Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERBAIKAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH PELANGGAN SALON CARLA DI SURABAYA Gunawan, Jimmy Indra; Surjani, Rosita Meitha; Rinawiyanti, Esti Dwi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengevaluasi perilaku konsumensalon Carla dan salon Fank agar dapat mempertahankan konsumen yang lama dan memperolehkonsumen baru dan merancang strategi pemasaran salon Carla berdasarkan kelebihan dankelemahan yang ada. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk memberikan informasi bagisalon Carla untuk meningkatkan jumlah pelanggan melalui strategi pemasaran yang dirancang.Segmentasi yang dilakukan adalah berdasarkan demografi yaitu orang berusia 16 – 25tahun (67%), pekerjaan pelajar/mahasiswa (57%), rata – rata pengeluaran per bulan antara satu juta– tiga juta (60%). Untuk target yang dituju adalah remaja dan orang dewasa berusia 16 – 25 tahun,rata – rata pengeluaran per bulan satu juta – tiga juta, pergi ke salon tiap satu bulan sekali, danpengeluaran sekali ke salon sebesar Rp 50.000 – Rp 100.000. Positioning yang dapat dilakukanuntuk membangun image salon Carla agar beda dari salon yang lain yaitu dengan membuat tagline“Make your shine & comfortable”. Diferensiasi yang dimiliki salon Carla adalah memberikankualitas yang bagus dan hasil yang memuaskan selain itu juga menyediakan fasilitas – fasilitaslengkap yang tidak terdapat pada salon lainnya.Kata Kunci: perilaku konsumen, strategi pemasaran, Salon Carla.
PERANCANGAN STRATEGI BISNIS DI PT. CORONET CROWN Lukito, Vera Teresa; Lianto, Benny; Surjani, Rosita Meitha
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan pekembangan yang terjadi pada dunia usaha diIndonesia menyebabkan persaingan yang terjadi di antara perusahaan semakinketat. PT. Coronet Crown harus memiliki strategi bisnis yang tepat agar dapatmempertahankan bahkan meningkatkan penjualan produk. Pertama dilakukananalisis kompetitif untuk mengetahui struktur industri dan analisis SWOT untukmengetahui kondisi internal dan eksternal perusahaan. Tahap input pada strategibisnis meliputi EFEM, IFEM, dan CPM. Total nilai tertimbang pada EFEMadalah 2,075, sedangkan pada IFEM adalah 2,881. CPM didapatkan total nilai PT.Coronet Crown adalah 2,51. Tahap pencocokan menggunakan GSM, matriksSWOT, dan matriks IE. GSM tergolong kuadran I dimana pertumbuhan pasarcepat dan posisi pesaing yang kuat. Matriks IE didapatkan perusahaan beradapada bagian V yaitu pertahankan dan pelihara. Tahap keputusan menggunakanQSPM dan didapatkan total nilai daya tarik paling tinggi adalah strategipengembangan produk dengan nilai 6,082. Strategi usulan tersebutdiimplementasikan kepada salah satu produk yaitu bedak Herocyn. Strategipemasaran yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis kuadrandan STV triangle. Melalui analisis kuadran, didapatkan variabel yang harusditingkatkan oleh perusahaan karena pembeli merasa kurang puas dengan produktersebut. STV triangle berisi mengenai strategy, tactic, dan value.
PERENCANAAN STRATEGI PEMASARAN USAHA BENGKEL BARU (STUDI KASUS DI INTI MOTOR PONOROGO) Kusumo, Stephanie; Surjani, Rosita Meitha; Rinawiyanti, Esti Dwi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The addition of the motorcycle population is increasing every year. Thedensity of activity in the streets is demanding comfort, so the vehicle should bealways in good condition. Therefore it’s required that the user do service formotorcycle routinely. INTI MOTOR was established by Mr David Hartanto onDecember 29, 2011 in Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 25 Ponorogo. INTI MOTOR isa business unit that sells a variety of motorcycle spare parts and variations, as wellas serving motorcycle repair service, oil change, replace accu etc. The uniquenessof this workshop which distinguishes it from other workshop is a specialistcleaning services polished motorcycle. For this time being, INTI MOTOR is thefirst workshop in Ponorgo that provides cleaning polishing. However, thissuperiority couldn’t attack costumer. That’s why INTI MOTOR should takeproper planning and marketing strategies in order to be more effectivelyintroducing and stimulating consumer interest towards this superior service whichstill new in the town of Ponorogo. Currently as a new business workshop, thisworkshop’s sale has not still reached the BEP and difficult to gain a profit. So it’snecessary that INTI MOTOR has a marketing planning strategies in order toreach BEP quickly.The study was conducted by distributing questionnaire to the group ofrespondents actual consumers and potential consumers. The results of thequestionnaire was used to plan marketing strategies including STPD:Segmentation based on demographic aspects, the Targetting is the INTIMOTOR’s consumers who have motorcycle, men between 16-35 years old,family status, the occupation is self-employed, with an average expenditureamong <Rp 1,000,000 to Rp 1,999,999 per month, the Positioning is to build theimage with the tagline that could represent INTI MOTOR “harga terjangkauservice memuaskan". INTI MOTOR’s Differentiation is product differentiationwhich is a specialist cleaning polishing motorcycle. Proposed differentiation isprograms and tools to perform injection engine service, tire opener, andmotorcycle lifts. Other marketing strategies are 8P marketing mix which includeElements Product, Place and Time, Price and Other User Outlays, Promotion andEducation, Process, Physical Environment / Evident, People, and Productivity andQuality, the total cost of application of the entire strategy is Rp 27.955.925.
