Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE MONTE CARLO UNTUK ALOKASI KONTIGENSI BIAYA PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KECAMATAN PACITAN Akbar, Muhammad; Wijatmiko, Indradi; Suryo, Eko Andi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1343.643 KB)

Abstract

Proyek yang merupakan suatu kegiatan sementara dengan waktu terbatas, dengan alokasi sumber daya tertentu dengan tujuan untuk menghasilkan produk dengan kriteria mutu yang telah rencanakan dengan jelas sebelumnya. Kenaikan biaya dari harga bahan dan upah yang melebihi ekspetasi sehingga mempengaruhi biaya total yang sudah direncanakan sudah menjadi salah satu resiko yang ada pada setiap proyek kontruksi. Maka dari itu perlu dialokasikan jumlah biaya tertentu dalam estimasi sebagai provisi dari risiko tersebut yang disebut kontigensi. Pengestimasian alokasi kontigensi pada penelitian ini secara probabilistik menggunakan konsep conditional variance-based analysis (CVBA) yang didasarkan dari hasil analisis metode Monte Carlo dan analisis sensitivitas melalui Spearman Rank Correlation antara suatu item pekerjaan yang ditinjau dari biaya total. Data yang digunakan untuk perhitungan yaitu rancangan anggaran biaya (RAB) yang dianalisis berdasarkan harga satuan bahan dan upah maksimum dan minimum yang didapat dari kuisioner. Kemudian dianalisis dengan distribusi normal menggunakan program SPSS lalu dibandingkan dengan analisis distribusi beta pert menggunakan program @Risk. Lalu dicari nilai kontigensi pada masing – masing metode tersebut dan alokasinya pada setiap pekerjaan dengan Spearman Rank Correlation. Kedua metode menggunakan iterasi yang sama yaitu sebesar 823 kali. Kata kunci : risiko, alokasi, kontigensi, conditional variance, spearman rank correlation , monte carlo
OPTIMALISASI BIAYA DAN WAKTU PADA PELAKSANAAN PEKERJAAN PASANGAN DINDING BATA MERAH DENGAN METODE TIME STUDY Pramudiyanto, Andi; Hasyim, M. Hamzah; Suryo, Eko Andi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.655 KB)

Abstract

Kegiatan pengoptimalan atau peningkatan produktivitas adalah merupakan suatu upaya untuk memperbaiki nilai produktivitas yang telah direncanakan, dimana dalam kegiatan ini diperlukan data lapangan. Tenaga kerja dan volume pekerjaan yang tinggi tentunya akan memerlukan biaya yang tinggi pula sehingga dengan tingkat produktivitas yang baik akan meminimalkan biaya proyek dan waktu pekerjaan yang optimal. Objek penelitian adalah rumah tipe 45 dengan luas dinding bata rata–rata 150 m2. Penelitian ini menggunakan metode time study dengan membandingkan hasil pekerjaan pada umumnya dengan pekerjaan yang sudah di sesuaikan dengan pengaruh relaksasi. Tahap-tahap pengamatan dengan cara time study adalah setiap pekerjaan di breakdown, kemudian dilakukan pencatatan waktukemudian menentukan nilai rating, basic time dan Standart time. Kelompok kerja yang ditentukan sebanyak 4 kelompok dengan masing-masing kombinasi adalah kelompok 1 dengan 1 tukang 1 pekerja, kelompok 2 dengan 2 tukang 1 pekerja, dan kelompok 3 dengan 2 tukang 2 pekerja dan kelompok 4 dengan 3 tukang 2 pekerja. Pengamatan penelitian dilaksanakan dengan total 6 hari pengamatan. Analisis penelitian dilakukan terhadap produktivitas dan efisiensi masing-masing kelompok kerja. kelompok kerja yang paling optimal dari segi biaya, produktivitas, dan efisien adalah kelompok kerja 2 dengan kombinasi 2 tukang dan 1 pekerja. Kelompok kerja ini mempunyai produktivitas sebesar 13,8 m2 per hari. Dari segi biaya pun lebih murah dibanding dengan kelompok kerja lainnya, untuk setiap pengerjaan 1 m2 pasangan bata merah kelompok ini membutuhkan biaya Rp. 2.200.000. Selain itu untuk kelompok kerja 2, masing-masing pekerja mempunyai kesempatan kerja yang tinggi sehingga bisa dikatakan efisien. Kata kunci : Pasangan bata, Optimalisasi, produktivitas,time study
OPTIMALISASI BIAYA DAN WAKTU PADA PELAKSANAAN PASANGAN GRANIT DENGAN METODE TIME STUDY Hadiatma, Agvin; Suryo, Eko Andi; Hasyim, Muhammad Hamzah
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.088 KB)

