Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA SMA Dewi, N W. Rai Utari; Yasa, I P.; Sujanem, Rai
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v9i1.26704

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, aktivitas belajar siswa, dan mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap implementasi model self regulated e-learning. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek dalam penelitian adalah 35 orang siswa kelas X MIPA 2 SMAN 1 Kuta Selatan. Objek penelitian, yakni model self regulated e-learning, keterampilan berpikir kritis, dan aktivitas belajar siswa. Data keterampilan berpikir kritis diperoleh melalui tes keterampilan berpikir kritis, data aktivitas belajar diperoleh dari lembar observasi aktivitas belajar, dan data tanggapan siswa diperoleh dari angket tanggapan siswa. Hasil penelitian: (1) nilai keterampilan berpikir kritis siklus I 73,7 (KK 77,1%) dan siklus II 86,3 (KK 100%), (2) skor aktivitas belajar siklus I 20,5 dan siklus II 25,4 dan, (3) skor tanggapan siswa sebesar 78,1. Penelitian ini menunjukkan: (1) implementasi model self regulated e-learning meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan aktivitas belajar siswa, serta (2) siswa menunjukkan tanggapan positif terhadap implementasi model self regulated e-learning. Kata Kunci: model self regulated learning, e-learning, keterampilan berpikir kritis, aktivitas belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS X MIPA 2 SMAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Rinesti, N.; Yasa, Putu; Sujanem, R.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v9i1.20645

Abstract

ujuan penelitian adalah meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan aktivitas belajar fisika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 2 SMAN 4 Singaraja. Jumlah siswa sebagai partisipan adalah 36 orang. Objek penelitian adalah model Problem Based Learning (PBL), kemampuan berpikir kritis, aktivitas belajar, dan tanggapan siswa. Instrumen penelitian adalah tes esai kemampuan berpikir kritis, lembar observasi aktivitas belajar, dan angket tanggapan siswa. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kemampuan berpikir kritis siswa siklus I berada pada kategori baik (76,27) dengan ketuntasan 77,78% dan siklus II juga berada pada kategori baik (81,37) dengan ketuntasan 91,67%, (2) aktivitas belajar siswa siklus I berada pada kategori tinggi (19,9) dan siklus II berada pada kategori sangat tinggi (22,5), (3) tanggapan siswa berada pada kategori sangat positif (81,50). Simpulan penerapan ini adalah model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan aktivitas belajar siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 4 Singaraja. Kata Kunci: Aktivitas belajar, kemampuan berpikir kritis, problem based learning.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PERUBAHAN KONSEPTUAL BERBANTUAN SIMULASI PhET UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA ., Ni Wayan Juniartini; ., Dr. A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika,M.P; ., Drs. Rai Sujanem,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran perubahan konseptual berbantuan simulasi PhET (MPPKSPP) dengan model pembelajaran konvensional (MPK). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 8 kelas. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling, sehingga sampel untuk kelas eksperimen adalah kelas X1 dengan 25 orang siswa dan kelas kontrol adalah kelas X5 dengan 25 orang siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data pemahaman konsep fisika yang digali dengan tes pilihan ganda diperluas dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent sample dengan taraf signifikansi p < α atau p < 0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara kelompok siswa yang belajar menggunakan MPPKSP dan kelompok siswa yang belajar menggunakan MPK (p = 0,001 < 0,05). MPPKSP lebih baik daripada MPK dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa dengan hasil gain skor ternormalisasi MPPKSP = 75,88 pada kategori baik dan MPK = 50.98 pada kategori cukup.Kata Kunci : model perubahan konseptual, PhET, dan pemahaman konsep fisika. This study aimed at analyzing the differences of physics concepts understanding between the students who learned by using PhET simulation aided conceptual change models (MPPKSPP) with the students who learned by using conventional learning model (MPK). This research was quasi experimental research with pretest-posttest non-equivalent control group design. The population of this study were students of class X of SMA Negeri 1 Sawan in the academic year of 2016/2017 consisted of 8 classes. Samples were taken by using simple random sampling method. So the sample for experimental class was 25 students of class X1 and for the control class was 25 students of class X5. Data were data of physics concepts understanding explored by using extended multiple-choice test and data were analysed by using descriptive statistic and independent sample t-test with significance level of p
Pengembangan Modul Fisika Kontekstual Interaktif Berbasis Web Untuk Siswa Kelas Rai Sujanem; I Nyoman Putu Suwindra; I Ketut Tika
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 42 No 2 (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.069 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v42i2 Jul.1743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan (1) Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web, dan (2) pedoman guru tentang penerapan Modul Fisika kontekstual inter-aktif berbasis web untuk kelas I SMA. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian pe-ngembangan produk Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web. Pengembangan produk menggunakan desain model Dick dan Carey. Proses pengembangan menggunakan instrumen-instrumen: tes pemahaman konsep, angket fasilitas pendukung pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), angket kompetensi guru dan siswa dalam TIK, angket ahli isi, angket ahli media, angket siswa perorangan, angket siswa kelompok kecil, dan angket respon implementasi pada pembelajaran. Instrumen-instrumen tersebut memenuhi persyaratan validitas isi. Studi pendahulu-an melibatkan 440 siswa kelas I SMA di kota Singaraja, 12 orang guru TIK, dan 34 guru Fisika. Proses uji formatif melibatkan 3 ahli isi dan media pembelajaran, 3 ahli desain, 6 siswa perorangan, 12 siswa kelompok kecil, dan 4 orang guru. Uji sumatif melibatkan 60 siswa kelas I SMA. Ana-lisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji- t. Berdasarkan hasil analisis data, ditemu-kan hasil-hasil penelitian seperti berikut. Pertama, telah berhasil dikembangkan (1) enam Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web, dan (2) panduan Guru tentang penerapan Modul Fisika kontekstual interaktif berbasis web. Kedua, hasil evaluasi.Kata kunci : Modul Fisika kontekstual – interaktif – web.
The Effectiveness of Blended Learning in Increasing Prospective Physics Teacher Students’ Learning Motivation and Problem-Solving Ability Ketut Suma; I.N.P Suwindra; Rai Sujanem
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9 No 3 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.327 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v9i3.21947

