Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGIDENTIFIKASI PENGGUNAAN BAHASA (KONOTASI DAN DENOTASI) MELALUI METODE SAINTIFIK PADA TEKS PUISI Masri, Masri; Nuryadin, Cecep
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/jec.v7i1.4314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktifitas belajar siswa di kelas dan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas VIII.3 MTs Negeri I Baubau dengan menerapkan pendekatan saintifik. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.3 MTs Negeri I Baubau yang terdiri dari 33 siswa yang diteliti adalah aktifitas belajjar dan hasil belajar siswa melalui pendekatan saintifik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan refleksi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adala observasi dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi kuantitatif. Dalam penelitian ini peneliti sebagai guru yang langsung mengajar menggunakan pendekatan saintifik. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan pendekatan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII.3 MTs Negeri I Baubau. Hasil belajar siswa pada siklus II mencapai rata-rata 81,21 dari keseluruhan siswa memperolah 70 keatas. Mencapai 81,21 siswa mencapai ≥70. Maka dapat disimpulakan bahwa berdasarkan hasil tes evaluasi siswa dari siklus ke siklus menunjukan bahwa keseluruhan kegiatan proses pembelajaran pendekatan saintifik terlaksana dengan maksimal di sekolah MTs. Negeri I Baubau.
Elementary School Teachers Teaching Trends in Thematic Lessons on Social Media A. Muh. Ali; La Ode Achmad Suherman; Suarti; Masri; Nur Aulia Komaria; A.Fathul Asdar
EDUTREND: Journal of Emerging Issues and Trends in Education Vol. 1 No. 1 (2024): EDUTREND: Journal of Emerging Issues and Trends in Education
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/edutrend.295

Abstract

Social media, particularly Facebook, has become one of the primary platforms for teachers to interact, share, and find inspiration related to education. On Facebook, numerous active education groups and pages exist where teachers share teaching materials, teaching experiences, and instructional strategies. Observing the evolving trends in thematic learning, it is crucial to understand how materials and teaching strategies related to thematic learning in elementary school are communicated and shared in the online world, especially on the Facebook platform. Therefore, this research aims to analyze the teaching materials and strategies of elementary school teachers related to thematic learning in the digital realm, specifically on Facebook. This study will identify the latest trends in thematic learning and explore various approaches and ideas proposed by teachers in the virtual environment. The findings of this research are expected to provide a comprehensive overview of how elementary school teachers leverage the Facebook platform to support and enhance the thematic learning process, contributing positively to the development of education at the elementary school level. With knowledge of the most relevant and effective teaching materials and strategies circulating online, educators and policymakers in the field of education can benefit from the findings of this research to improve the quality of elementary education and support teachers in addressing the challenges of learning in the digital era.
PENINGKATAN INDEKS DESA MEMBANGUN MELALUI OPTIMALISASI PERAN PERANGKAT DESA DAN PENINGKATAN AKSES PENDIDIKAN DI DESA Akbar, Azaz; Masri, Masri; Matje, Irman; Gawise, Gawise; Rahmi, Nelvin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24704

Abstract

Artikel ini berjudul Peningkatan Indeks Desa Membangun Melalui Optimalisasi Peran Perangkat Desa Dan Peningkatan Akses Pendidikan di Desa yang merupakan hasil pengabdian yang dilakukan di Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara. Bertujuan untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada desa dalam peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM). Pengabdian ini dilakukan dengan metode metode ceramah dan tanya jawab sampai pada pendampingan teknis isian kuisioner IDM. Berdasarkan hasil evaluasi, pada kegiatan pendampingan di Desa Todanga, Tumada, Tuangila, dan Wakuli Kecamatan Kapontori menunjukkan bahwa implementasi strategi optimalisasi peran perangkat desa dan peningkatan akses pendidikan di desa telah berhasil meningkatkan Indeks Desa Membangun. Namun, tantangan tertentu masih perlu diatasi untuk memastikan kelangsungan dan kesuksesan jangka panjang dari program ini. Proses input data kuisioner Indeks Desa Membangun (IDM) yang disediakan melalui website kementerian desa sudah terverifikasi sesuai kebutuhan, rekomendasi yang disajikan dalam artikel pengabdian ini dapat menjadi panduan bagi pihak terkait untuk meningkatkan implementasi program dan mencapai pembangunan desa yang berkelanjutan.
DESAIN POJOK BACA INSPIRATIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI 1 BAUBAU Akbar, Azaz; Manan, Manan; Masri, Masri; Muna, Viqah Akmalia Subardin Azis; Lista, Lista
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.30206