Abstract

Latar Belakang kajian ini adalah adanya beberapa hal dapat menjadi keterlambatan penyelesaian keterlambatan proyek. Penyebabnya diantara lain perubahan desain, cuaca, dan kurang suplai material atau peralatan, dan kesalahan lainnya. Keterlambatan pengerjaan proyek dapat diantisipasi dengan melakukan percepatan dalam pelaksanaannya. Objek penelitian adalah rumah tipe 45 dengan luas 32 m2.Penelitian ini menggunakan metodetime study dengan  membandingkan hasil pekerjaan eksisting dengan pekerjaan optimalisasi yang menambah jumlah tukang yaitu: 2 tukang 1 pekerja, 2 tukang 2 pekerja, 3 tukang 2 pekerja.  Dengan pengamatan langsung dilapangan.Tahap-tahap meliputi: breakdownsetiap pekerjaan, pencatatan waktu, menghitung  Standard Time,  Produktivitas,  waktu  dan   biaya total. Hasil dari ke empat metode tersebut: Pekerjaan Produktivitas Waktu (hari) Biaya 1 tukang 1 pekerja 3,53 ubin/manhour 3 Rp 620.000 2 tukang 1 pekerja 5,32 ubin/manhour 5 Rp 600.000 2 Tukang 2 pekerja 5,42 ubin/manhour 5 Rp 755.000 3 tukang 2 pekerja 5,53 ubin/manhour 5 Rp 980.000 Kata kunci: Granit, Optimalisasi, Produktivitas, Time study
APLIKASI METODE ERT (ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY) DALAM MEMPREDIKSI BIDANG LONGSOR PADA MODEL LERENG DENGAN PERKUATAN GEOGRID Wibisono, Gunawan; Suryo, Eko Andi; ., Harimurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1157.154 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan topografi beragam, Salah satunya adalah daerah perbukitan yang memiliki lereng-lereng yang rawan terhadap longsor.Tentunya hal ini seharusnya dapat diantisipasi dengan cara dilakukan terlebih dahulu penyelidikian kondisi dari lereng tersebut agar perkuatan dapat dilakukan maksimal.Salah satu alternatifametode yang dapat dipakai yatumenggunakan metode penyelidikanageofisika sepertiGeolistrikaaatau Electrical ResistivityaaTomography (ERT). Penelitian dengan tanah residual pada box berukuran 50 x 50 x 50 cm kemudian dibentuk lereng dengan tinggi sampel 30 cm dan tinggi terendah 12 cm lalu setelah diberi pembebanan sebesar 0Qu, 0.25 Qu, 0,5Qu, 0,75 Qu dan 1Qu pada lintasan yang telah ditentukan kita laksanakan pengukukuran geolistrik pada sampel. Selanjutnya dilakukan proses yang sama pada sampel dengan geogrid dan sampel dengan simulasi hujan. Setelah dilaksanakan penelitian dihasilkan bahwa pada sampel yang mulai terjadi kelongsoran akan terjadi penurunan nilai resistivitas di bagian permukaan pembacaan akibat tekanan air pori ekses dan kenaikan nilai resistivitas di bagian dasar pembacaan akibat kadar air yang bergerak ke permukaan. Pada sampel lain juga ditemukan pada kedalaman tertentu akan terjadi penurunan nilai resistivitas akibat pada sampel tersebut keretakan yang terjadi telah diisi oleh nilai kadar air yang tinggi. Kata Kunci :  Geolistrik, Electrical Resistivity Tomography (ERT), longsor, Tanah Residual
ANALISIS STABILITAS LERENG ZONA TANAH RESIDUAL AKIBAT PENGARUH VARIASI POLA HUJAN Pratama, Dicky Rosian; Suryo, Eko Andi; Rachmansyah, Arief
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1408.311 KB)

