Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENDEKATAN MORAL SPIRITUAL DALAM MEWUJUDKAN EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH Baharuddin Baharuddin
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2017): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v1i1.38

Abstract

Kepemipinan moral spiritual merupakan kepemimpinan komprehensif yang menggabungkan beberapa pendekatan secara bersamaan sebagai kekuatan penggerak kepemimpinan. Tujuan kajian ini adalah adalah menguraikan dimensi moral spiritual kedalam kepemimpinan untuk mewujudkan kepemimpinan kepala sekolah yang efektif. Kesimpulan kajian ini adalah bahwa dimensi moral spiritual dapat diinternalisasikan dalam kompetensi kepala sekolah yang mencakup lima aspek yaitu kepribadian, manajerial, supervisi, kewirausahaan, dan sosial.
Developing Students’ Character through Integrated Anti-Corruption Education Baharuddin Baharuddin; Ita Sarmita Samad
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 2 (2019): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v3i2.146

Abstract

Corruption has become an acute problem for the Indonesian people since independence. Various efforts have been made to hack the corruption problem but have not succeeded. The cultural approach would be a solution to the problem. The cultural approach in question is education. Through education, prevention of corruption can be done by creating a healthy environment, strengthening character, and internalizing the noble values ​​in daily behavior for students. Strengthening of character is reflected by cultivating shame, socialization about the importance of honest culture and the bad of cheating both directly and indirectly. Termsuk by making the "Honesty Canteen" to build the honest value habituation of the students. Another effort that can be done is to integrate anti-corruption education in the subjects taught at school. In anti-corruption education must integrate three main domains, namely the domain of knowledge (cognitive), attitudes and behavior (affection), and skills (psychomotor). Implementation of anti-corruption education at the school level can use an integrative-inclusive strategy (inserted in existing subjects) and exclusive (special/individual subjects).
Implementasi Kebijakan Pendidikan Inklusif Di SDN No. 39 Cakke Baharuddin Baharuddin; Saidang Saidang
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 4 No 2 (2020): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v4i2.717

Abstract

Pendidikan inklusif adalah jenis pendidikan yang menganut falsafah pemerataan, keadilan dan non diskriminatif untuk mendapatkan layanan pendidikan. Pendidikan inklusif hadir untuk membuka akses pendidikan yang seluas-luasnya kepada seluruh warga negara Indonesia khususnya Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang masih status usia sekolah. Diantara sekolah yang menjadi sekolah penyelenggaran pendidikan inklusif adalah SDN No. 39 Cakke yang menjadi sekolah percontohan implementasi pendidikan inklusif di Kabupaten Enrekang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses implementasi kebijakan pendidikan inklusif di SDN No. 39 Cakke, mulai dari reformulasi, sosialisasi hingga implementasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi mendalam, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian adalah reformulasi kebijakan pendidikan inklusif dilakukan dengan berpedoman pada peraturan yang berlaku secara nasional dan juga Peraturan Daerah. Selanjutnya dalam proses sosialisasi, dilakukan dengan melibatkan semua stakeholders. Sedangkan proses implementasi pendidikan inklusif dilakukan dengan memperhatikan aspek (1) kesiapan sekolah, (2) manajemen sesiswaan, (3) manajemen kurikulum, (4) manajemen tenaga pendidik, (5) manajemen sarana dan prasarana, dan (6) manajemen hubungan masyarakat.
The Influence of Project-Based Learning in Improving Students' Critical Thinking Skills in Science Subjects in Elementary Schools Alpha Alpha; Baharuddin Baharuddin; , Ilham Assidiq
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Effective learning methods play an important role in developing students' critical thinking skills. This study aims to analyze the effect of project-based learning methods on elementary school students' critical thinking skills. A quantitative approach with experimental design was used in this study, involving two groups of students, namely the experimental group using project-based learning methods and the control group using conventional methods. Data were collected through critical thinking tests and analyzed using statistical tests. The results showed that students who studied with project-based learning methods had higher critical thinking scores compared to the control group. This indicates that project-based learning methods can improve students' critical thinking skills by providing more active, contextual, and collaborative learning experiences. Thus, this method can be an effective alternative in improving the quality of learning in elementary schools.