Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Tafsir Hadits al-Dārimī no.254 tentang Peran Holistik Pendidik dalam Pendidikan Islam Abad 21 Fazar, Fahmi; Sudrajat, Hendra; Wulandari, Ratna; Sumarna, Elan; Surahman, Cucu
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/quhas.v14i1.42691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran holistik pendidik dalam pendidikan Islam abad ke-21 berdasarkan tafsir kontekstual terhadap Hadis al-Dārimī no. 254. Hadis tersebut menegaskan tiga posisi utama dalam lingkaran keilmuan: sebagai cendekiawan (‘ālim), pembelajar (muta‘allim), dan pendengar (mustami‘), yang memiliki relevansi tinggi dalam membentuk karakter pendidik kontemporer. Pendekatan penelitian menggunakan mixed methods dengan desain convergent parallel, menggabungkan takhrij hadis dan analisis dokumen (kualitatif), serta analisis statistik media sosial tiga akun Instagram tokoh dakwah digital: @adihidayatofficial, @hanan_attaki, dan @santri_gusdur (kuantitatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing tokoh merepresentasikan salah satu dari tiga peran holistik pendidik, baik melalui konten edukatif, gaya komunikasi, maupun respon audiens digital. Integrasi data menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam klasik dapat diaktualisasikan secara efektif dalam strategi pendidikan berbasis media sosial, menciptakan ruang pembelajaran yang lebih reflektif, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi digital. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan model pendidikan Islam berbasis hadis, sekaligus implikasi praktis dalam penguatan kurikulum PAI dan strategi dakwah digital. Namun, ruang lingkup penelitian ini masih terbatas pada tiga akun sebagai sampel studi, sehingga penelitian lanjutan disarankan untuk melibatkan lebih banyak platform dan aktor pendidikan digital lainnya guna memperluas generalisasi hasil.
The PHARMACY AND ARCHIPELAGO CON PHARMACY AND ARCHIPELAGO CONSTITUTIONAL THEORY: PHARMACY AS GUARDIAN OF ETHICAL AND LOCAL LEGAL BALANCE Dita, Rahma Dita; Sudrajat, Hendra
Jurnal Penelitian Farmasi Dan Herbal Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Farmasi dan Herbal
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan DELI HUSADA Deli Tua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpfh.v8i1.2512

Abstract

This article explores the role of pharmacists as ethical and legal mediators within pluralistic legal systems in Indonesia. Informed by the theory of Konstitusi Nusantara (Nusantara Constitution), this study frames the pharmacist not merely as a medical professional but as a guardian of balance between local customs and national regulations. Using a qualitative normative-juridical method and interdisciplinary analysis across pharmaceutical sciences, constitutional law, and health anthropology, this research draws from literature and regional practices in Papua, Kalimantan, and Nusa Tenggara. Findings show that pharmacists often navigate overlapping norms professional codes, state law, and local customary systems especially when working within indigenous communities. Their unique position enables them to build culturally respectful communication, advocate for the safe use of traditional remedies, and promote ethical healthcare grounded in local wisdom. The study calls for curricular reform in pharmacy education that integrates local legal-cultural knowledge and for policies that institutionalize collaboration between pharmacists and customary authorities. This research provides conceptual and practical insights for building inclusive, locally rooted healthcare governance in Indonesia. Keywords: Pharmacist, Local wisdom, Legal pluralism, Indigenous health
Farmasi dan Teori Konstitusi Nusantara: Apoteker sebagai Penjaga Keseimbangan Etis dan Hukum Lokal Sudrajat, Hendra; Dita, Rahma
Jurnal Medika Farmaka Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Medika Farmaka
Publisher : LP4M STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/jmedfarm.v3i2.69

Abstract

This study examines the strategic role of pharmacists as ethical and legal mediators in Indonesia's pluralistic legal system. Based on the Nusantara Constitution theory, pharmacists are viewed not only as healthcare professionals but also as maintainers of the balance between state law and customary law. The research method uses a qualitative, normative-juridical approach with an interdisciplinary analysis of pharmaceutical science, constitutional law, and medical anthropology. Data were obtained through literature studies and case observations from indigenous communities in Papua, Kalimantan, and Nusa Tenggara. The results of this study indicate that pharmacists in indigenous areas face overlapping norms between professional codes of ethics, state law, and customary law. Their role as intermediaries enables culturally sensitive communication, the safe use of traditional medicines, and pharmaceutical practices based on local values. Pharmacists thus serve as a bridge between formal healthcare services and regional perspectives. This study recommends integrating local legal and cultural insights into pharmacy curricula and national policies to strengthen collaboration with customary authorities and build an inclusive, locally rooted health system.
Nilai Teori Konstitusi Nusantara dalam Tradisi Pengobatan Lisan dan Peran Apoteker Modern Sudrajat, Hendra; Rahmawati, Nur
Jurnal Medika Farmaka Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Medika Farmaka
Publisher : LP4M STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/jmedfarm.v3i2.72