Abstract

Lereng adalah sisi tanah yang membentuk suatu kemiringan dengan sudut tertentu terhadap bidang horizontal pada sebuah bukit, gunung, perbukitan, ataupun pegunungan. Lereng dapat menimbulkan masalah berupa bencana longsor yang biasanya terjadi pada musim hujan karena air masuk ke dalam tanah menyebabkan tanah menjadi jenuh dan tekanan air pori meningkat dan kuat geser tanah mengecil yang berpotensi longsor. Gunung Banyak Kota Batu Propinsi Jawa Timur adalah daerah pegunungan dengan potensi hujan yang tinggi, perlu dilakukan analisis pengaruh air hujan terhadap kestabilan lereng tersebut.  Analisis dilakukan sebanyak tiga kali percobaan berdasarkan tiga pola hujan yang didapat dari Stasiun Hujan Selorejo yaitu pola hujan rata – rata, pola hujan naik dan pola hujan turun tertinggi yang pernah dicatat.  Kemudian parameter berupa berat volume tanah (), kohesi (c), sudut geser dalam(∅), water content, liquid limit, grain size dan permeabilitas (k) yang didapatkan dan diolah dari penelitian  sebelumnya.Hasil yang diperoleh dari analisis faktor keamanan menggunakan software Geostudio 2018 menunjukkan angka keamanan lereng sebelum terjadi hujan sebesar 1,189. Setelah dimasukkan data hujan yang telah ditentukan angka keamanan lereng turun menjadi  1,176 untuk pola hujan rata – rata, 1,177 untuk pola hujan naik dan 1,175 untuk pola hujan turun. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa pola hujan berpengaruh terhadap kestabilan atau angka keamanan lereng dengan angka keamanan terendah diakibatkan oleh pola hujan yang menurun. Kata kunci : angka keamanan, stabilitas lereng, pengaruh hujan terhadap lereng
A F, T; Suryo, Eko Andi; Munawir, As’ad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

L
PENGARUH WAKTU PERAWATAN (CURING) PADA TANAH CAMPURAN SEMEN PORTLAND TIPE ITERHADAP KARAKTERISTIK TANAHgLUNAK DI PROYEKgJALAN TOLgGEMPOL – PASURUAN Shafira, Nisa; Zaika, Yulvi; Suryo, Eko Andi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.211 KB)

Abstract

Salah satu proyek pemerintah yang tengah digarap saat ini adalah proyek pembangunan jalan tol sepanjang Gempol-Pasuruan. Tanah di Desa Kedawung Kulon yang merupakan salah satu desa yang nantinya dilewati oleh jalan tol ini adalah tanah lunak. Tanah lunakgadalah tanahgyang jika tidak dikenali dangdiselidiki secara berhati-hati dapat menyebabkan masalahgketidakstabilan dan penurunan jangka panjang yang tidak dapat ditolerir, tanah tersebut mempunyai kuat geser yanggrendah dan kompresibilitas yang tinggi. Mencampur tanah dengan semen portland tipe I sebanyak 10% dari berat keseluruhan tanah kemudian diperam (curing) diharapkan bisa meningkatkan mutu tanah. Padagpenelitian ini dilakukan pengujianglaboratorium terhadapgtanah campuran 10% semen portland tipe I yang diperam (curing) dengan waktu yang divariasikan. Waktu pemeraman yang diterapkan pada sampel adalah 0 hari, 4 hari,7 hari,g14 hari, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama sampel diperam (curing), maka nilai CBR (California Bearing Ratio), sudut geser (ϕ), dan qu semakin naik,sedangkan nilai kohesi (c) semakin turun. Kata kunci : Waktu Pemeraman, Semen, CBR, Konsolidasi, Kuat Geser Tanah.
PENGARUH PENAMBAHAN KADAR KAPUR TERHADAP KARAKTERISTIK DAN DAYA DUKUNG TANAH LUNAK DI KECAMATAN GRATI KABUPATEN PASURUAN, JAWA TIMUR Firdaus, Reza Novianda; Suryo, Eko Andi; Zaika, Yulvi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.197 KB)

