Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORIS ES KRIM KACANG MERAH (PHASEOLUS VULGARIS L) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN BUBUK KELOPAK BUNGA ROSELLA Nanik Suhartatik, Desliana Putri, Yustina Wuri Wulandari &
JITIPARI Vol 1, No 1 (2016): JITIPARI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.533 KB) | DOI: 10.33061/jitipari.v1i1.1516

Abstract

Kacang merah merupakan sumber serat yang baik. Setiap 100 gram kacang merah kering menyediakanserat sekitar 24 gram, yang terdiri dari campuran serat larut dan tidak larut air. Kacang merahadalah sumber karbohidrat kompleks, serat, vitamin B (terutama asam folat dan vitamin B1), kalsium, fosfor,zat besi dan protein.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisikokimia dan sensori es krim kacangmerah dengan variasi penambahan bubuk kelopak bunga rosella, dan menjadi produk yang dapat diterimaoleh konsumen. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2faktor. Faktor pertama yaitu rasio tepung maizena dan tepung kacang merah (25 g : 0 g; 20 g : 5 g; 15 g : 10 g;dan 10 g : 15 g) dan faktor yang kedua yaitu Bubuk Bunga Rosella (1, 3, dan 5 g).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Es Krim Kacang Merah dengan rasio tepung maizena dantepung kacang merah 25 g : 0 g dan bubuk bunga rosella 1 gram yang paling disukai konsumen memilikikarakteristik sebagai berikut : kadar lemak 0,14%; kadar protein 1,06%; kadar vitamin C 49,55 mg; aktivitasantioksidan 29,67%RSA DPPH; daya leleh 4,04 menit; overrun 1,56%; warna 1,93; rasa 1,86; tekstur lembut2,86; dan tingkat kesukaan 3,13 (sangat suka).Kata kunci : Es krim, kacang merah, rosella, fisikokimia, sensori
PEMANFAATAN TEPUNG SUKUN (ARTOCARPUS COMMUNIS) DALAM PEMBUATAN TORTILLA DENGAN VARIASI PENAMBAHAN JAGUNG (ZEA MAYS) DAN KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA) Nanik Suhartatik, Farida Haznah Ma?ruf, Akhmad Mustofa &
JITIPARI Vol 2, No 2 (2017): JITIPARI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.618 KB) | DOI: 10.33061/jitipari.v2i2.1898

Abstract

Tortilla merupakan makanan khas dari Meksiko berbentuk keripik dengan bahan baku jagung. Dalampenelitian ini dipergunakan penambahan tepung sukun terhadap perbandingan jagung dan kacang hijau untukmeningkatkan nilai ekonomis produk serta meningkatkan kandungan protein produk dengan penambahankacang hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan proporsi jagung dan kacang hijau dengan penambahantepung sukun dalam pembuatan tortilla yang dapat diterima konsumen serta untuk mengetahui pengaruh variasijagung dan kacang hijau dengan penambahan tepung sukun terhadap karakteristik sensori dan kimia tortilla yangdihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan perbandingan antaratepung sukun, jagung dan kacang hijau dengan komposisi tepung sukun (90, 120, dan 150 g) dan perbandinganjagung dengan kacang hijau (75 : 135, 75 : 105 , 75 : 75 g). Data yang diperoleh dianalisis dengan uji sidik ragampada jenjang nyata 0,05. Jika ada beda nyata dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwatortilla yang terbaik adalah dengan penambahan tepung sukun 120 g dan perbandingan jagung dengan kacanghijau 75 g : 135 g. Hasil tortilla terbaik mengandung kadar air 2,96%, kadar abu 4,63%, kadar protein 7,83%, kadarlemak 25,06%, karbohidrat (by different) 59,49%, warna kuning kecoklatan 3,66%, kerenyahan tortilla renyah3,46%, cita rasa tepung sukun dan kacang hijau nyata atau terasa 3,13% dan kesukaan keseluruhan 3,20%.Kata kunci:Tortilla, tepung sukun, jagung, kacang hijau
KARAKTERISTIK BISKUIT DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG IKAN PATIN (PANGASIUS SP) DAN PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE GAJAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. ROSCOE) Linda Kurniawati, Aprilana Dwi Ningrum, Nanik Suhartatik &
JITIPARI Vol 2, No 1 (2017): JITIPARI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.387 KB) | DOI: 10.33061/jitipari.v2i1.1536

