Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

SISTEM INFORMASI INVENTORY BARANG MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) STUDI KASUS :KCS MART KEFAMENANU Paskalis Mau Seran; Yoseph P. K. Kelen; Yasinta O.L. Rema
Jurnal Inovasi Ilmu Komputer Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Ilmu Komputer, Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STMIK WIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan barang merupakan bagian yang sangat penting bagi suatu perusahaan karena itu sudah mulai banyak pengusaha atau pelaku dagang yang menggunakan teknologi informasi dalam mengelola persediaan barangnya. Menurut (Baridwan, 2013), ”Persediaan adalah barang yang dimiliki untuk dijual kembali atau digunakan untukmemproduksi barang-barang yang akan dijual”.Sstem Informasi menggunakan metode Rapid Application Development studi kasus alfamart cabang Kefamenanu Timor Tengah Utara, maka tipe penelitian yang digunakan peneliti adalah tipe penelitian terapan (applied research). Penelitian terapan ialah proses penyelidikan yang hati-hati, sistematik, dan terusmenerus terhadap suatu masalah dengan tujuan untuk digunakan dengan segera untuk keperluan tertentu, (Nazir,1988).Pada sistem informasi inventory barang ini, terbagi menjadi 3 hak akses, yaitu admin, manajer dan gudang. Admin merupakan hak akses tertinggi yang dapat mengakses semua fitur. User yang diberikan hak akses manajer hanya dapat melihat laporan barang. Sedangkan untuk hak akses gudang, diberikan kepada staff gudang untuk dapat melakukan update stok barang. Sistem informasi inventory berbasis web ini, dapat mempermudah staff gudang dalam mengelola data inventory dan pembuatan laporan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database. Desain sistem informasi inventory berbasis web ini terlihat user friendly Dapat mengurangi kesalahan dalam meng-input barang masuk dan barang keluar
Implementasi Metode Rapid Application Development dalam Pembuatan Aplikasi Bahasa Isyarat Bagi Penyandang Tunarungu Berbasis Android (Studi Kasus : SLB Negeri Benpasi Kefamenanu) Priska Vianey Bukifan; Yasinta O. L Rema; Risald; Budiman Baso
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 9 No 2 (2025): APRIL-JUNE 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v9i2.3282

Abstract

Sign language applications are designed to facilitate deaf people in communicating. Deaf people experience hearing impairment or loss of hearing function that is congenital or appears due to certain factors, such as infection or long-term exposure to loud noises. As a result of hearing limitations, they experience difficulties in speaking or hearing, so they are taught sign language in schools which makes it easier for them to communicate. Sign language is a means of communication that uses lip movements, body movements or facial expressions in order to convey communication messages quickly. Sign language applications are built using the RAD (Rapid Application Development) method because in the process of making applications, it can be done in a short and fast time and ensures adjustment of features from users. Android is used in the process of making this application, because of its wide use and easy access. This application provides a sign language translation feature in the form of videos so that it is easy to understand for deaf people.
Pembuatan dan Deploy API di Google Cloud Platform Menggunakan Cloud Run Services Oswaldo Da Conceicao; Yasinta O. L. Rema; Budiman Baso; Guido Adolfus Suni
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 9 No 3 (2025): JULI-SEPTEMBER 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v9i3.3524

Abstract

This research discusses the development, testing, and deployment of a backend API using Google Cloud Platform (GCP), with Firestore as the database and Cloud Storage for storing user profile photos. The API was developed using Express.js, integrated with Firestore and Cloud Storage, and tested for functionality using Postman. Deployment is done to Cloud Run via creating a Dockerfile and building a Docker image. Test results showed that the API was able to handle 7,875 requests in five minutes, with an average of 25.64 requests per second and an average response time of 97 ms. All endpoints are stable, responsive, and error-free. This research focuses on the application of cloud technology to the development of sign language applications, and shows that the use of GCP services can produce efficient and scalable API solutions. These results are significant in supporting the development of cloud-based applications to meet user needs effectively, especially in mobile applications that require reliable backend services.
PENERAPAN METODE CERTAINTY FACTOR PADA SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT PADA ORANG LANJUT USIA: APPLICATION OF THE CERTAINTY FACTOR METHOD IN AN EXPERT SYSTEM FOR DIAGNOSING DISEASES IN OLDER ADULTS Soares, Deonia Morissette Bento Araujo; REma, Yasinta O. Legu; Ullu, Hevi Herlina; Chrisinta, Debora
HOAQ (High Education of Organization Archive Quality) : Jurnal Teknologi Informasi Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal HOAQ - Teknologi Informasi
Publisher : STIKOM Uyelindo Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52972/hoaq.vol17no1.p131-139

