Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Biotropical Research and Nature Technology

Keanekaragaman dan Sebaran Nepenthes di Hutan Pendidikan Hampangen Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah Muhammad Hanafi; Sunariyati, Siti; Rizki, Muhammad
Journal of Biotropical Research and Nature Technology Vol. 3 No. 2 (2025): Borneo
Publisher : Prodi Biologi FMIPA Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/borneo.v3i2.19571

Abstract

This study aims to identify Nepenthes species' diversity and distribution to analyze spatial dispersion patterns in Hampangen Educational Forest, University of Palangka Raya. The study used an explorative method using purposive sampling techniques in three observation sites. Environmental parameters such as air temperature, humidity, and soil pH were measured to analyze habitat conditions. The results indicate the presence of four Nepenthes species: Nepenthes gracilis, Nepenthes rafflesiana, Nepenthes ampullaria, and Nepenthes mirabilis. The distribution of these species varies across different observation sites, with N. ampullaria being the specifically distributed species. Habitat characteristics show that these Nepenthes thrive in secondary peat swamp forests. This research provides baseline data for conservation efforts and further ecological studies.
Keanekaragaman Jenis Mangga (Mangifera spp.) di Tumbang Talaken Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah Satriani, Inriyati; Panjaitan, Desimaria; Sunariyati, Siti
Journal of Biotropical Research and Nature Technology Vol. 2 No. 2 (2024): Borneo
Publisher : Prodi Biologi FMIPA Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/borneo.v2i2.11387

Abstract

Kalimantan adalah salah satu pusat keanekaagaman jenis mangga (Mangifera spp.) di Indonesia. Aktivitas antropogenik dan pembukaan lahan agrikultur di Kalimantan Tengah termasuk di Tumbang Talaken Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas dikhawatirkan dapat mengancam keanekaragaman hayati tumbuh-tumbuhan Mangifera spp. di kawasan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis mangga (Mangifera spp.) di Tumbang Talaken Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan metode jelajah dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel tumbuhan mangga dikoleksi, didokumentasi dan diidentifikasi berdasarkan karakter morfologinya. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penjelajahan ditemukan total 103 individu pohon mangga di Tumbang Talaken yang tersebar di pekarangan rumah warga sebanyak 76 individu dan di hutan alami sebanyak 27 individu. Hasil identifikasi diperoleh 10 jenis mangga yaitu Mangifera applanata (Lipis), Mangifera caesia (Binjai), M. casturi (Kasturi), M. foetida (Asem gayung), M. indica (Mangga), M. laurina (Hampalam), M. odorata (Kwini), M. pajang (Asem pangi), Mangifera similis (Rarawa) dan Mangifera torquenda (Asem puter).
Etnobotani dan Pengelolaan Tumbuhan Sarang Semut (Myrmecodia sp.) oleh Suku Dayak Ngaju di Desa Rangan Surai, Kabupaten Katingan Wahyunia, Sri; Sunariyati, Siti; Krestina, Widya
Journal of Biotropical Research and Nature Technology Vol. 3 No. 1 (2024): Borneo
Publisher : Prodi Biologi FMIPA Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/borneo.v3i1.16682

Abstract

Keanekaragaman jenis tumbuhan di wilayah Kalimantan Tengah merupakan sumber daya alam hayati yang perlu dipertahankan salah satu diantaranya adalah tumbuhan sarang semut (Myrmecodia sp.) karena tumbuhan tersebut memiliki potensi sebagai obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan dan pengelolaan tumbuhan sarang semut di Desa Rangan Surai, Kecamatan Marikit, Kabupaten Katingan. Metode penelitian dengan menggunakan metode campuran (Embedded mixed method) yang bersifat deskriptif eksploratif, pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan sampel di lapangan menggunakan teknik snowball sampling dengan cara wawancara. Penelitian ini dilakukan terhadap partisipan Suku Dayak Ngaju sebanyak 25 informan yang berasal dari Desa Rangan Surai Kabupaten Katingan. Hasil data yang diambil meliputi pemanfaatan dan pengelolaan tumbuhan sarang semut di Desa Rangan Surai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan sarang semut masih dimanfaatkan oleh Suku Dayak Ngaju di Desa Rangan   Surai sebagai obat tradisional. Tumbuhan sarang semut dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit seperti asam lambung 32%, rematik 24%, pemulihan setelah melahirkan 16%, tumor 16%, maag 12%, asma 12%, asam urat 8%, TBC 8%, penyakit gula 8%, dan penyakit kuning 8%. Hasil analisis Informan Agreement Ratio (IAR) sebesar 0,74 atau 74% informan yang diwawancarai menyatakan setuju bahwa tumbuhan sarang semut memiliki manfaat dalam kehidupan sebagai tumbuhan obat. Pengelolaan secara ex-situ tumbuhan sarang semut yang telah diambil dari habitat asalnya dilakukan penanaman kembali anakan tumbuhan sarang semut dengan menempelkannya di pohon yang berada di sekitar rumah penduduk. Sedangkan pengelolaan secara in-situ tumbuhan sarang semut dilakukan dengan dibiarkan tumbuh alami di habitatnya.