Abstract

Tanah sebagai komponen utama dari kontruksi sipil harus memiliki daya dukung yang mampu menahan beban dengan baik.Daya dukung tanah yang kurang baik dapat menyebabkan kerusakan bagi bangunan diatasnya.Tanah lunak merupakan salah satu jenis tanah yang memiliki daya dukung tanah kurang baik, sehingga perlu dilakukan pekerjaan perbaikan tanah.Dalam penelitian ini perbaikan tanah dilakukan dengan metode kimiawi menggunakan bahan aditif kapur. Pengujian laboratorium dilakukan terhadap sifat fisik dan mekanik tanah yang dicampurkan dengan bahan aditif kapur dengan variasi kadar 3%,o6%,o9%,o12% dano15% darioberat kering tanah.Hasil pengujian specific gravity menunjukkan nilai GS tanah campuran yang lebih rendah dibandingkan tanah asli.Hasil pengujian batas-batas atterberg menunjukkan penurunan nilai indeks plastisitas seiring dengan penambahan kapur. Hasil pengujian pemadatan standard menunjukkan peningkatan berat isi maksimum dan penurunan kadar air optimum (OMC) dibandingkan tanah asli. Sedangkan hasil pengujian CBR menunjukkan adanya peningkatan nilai CBR tanah campuran baik dalam keadaan takoterendamo(unsoaked)odan terendamo(soaked). Berdasarkan hasilopengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahan aditif kapur dapat memperbaiki sifat fisik dan mekanik tanah lunak. Kata kunci: Tanah Lunak, Stabilisasi Tanah, Kapur, Karakteristik, Daya Dukung.
ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI AKIBAT GEMPA BUMI MENGGUNAKAN DATA (CONE PENETRATION TEST) DI WONOANTI KABUPATEN PACITAN Dwi Krisna, Septiyan Candra Dwi; ., Harimurti; Suryo, Eko Andi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa bumi dapat menyebabkan tidak hanya korban jiwa, kerugian materi, namun juga kerusakan pada bangunan.Salah satu daerah yang rawan terkena bencana gempa adalah Kabupaten Pacitan yang terletak di Provinsi Jawa Timur.Kerusakan bangunan akibat gempa yang terjadi seperti keretakan pada dinding, keruntuhan struktur bangunan utama disebabkan tidak hanya karena gaya dinamis yang mengguncang namun juga dapat disebabkan oleh respon tanah yang berada di bawah bangunan tersebut. Hasil penelitian untuk memperoleh nilai Safety Factor dari perbandingan antara Cyclic Resistant Ratio (CRR) dengan Cyclic Stress Ration (CSR) berdasarkan gempa yang terjadi dengan magnitude 4,3 SR dan PGA 44,99 gal yang terjadi relatif besar dari 1, sehingga pada setiap kedalaman manapun tidak berpotensi untuk terjadi likuifaksi. Perhitungan potensi likuifaksi di Pacitan juga dilakukan dengan kemungkinan terjadi peristiwa gempa besar dengan magnitude 6,2 SR yang menghasilkan PGA 164,44 gal pada saat kedalaman sama 10 km dan episenter 33 km menghasilkan zona-zona likuifaksi pada kedalaman lapisan tanah yang bervariasi antara 0,4 meter hingga 5,6 meter. Analisis dilakukan dengan meperpendek kedalaman gempa yang terjadi menjadi 5 km sehingga menghasilkan zona likuifaksi pada kedalaman yang bervariasi antara 0,4 meter hingga 6,4 meter. Kata Kunci: Peak Ground Acceleration(PGA), Likuifaksi, CPT, CSR, CRR.  
OPTIMALISASI PEMILIHAN ALAT ANGKUT (HAULER) PENAMBANGAN BATUBARA PADA DAERAH KALIMANTAN Wijaya, Theo Mahendra; Hasyim, M. Hamzah; Suryo, Eko Andi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.017 KB)