Abstract

Biskuit adalah kue kering yang terbuat dari tepung terigu dan merupakan salah satu produk makanan yang populer di masyarakat, biskuit mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sehingga bagus dikonsumsi terutama anak-anak. Biskuit yang beredar di pasaran mempunyai kadar protein yang relatif rendah yaitu minimum 9% sehingga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kadar proteinnya. Pemanfaatan tepung ikan patin sebagai substitusi dalam pembuatan produk pangan akan meningkatkan kandungan protein, serta lebih meningkatkan kandungan gizinya. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dua faktor yaitu rasio tepung terigu : tepung ikan patin (90 : 10)%, (85 : 15)%, (80 : 20)% dan kadar ekstrak jahe gajah (4, 6, 8, dan 10%). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formula biskuit tepung ikan patin dengan penambahan ekstrak jahe gajah yang mempunyai aktivitas antioksidan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan rasio tepung terigu : tepung ikan patin dan kadar ekstrak jahe gajah yang terbaik adalah pada rasio tepung terigu : tepung ikan patin (85 : 15)% dan kadar ekstrak jahe gajah 4%. Hasil biskuit ikan patin yang terbaik mengandung kadar air 1,71%; kadar abu 1,56%; kadar protein 20,54%; kadar lemak 10,45%; aktivitas antioksidan 81,18%; volume pengembangan 0,32%; warna kuning kecoklatan (2,80); rasa amis tidak terasa (1,20); flavour jahe terasa (2,00); memiliki kerenyahan atau tekstur renyah (2,93); dan disukai panelis (2,47).Kata kunci: Biskuit, tepung ikan patin, ekstrak jahe gajah, substitusi.
PEMANFAATAN LIMBAH NANAS (ANANAS COMOSUS L. MERR) PADA PEMBUATAN KECAP IKAN LELE (CLARIAS SP) DENGAN VARIASI LAMA FERMENTASI Nanik Suhartatik, Ristiana Oktaviani, Kapti Rahayu &
JITIPARI Vol 1, No 2 (2016): JITIPARI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (857.282 KB) | DOI: 10.33061/jitipari.v1i2.1526