Abstract

This study examines the integration of the values of the Indonesian Constitution, particularly the teachings of Sunan Drajat, into oral medicine practices and their relevance to the role of modern pharmacists. Values such as empathy, social justice, and community-based services embodied in Sunan Drajat's Pepali Pitu and Catur Pitulung demonstrate substantial alignment with the ethics of the pharmaceutical profession. This study employed a qualitative-descriptive approach through literature review, normative analysis, and historical methods. The results demonstrate that these values can be systematically integrated into the curriculum, training, and practice of pharmacists. Visualizations through diagrams and graphs demonstrate increased public trust in pharmacists based on local values. This integration serves as a foundation for strengthening a healthcare service model that is not only clinical but also rooted in the culture and spirituality of the community.
Kajian Semiotika: Representasi Makna Kemanusiaan pada Puisi Karya Iman Soleh Sudrajat, Hendra
Kinanti : Jurnal Karya Insan Pendidikan Terpilih Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Kinanti (Karya Insan Pendidikan Terpilih)
Publisher : Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62518/71af1c40

Abstract

Representasi Makna Kemanusiaan pada Puisi Karya Iman Soleh. Penelitian ini mengkaji puisi karya Iman Soleh menggunakan teori semiotika dari Roland Barthes. Makna yang dikaji yakni makna denotatif, konotatif dan mitos. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Berdasarkan hasil kajian semiotika dari puisi karya Iman Soleh, diperoleh temuan: (1) Penyair membahas mengenai tema besar yang serupa yakni mengenai kemanusiaan. (2) Puisi karya Iman Soleh menceritakan mengenai realitas kehidupan manusia. (3) Diksi pada puisi karya Iman Soleh menggunakan gaya bahasa yang mengandung makna konotatif atau makna kias. Hasil penelitian ini bertujuan untuk memudahkan mengidentifikasi makna dari sebuah puisi.
PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA, ANTISIPASI PERGAULAN BEBAS, DAN PERNIKAHAN DINI DI DESA WEWANGREWU KECAMATAN TANASITOLO KABUPATEN WAJO Ahmad Muktamar; Hendra Sudrajat
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 04 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kurun waktu terakhir, Kabupaten Wajo mengalami peningkatan yang signifikan dalam kasus peredaran narkoba, sebuah fenomena yang telah menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat dan pemerintah setempat. Fenomena ini, yang terindikasi dari peningkatan jumlah individu yang terlibat dalam penggunaan dan perdagangan narkoba, menunjukkan bahwa bisnis ilegal ini tampaknya mengalami pertumbuhan. Kondisi ini diperparah oleh kurangnya pengetahuan yang dimiliki warga mengenai Narkoba. Selain itu, Desa Wewangrewu di juga menghadapi masalah sosial lain yang tidak kalah serius, yaitu meningkatnya kasus pernikahan dini yang diakibatkan oleh pergaulan bebas. Berbagai fenomena ini telah menjadi titik fokus pemerintah setempat dalam mencari solusi efektif untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Pada hemat kami sangat urgen adanya peningkatan pengetahuan terkait narkotika dan berbagai masalah yang ditimbulkannya. Output dan outcame dari kegiatan ini adalah (1) Selesainya kegiatan sosialisasi dengan jumlah peserta minimal 30 orang, (2) Meningkatnya pengetahuan warga masyarakat terkait narkotika, jenis, ciri dan efeknya, (3) terciptanya lingkungan yang bebas narkoba dan pergaulan bebas. (4) Tidak terjadinya lagi pernikahan dini akibat dari hubungan seks pranikah. Materi sosialisasi yang diharapkan menjadi tambahan pengetahuan untuk mengatasi masalah tersebut adalah : (1) Jenis-jenis narkotika, ciri dan efek negatifnya, (2) lingkungan sosial budaya masyarakat yang rentang munculnya perilaku penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas, (3) pergaulan bebas dan masa depan remaja.
Pilkada dan Kewenangan Wakil Kepala Daerah Dalam Perspektif Hukum Tata Negara Sudrajat, Hendra
Jurnal Bina Praja Vol 12 No 2 (2020): Pemilihan Kepala Daerah
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.12.2020.261-272

