Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI PEDAGOGIK, KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR IPA DI SMP NEGERI 4 TEJAKULA ., Ngurah Sadhu Gunawan; ., Dr. A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika,M.P; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5269

Abstract

Penelitian korelasi ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru dengan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 4 Tejakula; (2) mendeskripsikan hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 4 Tejakula; dan (3) mendeskripsikan hubungan antara persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik, kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 4 Tejakula. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Tejakula yang berjumlah 170 orang dari 285 orang dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif, analisis korelasi product moment dan analisis korelasi ganda. Hasil dari penelitian ini adalah (1) terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru dengan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 4 Tejakula dengan koefisien korelasi sebesar 0,408 yang menunjukkan hubungan yang cukup kuat; (2) terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi siswa tentang kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 4 Tejakula dengan koefisien korelasi sebesar 0,404 yang menunjukkan hubungan yang cukup kuat; (3) terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik, kompetensi profesional guru dengan prestasi belajar IPA di SMP Negeri 4 Tejakula dengan koefisien korelasi sebesar 0,475 yang menunjukkan hubungan yang cukup kuat.Kata Kunci : persepsi siswa, kompetensi pedagogik guru, kompetensi profesional guru, prestasi belajar IPA This correlation study aimed at (1) describing the relation between the student’s perception about teacher’s pedagogic competency and the student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula; (2) describing the relation between student’s perception about teacher’s professional competency and student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula; (2) describing the relation between student’s perception about teacher’s professional competency and student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula; (3) describing the relation between student’s perception about teacher’s pedagogic and professional competency and student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula. Sample at this study which was proportional random sampling technique was 170 at 285 student’s of grade VIII at SMP Negeri 4 Tejakula. Data were collection by using questionnaire and test methods. Data were analyzed by using descriptive analysis, correlation product moment analysis, and multiple correlation analysis. The result of this study shows that (1) there is a significant relation between student’s perception about teacher’s pedagogic competency and student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula, with its correlation coefficient is 0,408; (2) there is a significant relation between student’s perception about teacher’s professional competency and student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula, with its correlation coefficient is 0,404; (3) there is a significant relation between student’s perception about teacher’s pedagogic and professional competency and student’s Science achievement in SMP Negeri 4 Tejakula, with its correlation coefficient is 0,475. All of them indicated to be a fair in correlation.keyword : student’s perception, teacher’s pedagogic competence, teacher’s professional competency, Science learning achievement
ANALISIS KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS X MIPA SEBUAH SMA NEGERI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Ni Luh Eka Rusmadewi; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.8364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecerdasan emosional, tingkat kesadaran diri, pengelolaan emosi, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain, dan membina hubungan siswa kelas X MIPA SMA Negeri 2 Semarapura. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain penelitian survei. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan pedoman wawancara. Subjek pada penelitian ini berjumlah 186 siswa dan jumlah siswa yang diwawancarai adalah 10 orang per dimensi diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data kecerdasan emosional dikumpulkan dengan kuesioner dan wawancara. Data penelitian dianalisis secara deskriptif analitik. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa tingkat kecerdasan emosional, tingkat kesadaran diri, tingkat mengelola emosi, tingkat memotivasi diri, tingkat mengenali emosi orang lain, dan tingkat membina hubungan siswa kelas X MIPA SMA Negeri 2 Semarapura berkategori tinggi.Kata Kunci : deskripsi, kecerdasan emosional, siswa. This study aimed at: (1) describing the level of emotional intelligence, (2) describing the level of self-awareness, (3) managing the emotions, motivating oneself, recognizing other students’ emotions, and building the inter class X MIPA students relationships of SMAN 2 Semarapura. The type of this research was descriptive analytic with survey research design. The instrument used of this research was a questionnaire and an interview guide. Subjects in this study consisted of 186 students, and the number of students interviewed was 10 people per-dimensional taken by using purposive sampling technique. Data of motional intelligence were collected by using questionnaires and interviews. Data were analyzed analytic-descriptively. The results obtained show that: (1) the level of emotional intelligence, the level of self-awareness , the level of managing the emotions, motivating their selves , the level of recognizing other students’ emotions, and the degree of inter class X MIPA students relationship of SMAN 2 Semarapura are in high category.keyword : description, emotional intelligence, students.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIPA SMA NEGERI Merta JuliYasa, Gede Elen; Rapi, Ni Ketut; Rachmawati, Dewi Oktofa
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20595

Abstract

Masalah utama yang dikaji pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar fisika siswa kelas X MIPA SMAN 4 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaaan hasil belajar fisika siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan one way pretest-posttest non-equivalentcontrol group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA SMAN 4 Singaraja yang berjumlah 187 siswa. Sampel berjumlah 72 siswa yang ditentukan secara random assignment. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes yang memiliki reliabilitas 0,935. Data dianalisis secara deskriptif dan ANAKOVA. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata hasil belajar akhir siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi dibandingkan model pembelajaran konvensional pada hasil tes hasil belajar setelah perlakuan. Uji hipotesis menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa (F* = 276,867 dengan p = 0,000), yang berarti hipotesis penelitian diterima. Uji lanjut menunjukan terdapat perbedaan antara dua kelompok secara signifikan (LSD = 0,411; |∆μ|=15,423). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensionalKata-Kata Kunci: model pembelajaran inkuiri terbimbing, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA SISWA ., Zeny Khoirur r; ., Drs. I Made Wirta, M.Pd; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5486

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan peningkatan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Problem Solving (PS) dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran Direct Instruction (DI). Masalah pada penelitian ini adalah pemahaman konsep siswa rendah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi exsperiment) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MAN Patas Tahun Pelajaran 2015/2016. Populasi sampel penelitian terdiri dari 2 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 64 yang ditentukan secara simple random sampling. Data pemahaman konsep fisika dikumpulkan menggunakan 26 butir tes pemahaman konsep. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik ANAVA satu jalur. Analisis dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference (LSD) untuk menguji pasangan skor rata-rata tiap kelompok perlakuan. Pengujian hipotesis nol dilakukan pada taraf signifikansi 0,05. Semua analisis dilakukan dengan memanfaatkan software SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan temuan-temuan yaitu. (1) Secara deskriptif kelompok PS lebih unggul dibandingkan dengan kelompok DI. (2) terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep fisika siswa yang belajar dengan model pembelajaran problem solving dan model pembelajaran DI (F = 79,008; p
Pengembangan Alat Penelitian Berpikir Tingkat Tinggi pada Materi Elastisitas dan Fluida Statis di SMA ., Ni Kd Mega Saridewi; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 3, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v3i1.7337

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskipsikan prosedur pengembangan alat penilaian berpikir tingkat tinggi, pandangan ahli, pandangan praktisi, dan kualitas empirik dari alat penilaian berpikir tingkat tinggi. Prosedur pengembangan yang digunakan adalah model Borg & Gall yang dimodifikasi oleh Sukmadinata. Paket tes yang dikembangkan terdiri atas 16 butir tes pilihan ganda dan 5 butir tes uraian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) prosedur pengembangan alat penilaian diformulasikan dalam 2 tahapan pengembangan, (2) hasil analisis pandangan ahli menyatakan paket tes memiliki kualifikasi sangat valid, (3) hasil analisis kepraktisan pada tanggapan guru menyatakan paket tes memiliki kualifikasi sangat praktis, dan (4) analisis uji empirik menyatakan, (a) semua butir soal dinyatakan valid, (b) reliabilitas tes pilihan ganda dan uraian dengan interpretasi tinggi, (c) tingkat kesukaran tes pilihan ganda dan uraian dengan katagori sedang, (d) indeks daya beda tes pilihan ganda berada pada kriteria cukup dan tes uraian berada pada kriteria baik, dan (e) efektifitas pengecoh dengan persentase 65,25% pengecoh berfungsi dengan baik dan 43,75% pengecoh tidak berfungsi dengan baik.Kata Kunci : alat penilaian, berpikir tingkat tinggi, uji empirik This study aimed at describing the procedures of development of high order thinking assessment tool, the experts’ views, practitioners’ views, and empirical quality of high order thinking assessment tool. The used procedure of development was Borg & Gall Model which had been modified by Sukmadinata. The developed test packages consisted of 16 questions of multiple-choice and 5 questions of analysis tests. The result of the study shows that, (1) the development procedure of assessment tools are formulated in 2 stages of development, (2) the analysis result of the expert views states that the test package has a very high validity, (3) the result of the practicality analysis of the teacher responses states that the test package has a very practical qualification, and (4) the analysis of empirical test states that (a) all items of the questions are categorized valid, (b) the reliability of multiple-choice and analysis questions are in high interpretation, (c) the difficulty level of the multiple-choice and analysis questions are at the medium category, (d) the differences index of the multiple-choice tests are at sufficient criteria and the analysis questions are in good criteria, and (e) the efectifity of distractor with the distractor percentage 65.25% runs well and 43.75% of distracters does not run wellkeyword : assessment tool, higher order thinking, empirical analysis
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PERUBAHAN KONSEPTUAL UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MOTIVASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Komang Hendra Eka Pranata; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si; ., Drs. Slamet Haryadi Suryo Wijoyo
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 1, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v1i1.3112

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) meningkatkan pemahaman konsep siswa, (2) meningkatkan motivasi belajar siswa, (3) mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran perubahan konseptual. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 3 Singaraja pada semester 2 tahun ajaran 2013/2014 dengan melibatkan 24 orang siswa. Penelitian tindakan ini terdiri dari 2 siklus tindakan dengan materi fluida. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Objek penelitian ini adalah pemahaman konsep fisika, motivasi belajar, tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran perubahan konseptual, dan model pembelajaran perubahan konseptual. Data penelitian terdiri dari data pemahaman konsep, motivasi belajar dan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran perubahan konseptual. Data pemahaman konsep fisika siswa dikumpulkan dengan tes pemahaman konsep, motivasi belajar dan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran perubahan konseptual dikumpulkan dengan angket. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif. Kriteria keberhasilan penelitian ini adalah nilai pemahaman konsep siswa 77 dan ketuntasan klasikal (KK) 85%, skor rata-rata motivasi belajar siswa minimal berada pada kategori tinggi, dan skor rata-rata tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran perubahan konseptual minimal berada pada kategori positif. Hasil penelitian menunjukkan, (1) terjadi peningkatan pemahaman konsep fisika siswa (siklus I: = 83,07, KK = 87,50% dan siklus II: = 86,46, KK=100%), (2) motivasi belajar siswa mengalami peningkatan setelah diimplementasikan pembelajaran dengan model pembelajaran perubahan konseptual (siklus I: =79,83 dengan kategori tinggi, siklus II: =80,08 dengan kategori tinggi), dan (3) tanggapan siswa terhadap implementasi pembelajaran Fisika dengan model pembelajaran perubahan konseptual adalah positif. Kata Kunci : model pembelajaran perubahan konseptual, pemahaman konsep, dan motivasi belajar The aim of this classroom action research were (1) to improve the students’ physics concept understanding, (2) to improve their learning motivation, and (3) to describe their responses towards conceptual change learning model in physics. This study was conducted at class XI IPA 1 SMA Negeri 3 Singaraja in 2nd semester of the academic year 2013/2014 by involving 24 students. This classroom action research consisted of two cycles with fluida material. Every cycle consists of four stages were planning, acting, observation, and reflection. The Objects of this study were the students’ physics concept understanding, learning motivation, student responses, and conceptual change learning model. The data from this study were physics concepts, students’ learning motivation and the students’ responses toward conceptual change learning model. The data of physics concepts were collected by a test, while the students’ learning motivation and the students’ responses toward conceptual change learning model were obtained by using questionnaire. The successful criteria of this study were ≥ 77 for value of students’ physics concept understanding and ≥ 85% for classical completeness, while the average value of student learning motivation was at least at the high category, and the average value of student responses toward the application conceptual change model was at least on positive category. The result showed that (1) there was an improvement on the students’ physics concepts understanding (Cycle I: = 83,07, KK=87,50% and Cycle II: =86,46, KK=100%), (2) there was improvement in the students’ learning motivation after the implementation of the conceptual change learning model (Cycle I: = 79,83 with high category and Cycle II: =80,08 with high category), and (3) the students’ responses were positive toward implementation of conceptual change learning model in physics teaching. keyword : conceptual change learning model, physics concepts, and learning motivation
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Kelas X ., Ni Ketut Erna Muliastrini; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 3, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v3i1.7025

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran Fisika berupa rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan buku siswa kelas X SMK dengan model pembelajaran Group Investigation yang valid, praktis dan efektif meningkatkan literasi sains siswa. Semua data dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: (1) validitas perangkat dikategorikan valid dengan nilai validitas buku siswa 3,17 dan RPP 3,52, (2) kepraktisan perangkat dikategorikan sangat praktis, dengan nilai keterlaksanaan perangkat pembelajaran sebesar 3,43, rata-rata respon guru 3,71 dan respon siswa 3,54 , (3) perangkat pembelajaran berada pada kategori efektif, dengan rata-rata nilai tes literasi sains 79,54 dan ketuntasan 88,24%. Kata Kunci : Group Investigation, Literasi Sains, Perangkat Pembelajaran Fisika This development research aimed at producing a physics learning device in the form of lesson plan (RPP) and class X student book of SMK with valid, practical, and effective Group Investigation learning model to improve the students’ scientific literacy. All data were analyzed descriptively. Based on the study result, it is obtained that: (1) the validity of the device is considered valid with the validity values are 3.17 for student book and 3.52 for RPP, (2) the practicality of the device is categorized very practical, with the value of fulfilled learning device is 3.43, the average response of teachers is 3.71, and the student response is 3.54, (3) the effective learning is in the effective category, with the average value of scientific literacy test 79.54 and the completeness 88.24%.keyword : group investigation, scientific literacy, physics learning tool
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN KECERDASAN SOSIAL DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIPA 4 DAN X MIPA 5 SMAN Happy Rahayu, Ni Putu; Suastra, I W; Rachmawati, Dewi Oktofa
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20593

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan: (1) strategi pembelajaran guru fisika, (2) kecerdasan sosial siswa, (3) prestasi belajar siswa, dan (4) relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan kecerdasan sosial dan prestasi belajar fisika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Singaraja pada Tahun Pelajaran 2017/2018.  Jumlah guru yang diteliti adalah satu orang guru fisika yang mengajar di kelas X MIPA 4 dan X MIPA 5. Jumlah siswa yang diteliti sebanyak 66 orang dan diwawancarai sebanyak 18 orang yang terdiri dari 9 orang siswa kelas X MIPA 4 dan 9 orang siswa kelas X MIPA 5 dipilih melalui teknik purposive sampling.  Instrumen penelitian ini yaitu pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi nilai siswa. Data dianalisis dengan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi, paparan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) strategi pembelajaran guru gunakan adalah ekspositori dengan menerapkan dimensi strategi pembelajaran, yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan interaksi mengajar dan penilaian. (2) kecerdasan sosial siswa yang muncul saat pelaksanaan interaksi mengajar adalah kesadaran sosial, kecakapan sosial, keterampilan membina hubungan pribadi, keterampilan analisis sosial, keterampilan sosial. (3) prestasi belajar siswa pada pembelajaran fisika tergolong rendah dengan rata-rata diperoleh siswa X MIPA 4 adalah 50,9 dan rata-rata nilai siswa X MIPA 5 adalah 47,8 dengan Ketuntasan Klasikal (KK) 17,6 % dan 12,5% (4) strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru dapat mengembangkan kesadaran sosial, kecakapan sosial, keterampilan membina hubungan pribadi, keterampilan analisis sosial, keterampilan sosial dan, belum dapat mengembangkan prestasi belajar fisika secara optimal. Kata-kata kunci: Strategi Pembelajaran, Kecerdasan Sosial, Prestasi Belajar.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIA 2 SMA NEGERI Unggasari, N.W; Rapi, Ni Ketut; Rachmawati, Dewi Oktofa
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i2.20641

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar dan prestasi belajarfisika siswa dalam proses pembelajaran. Untuk memecahkan masalah tersebut dapat dilakukan intervensi tindakan berupa implementasi pembelajaran inkuiri terbimbing. Tujuan penelitian untuk meningkatkan motivasi belajar, prestasi belajar, dan mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap implementasi pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas(PTK) yang dilakukan pada siswa kelas XI MIA 2 SMA Negeri 1 Sukasada. Jumlah siswa sebagai partisipan adalah 35 orang siswa yang terdiri dari 22 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Data tes prestasi belajar fisika dikumpulkan dengan tes pilihan ganda diperluas. Data motivasi belajar dan data tanggapan siswaKata-kata kunci: inkuiri terbimbing, motivasi belajar, prestasi belajar.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIA 2 SMA NEGERI Unggasari, N.W; Rapi, Ni Ketut; Rachmawati, Dewi Oktofa
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i2.20640

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar dan prestasi belajarfisika siswa dalam proses pembelajaran. Untuk memecahkan masalah tersebut dapat dilakukan intervensi tindakan berupa implementasi pembelajaran inkuiri terbimbing. Tujuan penelitian untuk meningkatkan motivasi belajar, prestasi belajar, dan mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap implementasi pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas(PTK) yang dilakukan pada siswa kelas XI MIA 2 SMA Negeri 1 Sukasada. Jumlah siswa sebagai partisipan adalah 35 orang siswa yang terdiri dari 22 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Data tes prestasi belajar fisika dikumpulkan dengan tes pilihan ganda diperluas. Data motivasi belajar dan data tanggapan siswaKata-kata kunci: inkuiri terbimbing, motivasi belajar, prestasi belajar.
Co-Authors ., Lailatul Farida ., Ni Kade Dwi Suyastrini ., Ni Kd Mega Saridewi ., Ni Ketut Erna Muliastrini ., Ni Luh Eka Rusmadewi ., Ni Wayan Tiwik ., Nira Prakasita A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika Ani Dwi Lestari . Ani Dwi Lestari ., Ani Dwi Lestari Aprilia Rosita Dewi . Aprilia Rosita Dewi ., Aprilia Rosita Dewi Aris Gunadi Bella Eka Wahyuningtias Budiasa, Putu Budiasa, Putu Dessy Gita Islamyah Drs. I Made Wirta, M.Pd . Drs. Slamet Haryadi Suryo Wijoyo . Gede Elen Merta JuliYasa Gunadi, Gede Aris Happy Rahayu, Ni Putu I Dewa Ketut Sastrawidana I G Aris Gunadi I Gede Aris Gunadi I Gusti Ayu Era Anggreni Era I Kade Suardana I W Suastra I Wayan Sadia I Wayan Suastra Ida Bagus Putu Mardana Islamyah, Dessy Gita Iwan Suswandi Jihad, Ruhul Kadek Hary Mahardika . Kadek Hary Mahardika ., Kadek Hary Mahardika Ketut Suma Ketut Suma Komang Hendra Eka Pranata . Lailatul Farida . Luh Putu Budi Yasmini M.Pd Drs. I Made Wirta . Merta JuliYasa, Gede Elen Muhamad Ramadhan N.W Unggasari Ngurah Sadhu Gunawan . Ngurah Sadhu Gunawan ., Ngurah Sadhu Gunawan Ni Kade Dwi Suyastrini . Ni Kd Mega Saridewi . Ni ketut Lisa Maheni Ni Ketut Rapi Ni Luh Eka Rusmadewi . Ni Putu Happy Rahayu Ni Wayan Tiwik . Nira Prakasita . Nurfa Risha P. Hari Sudewa Putu Budiasa Putu Erika Saraswati Dewi Putu Yasa Risha, Nurfa Saraswati Dewi, Putu Erika Setiawan, Y. Z. Siti Nurhayati . Siti Nurhayati ., Siti Nurhayati Sonia Dewi Parna.T Sri Lestari . Suastra, I W Sudewa, P. Hari Sudiatmika, A.A.I. Agung Sudiatmika, AAIA Rai Unggasari, N.W Y. Z. Setiawan Yasmini, L. P. Budi Zeny Khoirur r . Zeny Khoirur r ., Zeny Khoirur r