Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Sosialisasi Media Tanam Tanaman Hias Di Kelompok Tani Sahaja, Jorong Lubuk Limpato, Kenagarian Tarantang, Kecamatan Harau Trisia Wulantika; Sari Rukmana Okta Sagita Chan; Ayu Kurnia Illahi; Dedeh Kurniasih; Yummama Karmaita; Deliana Andam Sari; Dihan Kurnia; Helentina Situmorang
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2022.3.1.12-15

Abstract

Salah satu komoditas hortikultura yang potensial di Indonesia adalah tanaman hias. Budidaya tanaman hias dapat menjadi peluang usaha dan dapat bermanfaat luas dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Mitra pengabdian ini adalah Kelompok Tani Sahaja. Kelompok tani ini merupakan kumpulan dari petani tanaman hias. Lokasi kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan kawasan wisata yang merupakan jalan lintas menuju objek wisata Ait Terjun Harau, sehingga perlu perhatian lebih untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh Jorong Lubuk Limpato ini. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan pemberian edukasi terhadap media tanam yang sesuai untuk tanaman hias. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan berupa ceramah dan diskusi tentang pengertian media tanam, persyaratan media tanam yang baik, jenis jenis media tanam (Organik dan Anorganik) dan perbandingan komposisi media tanam yang digunakan serta evaluasi, dari evaluasi yang dilakukan petani tanaman hias memahami materi yang disampaikan dan akan menerapkan dalam kegiatan budidaya kedepannya.
Role Of Lcc Composting To Boost Toxic Substances In Ex-Gold Mining Soil, Kabupaten Sijunjung Ayu Kurnia Illahi; Dedeh Kurniasih Kurniasih
AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : UNIVED Press, Dehasen University Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/agritepa.v9i2.3191

Abstract

The ex-gold mine area in Kabupaten Sijunjung is experiencing degradation of soil nutrient content, so that the cultivation of agricultural crops does not provide optimal results. One of the steps to improve soil quality is the addition of organic matter. The aim of the study was to obtain compost that has the best nutrient content and is able to bind toxic substances in ex-mining land. The experiment was carried out from June to August 2022 in Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Lima Puluh Kota and nutrient content analysis at the Central Plantation Central Laboratory of Pekanbaru Riau. The results of the compost nutrient analysis compared with SNI 7763:2018, showed that the P nutrient content in Mucuna bracteata compost had exceeded the quality standard of solid organic fertilizer. The addition of LCC compost can fix the Al-dd content in the ex-mining soil, from the initial soil test of about 6.40 cmol/kg after incubation with LCC compost, the Al-dd content decreased to <0.10 cmol/kg.
ANALISIS KUALITAS ECO ENZYM DARI BERBAGAI BAHAN DASAR KULIT BUAH UNTUK PERTANIAN BERKELANJUTAN Ayu Kurnia Illahi; dedeh kurniasih; Deliana Andam Sari; Yummama karmaita
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 7, No 1 (2023): AGRISAINTIFIKA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i1.3675

Abstract

Eco enzyme adalah salah satu solusi yang dapat dijadikan alternatif dalam pemanfaatan sampah organik menjadi input bermanfaat di bidang pertanian salah satunya sebagai POC. Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan nilai pH dan kandungan hara N, P dan K pada larutan eco enzym berbahan dasar kulit pepaya (Carica papaya L.), kulit nenas (Ananas comosus L.), kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus),. Penelitian telah dilakukan di Lahan Percobaan dan Laboratorium Ilmu Tanah Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh dengan tahapan penelitian adalah pembutan eco enzym dan dilakukan pengujian pH serta kandungan hara masing – masingnya. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen (percobaan). Hasil penelitian menunjukkan nilai pH berkisar antara 3,5 – 4,0; kandungan N berkisar antara 0,06 % - 0,15 %; nilai P berkisar 11,45 mgP2O5/100g – 2,29 mgP2O5/100g; dan kandungan K adalah 10,83 mgK2O/100g – 26,26 mgK2O/100g. Langkah untuk dapat meningkatkan kandungan hara dapat dilakukan dengan pembuatan eco enzym dengan menggunakan berbagai bahan baku kulit buah.
Sosialisasi dan Pembuatan Elisator Biosaka Guna Mendukung Pertanian Berkelanjutan Pada Kelompok Wanita Tani Wirajaya Sarilamak Deliana Andam Sari; Ayu Kurnia Illahi; Yummama Karmaita; Dedeh Kurniasih; Anidarfi Anidarfi
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 1 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i1.3997

