Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Briket dari Sekam Padi dan Serbuk Gergaji di Desa Salimbatu Dady Sulaiman
Jurnal Benuanta Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Benuanta Vol. 2 No. 1 Januari 2023
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jb.v2i1.42

Abstract

Desa Salimbatu merupakan salah satu desa di kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Rata – rata pekerjaan masyarakat desa salimbatu di sekitar nelayan, industri, dan petani. Beberapa sektor ini menghasilkan beberapa jenis limbah seperti sekam padi dan serbuk gergaji. Limbah – limbah ini memiliki banyak sekali potensi seperti briket. Briket merupakan salah satu energi terbarukan yang menggunakan bahan organik.  Beberapa penelitian sebelumnya menyatakan bahwa sekam padi dan serbuk gergaji dapat digunakan sebagai bahan baku briket. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pelatihan ini untuk memberikan edukasi ke masyarakat desa salimbatu dalam bentuk praktek pembuatan briket menggunakan limbah sekam padi dan serbuk gergaji. Kegiatan ini dimulai dengan demonstrasi oleh pemateri yang kemudian diikuti oleh peserta pelatihan. Peserta pelatihan ini diikuti oleh beberapa kelompok masyarakat di desa Salimbatu seperti ibu PKK, kelompok tani, pengusaha molding dan karang taruna. Secara keseluruhan kegiatan berjalan dengan tertib dan baik. Minat peserta untuk mengeksplor lebih jauh mengenai briket sangat tinggi sehingga mengharapkan kegiatan lanjutan yang memanfaatkan limbah lainnya yang ada di desa Salimbatu.
Penggunaan Perekat Briket Berbahan Singkong Gajah (Manihot Esculenta Crantz) Sebagai Sumber Energi Alternatif Desa Salimbatu Silawati Alawiyah; Siti Maria Ulva; Dady Sulaiman; St Syahdan; Siti Aisyah; Wibowo Romadhoni; Ratna Dwi Christyanti; Abdul Arif
Jurnal Benuanta Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Benuanta Vol. 2 No. 1 Januari 2023
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jb.v2i1.48

Abstract

Singkong Gajah (manihot esculenta crantz) digunakan sebagai penggunaan perekat briket. Penggunaan perekat briket berbahan singkong gajah sebagai sumber energi alternatif desa salimbatu. Sasaran dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK Desa Salimbatu sebanyak 30 orang yang tersebar di seluruh RT. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, dimana kegiatan yang dilaksanakan berupa sosialisasi terkait pengolahan singkong gajah sebagai bahan perekat briket. Serta dilanjutkan dialog interaktif dengan tanya jawab. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. Tahapan perencanaan yaitu tahapan survei pra kegiatan untuk mengetahui kondisi dan potensi desa salimbatu. Tahap pelaksanaan dilakukan kegiatan sosilaisasi dan dilanjutkan dengan tahap pelaporan. Luaran dari kegiatan ini berupa luaran wajib dan luaran tambahan. Luaran wajib berupa Panduan Mitra, dimana panduan ini diberikan kepada mitra sasaran agar dapat disosialisasikan kembali kepada warga sekitar. Serta luaran tambahan dari kegiatan ini berupa video pengolahan singkong gajah menjadi pati yang telah diunggah di kanal youtube dan MoU kerjasama antara mitra dengan tim pelaksana
Exploring Project-Based Learning: Physics E-Posters in Pre-Service Science Education Pranata, Ogi Danika; Sundari, Putri Dwi; Sulaiman, Dady
KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 8 No 02 (2023): KONSTAN (Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/konstan.v8i02.387

Abstract

This study investigates the implementation of project-based learning, explicitly focusing on designing and presenting e-posters within the Basic Physics course for pre-service science teachers, with a particular emphasis on pre-service biology teachers. Descriptive and correlational quantitative methods were utilized to analyze data collected from 16 participating students throughout 16 sessions. The assessment perspectives of lecturers, peers, and self-assessment were examined, revealing disparities in scores and highlighting the importance of multiple assessment sources. Recognition through awards was granted to students with exemplary performance, while guidance sessions led by the instructor significantly correlated with improvements in poster design. Analysis of poster content indicated a focus on fundamental physics concepts, mainly mechanics, with students utilizing various information sources. The study underscores the effectiveness of project-based learning in promoting student engagement, skill development, and conceptual understanding in physics education.
Pemanfaatan Limbah Potongan Kayu Ulin Menjadi Cuka Kayu Melalui Proses Kondensasi Menggunakan Reaktor Drum Bekas Sari, Ayu Lingga Ratna; Winarti; Ulva , Siti Maria; Sulaiman, Dady
Jurnal Sains Benuanta Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Sains Benuanta Vol. 2 No. 2 Desember 2023
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jsb.v2i2.80