Abstract

Kecap ikan lele adalah cairan yang diperoleh dari fermentasi ikan dengan penambahan garam dengan proses fermentasi yang lama (±6 bulan). Penambahan limbah nanas ini dapat mempercepat proses fermentasi. Analisis yang dilakukan pada kecap ikan lele meliputi analisis fisikokimia dan organoleptik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor yaitu rasio daging lele-limbah nanas (10, 15 dan 20%) dan faktor yang kedua lama fermentasi (4, 7 dan10 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecap ikan lele dengan penambahan limbah nanas 10% yang cukup disukai konsumen memiliki karakteristik sebagai berikut : kadar protein 27,22%; kadar gula total 4,79%; kepadatan terlarut 16,4; derajat keasaman (pH) 6,88; dengan rasa enak, warna sangat jernih, aroma kecap sedikit suka, dan secara umum kurang disukai.Kata kunci: Kecap ikan lele, bromelin, lama fermentasi
NUTRITION EDUCATION IN TARAKANITA ELEMENTARY SCHOOLIN MAGELANG AND ITS EFFECTS ON THE CHANGES IN KNOWLEDGE, BEHAVIOR, AND ATTITUDE Suhartatik, Nanik; Handayani, Sri; Ningrum, Kirana Swasti; Mustofa, Akhmad; Wulandari, Yustina Wuri
PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences) 2020: PROCEEDINGS ICTESS
Publisher : PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wrong eating behavior in school-age children may end up in serious nutrition problems. During the periods of growth of elementary-school-age children, attention should be paid to their nutrition fulfilment. Inadequate knowledge of nutrition education may lead them to unhealthy food consumption. Healthy food itself is one which contains balanced nutritions. The introduction of fast food into the food health sector in Indonesia can also influence public diets. In order to evade future nutrition problems, nutrition education is thus necessary for elementary-school-age children, especially for the purpose of enhancing knowledge, attitude, and selection practice healthy foods and snacks. The menus for school-age children must have nutrition contents which are balanced and needed by the body. This research determines the effect of nutrition education on SD Tarakanita Magelang fifth graders’ knowledge of healthy and nutritious food consumption. The 64 respondents enrolled in this research were divided into two classes: education and non-education classes. The respondents consisted of 10–13-year-old fifth graders. This research used a questionnaire for data collection. Pre-test was first conducted to both education and non-education classes. Then, to the education class four nutrition education materials were delivered. Two months afterward the final data were derived through post-test. The research results showed that the provision of nutrition education for the fifth graders of SD Tarakanita Magelang affected their food consumption knowledge, attitudes, and behaviors. Keywords: elementary school, nutrition education, behavior, attitude
UTILIZATION OF YOGURT AS A NATURAL ANTIMICROBIAL AGENT TO INHIBIT THE GROWTH OF PATHOGENS IN AVOCADO JUICE Mustofa, Akhmad; Suhartatik, Nanik; Saraswati, Angraini Mariam; Astuti, Beti Cahyaning; Yuliastuti, Eko
PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences) 2020: PROCEEDINGS ICTESS
Publisher : PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Avocado juice consider as perishable food and easily contaminated to pathogenic bacteria. Previous research showed that avocado juice sold in Surakarta city was contaminated with coliform, Salmonella-Shigella sp, and also high in aerobic plate count. Yoghurt was fermented milk which contain lactic acid and have an antimicrobial activity. The aims of the research was to determine the ability of yoghurt to inhibit the growth of contaminant in avocado juice. Completely randomized design with 2 factors were applied. The factor was yoghurt concentration and the second factor was incubation time. The results showed that the lowest number of TPC microbes was found in avocado juice with the addition of 10% yogurt, namely 6.16 ± 0.19 log CFU/ml, the lowest amount of Yeast/Mold was found in avocado juice with the addition of 10% yogurt, namely 4.97 ± 0, 35 log CFU/ml, the lowest amount of coliform was found in avocado juice with 15% of yogurt (2.83 ± 0.00 log CFU/ml), the lowest amount of total Salmonella-Shigella was found in avocado juice with the addition of 20% yoghurt (2.70 ± 0.17 log CFU/ml) and the lowest amount of Total Staphylococci was found in avocado juice with the addition of 15% yogurt (4.00 ± 0.00 log CFU / ml). Yoghurt were not able to inhibit the growth of contaminant in avocado juice. Another natural antimicrobial agent should be explored to maintain food safety, especially for minimally processed food. Keyword: Avocado Fruit Juice, Microbiological Contamination, Yogurt
Efek anthiperkolesterol snack bars beras ketan hitam (Oryza sativa var. glutinosa) labu kuning (Cucurbita moschata) pada tikus Sprague dawley Mustofa, Akhmad; Suhartatik, Nanik; Nugraheni, Ratna Dewi
Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Vol 26, No 1 (2021): Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian
Publisher : Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtihp.v26i1.37-44

Abstract

Snack bars from black glutinous rice and yellow pumpkin powder has been developed. The aim of the research was to evaluate the effect of the snack bars to the lipid profile of white male rats Sprague dawley. The experimental design of the research was Pre-Post Test Randomized Control Group Design using 25 male white rats. The rats were divided randomly into 5 groups, which was Group 1 as negative control (standard feed), Group 2 as positive control (feed with lard for hyper cholesterolemia condition, Group 3 was treated with simvastatin (0.18 mg / 200gBB), Group 4 treated with snack bars A (450mg / kgBB) and Group 5 was treated with snack bars B (450mg / kg BB). The differences between snack bar A and B were the proportion of black glutinous rice and yellow pumpkin powder. The snack bar was given orally. Total cholesterol, HDL, LDL, and triglycerides after 14 days of the treatment. According to the statistical analysis (p<0.05), the results showed that group with simvastatin has no significant differences with group with snack bars A.  Group with simvastatin, snack bars A, and snack bars B significantly influence blood cholesterol levels, total cholesterol, triglyceride levels, and LDL levels.  Mainly, snack bars A could decline blood cholesterol as good as simvastatin. Snack bars A have a higher portion of black glutinous rice than snack bars B.
FORTIFIKASI MINERAL PADA BAKSO IKAN BANDENG DENGAN PENAMBAHANTEPUNGRUMPUT LAUT Nugroho, Wahyuningtyas Puji; Mustofa, Akhmad; Suhartatik, Nanik
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) Vol 5, No 2 (2020): JITIPARI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.652 KB) | DOI: 10.33061/jitipari.v5i2.3962