Abstract

Advances in information technology have led to innovative learning methods that combine traditional and online learning, known as blended learning. This pre-experimental study aims to analyze the effectiveness of blended learning in increasing prospective physics teacher students’ learning motivation and problem-solving ability. There were 14 students who participated in this study. They were involved in 70% of face-to-face learning and 30% in online learning. The data of learning motivation were collected by the questioner and the data of problem-solving ability were collected by test. The research hypotheses were tested by non-parametric statistics, namely the sign test. The results of the study indicate that the pre-test score mean of learning motivation was 67.21 (SD= 5.45), which was in the medium level and the post-test score mean was 74.98 (SD=5.93), which was at a high level. The pre-test score means of problem-solving was 33. 43 (SD = 4.90) which was at a low-level and the post-test score mean was 63.54 (SD =2.35), which was at a moderate level. The one side sign test shows the calculated ZC= 3.43, which was higher than standard Z at a 5% significance level. The mean score of prospective physics teacher students’ learning motivation and problem-solving ability between before and after learning was significantly different. From this finding can be concluded that blended learning effective in increasing  prospective physics teacher students’ learning motivation and problem-solving ability.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA DAN RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN EFIKASI DIRI DAN PRESTASI SISWA SMA Ni Komang Lilik Handayani .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Drs. Rai Sujanem,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11277