Abstract

Penyakit pada orang lanjut usia (lansia) sering sulit dikenali sejak dini akibat keterbatasan pengetahuan masyarakat serta akses layanan kesehatan yang terbatas. Berbagai penelitian sebelumnya telah menerapkan sistem pakar untuk diagnosis penyakit, namun sebagian besar belum secara khusus memfokuskan pada diagnosis penyakit lansia dengan pendekatan tingkat keyakinan berbasis ketidakpastian yang mudah diakses masyarakat umum. Kesenjangan penelitian (research gap) terletak pada masih terbatasnya sistem diagnosis mandiri berbasis web yang mampu mengakomodasi ketidakpastian gejala lansia menggunakan metode Certainty Factor. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar berbasis web untuk diagnosis awal penyakit pada lansia menggunakan metode Certainty Factor. Sistem dikembangkan melalui tahapan analisis, perancangan, implementasi menggunakan PHP dan MySQL, serta pengujian sistem. Evaluasi dilakukan melalui pengujian fungsional black box dan pengujian akurasi dengan membandingkan hasil diagnosis sistem dan pakar menggunakan data 50 lansia. Hasil pengujian menunjukkan bahwa 46 data diagnosis sesuai dan 4 data tidak sesuai, sehingga diperoleh tingkat akurasi sebesar 92%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem memiliki performa yang baik sebagai alat bantu diagnosis awal penyakit pada lansia. Meskipun jumlah sampel masih terbatas, hasil ini sejalan dengan penelitian sistem pakar berbasis Certainty Factor sebelumnya yang menunjukkan akurasi pada kisaran menengah hingga tinggi. Sistem yang dikembangkan memberikan kontribusi berupa platform diagnosis awal yang mudah diakses dan mendukung pengambilan keputusan kesehatan awal bagi lansia.   Diseases in older adults (elderly) are often difficult to identify at an early stage due to limited public knowledge and restricted access to healthcare services. Previous studies have implemented expert systems for disease diagnosis; however, most have not specifically focused on elderly disease diagnosis using uncertainty-based confidence approaches that are easily accessible to the general public. The research gap lies in the limited availability of web-based self-diagnosis systems capable of accommodating uncertainty in elderly symptoms using the Certainty Factor method. This study aims to develop a web-based expert system for early diagnosis of diseases in elderly individuals using the Certainty Factor method. The system was developed through stages of analysis, design, implementation using PHP and MySQL, and system testing. Evaluation was conducted through functional testing using the black-box method and accuracy testing by comparing system diagnosis results with expert diagnoses using data from 50 elderly patients. The testing results showed that 46 diagnoses were consistent with expert evaluations while 4 diagnoses were inconsistent, resulting in an accuracy rate of 92%. These results indicate that the developed system performs well as a supporting tool for early disease diagnosis in elderly individuals. Although the sample size remains limited, the findings are consistent with previous Certainty Factor–based expert system studies reporting moderate to high accuracy levels. The developed system contributes a web-based early diagnosis platform that is easily accessible and supports preliminary health decision-making for elderly individuals.
Eksperimen Fisika Berbasis Virtual Pada Materi Dinamika Bagi Siswa Siswi SMPK St. Antonius Padua Sasi Kefamenanu Fetronela Rambu Bobu; Ernes Josias Blegur; Yasinta O.L. Rema; Handrianus Vianey Melin Wula; Budiman Baso
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 1 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i1.8779