Abstract

ABSTRAK Bakso ikan merupakan salah satu produk diversifikasi pangan yang disukai oleh semua kalangan masyarakat. Salah satu jenis ikan yang dapat digunakan sebagai bahan baku adalah ikan bandeng. Ikan bandeng memiliki rasa yang enak, gurih, harga yang terjangkau, serta mengandung protein tinggi dan rendah kolestrol. Guna menambah nilai gizi bakso ditambahkan suatu bahan tambahan yaitu rumput laut. Rumput laut mengandung mineral dan serat tinggi yang diperlukan oleh tubuh. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan pengaruh penambahan rumput laut terhadap sifat organoleptik dan kimia serta menentukan formulasi terbaik bakso ikan. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan factor pertama yaitu jenis rumput laut E cottoni, E Spinosum dan Spirulina. Faktor kedua yaitu penambahan tepung rumput laut konsentrasi 5, 10, 15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung rumput laut berpengaruh nyata, dimana semakin banyak tepung rumput laut yang ditambahkan maka kadar air, abu, protein dan serat semakin tinggi sedangkan semakin banyak tepung rumput laut yang ditambahkan maka kadar lemak dan karbohidra tby different semakin menurun. Formulasi bakso ikan bandeng terpilih secara kimia dan organoleptik adalah penambahan E. cottoni 5%. Dalam penelitian ini masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dalam penentuan presentase penambahan tepung rumput laut serta penelitian tentang penambahan rempah-rempah untuk mereduksi flavor rumput laut khususnya jenis spirulina.Kata Kunci : Bakso, ikan bandeng, rumput laut
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOPI REMPAH DENGAN PENAMBAHAN KAPULAGA (Amomum compactum) DAN KAYU MANIS (Cinnamomum verum) Artha, Bareta Agdia Pury; Wulandari, Yustina Wuri; Suhartatik, Nanik
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) Vol 5, No 2 (2020): JITIPARI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.182 KB) | DOI: 10.33061/jitipari.v5i2.4396

Abstract

Kopi merupakan salah satu jenis tanamannperkebunan yang sudah lama dibudidayakan dannmemiliki nilai ekonomi yang tinggi. Biji kopi umumnya diolah menjadi kopi bubuk. Produk kopi ini ditambahhdengan rempah-rempah yaitu kapulaga dan kayu manis sehinggaaakan menghasilkan produk kopi yang kaya akan antioksidan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukannpengaruh penambahan kapulaga dan kayu manis dalam kopi serta menentukan pengaruh variasi komposisi rempah terhadappkopi dan aktivitasSantioksidan kopi rempah. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor pertama perbandinganSkopi dan rempah (100:0, 99:1, dan 98:2) dengan perbandinganSkapulaga dan kayuumanis 1:3. Faktor kedua yaitu perbedaan suhu roasting kopi (205oC, 220oC, 235oC). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa formulasi kopi dengannpenambahan rempah (kapulaga dan kayu manis) terbaik berdasarkan nilai kimia dan organoleptikSadalahhkopi 100 gram rempah 0 gram dengan suhu 220oC dengan kadar air sebesar 5,536%, kadar abu sebesar 4,705%, aktivitas antioksidan DPPH sebesar 67,886%, aktivitas antioksidan FRAP sebesar 11,396%, total fenol sebesar 2,851 mg GAE/g serta kadar kafein sebesar 18,290 mg/g.
FRUIT LEATHER DARI BEBERAPA JENIS MANGGA (Mangifera indica L.) DENGAN PERBEDAAN KONSENTRASI GUM Ayu Krisna Hadi, Kesia Uma; Suhartatik, Nanik; Widanti, Yannie Asrie
JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) Vol 5, No 2 (2020): JITIPARI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1389.129 KB) | DOI: 10.33061/jitipari.v5i2.4069