Abstract

Since the reformation era in 1998 through amendments to the 1945 Constitution, which began in 1999 to 2002, it has impacted Indonesia's state administration system's structure. The direct election system's opening in the election of the President and Vice President and the legislature to the local leections (Pilkada). Local elections (Pilkada) candidates are a package for local leaders, which fascinating to examine. In Article 18, paragraph (4) to the 1945 Constitution does not mention the Deputy local leaders, thus causing problems. When the Deputy local leaders authority is limited by the constitution, which has an impact on conflicts of authority between the local leaders and Deputy local leaders, which results in disrupted government services. This study aims to provide a solution to this phenomenon so that it finds two options, namely, first to retain the position of Deputy local leaders in the local elections with the complaint mechanism method and precise judgment of taxation, and secondly to be consistent with the state constitution, the local elections (Pilkada) is held without a Deputy local leaders candidate with his position replaced. by the local secretary.
State Protection in Intellectual Property Products Sudrajat, Hendra
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 22 No. 2 (2023): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v22i2.3209

Abstract

State Protection in Intellectual Property ProductsThis study aims to see that Indonesia is a country that has great potential and produces many works of art that have high economic value. Therefore,the state needs to be present to provide legal protection for various products so that the value and selling power of the economy is a national product. The state should protect the presence of tertiary institutions through lecturers in producing intellectual works. But the problem lies in applying laws and regulations on intellectual property products that have not been appropriately applied. The results of this study are expected to contribute knowledge and scholarship in the realm of law and management of intellectual property product protection as a form of the implementation rule of law by protecting human rights as a characteristic of Indonesia as a rule of law state.Keywords:Legal protection; Traditional Knowledge; Copyrights
ANALISIS YURIDIS PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI KEDUA MAHKAMAH AGUNG NOMOR 161/PK/TUN/2023 SENGKETA SERTIFIKAT Nuraini, Nuraini; Sudrajat, Hendra; Thamrin, Husni
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 2 (Oktober 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i2.76658

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Yuridis Putusan Peninjauan Kembali Kedua Mahkamah Agung Nomor 161 PK/TUN/2023 dalam Sengketa Sertifikat Hak Pakai Nomor 11 Tahun 2019 atas nama Kementerian Pertahanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara mendalam pertimbangan hukum serta implikasi dari putusan Mahkamah Agung terhadap kepastian hukum dalam penggunaan tanah negara. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kasus dan perundang-undangan untuk memperoleh gambaran komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan tersebut menegaskan kedudukan hukum Kementerian Pertahanan sebagai pemegang hak yang sah, sekaligus memperkuat legitimasi pemerintah dalam mengelola tanah strategis milik negara. Selain itu, putusan ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan kepastian hukum dan keadilan administratif, khususnya dalam konteks sengketa tata usaha negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peninjauan kembali memiliki peran penting sebagai instrumen korektif dalam sistem peradilan administrasi, karena mampu memberikan perlindungan hukum bagi pihak yang dirugikan sekaligus memastikan kepastian hukum serta keseimbangan antara kewenangan negara dan hak-hak pihak terkait.
Tinjauan Psikologi Hukum Terhadap Kematangan Emosi, Kontrol Diri dan Perilaku Agresif pada Anggota Polri dalam Menangani Huru Hara Nur, Andi Wahyuddin; Yustiana; Hendra Sudrajat; Baso Muhammad Harisah; Andi Astrid Baradillah; Sudarwin
Legal Journal of Law Vol 4 No 2 (2025): Edisi: November 2025
Publisher : YP-SDI Lamaddukelleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the emotional maturity, self-control, and aggressive behavior of Polri members in handling riots; and to determine the factors that influence emotions, self-control, and aggressive behavior of Polri members in handling riots. The study was conducted at the Wajo Police. Data collection methods used were interviews and library research. Data were analyzed qualitatively using deductive and inductive methods and then presented descriptively. Data in the form of direct interviews with related parties and in the form of legal products and reading materials related to the object of study to sharpen and deepen the qualitative analysis. The results of the study indicate that emotional maturity and self-control are important factors in shaping the behavior of Polri members who are professional and have integrity, especially when facing riot situations. By improving these two aspects, it is hoped that Polri members can carry out their duties more effectively, maintain security and order, and minimize the negative impact of aggressive behavior; and The factors that influence emotions, self-control, and aggressive behavior of Polri members in handling riots are very complex and diverse. Some internal factors include age, temperament, emotional maturity, and self-esteem. External factors include past experiences, social support, the work environment, and task pressure. Furthermore, conditions such as sleep deprivation, stress, and a lack of understanding of the task can also trigger emotional instability and aggressive behavior