Abstract

Artikel ini merupakan hasil pengabdian kolaborasi dengan SD Negeri 1 Baubau pada tahun 2024, dengan topik Desain Pojok Baca Inspiratif Di Sekolah Dasar Negeri 1 Baubau. Bertujuan untuk menambah fasilitas pendukung peningkatan literasi baca siswa dan meningkatkan pelaksanaan program kreatif pojok baca dalam peningkatan pemanfaatanya. Berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan minat baca dan peningkatan literasi siswa. Desain pojok baca ini memanfaatkan ruang yang ada dengan optimal, memperhatikan faktor kenyamanan, estetika, dan fungsionalitas. Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan, analisis ruang, dan konsultasi dengan pihak sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pada kegiatan sebelum dilakukan tindakan, minat baca di SD Negeri 1 Baubau masih rendah namun setelajh dilakukan penambahan koleksi di beberapa pojok baca yang sudah tersedia, maka animo peserta didik dalam menggunakan bahan bacaan semakin baik. Kondisi yang kedua adalah tentang sarana pojok baca yang kurang memadai, setelkah dilakukan tindakan, SD Negeri 1 Baubau mengalami penambahan fasilitas sarana pojok baca. Kondisi ketiga yaitu tentang ruang kelas yang kurang termanfaatkan, dengan dilakukan tindakan berupa pembuatan pojok baca, ruang kelas di SD Negeri 1 Baubau dari segi pemanfaatan ruangan lebih efektif dan efisien..
Pelatihan Pengelolaan Referensi Karya Ilmiah Berbasis Mendeley dalam Praktik Wacana Akademik Mahasiswa ITK Buton Arsad; Muammar; Masri; Muslim; Muhammad Yusnan
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan referensi yang sistematis merupakan keterampilan penting dalam penulisan karya ilmiah, namun masih menjadi kendala bagi mahasiswa Institut Teknologi dan Kelautan (ITK) Buton. Minimnya pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan perangkat lunak manajemen referensi seperti Mendeley menghambat efektivitas sitasi dan penyusunan daftar pustaka. Oleh karena itu, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam mengelola referensi akademik. Pelatihan dilaksanakan pada 8 Agustus 2024 dengan pendekatan partisipatif yang mencakup pemaparan teori, praktik langsung, dan sesi pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 26 mahasiswa dari jurusan Akuakultur, Bioteknologi, dan Perikanan Tangkap. Materi pelatihan meliputi instalasi dan konfigurasi Mendeley, pengelolaan pustaka digital, serta penerapan sitasi otomatis dalam penulisan ilmiah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mahasiswa dalam mengelola referensi. Mayoritas peserta dapat menerapkan Mendeley secara mandiri untuk menyusun daftar pustaka dan sitasi yang sesuai dengan standar akademik. Dampaknya, mahasiswa lebih siap dalam menyusun karya ilmiah secara sistematis dan efisien. Kesimpulannya, pelatihan ini berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan akademik mahasiswa ITK Buton. Keberlanjutan program serupa disarankan untuk memperkuat budaya akademik berbasis teknologi referensi.
Keterampilan Menulis Teks Digital Siswa Sekolah Menengah Atas dan Keterkaitannya dengan Faktor Afektif Penulis Masri Masri; Cecep Nuryadin; Tofan Stofiana
Indonesian Language Education and Literature Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/x9hsja70