STRATEGI PENGEMBANGAN PASAR KRUPUK UDANG UD. MATAHARI DI SURABAYA Kristiningrum, Prisca; Surjani, Rosita Meitha; Rinawiyanti, Esti Dwi
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan industri krupuk udang semakin hari semakin ketat. Sidoarjosebagai pusat industri krupuk udang memperlihatkan persaingan krupuk udangsemakin menjamur,salah satunya dirasakan oleh produsen krupuk udang UD.Matahari. Pihak UD. Matahari saat ini memerlukan suatu pengembangan pasaruntuk dapat meningkatkan volume penjualan dan memperlebar daerah distribusikhususnya di Jawa Timur. Manajemen juga merasa perlu untuk mengembangkanproduk yang sebelumnya untuk business to business menjadi business toconsumer. Oleh sebab itu strategi pengembangan pasar sangat diperlukan.Analisis untuk menjawab tujuan dari penelitian adalah analisis deskriptif, analisisblind test dan one-way MANOVA, analisis MANOVA, analisis kuadran, analisispesaing, analisis perilaku konsumen, analisis SWOT, perancangan STPD, bauranpemasaran 4P. Dari hasil analisis blind test dan one-way MANOVA merek krupukudang Komodo dibandingkan dua kompetitor Finna dan Teratai, unggul padasemua variabel,krupuk renyah unggul dengan mean 4.44, krupuk mengembangsetelah digoreng dengan mean 4.44, rasa udang terasa pada krupuk unggul denganmean 3.71, warna krupuk terang unggul dengan mean 3.93, rasa krupuk enakunggul dengan mean 3.93. Dari analisis kuadran terdapat empat kuadran yangmewakili penyebaran plot variabel pada matriks. Variabel dengan tingkatkepuasan rendah dan perlu dilakukan perbaikan kinerja adalah kerenyahankrupuk udang Teratai dan krupuk mengembang setelah digoreng. Variabel dengantingkat kepuasan tinggi dan perlu mempertahankan kinerja adalah mengenai hargaditawarkan wajar, ketersediaan barang selama ini di pasaran, Isi yang dirasa sesuaidengan berat yang tertulis pada kemasan dan kemudahan pelanggan lamamemperoleh produk. Segmentasi dari krupuk udang Teratai di pasar Surabayaberdasarkan aspek demografis yaitu ibu rumah tangga sebesar 49% denganpengeluaran rata-rata per bulan Rp 1.000.000 – Rp 2.500.000 yaitu masyarakatekonomi kelas menengah. Berikutnya dilakukan perancangan bauran pemasaran4P dan perancangan kemasan krupuk udang Teratai 500 gr produk baru UD.Matahari untuk pengembangan pasar di Surabaya.
ANALSIS STRUKTUR INDUSTRI DAN PERENCANAAN STRATEGI BISNIS PT. HERMAN JAYA PUTRA Kinasih, Gardhanu; Lianto, Benny; Surjani, Rosita Meitha
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 4, No 1 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin tingginya pertumbuhan industri pada bidang refractory & insulation material membuat PT.Herman Jaya Putra harus memiliki strategi bisnis yang tepat untuk tetap mempertahankan daya jual dan kualitas produknya. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah analisis struktur industri (Five-forces Model Porter) dan menentukan analisis SWOT untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal. Pada tahap input berisikan matriks IFE, EFE, dan CPM. Pada matriks IFE didapatkan hasil 2,53. Sedangkan untuk matriks EFE didapatkan hasil 2,68. Untuk matriks CPM didapatkan hasil 3,06. Tahap pencocokan yang berisikan matriks IE, matriks GSM, dan matriks SWOT. Matriks IE dijelaskan bahwa PT.Herman Jaya Putra berada pada bagian V yang berarti perusahaan pada posisi tumbuh dan membangun. Pada matriks GSM didapatkan perusahaan berada pada kuadran I, hal ini didasari perusahaan memiliki pasar yang luas, memiliki produk yang berkualitas, bermutu dan bergaransi. Pada matriks SWOT akan didapatkan alternatif strategi yang dapat digunakan oleh perusahaan, kemudian mengelompokkan berdasarkan tipe-tipe strategi yang ada. Tahap keputusan berisikan matriks QSPM dengan total nilai daya tarik tertinggi 6,03 adalah strategi penetrasi pasar. Tipe strategi ini dapat diperkuat dengan menerapkan STPD dan bauran pemasaran yang meliputi 4P.