Abstract

Mangga (Mangifera indica L.) merupakan buah musiman dan cepat rusak, sehingga untuk mengawetkannya dapat diolah menjadi fruit leather. Gum merupakan hidrokoloid yang dapat digunakan untuk memperbaiki plastisitas fruit leather. Tujuan penelitian ini adalah menentukan karakteristik sensoris dan sifat fisikokimia fruit leather yang terbuat dari beberapa jenis mangga dengan perbedaan konsentrasi gum dan mendapatkan fruit leather terbaik berdasarkan kadar vitamin C dan serat pangan tertinggi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu jenis mangga (manalagi, golek, dan madu) masing-masing (99,5; 98,5 dan 97,5%), sedangkan faktor yang kedua yaitu gum (0,5; 1,5 dan 2,5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fruit leather yang optimal berdasarkan kadar vitamin C tertinggi adalah fruit leather dengan kombinasi perlakuan mangga golek-gum (99,5%:0,5%) dan mangga madu-gum (99,5%:0,5%) sebesar 25,99 mg/100 gram dan serat pangan tertinggi adalah fruit leather dengan kombinasi perlakuan mangga manalagi-gum (98,5%:1,5%) sebesar 9,27%.
Co-Authors Ainun Mardiyah Akhmad Mustofa Alfinda Taju Ulya Ali Djamhuri Amin Syahadi Angraini Mariam Saraswati Anna Mardiana Handayani Artha, Bareta Agdia Pury Arvita Fajar Sholeca Asa Pratita Aninditya Astutiningsih, Fitri Ayu Krisna Hadi, Kesia Uma Bareta Agdia Pury Artha Bernadetha Eden Krisdita Beti Cahyaning Astuti Christiningrum, Yulia Agnes Crisdyana Eko Setyaningsih Dara Chandra Pustika Desy Lustiyani Dewi Ayu Wulandari Setyobudi Dwi haryo Bintoro, Yudha Dwi Nurcahyani Dwi Yulia Vina Pratiwi Edi Wibowo Einstivina Nuryandani Eko Yuliastuti E.S Endang S. Rahayu Endang Srijuliani Endang Sutriswati Rahayu Endang Sutriswati Rahayu Erdha Christyanna, Rachel Erma Ayu Nurcahyani Fadilah Husnun Fajar Eko Prastomo Fajar Sholeca, Arvita Fajariyah, Anna Firdhauzi, Amila Fitriyanto, Akbar Guntur Satrio Bhakti Habibi, Soraya Handayani, Sri Harto Widodo, Harto Hasanah, Amalia L Haztien Silmi Triyani Hida Arum Sakura Hidayati, Laras Annisa Husnun, Fadilah Ihfan Bagas Aditya Indrias Tri Purwanti Irvia Resti Puyanda Isnaini Elok Nur Azizah Istiqomah Setyorini Junianto, Faizal Kapti Rahayu Kapti Rahayu Kuswanto Kesia Uma Ayu Krisna Hadi Khabibulloh, Mohammad J M Kirana Swasti Ningrum kurnianti kumala setyaningrum Kurniawan, Yanuar Aldy Lestari, Wida Novia Linda Ristiana Linda Ristiana, Linda Ludiani Hartiwi, Pundhi Maria, Agnes Merkuria Karyantina Mita Krisna Murti Muhammad Nur Cahyanto Mustofa, Ecio Mutiara Krisna Putri Nanda Pratiwi Ningrum, Ega Sulistiyo Ningrum, Kirana Swasti Nirwesthi, Kartika K Nugraheni, Ratna Dewi Nugroho, Wahyuningtyas Puji Nur'aini, Vivi Nuraini, Vivi Nurcahyani, Dwi Nurcahyani, Erma Ayu Nurhidayanti Nurhidayanti Nurjanah, Mimin Nurlisa, Devi Nur’Aini, Vivi Oktavia Permatasari Patmasari, Diyah Ayu Eka Permatasari, Oktavia Ponco Mursito Pradana, Ridofan Aji Pranata, Gigih Rachel Erdha Christyanna Rama Bagaskara Yulianto Renhard Sirumapea Ria Pertiwi Risky mawardi Riyani Saputri, Wikiyas L Saraswati, Angraini Mariam Satrio Bhakti, Guntur SHAHERTIAN PUTRI, AYUK FEBRIANA Sholihah, Efi N Sirumapea, Renhard Sokhif Saiful Anwar Sri . Handayani Sri Handayani Sri Handayani Sri Raharjo Sri Raharjo Sri Raharjo Srijuliani, Endang Titiek F Djaafar Tri Marwati Triyani, Haztien Silmi Triyono, Kharis Vivi Nuraini Wahyuningtyas Puji Nugroho Wanda Nurwidyana Utami Warjito, W Widya Anggraini Pamungkas Wijaya, Danastri Wulandari, Yustina Wuri Yannie Asrie Widanti Yudha Dwi haryo Bintoro Yudha Dwi Haryo Bintoro Yustina Wuri Wulandari Yustina Wuri Wulandari Yustina Wuri Wulandari Yustina Wuri Wulandari