Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EKSTRAKSI DAN SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN Zinnia elegans Jacq. SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN AGEN ANTIINFLAMASI ALAMI Cynthia; Samriani; Aldakia; Harianto; Sukarti
Cokroaminoto Journal of Chemical Science Vol. 8 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inflamasi kronis yang tidak terkendali berkontribusi terhadap berbagai penyakit degeneratif, sementara penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping gastrointestinal, ginjal, dan kardiovaskular, sehingga mendorong pencarian agen antiinflamasi alternatif berbasis bahan alam. Zinnia elegans Jacq. (kembang ratna), tanaman famili Asteraceae yang secara etnobotani telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional, masih terbatas kajian fitokimianya sebagai kandidat antiinflamasi pada bagian daun. Penelitian ini bertujuan memperoleh ekstrak etanol daun Z. elegans melalui metode maserasi serta mengidentifikasi golongan metabolit sekunder di dalamnya melalui skrining fitokimia, sebagai data dasar sebelum pengujian aktivitas antiinflamasi secara in vitro. Simplisia daun diekstraksi menggunakan etanol 96% dengan metode maserasi (1:10 b/v, 3 hari, penggantian pelarut setiap 24 jam), lalu dipekatkan dengan rotary evaporator. Skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif menggunakan reagen spesifik untuk alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid/triterpenoid, dan fenol. Hasil menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 18,70% (1,87 gram dari 10 gram simplisia), berupa ekstrak kental hijau tua kecoklatan berbau khas, dengan hasil skrining fitokimia positif untuk alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid, dan fenol, sedangkan steroid tidak terdeteksi. Sebagai simpulan, kehadiran flavonoid, tanin, dan saponin secara fitokimia mendukung potensi ekstrak daun Z. elegans sebagai agen antiinflamasi alami karena golongan senyawa ini dilaporkan mampu menstabilkan struktur protein dan menghambat jalur mediator inflamasi, sehingga temuan ini menjadi dasar ilmiah bagi pengujian aktivitas antiinflamasi ekstrak secara in vitro melalui metode penghambatan denaturasi protein pada tahap penelitian selanjutnya.
SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG KAYU JAWA (Lannea coromandelica) St. Syaikhah; M. Fadil Gifari1; Gilank Ramadhan; Wilda Natasya1; Tiara; Sukarti; Nurasia
Cokroaminoto Journal of Chemical Science Vol. 8 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit batang kayu jawa (Lannea coromandelica) secara tradisional telah lama dimanfaatkan masyarakat untuk mengobati luka, diare, dan peradangan, yang diduga berkaitan dengan kandungan metabolit sekundernya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi golongan senyawa metabolit sekunder (alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin) dalam ekstrak etanol kulit batang kayu jawa melalui uji skrining fitokimia. Sampel diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% selama 3 × 24 jam, kemudian filtrat yang diperoleh diuji secara kualitatif menggunakan metode uji warna (color test) mengacu pada Harborne (1987). Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit batang kayu jawa positif mengandung flavonoid (++), saponin (+), dan tanin (+++), sedangkan alkaloid tidak terdeteksi (−). Kandungan tanin menunjukkan intensitas positif paling kuat, diikuti oleh flavonoid dan saponin. Temuan ini menunjukkan bahwa kulit batang kayu jawa berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif alami yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam bidang farmasi maupun pangan fungsional.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KONSEP MOL DI KELAS X TKR 2 SMK NEGERI 1 LENGKONG TAHUN PELAJARAN 2019/2020 sukarti
JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian) Vol. 10 No. 01 (2023): JURNAL ILMIAH INNOVATIVE (Jurnal Pemikiran Dan Penelitian)
Publisher : Institut Agama Islam Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/innovative.v10i01.748

Abstract

Absrtak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa pada materi konsep mol dengan penerapan metode pembelajaran problem solving. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang secara umum terdiri dari 2 (dua) siklus. Masing-masing siklus terdapat 4 (empat) tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X Jurusan Teknik Kendaraan Ringan 2 yang berjumlah 36 siswa. Penelitian ini difokuskan pada materi konsep mol yang mencakup konversi jumlah mol ke dalam jumlah partikel, jumlah massa, jumlah volume, hipotesis Avogadro, rumus empiris, rumus molekul, kadar zat, dan pereaksi pembatas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, lembar observasi, dan angket siswa. Dari hasil penelitian pada siklus II terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari siklus I yaitu. Pada siklus II, diperoleh rata-rata nilai post test siswa 69,44 % dan persentase ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 91,67 % siswa mencapai nilai ≥70. Dan dari hasil angket siswa serta hasil observasi terhadap pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving terdapat tanggapan yang baik dari siswa. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving memberikan dampak yang positif bagi siswa dalam proses belajar mengajar.