ANALISIS STRUKTUR INDUSTRI DAN PERENCANAAN STRATEGI BISNIS PT. HERMAN JAYA PUTRA Kinasih, Gardhanu; Lianto, Benny; Surjani, Rosita Meitha
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 4, No 2 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin tingginya pertumbuhan industri pada bidang refractory & insulation material membuat PT.Herman Jaya Putra harus memiliki strategi bisnis yang tepat untuk tetap mempertahankan daya jual dan kualitas produknya. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah analisis struktur industri (Five-forces Model Porter) dan menentukan analisis SWOT untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal. Pada tahap input berisikan matriks IFE, EFE, dan CPM. Pada matriks IFE didapatkan hasil 2,53. Sedangkan untuk matriks EFE didapatkan hasil 2,68. Untuk matriks CPM didapatkan hasil 3,06. Tahap pencocokan yang berisikan matriks IE, matriks GSM, dan matriks SWOT. Matriks IE dijelaskan bahwa PT.Herman Jaya Putra berada pada bagian V yang berarti perusahaan pada posisi tumbuh dan membangun. Pada matriks GSM didapatkan perusahaan berada pada kuadran I, hal ini didasari perusahaan memiliki pasar yang luas, memiliki produk yang berkualitas, bermutu dan bergaransi. Pada matriks SWOT akan didapatkan alternatif strategi yang dapat digunakan oleh perusahaan, kemudian mengelompokkan berdasarkan tipe-tipe strategi yang ada. Tahap keputusan berisikan matriks QSPM dengan total nilai daya tarik tertinggi 6,03 adalah strategi penetrasi pasar. Tipe strategi ini dapat diperkuat dengan menerapkan STPD dan bauran pemasaran yang meliputi 4P.
Mixed Method Usability Testing for User Experience and User Interface of AI-Based Supermarket Applications Rinawiyanti, Esti Dwi; Surjani, Rosita Meitha; Hartono, Markus; Permatasari, Eunike Putri; Chrisma, Angela Carla Viana
Journal of Applied Data Sciences Vol 6, No 1: JANUARY 2025
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jads.v6i1.453

Abstract

Designing digital apps for businesses, including retail companies, is crucial in the digitalization era. To enhance the customers’ shopping experience, an AI-based digital app for supermarkets has been designed to facilitate customers’ searching for and purchasing goods. AI-based digital apps with a good user interface and user experience design will be very effective because they can enhance the app’s visual appeal. After developing the digital app based on the user’s needs and preferences, usability testing was conducted to assess whether it could overcome the problem and enhance the shopping experience. This study aims to determine the usability of digital apps using mixed methods through qualitative and quantitative methods. The usability testing was conducted quantitatively through Maze software (for seven tasks) and a questionnaire using Nielsen’s aspects, including learnability, efficiency, memorability, accuracy, and satisfaction. The results of the Maze score indicated an 80% success rate and a usability score of 59%. This result refers to a medium usability score, indicating the need for future improvements. The results from the usability testing using the questionnaire showed high scores on learnability (85%), efficiency (80%), and memorability (83%), as well as medium scores on accuracy (60%) and satisfaction (50%). The average score from questionnaires is 72%. Both results implied medium usability scores. After quantitative testing, qualitative data regarding users’ experiences, problems, and expectations using the digital app were collected through interviews and observations. The results of the quantitative and qualitative analysis show that the digital shopping app should improve its layout, ease of use, features like a favorites section, and product descriptions. The findings of this study offer fresh insight into integrating quantitative and qualitative methods. In contrast, quantitative and qualitative testing results can be combined to provide a comprehensive analysis that will help the apps improve.In addition, qualitative data regarding users’ experience, problems and expectations in using the digital application was also collected for completing the quantitative data. Based on the usability measurement, it was found that the supermarket digital application has already met all the usability aspects, from qualitative and qualitative data.