Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Private Ownership of Marine Territories in Sumba: Cultural Identity, Globalization, and Algorithmic Power in the Struggles of Coastal Communities Eva Solina Gultom
ELITE: Journal of English Language and Literature Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 December 2025
Publisher : English Literature Study Program, Faculty of Humanities, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/x8r4q993

Abstract

The extension of private land ownership into marine territories in Sumba has generated socio-economic tensions by restricting traditional fishing grounds and undermining communal access to coastal resources; yet, scholarly attention to its cultural and digital implications remains limited. This study aims to examine how such privatization affects the livelihoods and cultural identity of coastal communities in the context of globalization and algorithmic power. Employing a qualitative ethnographic approach combined with digital discourse analysis, the research investigates community narratives, policy documents, and representations across social media platforms. The findings reveal that privatization disrupts indigenous systems of reciprocity, compels local communities to renegotiate their cultural identity, and exposes them to global economic models that privilege individual ownership. Moreover, algorithmic amplification in digital media tends to marginalize indigenous voices while reinforcing dominant narratives aligned with commercial interests. The study concludes that marine privatization in Sumba not only reshapes socio-cultural relations but also illustrates how globalization and algorithmic systems jointly reconfigure cultural identity and resource legitimacy in contemporary Indonesia.
Dynamics of Toba Batak Women in Forest Conservation through the Perspective of Ecofeminism: Dinamika Perempuan Batak Toba dalam Pelestarian Hutan Eva Solina Gultom
Al-Musthalah: Jurnal Riset dan Penelitian Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): December
Publisher : PT Syamilah Literasi Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas peran krusial perempuan Batak Toba dalam pelestarian lingkungan, khususnya di kawasan Samosir, Sumatera Utara. Meskipun sering kali diabaikan dalam pengambilan keputusan terkait sumber daya alam, perempuan memiliki pengetahuan tradisional yang mendalam serta keterampilan dalam pengelolaan ekosistem yang berkelanjutan. Melalui pendekatan ekofeminisme, artikel ini mengungkap hubungan antara ketidakadilan gender dan kerusakan lingkungan, serta bagaimana perempuan menjadi garda terdepan dalam perjuangan melawan eksploitasi sumber daya oleh perusahaan besar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menggabungkan studi literatur dan wawancara mendalam dengan tokoh perempuan adat. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan akses pendidikan dan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan sangat penting untuk keberlanjutan lingkungan. Dengan melibatkan perempuan dalam pengelolaan sumber daya, masyarakat dapat mencapai pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan. Kesimpulan ini mendorong perlunya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat sipil, dan komunitas lokal untuk memberdayakan perempuan dalam menjaga lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.