Abstract

Pembelajaran fisika pada materi dinamika di tingkat SMP sering mengalami kendala karena konsep yang bersifat abstrak dan terbatasnya penggunaan media pembelajaran interaktif. Metode pembelajaran fisika di SMPK St. Antonius Padua Sasi Kefamenanu berbasis ceramah. Konsep fisika yang bersifat abstrak menjadi sukar dipahami oleh siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan eksperimen fisika berbasis virtual menggunakan PhET guna meningkatkan pemahaman konsep dinamika siswa SMPK St. Antonius Padua Sasi Kefamenanu. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas empat tahapan, yaitu analisis kebutuhan mitra, koordinasi pra pelaksanaan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di laboratorium komputer dengan melibatkan siswa dalam eksperimen virtual pada materi hukum Newton. Evaluasi dilakukan melalui pemberian angket atau kuisioner kepada siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap penggunaan PhET, menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama pembelajaran, serta mengalami peningkatan persepsi pemahaman konsep gaya, massa, dan percepatan. Selain itu, guru memperoleh pengalaman dalam memanfaatkan media pembelajaran interaktif sebagai pelengkap eksperimen konvensional. Kegiatan ini disarankan untuk dikembangkan secara berkelanjutan dan diterapkan pada materi fisika lainnya yang memerlukan visualisasi konsep.
Sistem Pendukung Keputusan Keberlanjutan UMKM Menggunakan Algoritma ID3 di Wilayah Perbatasan RI-RDTL Seran, Krisantus Jumarto Tey; Chrisinta, Debora; Rema, Yasinta Oktaviana Legu
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 1: MARET 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i1.946

Abstract

UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) merupakan salah satu sektor penggerak bagi pendapatan untuk kehidupan masyarakat mengengah ke bawah. Bagi masyarakat wilayah perbatasan RI-RDTL khususnya di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), melalui UMKM dapat memperbaiki stabilitas keuangan mereka. Dalam dua tahun terkahir UMKM di wilayah ini bertumbuh dua kali lipat yakni sejumlah 10.806. Melihat pertumbuhan pesat ini, menjadi kabar baik atas dukungan yang sudah diberikan oleh negara melalui Pemeritah TTU sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator. Sebuah UMKM yang sehat tentunya memiliki ciri-ciri yang baik jika dilihat dari segi Lokasi, Harga Produk, Kondisi Keuangan, Inovasi, dan Pemanfaatan Teknologi. Penelitian ini membangun SPK (Sistem Pendukung Keputusan) sebagai solusi dalam memberikan keputusan keberlanjutan dari satu UMKM yang dianalisis. Dalam menganalisis data, digunakan Model Decision Tree (DT) atau Pohon Keputusan. Cara kerja model DT adalah membetuk sebuah pohon mulai dari akar, cabang, dan daun. Pembangunan pohon keputusan menggunakan Algoritma ID3 yang dikenal dengan Iterative Dichotomiser 3. SPK yang dikembangankan terbukti dapat membangun Aturan Pohon Keputusan dengan 300 data training dan 20 data testing dengan hasil akurasi sebesar 80%.
Implementation of the Incremental Model in Developing Android Educational Applications for Children with Intellectual Disabilities Neonbeni, Firman Yosef Rangga; Rema, Yasinta Oktaviana Legu; Risald, Risald; Manek, Patricia Gertrudis; Manek, Siprianus Septian
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 6 No. 2: JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v6i2.1653

Abstract

Learning for children with intellectual disabilities requires adaptive and engaging instructional media, particularly within the context of inclusive education. However, learning activities at SLB Bhakti Luhur Atambua still face challenges due to the limited number of educators and the use of conventional teaching methods, creating a need for more interactive learning media. This study aims to develop an Android-based educational application named KenaliKu as an interactive learning medium to introduce body parts, colors, and facial expressions. This research employed a Research and Development (R&D) approach using the Incremental model, which includes requirement analysis, system design, coding, testing, and final release stages. System evaluation was conducted through Black Box Testing and User Acceptance Testing (UAT). Black Box Testing was performed by three experts in the field of Information Technology to evaluate system functionality, while User Acceptance Testing (UAT) involved 18 respondents consisting of students, teachers, and parents. The results of Black Box Testing indicate that all system functions operated according to the specified requirements, while User Acceptance Testing (UAT) obtained an average score of 96.18%, categorized as very good. These findings indicate that KenaliKu was successfully developed using the Incremental model and is functionally feasible as an educational application for children with intellectual disabilities. The high UAT score demonstrates positive user acceptance, while the application provides an interactive and user-friendly learning environment that has the potential to support the learning process and inclusive education practices.