Abstract

Kayu ulin merupakan salah satu kayu yang paling banyak berada di habitat hutan Kalimantan. Kayu ulin biasanya digunakan sebagai bahan bangunan dan furniture, sementara limbahnya belum dimanfaatkan secara maksimal. Sehingga dalam penelitian ini limbah sisa potongan kayu ulin akan dimanfaatkan sebagai bahan cuka kayu melalui proses kondensasi dengan menggunakan reaktor drum bekas. Cuka kayu dapat dimanfaatkan sebagai pengawet makanan, pembasmi hama dan penyakit tanaman, pupuk cair organik, penyubur tanaman dan desinfektan. Cuka kayu dibuat melalui proses kondensasi menggunakan reaktor drum bekas. setelah itu, dilakukan pengujian menggunakan data nilai kalor, Densitas dan pH cuka kayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari pembakaran 60 kg limbah potongan kayu ulin dengan proses kondensasi menghasilkan cuka kayu rata-rata 500 ml dengan jumlah kalor yang dibutuhkan dalam proses pembuatan sebesar 76,257 Joule. Pada pengujian densitas didapatkan hasil bahwa nilai densitas cuka kayu yang dihasilkan dari proses pembakaran dan kondensasi limbah potongan kayu ulin rata-rata sebesar 1,020 kg/ml, dimana nilai tersebut lebih besar dari standar yang ditetapkan yaitu <1,005 kg/ml yang menandakan masih banyak terdapat kandungan tar pada cuka kayu. Sedangkan hasil pengukuran pH menunjukkan cuka kayu memiliki pH sebesar 4 yang menandakan cuka kayu bersifat asam dan masuk dalam golongan grade 3 yaitu cuka kayu dengan kualitas rendah.
Simulasi Konversi Energi Kinetik Menjadi Energi Listrik Pada Kincir Angin 3 Sudu Sumbu Horizontal Ulva , Siti Maria; Sabri; Sari, Ayu Lingga Ratna; Sulaiman, Dady
Jurnal Sains Benuanta Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Sains Benuanta Vol. 2 No. 2 Desember 2023
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jsb.v2i2.82

Abstract

Pemanfaatan energi kinetik yang bersumber dari gerakan angin sebagai upaya dalam mencari energi alternatif selain dari minyak bumi dan batubara. Simulasi konversi energi kinetik yang bersumber dari gerakan angin menjadi energi listrik ini dijadikan bahan dalam mengembangkan energi kinetik menjadi salah satu sumber energi terbarukan dan tidak menimbulkan polusi bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan energi kinetik yang bersumber dari gerakan angin menjadi energi listrik pada kincir angin 3 sudu sumbu horizontal dengan menggunakan matlab serta untuk mengetahui pengaruh kecepatan angin maksimum terhadap besarnya daya yang dihasilkan menggunakan variasi kecepatan angin maksimum. Hasil penelitian dengan mengasumsikan nilai kerapatan udara ( diatas permukaan laut, besar diameter rotor , dan efisiensi turbin (rotor = 50%, transmisi = 90%, generator = 80%) diasumsikan pada kondisi maksimal. Pada kecepatan angin maksimum 0,5 m/s; 1,0 m/s; 1,5 m/s; 2,0 m/s; 2,5 m/s; 3,0 m/s; 3,5 m/s; 4,0 m/s; 4,5 m/s dan 5,0 m/s menghasilkan daya maksimum secara berurutan sebesar 0.19 watt; 1.53 watt; 5.15 watt; 12.21 watt; 23.85 watt; 41.22 watt; 65.46 watt; 97.72 watt; 139.13 watt dan 190.85 watt. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya daya energi listrik turbin angin yang dihasilkan, dipengaruhi oleh variabel kecepatan angin. Dimana semakin tinggi kecepatan angin yang diterima oleh baling-baling maka semakin tinggi pula daya listrik yang dihasilkan.
Potensi Sumber Energi Angin Sebagai Pembangkit Listrik Di Kalimantan Utara Sulaiman, Dady; Ulva , Siti Maria; Sari, Ayu Lingga Ratna
Jurnal Sains Benuanta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Sains Benuanta Vol. 3 No. 1 Juni 2024
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jsb.v3i1.116

