Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Anti-Bacterial Effectiveness Test of Basil Leaf Extract (Ocimum basilicum L.) Against Escherichia coli Halijah, Halijah; Mutiah, Haerul; Syam, Nur Fatiha
Journal of Biological Science and Education Vol 3, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jbse.v3i1.1441

Abstract

Test the Effectiveness of Basil Leaf Extract (Ocimum basilicum L). Against Bacteria Escherichia coli aims to know the ability of basil leaf extract (Ocimum basilicum L).deadly or inhibit escherichia coli bacteria. This research is qualitative experimental research.Basil leaves are extracted using maceration method using entanol solvent 96%. Antibacterial tests are conducted by administering treatment to bacteria with three types of concentrations, namely concentrations of 40%, 60%, 80%, positive control, and negative control.Antibacterial test results of coarse extract of basil leaves (Ocimum basilicum L) have the ability to inhibit escherichia coli bacteria at concentrations of 40%, 60%, and 80% with each halo zone diameter of 1.96 cm, 1.11 cm, 0.89 cm, 1.50 cm, 0.00 cm.Coarse extract of basil leaves (Ocimum basilicum L) has the ability to inhibit bacteria (bacteriostatic) with the most strong halo zone diameter at a concentration of 40 % with a halo zone diameter of 1.96 cm. Key word: Effectiveness Test, Ocimum basilicum L., Escherichia coli
Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 6 Berdampak Yurni Ulfa, Andi; Satnawati, Satnawati; Mutiah, Haerul; Asra, A. Andriyani; Ina Syam, Nur
JURNAL PTI (PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI) FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA PUTRA INDONESIA "YPTK" PADANG Vol. 11 (2024) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpti.v11i1.191

Abstract

Perguruan tinggi adalah tempat siswa memperoleh pengetahuan sesuai disiplin ilmu tertentu. Siswa sebagai agen perubahan harus mengabdikan dirinya kepada masyarakat baik saat belajar maupun setelah lulus dari kampusnya. Salah satu cara untuk menjadikan siswa menjadi agen perubahan adalah dengan mengikuti program kampus mengajar merdeka belajar. Kampus mengajar merupakan bentuk pelaksanaan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) dan suatu bentuk asistensi mengajar disatuan pendidikan di sekolah dengan indikasi (3T) tertinggal, terdepan, dan terluar. Kampus mengajar dapat memberikan mahasiswa pengalaman mendampingi dan membantu guru di sekolah meningkatkan literasi, numerasi dan adaptasi teknologi pada tingkat pendidikan dasar salah satunya adalah Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan literasi, numerasi dan adaptasi teknologi sehingga berdampak pada siswa dan guru di SD Negeri 56 Balangdidi Bulukumba. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah mahasiswa KM 6 dan Guru Pamong Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik Miles & Huberman. Teknik keabsahan data meliputi standar kredibilitas, standar transferabilitas, standar dependabilitas dan standar konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi, numerasi, adaptasi teknologi dan administrasi sekolah berdampak bagi sekolah, berdampak bagi siswa dan berdampak bagi guru.
Penggunaan Metode Pembelajaran Langsung dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa Abdurrahman; Mutiah, Haerul; Hasbar; Kaharuddin; Afandi, Idris
Elementary Journal : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 7 No. 2 (2024): Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Publikasi dan UKI Toraja Press Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/fs8pck53

Abstract

Dalam era digital yang ditandai dengan kemudahan ekses informasi, motivasi belajar siswa seringkali tergerus. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode pembelajaran langsung dalam mengatasi hal tersebut, khususnya dalam konteks menghadapi tes masuk perusahaan. Dengan merancang pembelajaran yang terstruktur dan interaktif, metode ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep-konsep abstrak, mengaplikasikan pengetahuan secara langsung, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang diperlukan untuk menyelesaikan soal-soal tes dengan baik. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya dituntut untuk menghafal informasi, tetapi juga diajak untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran sehingga dapat membangun pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik pembelajaran yang lebih efektif dan lebih relevan dengan tuntutan dunia kerja saat ini.
A Analisis Gaya Belajar Visual, Auditori, dan Kinestetik (VAK) pada Pembelajaran Biologi Siswa SMAN 8 Bulukumba Azis, Suhartini; Andi Yurni Ulfa; Akbar, Fauzan; Haerul Mutiah; Halijah
JURNAL BIOSHELL Vol 11 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v11i2.1684

Abstract

Learning style is a way or habit of learning among students that supports learning objectives so that it has an impact on improving learning outcomes. Each student has a different learning style; there are visual, auditory, kinesthetic or a combination of these learning styles. This study aims to determine the visual, auditory, kinesthetic and combined learning styles of the students of class X MIPA SMAN 8 Bulukumba in learning biology. The type of research used is descriptive quantitative, with research subjects as many as 178 people who were distributed in 5 classes in parallel using a questionnaire instrument. The data analysis technique in this research is descriptive quantitatively through the percentage of students' learning style tendencies. Based on the results of the research on the trend of learning styles in parallel where students of class X MIPA1 tend to have an auditory learning style by 31.43%, X MIPA2 tends to a visual style 33.33%, X MIPA3 tends to a visual style 36.11%, X MIPA4 tends to an auditory style by 33.33%, and X MIPA5 tends to be a visual style of 43.14%. Overall, the learning styles of Class X Mathematics and Natural Sciences students tend to be visual learning styles by 30.9% or about 55 people, and the lowest in the combined auditory-kinesthetic style by 6.74% or about 12 people. The conclusion of this research is that students in class X MIPA in biology learning at SMAN Bulukumba have the highest tendency to learn style in visual style.
Pemberdayaan Ibu PKK melalui Pelatihan Pembuatan Kerajinan dari Bahan Ramah Lingkungan dengan Teknik Ecoprint di Desa Salassae, Kabupaten Bulukumba Devi Endriani; Haerul Mutiah; Nur Fadillah; Sri Reski Amalia; Asyia Guanaura; Ince Ananda Putra; Naura Nasyifa Askiyah; Muh. Fadlil Jawil
Madaniya Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1242

Abstract

Desa Salassae dikenal sebagai desa pertanian alami dan desa yang proklim (program kampung iklim) atau sebagai desa yang sudah tidak menggunakan plastik sekali pakai. Kurangnya pelatihan ataupun kegiatan kerajinan yang melibatkan ibu PKK yang menyebabkan banyaknya waktu luang yang terbuat karena sebagian besar ibu PKK merupakan ibu rumah tangga. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ialah untuk membantu meningkatkan keterampilan dan mengembangkan kreativitas ibu-ibu PKK di Desa Salassae, serta dapat dijadikan sebagai suatu kegiatan yang dapat bernilai ekonomis. Hasil pengamatan saat kegiatan PkM berlangsung, terlihat bahwa: 1). antusiasme para ibu PKK sangat besar dalam mengikuti kegiatan pelatihan kerajinan dari bahan ramah lingkungan dengan teknik ecoprint; 2). ibu PKK berpartisipasi aktif dalam mempraktikkan kegiatan; dan 3). ibu PKK sangat bersemangat untuk melanjutkan kegiatan pembuatan kerajinan dan berinisiatif menjadikannya sebagai usaha rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Salassae berjalan sukses, terbukti dengan tingginya antusiasme yang ditunjukkan para ibu PKK saat mempraktikkan kegiatan pelatihan, berinisiatif untuk menjadikan hasil kerajinan tersebut sebagai usaha rumah tangga.