Abstract

Di industri batubara ada beberapa kegiatan utama yang menyumbang biaya overburden penambangan terbesar, karena itu perlu untuk evaluasi pekerjaan. Pekerjaan galian tanah yang menggunakan excavator, dan untuk pekerjaan pengangkutan tanah menggunakan dumptruck. Alat berat pada proyek ini digunakan untuk memudahkan dan mempercepat pekerjaan. Namun jika pemilihan kombinasi alat berat yang tidak sesuai dengan kondisi lapangan akan sangat mempengaruhi hasil pekerjaan. Kombinasi alat berat yang sesuai dengan kondisi lapangan adalah kunci dalam mendapatkan produktivitas yang optimum. Pelaksanaan overburden penambangan, PT. KPP menggunakan peralatan excavator Komatsu PC 1250, hauler HD 785 dan HD 465. Tetapi umur pemakaian dari HD465 sudah hampir habis. Kemampuan produksi rata-rata per jam PC 1250, HD 785 dan HD 465 belum optimal sehingga perlu dilakukan perbaikan perencanaan optimalisasi skenario penambangan dan optimalisasi nilai pencocokan armada. Kemampuan produksi optimal dipengaruhi oleh beberapa hal seperti keterampilan operator, alat seleksi dan pemeliharaan, desain alat dan pengaturan tata letak, topografi dan metode penerapan alat. Untuk mengoptimalkan kemampuan produksi peralatan dilakukan dengan menggunakan simulasi software overburden produksi Talpac. Kata kunci: overburden, alat berat, kemampuan produksi, optimalisasi, simulasi.
Co-Authors ., Imanuddin ., Lestari Adi Susilo Agriansyah, Eza Agung, P. A. Maha Agus Suharyanto Akbar, Muhammad Al Islami, Auliya Nusyura Ali Abdullah, Ali Alif, Faisal Abda Allo, Angeline Grace Alwafi Pujiraharjo Aqim, Angga Qinwanul Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Arthayoga Bendesa, Dimas Januar Arviananda, Ovy Ellen Bayu Tri Hardianto Berliana Ganesha Restuputri Christon, Hosea Adyo Cintya, Febrina Sagita Dieng Permana, Mochamad Amin Dwi Krisna, Septiyan Candra Dwi Edhi Wahyuni Setyowati Ella Candrawati Eva Arifi F, T Fadh, Ghulam Aghnia Fakhrozy, Rizky Faradillah Sheni Putri Amalia Farandy, Fairuz Ikbar Fauzi Rizky, Adi Widia Nur Firdaus, Adelina Maulidya Firdaus, Reza Novianda Gabrielle Satriyo Bayu Adinugroho H, Fadel Fadel Muhammad Hadiatma, Agvin Hanif Akbar Rabbany Harimurti Harimurti . Harimurti Harimurti Hasyim Alhadar Ibnu Tsauri Pradana Idmi, Mohammad Habibiy Indradi Wijatmiko Isadur Rofiq Iswara Elsam, Kevin Raditya Karimah, Maslin Akhlaqul KARTIKA PUSPA NEGARA Kartika Puspa Negara Kusumawati, Nafisah Octa Laras, Ario Widio M. Hamzah Hasyim M. Hamzah Hasyim M. Ruslin Anwar Ma’azza, Muhammad Ainun Maharani, Kharisma Tria Mahendra, Anfasa Tifani Minata, Afria Nurizky Mohammad Ichsanul Fikar Muhammad Akbar Tafzila Janika Muhammad Fathur Rouf Hasan Muhammad Hamzah Hasyim Mulyadi, Faqih Syahputra Munawir, As'ad Munawir, As’ad Musta, Baba Natalia, Karisa Ratih Nindia Rizky Ismawan Nugroho, Cendana Putri Nur Arifin, Hadi Mizan Nur Fadli, Aji Gigih Pramesthi, Shifa Ardhelia Pramudiyanto, Andi Pratama Yohanes, Raphael Eldy Pratama, Dicky Rosian Prihatama, Wirawan Yuda Purwowaskito, Danu Putra, Muhamad Darmawan Putranto, Arif Rahman Rizkishoiful Kodri Rohmatillah, Siti Saidah, Heni Dewi Saifoe El Unas Shafira, Nisa Shofy Azizah Sirait, Solapida Glenesya Solikah, Vika Badius Stanislasia Pratiwi Bayu Ningtyas Andreani Suhartono, Gerrie Sulistyo, Herlambang Bagus Suroso . Suryono, Devi Sutan Haji, Alexander T. Tejokusumo, Radius Suryajaya Thiya Fianti Tiantara, Salma Fidela Tri Kurniawati, Tri Wahyu Nugraha, Aviantara Wibisono, Gunawan Widagdo, Yanuar Eko Wijaya, Theo Mahendra Yulvi Zaika Yulvi Zaika Zain, M. Nuhkhalid Zubaedah, Endah