Abstract

The main problem for Indonesian farmers in cultivating horticultural and food crops is that cultivation methods are still conventional. This means that to increase plant productivity using inorganic fertilizers is more dominant than using organic fertilizers. The socialization activity for making biosaka elicitors was carried out on July 28 2023. And August 15 2023. The method of implementing the service activities at the first meeting was socialization on making biosaka elicitors. The socialization activity was carried out at the KWT Wirajaya meeting hall, this activity took the form of a discussion and briefing regarding the process of making biosaka elicitors. The next meeting was a demonstration of making the Biosaka Elisator. The aim of this community service is: Through training in making biosaka elicitors, we can educate farmers about the use of grass material available in the environment to support sustainable agriculture. The socialization and production of biosaka elicitors at KWT Wira Jaya has educated farmers about the benefits of grass material in the environment. Members of the Wira Jaya women's farmer group can make biosaka extractors to be applied to cultivated plants.paragraph, which is the essence of scientific papers.
KARAKTERISASI MORFOLOGI PADA BIBIT PORANG (Amorphophallus oncophyllus) Illahi, Ayu Kurnia; Kurniasih, Dedeh; Sari, Deliana Andam; Karmaita, Yummama
LUMBUNG Vol. 21 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.642 KB) | DOI: 10.32530/lumbung.v21i1.490

Abstract

Porang (Amorphophallus oncophyllus) adalah salah satu plasma nutfah umbi – umbian yang bernilai gizi tinggi asal Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi morfologi batang dan daun pada bibit porang hasil koleksi di Kebun Percobaan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2021 dengan metode deskripsi dengan pengambilan sampel secara sengaja pada 15 aksesi bibit porang. Pengamatan dilakukan pada karakter kualitatif dan karakter kuantitatif pada bagian batang dan daun bibit porang. Dari hasil pengamatan morfologi batang terdapat hasil yang seragam pada pengamatan karakter tekstur tangkai, bentuk tangkai, bentuk corak pada tangkai dan arah tumbuh. Pada pengamatan morfologi daun karakter yang memiliki hasil yang sama untuk setiap aksesi bibit porang adalah karakter bentuk daun, tepi daun, pertulangan daun, tekstur permukaan daun, tipe daun, bentuk ujung dan pangkal daun, jenis helaian daun, keadaan permukaan atas dan bawah daun.  Ciri pembeda yang dimiliki tangkai porang dengan tanaman Amorphophallus lainnya adalah corak pada tangkai yang terdiri dari bentuk belah ketupat dan belah ketupat dengan garis linear.
Uji Perkecambahan Benih Kultivar Padi Lokal Asal Sumatera Barat Illahi, Ayu Kurnia; Kurniasih, Dedeh; Sari, Deliana Andam; Karmaita, Yummama
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.4.2.193-198

Abstract

Pemanfaatan plasma nutfah padi di Sumatera Barat perlu dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan sumber daya genetik padi yang mampu memenuhi kebutuhan dari segi kuantitas dan kualitas. Penelitian uji perkecambahan telah dilakukan terhadap 10 kultivar lokal asal Sumatera Barat pada bulan Juni sampai Agustus 2023 di Jorong Kandang Lamo Nagari Sarilamak Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota. Parameter pengamatan adalah persentase kecambah normal, persentase perkecambaha, panjang radikula, dan panjang plumula. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kultivar lokal padi asal Sumatera Barat menunjukkan pengaruh pada variabel pengamatan. Kultivar Damasraya (K8) menunjukkan nilai persentase kecambah, persentase kecambah normal, panjang radikula, dan indeks vigor yang paling tinggi dibandingkan kultivar lainnya. Kultivar Sibagondit (K3) menunjukkan nilai yang paling rendah pada karakter persentase kecambah normal yaitu 13,33 %. 
Peningkatan Kualitas Pupuk Hayati Diperkaya dengan Bakteri Pelarut Kalium, Fosfor dan Penambat Nitrogen Indigenous dari Berbagai Rizosfer Tanaman Padi Terhadap Kandungan Hara dan Jumlah Populasi Mikroba Elita , Nelson; Erlinda , Rita; Yefriwati, Yefriwati; Sari , Deliana Andam; Illahi , Ayu Kurnia
Agroteknika Vol 7 No 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v7i4.418

