Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pendampingan Pembelajaran Berbasis E-Learning sebagai Upaya Optimalisasi Pembelajaran di Tengah Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Muhammadi Muhammadi; Ahmad Zikri; Izzati Izzati; Tri Waluyo
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4030

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk pendampingan kepada guru-guru Sekolah Dasar (SD) Kota Pariaman tentang pembelajaran berbasis E-Learning sebagai upaya optimalisasi pembelajaran di tengah pandemi COVID-19. Program ini dilakukan sesuai dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk belajar dari rumah pada setiap jenjang pendidikan, tidak terkecuali jenjang SD. Akan tetapi, amanat Kemendikbud tidak berjalan secara efektif karena masih terdapat beberapa kendala, diantaranya: (1) minimnya pemahaman dan keterampilan guru tentang pembelajaran berbasis E-Learning di SD, (2) belum adanya sistem daring/aplikasi pembelajaran E-Learning yang khusus di desain untuk siswa SD, dan (3) banyaknya keluhan orang tua karena Pembelajaran Daring yang diarahkan pemerintah cenderung berorientasi tugas saja tanpa disertai penjelasan materi sehingga memberatkan orang tua untuk memfasilitasi anak belajar mandiri. Menyikapi hal tersebut, dilakukan beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan melalui sosialisasi dan pendampingan pembelajaran berbasis ELearning, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis E-Learning, pendampingan simulasi pembelajaran berbasis E-Learning, monitoring dan evaluasi, dan tindak lanjut. Program ini menghasilkan peningkatan pemahaman dan keterampilan bagi guru-guru sekolah dasar di kota Pariaman dalam mengembangkan pembelajaran daring berbasis ELearning. Setelah mengikuti kegiatan ini peserta kini mampu mengaplikasikan pembelajaran secara daring di kelas menggunakan aplikasi berbasis E-Learning serta mengembangkan perangkat pembelajaran daring yang Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan.
Pendampingan Pembelajaran Berbasis E-Learning sebagai Upaya Optimalisasi Pembelajaran di Tengah Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Muhammadi Muhammadi; Ahmad Zikri; Izzati Izzati; Tri Waluyo
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4030

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk pendampingan kepada guru-guru Sekolah Dasar (SD) Kota Pariaman tentang pembelajaran berbasis E-Learning sebagai upaya optimalisasi pembelajaran di tengah pandemi COVID-19. Program ini dilakukan sesuai dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk belajar dari rumah pada setiap jenjang pendidikan, tidak terkecuali jenjang SD. Akan tetapi, amanat Kemendikbud tidak berjalan secara efektif karena masih terdapat beberapa kendala, diantaranya: (1) minimnya pemahaman dan keterampilan guru tentang pembelajaran berbasis E-Learning di SD, (2) belum adanya sistem daring/aplikasi pembelajaran E-Learning yang khusus di desain untuk siswa SD, dan (3) banyaknya keluhan orang tua karena Pembelajaran Daring yang diarahkan pemerintah cenderung berorientasi tugas saja tanpa disertai penjelasan materi sehingga memberatkan orang tua untuk memfasilitasi anak belajar mandiri. Menyikapi hal tersebut, dilakukan beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan melalui sosialisasi dan pendampingan pembelajaran berbasis ELearning, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis E-Learning, pendampingan simulasi pembelajaran berbasis E-Learning, monitoring dan evaluasi, dan tindak lanjut. Program ini menghasilkan peningkatan pemahaman dan keterampilan bagi guru-guru sekolah dasar di kota Pariaman dalam mengembangkan pembelajaran daring berbasis ELearning. Setelah mengikuti kegiatan ini peserta kini mampu mengaplikasikan pembelajaran secara daring di kelas menggunakan aplikasi berbasis E-Learning serta mengembangkan perangkat pembelajaran daring yang Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan.
Pelatihan “Talempong Pacik” untuk Pelestarian Budaya Minangkabau di Sekolah Dasar Ardipal Ardipal; Ahmad Zikri; Muhammadi Muhammadi; Farida Mayar
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i2.1266

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam melestarikan budaya lokal melalui pelatihan alat musik tradisional talempong pacik serta penguatan pendidikan karakter melalui storytelling pencegahan pelecehan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal dan pendidikan karakter ke dalam pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 20–21 Juli 2024 di Kabupaten Padang Pariaman melalui metode penyuluhan, workshop, dan pendampingan intensif yang mengombinasikan teori dan praktik. Guru dilatih memainkan talempong pacik sebagai media pembelajaran seni budaya sekaligus dibekali keterampilan storytelling untuk menanamkan nilai perlindungan diri pada siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru, baik dalam memainkan talempong pacik maupun dalam menyampaikan materi pencegahan pelecehan secara komunikatif. Secara kualitatif, guru menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengimplementasikan hasil pelatihan dalam pembelajaran. Siswa juga memberikan respons positif, terutama dalam meningkatkan kesadaran budaya dan pemahaman tentang perlindungan diri. Program ini memberikan kontribusi dalam pelestarian budaya lokal serta penguatan karakter siswa, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di sekolah dasar.
Pelatihan Storytelling bagi Guru untuk Pencegahan Pelecehan pada Siswa Sekolah Dasar Muhammadi Muhammadi; Ahmad Zikri; Rayendra Rayendra
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i2.1267

Abstract

Kasus pelecehan terhadap anak usia sekolah dasar di Indonesia menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, sementara literasi guru dalam upaya pencegahan masih relatif rendah. Guru belum sepenuhnya memahami bentuk pelecehan, tanda-tanda perilaku korban, serta strategi edukasi perlindungan diri yang sesuai dengan karakteristik siswa. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan metode storytelling sebagai strategi preventif pencegahan pelecehan pada siswa sekolah dasar di Kabupaten Padang Pariaman. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, workshop, dan pendampingan intensif yang dilaksanakan pada 11–13 Agustus 2025 dengan mengintegrasikan penyampaian materi, praktik bercerita, analisis kasus, dan simulasi pembelajaran. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan instrumen terstruktur untuk mengukur peningkatan kompetensi guru dalam merancang dan mengimplementasikan cerita edukatif berbasis perlindungan diri. Hasil menunjukkan peningkatan skor pemahaman guru dari 63 menjadi 85 dan keterampilan storytelling dari 65 menjadi 85, yang mencerminkan peningkatan kompetensi pedagogis dan protektif. Siswa juga menunjukkan respons positif melalui peningkatan pemahaman tentang area tubuh pribadi dan kemampuan mengungkapkan ketidaknyamanan. Temuan ini menegaskan bahwa storytelling merupakan pendekatan efektif dan ramah anak untuk pencegahan pelecehan di sekolah dasar.
Pelatihan Daur Ulang Limbah bagi Penyandang Disabilitas di Kota Padang Mega Iswari; Ahmad Zikri; Farida Mayar; Irda Murni; Elviza Yeni
Jurnal Abdidas Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v7i2.1268

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga disabilitas di Kota Padang melalui pelatihan pengolahan limbah kertas dan plastik menjadi produk kreatif berupa tas dan vas bunga. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya jumlah limbah yang belum dimanfaatkan secara optimal serta masih terbatasnya program pemberdayaan keterampilan bagi penyandang disabilitas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 20–21 Juli 2024 di Kabupaten Padang Pariaman melalui metode penyuluhan, workshop, dan pendampingan intensif yang mengombinasikan teori dan praktik. Peserta dilatih mulai dari teknik dasar pengolahan limbah, pemilihan bahan, proses pembuatan, hingga tahap finishing produk yang bernilai estetika dan fungsional, serta dibekali wawasan mengenai peluang pemasaran produk ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah menjadi produk yang layak pakai dan berpotensi jual. Secara kualitatif, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan. Program ini memberikan kontribusi dalam pemberdayaan ekonomi warga disabilitas sekaligus mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan, sehingga direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas jangkauannya.