Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : Bernas

RESPON PEMBERIAN PUPUK BOKASHI AMPAS TEBU DAN PUPUK BOKASHI ECENG GONDOK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L) Merril) Syafrizal Hasibuan; Rita Mawarni; Rizky Hendriandy
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 13, No 2 (2017): Bernas Juli 2017
Publisher : Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.854 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di jalan Durian, Lingkungan I Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Juli 2016. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari pupuk bokashi ampas tebu dengan 3 taraf perlakuan yaitu: T0 = 0 kg/plot, T1 = 1 kg/plot, T2 = 2 kg/plot dan pupuk bokashi eceng gondok dengan 4 taraf perlakuan yaitu : G0 = 0 kg/plot, G1 = 1 kg/plot, G2 =2 kg/plot, G3 = 3 Kg/plot. Hasil penelitian bahwa pemberian pupuk bokashi ampas tebu menunjukan respon nyata pada tinggi tanaman umur 6 MST, total berat 100 butir per sample,total berat per tanaman sempel dan total berat buah per plot. Untuk respon tidak nyata di tunjukan pada tinggi tanaman umur 2 MST, 4 MST. Pemberian pupuk bokashi eceng gondok menunjukan respon sangat nyata pada total produksi per plot. Untuk respon tidak nyata di tunjukan pada tinggi tanaman umur 2 MST, 4 MST, 6 MST, total berat 100 butir dan produksi per tanaman sempel . Sedangkan intraksi antara pupuk bokashi ampastebu dan pupuk bokashi eceng gondok menunjukan respon tidak nyata terhadap seluruh parameter yang diamati.
PENGARUH BERBAGAI MEDIA DAN TIAMIN TERHADAP PERTUMBUHAN STEK PUCUK KENTANG (Solanum tuberosum L.) Koko Billklinton Sitorus; Sri Susanti Ningsih; Syafrizal Hasibuan
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 16, No 1 (2020): Bernas February 2020
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.654 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Dusun I, Desa Ujung Teran, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Tanah Karo, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2018 dan berakhir pada bulan Februari 2019. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian media tanam di bagi atas 5 taraf yaitu : M0 : Cocopeat (100%), M1 : Arang Sekam (100%), M2 : Cocopeat (50%) + Arang Sekam (50%), M3 : Cocopeat (25%) + Arang Sekam (75%), dan M4 : Cocopeat (75%) + Arang Sekam (25%). Faktor kedua adalah pemberian tiamin atas 4 taraf yaitu : T0 : 0,0 ppm, T1 : 0,5 ppm, T2 : 1,0 ppm, dan T3 : 1,5 ppm. Parameter yang diamati adalah jumlah pucuk hidup, jumlah pucuk mati, jumlah pucuk berakar, panjang pucuk (cm), panjang akar (cm), jumlah daun. Hasil penelitian pemberian media tanam menunjukkan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah pucuk hidup pada semua umur amatan, jumlah pucuk mati pada semua umur amatan, jumlah pucuk berakar pada parameter amatan, panjang pucuk (cm) pada semua umur amatan, panjang akar (cm) pada parameter amatan, jumlah daun pada semua umur amatan dan pemberian tiamin menunjukkan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah pucuk hidup pada semua umur amatan, jumlah pucuk mati pada semua umur amatan, jumlah pucuk berakar pada parameter amatan, panjang pucuk (cm) pada semua umur amatan, panjang akar (cm) pada parameter amatan, jumlah daun pada semua umur amatan. Sedangkan interaksi antara pemberian media tanam dan pemberian tiamin menunjukkan berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah pucuk hidup pada semua umur amatan, jumlah pucuk mati pada semua umur amatan, jumlah pucuk berakar pada parameter amatan, panjang pucuk (cm) pada semua umur amatan, panjang akar (cm) pada parameter amatan, jumlah daun pada semua umur amatan.
EFEK KOMBINASI BAP DAN NAA TERHADAP MORFOGENENSIS EKSPLAN PELEPAH GANDUM (Triticum aestivum) SECARA IN VITRO Robi Kurniawan; Syafrizal Hasibuan; Rita Mawarni CH
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 15, No 1 (2019): Bernas February 2019
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.897 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian BAP (6- Benzyl Amino Purine) dan NAA (Napthalene Amino Acid) berserta interaksinya terhadap morfogenensis eksplan pelepah gandum secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian Universitas Asahan, Kisaran. Pelaksanaan Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2018. Rancangan penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 12 kombinasi perlakuan. Faktor I pemberian ZPT BAP (6- Benzyl Amino Purine) (B) terdiri dari 4 taraf yaitu : B0 = 0 ppm, B0,5 = 0,5 ppm, B1 = 1 ppm, B1,5 = 1,5 ppm. Faktor II pemberian ZPT NAA (Napthalene Amino Acid) (N) terdiri dari 3 taraf yaitu : N0 = 0 ppm, N1 = 1 ppm, N2 = 2 ppm. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ZPT BAP menunjukan pengaruh sangat nyata pada jumlah kalus,tunas,akar pada umur 8 MST. Dan Pemberian ZPT NAA menunjukan pengaruh sangat nyata pada jumlah kalus,tunas,akar pada umur 8 MST. Interaksi pemberian ZPT BAP dan NAA (B/N) menunjukan pengaruh sangat nyata terhadap semua parameter yang diamati.