Abstract

Pupuk hayati merupakan pupuk organik mengandung sekelompok mikroorganisme yang beragam, berperan mendorong pertumbuhan tanaman dan menjaga kesehatan tanah. Penelitian sebelumnya pupuk hayati dengan penambahan bakteri Azotobacter sp, Pseudomonas fluorescens, Bacillus thuringiensis. Kebaharuan penelitian ini adalah pupuk hayati diperkaya dengan bakteri pelarut kalium berasal dari berbagai rizosfer tanaman padi. Tujuan penelitian memperoleh jenis bakteri pelarut kalium efektif meningkatkan kandungan hara pupuk hayati. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan 8 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan BK0 (pupuk hayati pengayaan bakteri Azotobacter sp, Pseudomonas fluorescens, Bacillus thuringiensis), BKBM (pupuk hayati pengayaan bakteri Azotobacter sp, Pseudomonas fluorescens, Bacillus thuringiensis , bakteri pelarut K varietas Bujang Marantau), BKMM (pupuk hayati pengayaan bakteri Azotobacter sp, Pseudomonas fluorescens, Bacillus thuringiensis , bakteri pelarut K varietas Mundam). BKCK (pupuk hayati pengayaan bakteri Azotobacter sp, Pseudomonas fluorescens, Bacillus thuringiensis , bakteri pelarut K varietas Cilalek), BKRK (pupuk hayati pengayaan bakteri Azotobacter sp, Pseudomonas fluorescens, Bacillus thuringiensis, bakteri pelarut K varietas Rendah Kuning), BKSP (pupuk hayati pengayaan bakteri Azotobacter sp, Pseudomonas fluorescens, Bacillus thuringiensis ,varietas Saganggam Panuah), BKKP (pupuk hayati pengayaan bakteri Azotobacter sp Pseudomonas fluorescens, Bacillus thuringiensis,, bakteri pelarut K varietas Keriting Putih), BKJG (pupuk hayati pengayaan bakteri Azotobacter sp, Pseudomonas fluorescens, Bacillus thuringiensis , bakteri pelarut K dari varietas Junjuang). Parameter pengamatan suhu, pH, kadar air, C-organik, hara N total, P2O5 total, K2O dan pertumbuhan koloni bakteri pupuk hayati. Hasil pengamatan suhu tumpukan pupuk hayati mencapai puncak pada hari ke 18, kecuali pada BKJG hari ke 27. Nilai pH, kadar air dan C-organik biofertilizer paling tinggi pada BKJG. Kandungan hara N paling tinggi pada BKSP sedangkan kandungan hara P2O5 dan K2O pada perlakuan BKJG. Pengayaan bakteri pada pupuk hayati diamati jumlah koloni bakteri pada biakan murni diperoleh pada hari ke 7 jumlah koloni bakteri paling tinggi pada BKJG. Kesimpulan isolat bakteri pelarut K asal rizosfer varietas Junjuang dan Saganggam Panuah lebih efektif untuk diaplikasikan pada pupuk hayati.
KERAGAMAN FENOTIPE DAN KEMIRIPAN MORFOLOGIS HANJELI (Coix lacryma-jobi L.) DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Ayu Kurnia Illahi
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Vol 22 No 2 (2020)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jipi.22.2.129-135

Abstract

[PHENOTYPIC VARIABILITY AND MORPHOLOGICAL SIMILARITY OF JOB’S TEARS (Coix lacryma-jobi L.) IN LIMA PULUH KOTA REGENCY]. Job’s tears (Coix lacryma-jobi L) Has been long known as alternatif food crop and spread over the  West Sumatera Province. This study aims to determine the similarity of job’s tears based on morphological characters. This research was conducted in eight sub districts in Lima Puluh Kota regency. The accessions were observed on  the basis of  purposive sampling method. Data were collected for  29 morphological characteristics  and subjected to the similarity analysis  and cluster analysis using NtSys Ver 2.02i. From the analysis of similarity, job’s tears has a similarity coefficient ranging from 0.07 to 0.63 and shows a distant level of similarity to job’s tears even though they are located close to each other, so that the level of similarity of 74 accessions varies and spreads irregularly.
Morphometric and Physical Characterization of Local Glutinous Rice Grains as a Basis for Selecting New Superior Varieties in Kabupaten Lima Puluh Kota Illahi, Ayu Kurnia; Adam Sari, Deliana; Elita, Nelson; Anidarfi; Warman, Benny
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.6.2.543-552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi keragaman morfometrik serta sifat fisik beras padi pulut lokal di Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai dasar seleksi calon Varietas Unggul Tipe Baru (VUTB) yang berpotensi toleran terhadap cekaman abiotik. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif–komparatif dengan 13 aksesi padi pulut sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui pengukuran langsung dimensi gabah dan parameter fisik biji menggunakan jangka sorong. Analisis statistik deskriptif dan ANOVA digunakan untuk mengetahui variasi dan perbedaan signifikan antar aksesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh parameter, termasuk lebar, tebal gabah, rasio P/L, diameter ekuivalen (De), luas permukaan (Lp), berat jenis biji (B), sphericity (Ø), dan volume biji (V) berbeda nyata pada taraf signifikansi 5%. Kultivar PL1GO, GKP1S, dan PS1BB menunjukkan karakter fisik biji paling unggul dan konsisten, sehingga berpotensi menjadi kandidat awal dalam pengembangan VUTB. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keragaman fisik biji padi pulut dapat menjadi indikator penting dalam seleksi varietas unggul dan adaptif. Temuan ini berkontribusi terhadap pemuliaan padi pulut berbasis plasma nutfah lokal, serta dapat menjadi dasar kebijakan pengembangan komoditas unggulan daerah.