan salah satu strategi organisasi jasa dalam memanfaatkan sumberdaya eksternal yang berasal dari pelanggan. Strategi ini sangat penting karena performa organisasi jasa sangat ditentukan oleh kemampuan frontline staff dalam berinteraksi dengan pelanggan pada saat pertemuan jasa. Jenis penelitian bersifat explanatory research dengan populasi pelanggan salon kecantikan di Jawa Tengah. Ukuran sampel yang digunakan sebanyak 203 pelanggan. Teknik pengambilan sampel menggunakan pPurposive sSampling. Peneliti mengumpulkan data pelanggan melalui penyebaran kuisioner secara offline dan online. Alat analisis data menggunakan regresi berbasis SPSS 23.0. Studi ini telah berhasil membuktikan bahwa Emotsional dan Social Value Co-Creation mampu memediasi antara Individuasl dan Relational Capability dengan Market Performance Nilai emosional dan soscial yang dikreasikan bersama akan bermanfaat bagi pihak-pihak yang terlibat. Bagi pelanggan, interaksi selama proses value co-creation akan meningkatan kepuasannya karena kebutuhan dan keinginannya dapat terpenuhi. Studi ini juga telah membuktikan peran individual dan relational capability dalam meningkatkan keinginan pelanggan terlibat dalam interaksi penciptaan nilai bersama.
Islamic Religious Brand Community Support Practices in Encouraging Creativity Values in The Religiocentric Market of Thailand Ritto, Daee; Sudarti, Ken
JURNAL AKTA Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Program Magister (S2) Kenotariatan, Fakultas Hukum, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/akta.v11i3.39365

Abstract

The practice of supporting the Islamic Religious Brand Community in Encouraging Creativity Values in Thailand's Religiocentric Market is one effort that is worth considering in online transactions considering that in the conditions of virtual transactions there are many product choices so that consumers will find it easy to get goods according to religious criteria, especially halal and non-halal products so that consumers can compare the type and value of products with others. Through this religious brand community, consumers create a bond based on shared values. For the religiocentric market, especially in Thailand, shared religious values become a strong glue and influence consumer purchasing decisions. Support from the religious community which can be in the form of Religious Support, Emotional Support and Informational Support is an antecedent variable that is considered to form Customer Ethical Perceptions and trust which ultimately leads to their willingness to be involved in creativity in the Thai Religious Market. The concept above is value co-creation, namely value creation that involves customers as active actors in creating the value of the goods themselves. This research uses explanatory research with a quantitative approach to analyze data and test it. The research aims to determine the relationship between two or more variables regarding Islamic Religious Brand Community Support Practices in Encouraging Creativity Values in Thailand's Religious Market. The results of this research show that there is a close relationship that is mutually sustainable and influences each other between Islamic Religious Brand Community Support Practices in Encouraging Creativity Values in the Thai Religious Market which causes an increase in the economic level and welfare of the community, both producers and consumers, especially seen from the perspective of the religious community in Thailand.
The Mediating Role of Organizational Commitment in the Relationship Between Positive Organizational Culture and Employee Engagement to Reduce Turnover Intention Afif, M. Mahrus; Sudarti, Ken
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran mediasi komitmen organisasi dalam hubungan antara budaya organisasi positif dan keterlibatan karyawan untuk mengurangi turnover di Thursina International Islamic Boarding School Malang. Tingginya angka turnover dari 27 karyawan (2022) menjadi 42 karyawan (2024) dari total 508 SDM mengindikasikan perlunya intervensi strategis dalam manajemen sumber daya manusia. Menggunakan pendekatan mixed methods dengan strategi eksplanatori sekuensial, penelitian melibatkan 133 responden untuk analisis kuantitatif menggunakan PLS-SEM dan data kualitatif melalui Focus Group Discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi positif berpengaruh signifikan terhadap employee engagement (β=0,343, p<0,05) dan organizational commitment (β=0,599, p<0,05). Komitmen organisasi terbukti memediasi hubungan antara budaya organisasi positif dan employee engagement (β=0,377, p<0,05). Employee engagement memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention (β=-0,713, p<0,05). Model penelitian mampu menjelaskan 77,1% varian employee engagement dan 50,8% varian turnover intention. Temuan kualitatif memperkuat bahwa nilai RECODING (Religious, Caring, Open-Minded, Inspiring) menjadi kekuatan budaya positif, namun komunikasi manajemen dan konsistensi kebijakan perlu diperbaiki. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk memperkuat retensi karyawan melalui peningkatan komunikasi organisasi, konsistensi kebijakan, dan sistem apresiasi yang adil.
Enhancing Holistic Value in Human Transformative Service through Religious Interaction Capability Sudarti, Ken; Hendar, Hendar; Tharrazana, Nabila
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 39, No 2 (2024): July 2024
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/mem.v39i2.4770

Abstract

This research investigates the impact of Interaction Capability on Customer Participation, influencing the development of Perceived Holistic Value in transformative human services aimed at enhancing customer well-being. An innovative aspect introduced in this study is Religious Interaction Capability, which supplements the existing dimensions of Interaction Capability: Individualized Interaction, Relational Interaction, Empowered Interaction, and Ethical Interaction Capability. The study involved 192 outpatient participants from Islamic hospitals in Central Java, Indonesia, selected through purposive sampling. Data analysis utilized Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS 22.0. The results suggest that Religious Interaction Capability and other interaction capabilities significantly motivate religiously oriented patients to seek and responsibly share information. Furthermore, all factors facilitating Customer Participation contribute to the formation of Perceived Holistic Value, extending beyond transactional aspects such as process and outcome value to include a broader dimension of religious value. These findings have implications for strengthening the Resource-based View theory.