Abstract

Pembelajaran menulis di era digital menuntut pergeseran pemahaman dari praktik menulis berbasis teks verbal menuju desain makna multimodal yang mengintegrasikan berbagai mode semiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menulis teks digital terpadu siswa serta menganalisis keterkaitannya dengan faktor afektif berupa keyakinan diri dan kecemasan menulis. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelasional dengan melibatkan siswa sekolah menengah sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui tugas menulis teks digital terpadu yang dinilai menggunakan rubrik multimodal serta angket afektif, kemudian dianalisis secara deskriptif dan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis teks digital terpadu siswa berada pada kategori sedang, dengan ketimpangan capaian antardimensi. Capaian tertinggi terdapat pada dimensi kualitas teks verbal, sementara capaian terendah terdapat pada dimensi integrasi lintas mode. Temuan ini mengindikasikan bahwa menulis digital masih dipahami terutama sebagai perubahan medium penyajian, bukan sebagai aktivitas desain makna yang menuntut pengambilan keputusan semiotik lintas mode. Analisis korelasional menunjukkan adanya hubungan positif antara keterampilan menulis digital dan keyakinan diri, serta hubungan negatif dengan kecemasan menulis. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya pembelajaran dan penilaian yang secara eksplisit mengajarkan integrasi makna lintas mode serta memberikan dukungan afektif agar siswa mampu mengelola kompleksitas menulis digital sebagai praktik desain makna yang terpadu. High School Students' Digital Text Writing Skills and Their Relationship to the Author's Affective Factors Learning to write in the digital era demands a shift in understanding from verbal text-based writing practices to multimodal meaning design that integrates various semiotic modes. This study aims to describe students' integrated digital text writing skills and analyze their relationship to affective factors such as writing self-efficacy and writing anxiety. This study used a quantitative, descriptive-correlational design involving high school students as participants. Data were collected through integrated digital text writing assignments assessed using a multimodal rubric and an affective questionnaire, then analyzed descriptively and correlationally. The results showed that students' integrated digital text writing skills were in the moderate category, with disparities in achievement across dimensions. The highest achievement was found in the verbal text quality dimension, while the lowest achievement was in the cross-mode integration dimension. These findings indicate that digital writing is still understood primarily as a change in presentation medium, rather than as a meaning design activity that requires cross-mode semiotic decision-making. The correlational analysis showed a positive relationship between digital writing skills and self-efficacy, and a negative relationship with writing anxiety. The implications of this study emphasize the importance of learning and assessment that explicitly teach cross-mode meaning integration and provide affective support so that students can manage the complexity of digital writing as an integrated meaning design practice.
Studi Analisis Model Project Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SD Syamsurijal; Azaz Akbar; Suarti; Masri
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji artikel ilmiah periode 2020–2025. Penelusuran literatur dilakukan melalui database Google Scholar, Scopus, ERIC, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci project based learning, higher order thinking skills, dan elementary school. Berdasarkan proses seleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi serta tahapan PRISMA, diperoleh 38 artikel yang relevan untuk dianalisis. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif kualitatif, sintesis tematik, dan perhitungan effect size untuk mengetahui pengaruh penerapan PjBL terhadap HOTS siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Project Based Learning secara konsisten memberikan dampak positif terhadap kemampuan berpikir kritis, kreatif, pemecahan masalah, dan kemampuan analisis siswa sekolah dasar. Sebagian besar penelitian menunjukkan kategori effect size sedang hingga tinggi yang menandakan bahwa PjBL efektif meningkatkan keterlibatan aktif siswa melalui proyek kontekstual dan kolaboratif. Selain itu, implementasi PjBL juga mampu meningkatkan motivasi belajar, keterampilan kolaborasi, serta pemahaman konsep secara lebih mendalam dan bermakna.