Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BUAH HATI

PENGARUH METODE BERMAIN SENTRA BAHAN ALAM TERHADAP PERKEMBANGAN KREATIVITAS ANAK Helnita; Rita Novita
Jurnal Buah Hati Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Department of Early Childhood Education, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.761 KB) | DOI: 10.46244/buahhati.v2i2.536

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang berjudul “Pengaruh Metode Bermain Sentra Bahan Alam Terhadap Perkembangan Kreativitas Anak Kelompok B Di TK Permata Sunnah Banda Aceh” dengan rumusan masalah 1. Apakah metode bermain sentra bahan alam berpengaruh terhadap perkembangan kreativitas anak kelompok B di TK Permata Sunnah Banda Aceh?. 2. Bagaimanakah perkembangan kreativitas anak kelompok B di TK Permata Sunnah Banda Aceh?. Populasi dalam penelitian ini adalah Anak Sentra Bahan Alam Kelompok B TK Permata Sunnah Banda Aceh sebanyak 25% yang berjumlah 12 orang anak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan lembar obsevasi anak didik. Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui apakah ada Pengaruh Metode Bermain Sentra Bahan Alam Terhadap Perkembangan Kreativitas Anak Kelompok B TK Permata Sunnah Banda Aceh dan Bagaimanakah perkembangan kreativitas anak kelompok B di TK Permata Sunnah Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan di TK Permata Sunnah Banda Aceh pada tanggal 23 maret 2015 sampai dengan tanggal 06 april 2015. Penelitian ini terdiri dari empat kali pertemuan dua kali untuk pertemuan pre-test dan dua kali untuk pertemuan post-test dari dua kegiatan yaitu bubur Koran dan melukis dengan 5 jari. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa metode bermain sentra bahan alam kelompok B TK Permata Sunnah Banda Aceh berpengaruh terhadap perkembangan kreativitas anak. Selanjutnya data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan analisis data penelitian dan pembahasan, disimpulkan bahwa dengan metode bermain sentra bahan alam berpengaruh terhadap perkembahan kreativitas anak, dimana observasi awal BB 0% , MB 0%, BSH 94% dan BSB 6%. Dan pada observasi akhir BB 0% MB0% BSH 0% dan BSB 100%, dan dengan observasi akhir ini penelitian dapat dikatakan berhasil karena data yang diinginkan telah diperoleh anak kelompok B TK Permata Sunnah Banda aceh ternyata dapat berhasil dengan maksimal dan tercapai criteria keberhasilan yang ditetapkan.
TRANSFORMATION OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION IN THE DIGITAL AGE: THE ROLE OF TEACHERS IN BUILDING EARLY LITERACY IN YOUNG CHILDREN Helnita, Helnita; Meutia, Raudha; Miharti, Ridha
Jurnal Buah Hati Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v12i2.3480

Abstract

The transformation of learning in Early Childhood Education (PAUD) in the digital age requires a paradigm shift in the teaching and learning process. Teachers are no longer the sole source of information, but rather act as facilitators who utilize technology to create interactive and meaningful learning experiences for children. This study aims to describe the transformation of early childhood education in the digital age and examine the role of teachers in optimizing early literacy development in young children. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies at three early childhood education institutions in Banda Aceh. The results of the study show that digital learning transformation in early childhood education is realized through the use of interactive media such as educational videos, children's literacy applications, and digital communication with parents. Teachers play an important role in designing digital-based literacy activities that still pay attention to the principles of developmentally appropriate practice (DAP). In addition, it was found that teachers' digital literacy competencies are a major factor in the success of improving children's early literacy skills, particularly in letter and word recognition and language skills. However, challenges such as limited resources, teacher training, and education policy remain obstacles to implementation. The conclusion of this study emphasizes that the transformation of early childhood education in the digital era requires policy support, strengthening of teacher competencies, and collaboration between educational institutions and parents. Optimizing the role of teachers is key to building a foundation for children's early literacy that includes not only reading and writing skills, but also digital literacy and critical thinking from an early age.