Abstract

Penelitian ini bertujuan, (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, (2) mendeskripsikan efikasi diri siswa, (3) mendeskripsikan prestasi siswa, dan (4) Keterkaitan strategi pembelajaran guru fisika sebagai upaya pengembangan efikasi diri dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Singaraja dengan melibatkan seorang guru fisika dan siswa kelas X MIPA 7 tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 39 orang. Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan atau verification data. Keabsahan data dilakukan melalui uji credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Hasil penelitian ini menunjukkan, yaitu: (1) Guru menerapkan tujuh aspek strategi pembelajaran dari sepuluh aspek strategi pembelajaran, yaitu: membuka pembelajaran, menyampaikan materi pelajaran, menggunakan sumber dan media pembelajaran, dan meningkatkan partisipasi siswa, (2) siswa mampu menampilkan sikap efikasi diri pada pembelajaran yang meliputi memiliki semangat tinggi, dapat belajar dari pengalaman, dan yakin terhadap kemampuan yang dimiliki, (3) prestasi belajar siswa masih perlu ditingkatkan karena 60,26 % siswa memeroleh nilai di bawah KKM dan ketuntasan klasikal yang diperoleh siswa sebesar 39, 74% dari standar ketuntasan klasikal yang ditentukan sebesar 85%, dan (4) strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru dapat mengembangkan efikasi diri siswa, namun belum dapat mengembakan prestasi belajar fisika secara maksimal. Kata Kunci : strategi pembelajaran, efikasi diri, dan prestasi belajar. This study aimed at (1) describing the learning strategy of the physics teacher , (2) describing the students' self efficacy, (3) describing the student’s learning achievement, and (4) describing the linkage of learning strategy of the physics teacher as an effort to develop self efficacy and student's learning achievement. This research was conducted in SMA Negeri 4 Singaraja involving a physics teacher and 39 students of class X MIPA 7 in academic year. The design of this research was a qualitative research. Data collection of this research were collected by using observation, interview, and document review. Data were analysed through three stages, namely data reduction, data display, and conclusion drawing or data verification. The validity of data was determained through a credibility, transferbility, dependability, and confirmability. The results of this research indicates that (1) the teacher applied seven aspects of learning strategy from ten aspects of learning strategy, such as opening lesson, giving lesson materials, using learning resources and media, and increasing student participation, (2) the students are able to show self efficacy attitude in learning which includes to have high morale, to be able to learn from experience, and to be confident of the ability, (3) Student learning achievement still needs to be improved because 60. 26% of student get the value below KKM and classical completeness obtained by student which is equal to 39. 74% from classical completion standard determined which is equal to 85%, (4) the learning strategy used by teacher has been able to develop Self efficacy of students, but not able to explain physics learning achievement maximally.keyword : learning strategies, self-efficacy, and learning achievement.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA Ni Putu Eriawati .; Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd .; Drs. Rai Sujanem,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11279

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, (2) mendeskripsikan kecerdasan emosional siswa, (3) mendeskripsikan prestasi belajar siswa, dan (4) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan kecerdasan emosional dan prestasi belajar siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Singaraja. Penelitian meng- gunakan rancangan penelitian kualitatif. Sumber data ialah seorang guru fisika kelas X dan melibatkan siswa kelas X MIPA 1 yang berjumlah 35 orang serta siswa X MIPA 3 yang berjumlah 38 orang. Peneliti merupakan instrumen kunci dalam penelitian dan dibantu dengan instrumen berupa pedoman observasi strategi pembelajaran guru dan kecerdasan emosional siswa, pedoman wawancara strategi pembelajaran untuk guru dan siswa, serta dokumentasi nilai siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi pasif, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumen. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman (dalam Sugiyono, 2016). Hasil penelitian menunjukkan, (1) guru menggunakan strategi pembelajaran ekspositori dengan menerapkan dimensi strategi pembelajaran, yaitu penyusunan rencana pembelajaran, pelaksanaan interaksi belajar mengajar, dan penilaian prestasi belajar siswa: (2) kecerdasan emosional siswa muncul pada kelima dimensi, yaitu: kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial, namun tidak semua indikator pada dimensi tersebut muncul, (3) prestasi belajar siswa masih sangat rendah, siswa X MIPA 1 hanya 5,7% yang mencapai KKM dan siswa X MIPA 3 hanya 1,4% yang mencapai KKM, dan (4) strategi pembelajaran yang diterapkan ada relevansinya dalam pengembangan kecerdasan emosional, namun belum mampu mengakomodasi perkembangan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : ekspositori, kecerdasan emosional, prestasi, relevansi This study aimed at (1) describing the learning strategy of physics teacher, (2) describing the students’ emotional intelligence, (3) describing the students’ learning achievement, and (4) describing the relevancy of learning strategy of physics teacher in developing emotional intelligence and students learning achievement. This study was conducted at SMA Negeri 2 Singaraja. The design of this study was qualitative. Data of this study was a physics teacher and 35 students of class X MIPA 1 and 38 students of class X MIPA 3. The researcher was a key instrument in this study and aided by a observation guidance for physics teacher in teaching learning strategy, observation guidance for students’ emotional intelligence, interview guidance of learning strategy for teacher and students, and the documentation of students’ daily learning achievement. The collection of data was done through a passive participation observation, semi structured interview, and document study. Data were analyzed using Miles and Huberman analysis model (in Sugiyono, 2016). The result of this study reveals that, (1) the teacher uses the expository learning strategy by applying the learning strategy dimention, namely: preparation of lesson plans,implementation of teaching learning interaction, and assessment of student achievement, (2) the students’ emotional intelligence reflects the five predetermined dimensions, namely: self-awareness, self-regulation, motivation, emphaty, and social skills, but not all indicators on that dimention can appears, (3) the students’ learning achievement is still low, students of class X MIPA 1 only get 5.7% from KKM and students of class X MIPA 3 only get 1.4% from KKM, (4) learning strategy applied by the teacher able to have relevancy in development of students’ emotional intelligence, but not able yet for learning achievement. keyword : expository, emotional intelligence, achievement, relevancy
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PERUBAHAN KONSEPTUAL BERBANTUAN SIMULASI PhET UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA Ni Wayan Juniartini .; Dr. A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika,M.P .; Drs. Rai Sujanem,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran perubahan konseptual berbantuan simulasi PhET (MPPKSPP) dengan model pembelajaran konvensional (MPK). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 8 kelas. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling, sehingga sampel untuk kelas eksperimen adalah kelas X1 dengan 25 orang siswa dan kelas kontrol adalah kelas X5 dengan 25 orang siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data pemahaman konsep fisika yang digali dengan tes pilihan ganda diperluas dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t independent sample dengan taraf signifikansi p < α atau p < 0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara kelompok siswa yang belajar menggunakan MPPKSP dan kelompok siswa yang belajar menggunakan MPK (p = 0,001 < 0,05). MPPKSP lebih baik daripada MPK dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa dengan hasil gain skor ternormalisasi MPPKSP = 75,88 pada kategori baik dan MPK = 50.98 pada kategori cukup.Kata Kunci : model perubahan konseptual, PhET, dan pemahaman konsep fisika. This study aimed at analyzing the differences of physics concepts understanding between the students who learned by using PhET simulation aided conceptual change models (MPPKSPP) with the students who learned by using conventional learning model (MPK). This research was quasi experimental research with pretest-posttest non-equivalent control group design. The population of this study were students of class X of SMA Negeri 1 Sawan in the academic year of 2016/2017 consisted of 8 classes. Samples were taken by using simple random sampling method. So the sample for experimental class was 25 students of class X1 and for the control class was 25 students of class X5. Data were data of physics concepts understanding explored by using extended multiple-choice test and data were analysed by using descriptive statistic and independent sample t-test with significance level of p
ANALISIS DESKRIPTIF STRATEGI PENGELOLAAN KELAS OLEH GURU RELEVANSINYA TERHADAP DISIPLIN BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA Ni Nyoman Dita Tri Pramida .; Dra. Ni Made Pujani,M.Si .; Drs. Rai Sujanem,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11628

