Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kolam Gizi Aquaponik di Pekarangan untuk Pencegahan Stunting di Jermal 2 Medan Denai (Majelis Ekonomi Pimpinan Ranting Aisyiyah Denai) Apriyanti, Ira; Mhd. Alqamari; Kabeakan, Nana Trisna Mei br; Manik, Juita Jahmadani; Harahap, Mailina; Susanti, Rini; Hanif, Andini; Sutardi, Nurhajijah; Sitorus, Reyza Suwanto; Wina, Astri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17166

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah melalui penerapan sistem aquaponik berbasis kolam gizi sebagai upaya pencegahan stunting. Program dilaksanakan di wilayah Jermal 2, Kecamatan Medan Denai, dengan melibatkan Majelis Ekonomi Pimpinan Ranting Aisyiyah Medan Denai sebagai mitra utama kegiatan.Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan dan pendampingan langsung kepada masyarakat mengenai pembuatan, pengelolaan, serta pemeliharaan kolam gizi aquaponik yang mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman sayuran dalam satu sistem yang efisien dan ramah lingkungan. Sistem ini memungkinkan masyarakat memperoleh sumber protein hewani dan nabati secara berkelanjutan dari pekarangan rumah, sehingga dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga.Selain aspek teknis, kegiatan ini juga dilengkapi dengan edukasi gizi dan pencegahan stunting, khususnya terkait pentingnya konsumsi gizi seimbang bagi anak usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dan adanya penerapan awal sistem aquaponik sederhana di lingkungan rumah tangga. Mitra merasakan manfaat nyata berupa peningkatan konsumsi ikan dan sayuran serta bertambahnya pengetahuan tentang gizi anak. Kegiatan ini turut mendorong kemandirian pangan keluarga dan memperkuat peran perempuan dalam ekonomi rumah tangga. Program diikuti oleh Ketua dan anggota Aisyiyah Medan Denai, guru SD dan TK Muhammadiyah Medan Denai, serta tim Program Kemitraan dari UMSU.
Assessment of the dynamic growth and potassium solubilization capability of three novel bacteria IMAM HARTONO BANGUN; BUNGA RAYA KETAREN; ASRITANARNI MUNAR; PERDINANTA SEMBIRING; NURHAJIJAH NURHAJIJAH; ANDRI ABDI; REYZA SUWANTO SITORUS
Biodiversitas Journal of Biological Diversity Vol. 25 No. 1 (2024)
Publisher : Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/biodiv/d250120

Abstract

Abstract. Bangun IH, Ketaren BR, Munar A, Sembiring P, Nurhajijah, Abdi A, Sitorus RS. 2024. Assessment of the dynamic growth and potassium solubilization capability of three novel bacteria. Biodiversitas 25: 177-185. Clay minerals are essential components that play a crucial role in soil cation exchangeable capacity and optimal plant growth. These components, including potassium (K), have the ability to bind with mineral crystals in the soil. Several studies have shown that K-solubilizing bacteria can facilitate the solubility of potassium, leading to optimal availability. However, the use of bacteria as biofertilizers is still limited due to challenges related to survival and growth patterns. To address these challenges, it is important to monitor the growth of the microbes and enhance their selection process to achieve effective utilization. Therefore, this study aimed to determine the bacterial growth dynamics and potential of Burkholderia paludis IHB_01, Burkholderia cepacia IHB_02, and Paraburkholderia phymatum IHB_03 in enhancing soil cation availability on clay minerals. The results showed a common initial adaptation phase among the 3 bacterial strains, followed by distinct exponential growth patterns. Burkholderia cepacia IHB_02 had the longest exponential growth phase, showing efficient resource utilization and extended growth. The results of soil cation enhancement by these bacteria showed that there were no major changes in measured parameters, such as total K, CEC, pH, and organic carbon. Furthermore, the variation in K exchange, organic carbon, and Na exchange provided insights into their unique interactions in the soil. The non-significant impact on potassium-related parameters in this study could be attributed to the presence of antagonistic cation interactions.
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERLANJUTAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SIANJUR MULA MULA KABUPATEN SAMOSIR Aflahun Fadhly Siregar; Salsabila; Reyza Suwanto Sitorus; Hilda Julia; Nursamsi; Rahmat Suryanto Pirngadi
Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi) Vol. 7 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CERED Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/js.v7i1.1702

Abstract

Keberlanjutan usahatani merupakan aspek penting dalam pembangunan pertanian karena dipengaruhi oleh faktor- faktor keberlanjutan. Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir, sebagai salah satu sentra budidaya bawang merah, masih menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan usahatani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan usahatani bawang merah di Kecamatan Sianjur Mula-Mula. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pemilihan lokasi secara purposive. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan kondisi empiris di lapangan yang didukung oleh berbagai hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan usahatani bawang merah dipengaruhi oleh faktor ekonomi (harga bawang merah dan biaya usahatani), faktor sosial (penyerapan tenaga kerja dan motivasi petani), faktor ekologi (kondisi tanah dan irigasi air), serta faktor kelembagaan (keikutsertaan penyuluhan dan kelompok tani). Sinergi antar faktor tersebut berperan penting dalam meningkatkan produktivitas, kapasitas petani, efisiensi usaha, serta mendukung keberlanjutan usahatani bawang merah di Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir.