Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KUALITATIF PEMBERDAYAAN KECERDASAN EMOSIONAL GURU DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DAMPAKANYA DALAM PENGEMBANGAN INTERAKSI SOSIAL SISWA KELAS X MIPA 5 ., Lailatul Farida; ., Dr. A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika,M.P; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk :1) mendeskripsikan pemberdayaan kecerdasan emsoional guru dalam pembelejaran fisika 2) mendeskripsikan interaksi sosial siswa dalam pembelajaran fisika, dan 3) mendeskripsikan pemberdayaan kecerdasan emosional guru dalam pembelajaran fisika dampaknya dalam pengembangan interaksi sosial siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Subjek penelitian adalah satu orang guru fisika dan siswa kelas X MIPA 5 di SMA N 4 Singaraja yang ditentukan dengan teknik purposive. Instrumen utama adalah peneliti sendiri dan instrumen pendukung berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, koesioner pemberdayaan kecerdasan emosional guru, dan koesioner interaksi sosial siswa. Langkah-langkah Analisis data yang dilakukan yakni dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) guru mampu memberdayakan kecerdasan emosional yang terlihat dari: kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi diri, kemampuan mengenali emosi orang lain, dan keterampilan sosial. 2) Interaksi sosial siswa dapat diamati melalui kontak sosial dan komunikasi. 3) pemberdayaan kecerdasan emosional guru berdampak terhadap interaksi sosial siswa. hal tersebut terlihat dari dimensi pengaturan diri, empati dan keterampilan sosial berdampak pada dimensi kontak sosial dan komunikasi. Kata Kunci : kecerdasan emosional guru, interaksi sosial siswa, Pembelajaran Fisika This research aimed at: 1) describing the empowerment of teacher emotional intelligence in physics learning 2) describing students social interaction in physics learning, and 3) describing the empowerment of emotional intelligence in physics learning. The method used in this research was descriptif qualitative. The subject of this research was one physics teacher and tenth grade students of MIPA 5 in SMA N 4 Singaraja determined by using purposive technique. The main instrument was the researcher at self assisted by supporting instrument in the form of observation guidlines, interviews, questionnaires empowerment of teacher emotional intelligence, and questionnaires social interaction of student. The steps of data analysis was performed by data reduction, data presentation, data verification, and data validity test. The results showed that teacher is able to empower the emotional intelligence seen from the emotional intelligence dimension in the form: self-awareness, self-conditioning, self-motivation, the ability of others, and social skills. Students social interactions can be accessed through: social contact and communication. Empower of emotional intelligence has an impact toward social interaction. It showed by dimension of self-regulation, empathy and social skill which has an impact to the dimension of social contact and communication.keyword : teacher's emotional intelligence, student's social interaction, physics learning
PENGARUH TINGKAT KECEMASAN DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA ., Ani Dwi Lestari; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis pengaruh tingkat kecemasan terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar, (2) Menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar, dan (3) Menganalisis pengaruh tingkat kecemasan dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kausal komparatif. Penelitian kausal komparatif bersifat ex post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar. Sampel diambil dengan teknik proportional random sampling. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 7 Sekolah dengan jumlah 377 responden. Data kecemasan dan motivasi belajar diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Data prestasi belajar siswa diperoleh dengan tes objektif. Data dianalisis dengan teknik statistika deskriptif dan regresi linear berganda dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh signifikan tingkat kecemasan terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar dengan sumbangan efektif 0,47%. (2) Terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar dengan sumbangan efektif 12,73%. (3) Terdapat pengaruh signifikan tingkat kecemasan dan motivasi belajar terhadap prestasii belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Denpasar dengan sumbangan efektif 13,2%.Kata Kunci : kecemasan, motivasi belajar, prestasi belajar siswa. This study aimed at (1) analyzing the influence of anxiety towards the physics learning achievement on the first grade students of all SMANs in Denpasar, (2) analyzing the influence of learning motivation towards physics learning achievement on first grade students of all SMANs in Denpasar, and (3) analyzing the influence of anxiety level together with learning motivation towards physics learning achievement on the first grade students of all SMANs in Denpasar. This type of research was causal comparative research. Causal comparative research is an ex post facto. The population of this study was all students on first grade of all SMANs in Denpasar. Samples were taken by proportional random sampling technique. Sample of this study consisted of 7 schools with 377 respondents. Anxiety and motivation were collected by using a questionnaire. Student achievement was obtained by using objective test. Data were analyzed by using descriptive statistics and multiple linear regression two predictors. The results of study show that: (1) There is a significant influence of anxiety level towards physiscs learning achievement on the first grade students of all SMANs in Denpasar with the amount of effective contribution is 0.47%, (2) There is a significant effect of learning motivation towards physics learning achievement on the first grade students of all SMANs in Denpasar with the amount of effective contribution is 12.73%. (3) There is a significant influence of anxiety levels and learning motivation toward physics learning achievement on the first grade students of all SMANs in Denpasar with the amount of effective contribution is 13.2%.keyword : anxiety, learning motivation, student’s academic achievement.
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU IPA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 1 BANJAR ., Kadek Hary Mahardika; ., Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.6360

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kompetensi pedagogik yang dimiliki guru IPA dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menggunakan Kurikulum 2013. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif studi kasus. Subjek penelitian ini adalah dua orang guru IPA yang mengajar di kelas IX SMPN 1 Banjar, yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi partisipatif, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara periodik selama dan setelah pengumpulan data melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, paparan data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Keabsahan data ditentukan melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut. (1) Pada perencanaan pembelajaran, guru menyiapkan RPP, LKS, dan media pembelajaran. Kompenen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dibuat mengikuti sistematika Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013. (2) Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan guru sesuai dengan Kurikulum 2013, yaitu memuat kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Karakteristik pendekatan saintifik yang terlihat pada kegiatan inti pembelajaran belum proporsional. Pendekatan saintifik yang dominan terlaksana adalah aspek mengamati, mengumpulkan informasi, dan mengasosiasi. (3) Evaluasi pembelajaran guru sesuai dengan Kurikulum 2013, yaitu penilaian hasil belajar aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan, program remedial, dan pengayaan. Namun demikian, sebagian besar penilaian tidak dapat dilakukan secara periodik. Permasalahan dan kendala yang dihadapi guru dalam implementasi Kurikulum 2013 disebabkan oleh ketidaksesuaian antara banyaknya tugas guru dengan alokasi waktu pembelajaran yang tersedia.Kata Kunci : kompetensi guru, kompetensi pedagogik, kurikulum 2013. This study aimed at describing the pedagogic competence which science teachers had in planning, conducting, and evaluating learning result using Curriculum 2013. The study was conducted for three months in first semester of academic year 2015/2016. The study was designed as qualitative case study. Subjects of the study were two science teachers who taught at grade nine in SMPN 1 Banjar chosen by using purposive sampling. Techniques used in collecting data were partisipative observation, semi-structured interview, and document study. Data were analyzed periodically during and after collecting the data through 3 steps; data reduction, data description, and drawing the conclusion and verification. Results of this study are as follows. (1) in planning the lesson, teachers prepare lesson plans, student’s worksheet, and learning media. The components of lesson plan are as what in Curriculum 2013. (2) the learning activities done by the teachers are based on Curriculum 2013 in which there are introduction activity, main activity, and closing activity. The characteristic of scientific approach seen in the core activities of learning is not proportional yet. The implemented dominant scientific approach is the aspect of observing, collecting information, and associating. (3) learning evaluation done by the teachers is almost as what stated in Curriculum 2013, there are evaluation in cognitive, affective, and psychomotor domains, remedy program, and enrichment. The evaluation, however, could not be done periodically. Problems and obstacles faced by the teachers are caused by the disharmony between teachers’ duties and the available time allocation. keyword : teacher competence, pedagogic competence, curriculum 2013
HUBUNGAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN KEMAMPUAN METAKOGNITIF DENGAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIA SMAN Saraswati Dewi, Putu Erika; Rapi, Ni Ketut; Rachmawati, Dewi Oktofa
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v9i1.20644

Abstract

Masalah utama yang dikaji pada penelitian ini adalah rendahnya prestasi belajar fisika siswa SMA Negeri di Kecamatan Kuta. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan hubungan motivasi berprestasi dan prestasi belajar fisika, 2) mendeskripsikan hubungan kemampuan metakognitif dan prestasi belajar fisika, dan 3) mendeskripsikan hubungan motivasi berprestasi dan kemampuan metakognitif dengan prestasi belajar fisika. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto dengan metode kuantitatif korelasional. Jumlah populasi sebanyak 478 siswa. Sampel penelitian berjumlah 214 yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Data motivasi berprestasi dan kemampuan metakognitif dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data prestasi belajar dikumpulkan menggunakan tes esai. Nilai koefisien reliabilitas kuesioner motivasi berprestasi dan kemampuan metakognitif masing-masing sebesar 0,869 dan 0,842, sedangkan tes prestasi sebesar 0,711. Uji asumsi yang dilakukan meliputi uji normalitas, linieritas dan keberartian arah regresi, multikolinieritas, autokorelasi, dan heterokedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berprestasi dan kemampuan metakognitif siswa masing-masing berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 104,08 dengan standar deviasi 13,87 dan 13,50 dengan standar deviasi 4,16. Selanjutnya, prestasi belajar fisika siswa berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 53,63 dan standar deviasi sebesar 12,68. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat 1) hubungan positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dan prestasi belajar fisika dengan R = 0,15 dan sumbangan efektif sebesar 0,50%, 2) hubungan positif dan signifikan antara kemampuan metakognitif dan prestasi belajar fisika dengan R = 0,24 dan sumbangan efektif sebesar 6,50%, 3) hubungan positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dan kemampuan metakognitif dengan prestasi belajar fisika dengan R = 0,26 dan sumbangan efektif sebesar 7,00%. Kata-kata Kunci: motivasi berprestasi, kemampuan metakognitif, dan prestasi belajar
MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA ., Nira Prakasita; ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.8314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran fisika, (2) kemampuan berpikir kritis, dan (3) dampak secara kualitatif model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jenis penelitian adalah kualitatif. Penelitian dilaksanakan di kelas X.7 SMA Negeri 2 Banjar. Tekknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi, tes, dan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi data, pengujian keabsahan data, dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan model pembelajaran inkuiri berupa indikator, tujuan, langkah-langkah pembelajaran, sumber belajar, media dan evaluasi yang tertuang pada RPP sudah memfasilitasi komponen kemampuan berpikir kritis, (2) nilai rata-rata klasikal kemampuan berpikir kritis adalah 34,06 dengan standar deviasi 14,18 dan berkategori sangat rendah, (3) dampak secara kualitatif model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa menunjukkan bahwa pelaksanaan tahap-tahap inkuiri yang tidak utuh dapat mempengaruhi aspek identifikasi masalah, merumuskan hipotesis, analisis masalah, penarikan kesimpulan, dan evaluasi menjadi rendah.Kata Kunci : berpikir kritis, inkuiri, pembelajaran fisika This study aimed at describing (1) the inquiry learning strategy in physics learning, (2) critical thinking skills, and (3) the impact of qualitative inquiry learning modeles towards the students' critical thinking skills. The type of this research was qualitative. The study was conducted in class X7 of SMAN 2 Banjar. Data were collected by using observation, interviews, documentation, testing, and triangulation. Data were analyzed by using data reduction, data presentation, data verification, testing the validity of data, and qualitative descriptive. The results of the study are as follow: (1) the planning of inquiry learning modeles namely indicators, objectives, learning steps, learning resources, media, and evaluation contained in the RPP has facilitated the components of critical thinking skills, (2) the average value of classical critical thinking skills is 34.06 with a standard deviation 14.18 and is categorized very low, (3) the qualitatively impact of inquiry learning modeles towards the students' critical thinking skills shows that the implementation of the inquiry stages which are not intact can affect to become low the aspects of identifying problems, formulating a hypothesis and problem analysis, drawing conclusions, and evaluation.keyword : critical thinking, inquiry, learning physics
PENGARUH KONSEP DIRI, MOTIVASI BELAJAR, DAN KEMAMPUAN METAKOGNITIF TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA ., Siti Nurhayati; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5548

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) menganalisis pengaruh konsep diri terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja, 2) menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja, 3) menganalisis pengaruh kemampuan metakognitif terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja, 4) menganalisis pengaruh konsep diri, motivasi belajar, dan kemampuan metakognitif terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kausal-komparatif atau ex post facto. Populasi penelitian terdiri 710 siswa. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik proporsional random sampling berjumlah 297 siswa. Data konsep diri, motivasi belajar, dan kemampuan metakognitif dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, sedangkan data hasil belajar fisika dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar fisika. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik regresi linier sederhana, dan regresi ganda tiga prediktor. Hasil penelitian yang diperoleh: 1) terdapat pengaruh konsep diri terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja (F = 13,944; p < 0,05; SE 3,8%), 2) terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja (F = 12,273; p< 0,05; SE 3,4%), 3) terdapat pengaruh kemampuan metakognitif terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja (F = 12,514; p < 0,05; SE 3,4%), 4) terdapat pengaruh konsep diri, motivasi belajar, dan kemampuan metakognitif terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Singaraja (F = 11,594; p < 0,05; SE 10,6%). Kata Kunci : Konsep Diri, Motivasi Belajar, Kemampuan Metakognitif, Hasil Belajar This study aimed at : 1) analyzing the influence of self-concept towards physics learning result on the first grade students of SMAN in Singaraja, 2) analyzing the influence of learning motivation towards the result of physics learning on the first grade students of SMAN Singaraja, 3) analyzing the influence of metacognitive ability towards the result of physics learning on the first grade students of SMAN in Singaraja, 4) analyzing the influence of self-concept, learning motivation, and metacognitive ability towards the result of physics learning on the first grade students of SMAN in Singaraja. This research was a causal-comparative or ex post facto study. The population of this study comprised 710 students. Samples, 297 students, were taken by using proportional random sampling technique. The data of self-concept, learning motivation, and metacognitive ability were collected by using questionnaires, while results of physics learning data were collected by using the achievement test. The analysis of data used descriptive analysis techniques, simple linear regression technique, and multiple regression three predictors. The results of this study shows that : 1) there is an influence on the results of self-concept of physics learning towards the result of student’s physics learning on the first grade students of SMAN of Singaraja (F = 13.944; p
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BEBAS TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X JURUSAN MIPA ., Ni Kade Dwi Suyastrini; ., Prof. Dr I Wayan Sadia,M.Pd; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran inkuiri bebas dengan siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran langsung pada pembelajaran fisika siswa kelas X Jurusan MIPA. Penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan menggunakan rancangan pretest posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMAN 1 Negara dengan jumlah populasi 288 orang. Penentuan sampel penelitian ditetapkan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 72 orang. Data keterampilan berpikir kritis dianalisis secara deskriptif menggunakan uji t (independent sample t test). Hasil analisis uji t (thitung=8,655>ttabel =1,994;p ttable=1.994;p
TINDAK GURU PADA PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN FISIKA KELAS XI SMA NEGERI 1 ABIANSEMAL ., Ni Wayan Tiwik; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si; ., Drs. Iwan Suswandi, M.Si.
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.8363

Abstract

PPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pemahaman guru fisika tentang pendekatan saintifik, (2) mendeskripsikan tindak guru pada pendekatan saintifik dalam pembelajaran fisika pada perencanaan pembelajaran, (3) mendeskripsikan tindak guru pada pendekatan saintifik dalam pembelajaran fisika pada pelaksanaan pembelajaran, (4) mendeskripsikan tindak guru pada pendekatan saintifik dalam pembelajaran fisika pada evaluasi pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah seorang guru fisika yang mengajar di kelas XI MIPA SMA Negeri 1 AbiansemaI. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif pasif, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara periodik dengan menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendekatan saintifik dipahami guru sebagai pendekatan yang lebih menekankan pembelajaran pada kegiatan 5M yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan; (2) tindak guru pada pendekatan saintifik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran telah sesuai dengan ketentuan yang ada.Kata Kunci : pembelajaran fisika, pendekatan saintifik This research aimed at: (1) describing the understanding of physics teachers about the scientific approach, (2) describing the teacher action on the scientific approach in physics learning on the teaching planning, (3) describing the teacher action on the scientific approach in physics learning on the teaching implementation, (4) describing the teacher action on the scientific approach in physics learning on the learning evaluation. The method used in this research was qualitative method. The subjects of the research were a physics teachers who taught in the class science XI of SMAN 1 Abiansemal. Data were collected by using passive participation observation, semi-structured interview, and document study. The interactive analysis model of Miles & Huberman was applied to analyze the data. The results show that: (1) The scientific approach is understood by the teacher as an approach that emphasizes learning 5M activities that include observing, questioning, experimenting, associating, and communicating; (2) the teacher action on the scientific approach in the planning, implementation, and learning evaluation have been in accordance with the existing regulations.keyword : physics learning, scientific approach
STRATEGI PEMBELAJARAN FISIKA KAITANNYA DENGAN PERSEPSI, MOTIVASI, DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 4 SINGARAJA ., Aprilia Rosita Dewi; ., Dr. A.A.Istri Agung Rai Sudiatmika,M.P; ., Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 2, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5569

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru dalam pembelajaran fisika kelas X SMA Negeri 4 Singaraja, 2) mendeskripsikan persepsi siswa tentang strategi pembelajaran guru fisika kelas X SMA Negeri 4 Singaraja, 3) mendeskripsikan motivasi belajar dalam pembelajaran fisika kelas X SMA Negeri 4 Singaraja, dan 4) mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika kelas X SMA Negeri 4 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X MIA 5 dan X MIA 6 di SMA Negeri 4 Singaraja. Data strategi pembelajaran fisika diperoleh dengan observasi dan wawancara terkait penerapannya di kelas. Data persepsi siswa tentang strategi pembelajaran dan motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan masing-masing koefisien reliabilitas sebesar 0,936 dan 0,925. Data prestasi belajar fisika dikumpulkan menggunakan tes prestasi belajar fisika materi alat-alat optik dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,937. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian diperoleh: 1) aktivitas pembelajaran fisika ditekankan pada aktivitas belajar berorientasi pada siswa dengan strategi pembelajaran yang bersifat kooperatif, 2) persepsi siswa tentang strategi pembelajaran kooperatif yang diterapkan guru tergolong tinggi, 3) motivasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika dengan strategi kooperatif berkategori tinggi, 4) prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika dengan strategi kooperatif berkategori tinggi.Kata Kunci : Strategi pembelajaran, Persepsi, Motivasi, Prestasi This research aimed at 1) describing the teacher learning strategy in physics course on first grade of SMAN 4 Singaraja, 2) decribing the students perception about learning strategy of physics teacher on first grade of SMAN 4 Singaraja, 3) describing the learning motivation in physics course on first grade of SMAN 4 Singaraja, 4) describing the students learning achievement in physics course on first grade of SMAN 4 Singaraja. This kind of research was a description research. Informants used in this study were teachers and students of class X MIA 5 and X MIA 6 in SMAN 4 Singaraja. Data of physics learning strategy were collected by observation and interview. The perception data about learning strategy and learning motivation were collected by questioner test where the coefficient of reliability were successively 0,936 and 0,925. The data of physics learning achievement were collected by using physics learning achievement test about optics tools with reliability coefficient 0,937. Data were analyzed descriptively. The result shows that : 1) physics learning activity is stressed in learning activity orientated to the students with cooperatively learning strategy, 2) students perception about learning strategy of cooperative applied by teacher is categorized "high", 3) learning motivation of student in physics learning with cooperative learning strategy is in the category "high", 4) learning achievement of student in physics learning with cooperatively learning strategy is in the category "high".keyword : Learning Strategy, Perception, Motivation, Acievement
PENDAMPINGAN UJI KADAR AIR KUALITAS VCO BERDASARKAN STANDAR NASIONAL INDONESIA PRODUKSI KWT TUNAS AMERTA Rachmawati, Dewi Oktofa; Suswandi, Iwan; Yasmini, L. P. Budi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.254 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v11i1.39205

Abstract

Daya simpan VCO produk KWT Tunas Amerta sekitar 6-7 bulan.Produksi VCO dilakukan dalam jumlah masih terbatas dan bersifat tidak kontinu. Kesulitan melakukan  uji kadar air berdasarkan standar mutu yang ditetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) membuat  kontrol kualitas tidak dapat dilakukan secara berkala. Solusi permasalahan ini dituangkan dalam bentuk pendampingan uji kadar air kualitas VCO berdasarkan SNI. Tujuan pendampingan ini adalah membekali peserta pengabdian melakukan uji kadar air sesuai standar mutu VCO berdasarkan SNI :7381-2008. Kegiatan P2M diikuti oleh 5anggota KWT VCO Tunas AmertaDesa Panji Anom. Evaluasi kegiatan menitikberatkan pada proses pengujian kadar air sesuai prosedur. Keberhasilan menentukan nilai kadar air VCO digunakan sebagai kriteria ketercapaian kegiatan pengabdian ini. Hasil pelaksanaan pendampingan uji kadar air kualitas VCO menunjukkan bahwa peserta berhasil menentukan nilai kadar air dalam VCO yang diproduksi. Hasil uji kadar air dalam VCO Lengis Dhee mencapai 0,09 %. Nilai ini lebih kecil dari nilai yang dipersyaratkan dalam standar mutu VCO, yaitu maksimum 0,2%.
Co-Authors ., Lailatul Farida ., Ni Kade Dwi Suyastrini ., Ni Kd Mega Saridewi ., Ni Ketut Erna Muliastrini ., Ni Luh Eka Rusmadewi ., Ni Wayan Tiwik ., Nira Prakasita A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika Ani Dwi Lestari . Ani Dwi Lestari ., Ani Dwi Lestari Aprilia Rosita Dewi . Aprilia Rosita Dewi ., Aprilia Rosita Dewi Aris Gunadi Bella Eka Wahyuningtias Budiasa, Putu Budiasa, Putu Dessy Gita Islamyah Drs. I Made Wirta, M.Pd . Drs. Slamet Haryadi Suryo Wijoyo . Gede Aris Gunadi Gede Elen Merta JuliYasa Gunadi, Gede Aris Happy Rahayu, Ni Putu I Dewa Ketut Sastrawidana I G Aris Gunadi I Gede Aris Gunadi I Gusti Ayu Era Anggreni Era I Kade Suardana I W Suastra I Wayan Sadia I Wayan Suastra Ida Bagus Putu Mardana Islamyah, Dessy Gita Iwan Suswandi Jihad, Ruhul Kadek Hary Mahardika . Kadek Hary Mahardika ., Kadek Hary Mahardika Ketut Suma Ketut Suma Komang Hendra Eka Pranata . Lailatul Farida . Luh Putu Budi Yasmini M.Pd Drs. I Made Wirta . Merta JuliYasa, Gede Elen Muhamad Ramadhan N.W Unggasari Ngurah Sadhu Gunawan . Ngurah Sadhu Gunawan ., Ngurah Sadhu Gunawan Ni Kade Dwi Suyastrini . Ni Kd Mega Saridewi . Ni ketut Lisa Maheni Ni Ketut Rapi Ni Luh Eka Rusmadewi . Ni Putu Happy Rahayu Ni Wayan Tiwik . Nira Prakasita . Nurfa Risha Nurfa Risha P. Hari Sudewa Putu Budiasa Putu Erika Saraswati Dewi Putu Yasa Risha, Nurfa Saraswati Dewi, Putu Erika Setiawan, Y. Z. Siti Nurhayati . Siti Nurhayati ., Siti Nurhayati Sonia Dewi Parna.T Sri Lestari . Suastra, I W Sudewa, P. Hari Sudiatmika, A.A.I. Agung Sudiatmika, AAIA Rai Unggasari, N.W Y. Z. Setiawan Yasmini, L. P. Budi Zeny Khoirur r . Zeny Khoirur r ., Zeny Khoirur r