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: strategi pengelolaan kelas guru fisika, disiplin belajar siswa, prestasi belajar siswa, relevansi strategi pengelolaan kelas oleh guru fisika terhadap disiplin belajar siswa, dan relevansi strategi pengelolaan kelas oleh guru fisika terhadap prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah satu guru fisika yang mengajar di kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Negara dengan jumlah siswa sebanyak 9 orang. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Analisis data dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu: reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan uji keabsahan data. Hasil penelitian ini menemukan: (1) strategi pengelolaan kelas yang dilakukan guru sudah memunculkan berbagai aspek, yaitu: pengaturan dan penataan lingkungan fisik kelas, menciptakan kondisi sosio-emosional, menciptakan kondisi belajar yang optimal, dan pengembalian kondisi belajar yang optimal; (2) disiplin belajar siswa dalam pembelajaran fisika di kelas XI MIPA 3 cukup baik, dengan dimensi sikap mental siswa terhadap pelajaran yang diajarkan guru, cara-cara belajar yang digunakan oleh siswa demi meraih prestasi belajar yang baik, dan sikap mandiri siswa dalam belajar; (3) prestasi belajar siswa kelas XI MIPA 3 berkualifikasi cukup; (4) terdapat relevansi antara strategi pengelolaan kelas guru dengan disiplin belajar siswa; (5) terdapat relevansi antara strategi pengelolaan kelas guru dengan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : strategi pengelolaan kelas, disiplin belajar, dan prestasi belajar. TThis research aimed at describing: the physics teacher classroom management strategy, the student's learning discipline, the student's learning achievement, the relevance of classroom management strategy by physics teacher towards the student learning discipline, and relevance of classroom management strategies by physics teachers towards the student’s achievement. The type of this research was qualitative descriptive research. The subjects of this research was one physics teacher who taught in grade XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Negara with 9 students. The subjects were chosen by purposive sampling. Data collection techniques used in this research were observation, interviews, questionnaires, and achievement tests. Data analysis was done with several steps, namely: data reduction, data presentation, data verification, and data validity test. The results of this research find that: (1) the classroom management strategy done by the teacher has brought up various aspects aspects namely of arranging and structuring the classroom physical environment, creating socio-emotional conditions, creating optimal learning conditions, and returning the optimum learning conditions; (2) student’s learning discipline in physics learning at class XI MIPA 3 is good enough, with the dimension of students mental attitude towards the lesson taught by the teacher, the ways of learning used by the students in order to achieve good learning achievement, and the students' independent attitude in learning; (3) student’s achievement of class XI MIPA 3 is qualified fair; (4) there is a relevance between teacher classroom management strategy and the student’s learning discipline; (5) there is a relevance between the teacher’s classroom management strategy and the student’s learning achievement.keyword : classroom management strategy, learning discipline, and learning achievement.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN KUIS INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X BKP 1 SMK NEGERI AMANDA NURUL FAUDILA .; Prof. Dr. I Wayan Suastra, M.Pd. .; Drs. Rai Sujanem, M.Si. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.19818

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar fisika siswa kelas X jurusan Bisnis Konstruksi dan Properti (BKP) 1. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar fisika siswa dan mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap model Discovery Learning berbantuan kuis interaktif dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X BKP 1 sebanyak 33 siswa yang terdiri dari 28 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Data prestasi dikumpulkan dengan tes dan tanggapan siswa dikumpulkan menggunakan angket. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbantuan kuis interaktif dapat meningkatkan prestasi belajar fisika kelas X BKP 1 SMK Negeri 3 Singaraja. Pada siklus I diperoleh skor rata-rata tes adalah 60,15 dengan ketuntasan klasikal 59% dan meningkat pada siklus II dengan skor rata-rata tes adalah 70.11 dengan ketuntasan klasikal 88%. Hasil penerapan pada siklus kedua sangat baik dan siswa memberi tanggapan positif terhadap model Discovery Learning berbantuan kuis interaktif.Kata Kunci : Discovery Learning, kuis interaktif, prestasi This research is motivated by the low physics learning achievement of class X Construction and Property Business Department (BKP) 1 students. This study aimed at improving the student’s physics learning achievement and describing the students' responses to the Interactive Quizzes Assisted Discovery Learning model in physics learning. This type of this research was classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consisted of 4 stages, namely planning, action, observation/evaluation, and reflection. The subjects of this study were 33 students of class X BKP 1 consisting of 28 males and 5 females. Performance data were collected by tests, and students’ responses were collected by using a questionnaire. Data were analyzed descriptively. The results show that the application of Interactive Quizzes Assisted Discovery Learning model can improve student’s physics learning achievement in class X BKP 1 of SMKN 3 Singaraja. In the first cycle, the average score of the test is 60.15 with 59% its classical completeness is 59%, and increase in the second cycle with its average test score is 70.11 with classical completeness is 88%. The results of the implementation in the second cycle are very good and the students give positive responses to the Interactive Quiz assisted Discovery Learning model.keyword : Discovery Learning, Interactive Quiz, Achievement