Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AGROMIX

KONTRIBUSI SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN SIDOARJO Kholid Murtadlo

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.083 KB) | DOI: 10.35891/agx.v1i3.723

Abstract

Upaya mengimplementasikan azas desentralisasi sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2004 secara nyata dan bertanggungjawab, Pemerintah daerah sebagai sub sistem dari pemerintah pusat dituntut untuk mampu optimalisasi Pendapatan Asli Daerah untuk membiayai biaya rutin dan biaya pembangunan dengan menggali potensi asli daerah yang bersumber dari sektor pertanian dan pendapatan asli daerah lain yang sah. Dengan demikian rumusan masalah pada penelitian ini adalah seberapa besar kontribusi sektor pertanian Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Sidoarjo, dimana hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan pertimbangan dimana hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan pertimbangan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan mengenai kebijakan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini dilakukan dengan analisis deskriptif kemudian diinterpretasikan sesuai dengan tenua-temuan yang lain yang digali dengan wawancara dan laporan keuangan daerah pada bendahara daerah dari tahun 1994/1995 sampai dengan 2000/2001 hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki konstribusi pada tiap tahunnya yang tersebar dalam jangka lima tahun rata-rata sebesar 20% dan begitu juga Perkembangan Pendapatan Asli Daerah tiap tahun dalam jangka lima tahun rata sebesar 20%. Hal ini menunjukkan seberapapun besaran kontribusi petani menuntut adanya respon balik dari pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mewujudkan moto” Pertanian Maju dan Industri Andalan.” 
Perilaku petani padi terhadap risiko usahatani pada suku yang berbeda di Jawa Timur Kholid Murtadlo

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v14i2.4199

Abstract

Introduction: The agricultural sector is a sector that depends on natural conditions so that uncertainty and risk in farming always occurs. The source of risk is predicted to continue to grow which greatly affects the total agricultural yield. Farming risk consists of production risk and price. Production risk is related to production uncertainty. Price risk is related to price fluctuations that cause losses to farmers because prices are difficult to predict. Indonesia is known for its diversity with nearly 300 ethnicities. Each ethnic group has different characteristics in behavior, language and customs. This difference is possible to influence decisions in managing a business, including in dealing with farming risks. This study attempts to analyze the behavior of rice farmers on the risk of farming among various ethnic groups in East Java and factors that influence farmer behavior towards farming risk. Methods: This research was conducted in Pamekasan, Ngawi and Pasuruan, where these three districts represent Javanese, Madurese, and Madura-Javanese ethnic assimilation. The data used are primary data collected from 49 respondents in Pamekasan Regency, 72 in Ngawi Regency and 65 in Pasuruan Regency so that a total of 186 respondents using the cluster sampling approach. Farmers' behavior towards farm risk was analyzed using the Just and Pope risk function model with the utility function approach, while the analysis of factors that influenced behavior towards farm risk was carried out using multiple regression. Results: The results of the analysis show that the behavior of rice farmers in Pamekasan District with Madura ethnic risk seekers, in Pasuruan Regency is a risk averse and in Ngawi Regency is a risk seeker. Conclusion: Regression analysis shows that differences in ethnicity of farmers affect the way rice farmers deal with farming risks