Abstract

Setiap tahunnya Indonesia mengalami peningkatan permintaan energi karena pertumbuhan penduduk. Untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan energi nasional, pengembangan sumber energi terbaharukan perlu dilakukan. Sumber energi angin merupakan sumbe energi terbaharukan yang dapat dimanfaatkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sumber energi angin di Indonesia khususnya Kalimantan Utara. Data yang digunakan adalah kecepatan angin rata – rata di Kalimantan Utara dari tahun 2019 – 2023. Hasil perhitungan menunjukkan daya listrik tertinggi ada di kabupaten Nunukan Tahun 2019 dengan nilai 981.80 W dan terendah pada Tahun 2020 di Bulungan dan Tarakan dengan nilai 34.31 W. Setelah dianalisis Nunukan memiliki potensi energi angin yang paling baik dibandingkan dengan Bulungan dan Tarakan. Kecepatan angin di Nunukan cenderung lebih tinggi dan stabil, baik dalam data tahunan maupun bulanan. Dengan kecepatan angin yang mencapai 3 m/s hingga 5,2 m/s dalam beberapa tahun terakhir, Nunukan cocok untuk pengembangan energi angin, terutama untuk turbin angin kecil.
Sosialisasi Pengolahan Limbah Tanaman Padi untuk Meningkatkan Ekonomi di Desa Sajau Hilir Sulaiman, Dady; Ulva , Siti Maria; Sari, Ayu Lingga Ratna; Syahdan, St; Arif, Abdul; Aisyah, Siti
Jurnal Benuanta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Benuanta Vol. 3 No.1 Tahun 2024
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jb.v3i1.87

Abstract

Desa Sajau Hilir merupakan merupakan salah satu daerah yang menghasilkan padi setiap tahunnya. Tanaman padi menghasilkan limbah yang sangat berlimpah setiap waktu panen. Oleh karena itu, diperlukan beberapa inovasi dalam mengatasi limbah ini hingga menjadi produk yang memiliki nilai jual. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan pembekalan materi. Tahapan dari kegiatan ini yaitu presentasi materi dan diskusi. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat di desa Sajau Hilir dalam mengolah limbah tanaman padi untuk meningkatkan ekonomi. Limbah tanaman padi terdiri dari batang, dedak, bekatul, daun, sekam dan jerami. Limbah – limbah ini jika diolah dengan optimal dapat menjadi produk yang memiliki nilai jual seperti pupuk, bahan baku bangunan dan bahan bakar alternatif. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapatkan respon yang baik dari masyarakat sekitar.
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Jerami Padi di Desa Sajau Hilir Syahdan, St; Arif, Abdul; Christyanti, Ratna Dwi; Sari, Ayu Lingga Ratna; Ulva , Siti Maria; Sulaiman, Dady
Jurnal Benuanta Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Benuanta Vol. 3 No.2 Tahun 2024
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jb.v3i2.111

Abstract

Desa Sajau Hilir merupakan salah satu kawasan lahan sentra pertanian padi di Provinsi Kalimantan Utara dengan luas 300 Ha. Lahan tersebut ditanami varietas padi Cimelati label kuning yang termasuk salah satu bibit unggul yang memungkinkan beberapa kali proses tanam. Oleh karena itu dengan hasil panen yang besar maka akan besar pula limbah dari tanaman padi yang dihasilkan. Salah satu limbah padi yang masih terus menjadi permasalahan dalam pengolahannya adalah limbah jerami padi. Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa Sajau Hilir adalah limbah jerami padi yang dihasilkan dari proses panen hanya ditumpuk begitu saja di sawah atau dibakar, hal ini disebabkan karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan untuk memproses jerami padi untuk dijadikan produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Metode dalam kegiatan ini sosialisasi dengan memberikan materi dalam bentuk presentasi dan diskusi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat desa Sajau Hilir dalam mengolah limbah jerami padi menjadi produk yang bermanfaat serta memiliki nilai ekonomi.
Uji Karakteristik Bioetanol Campuran Kulit Nanas dan Buah Pisang Hutan Sulaiman, Dady; Huturlukitaningtyas, Dhea Fambayun; Sari, Ayu Lingga Ratna; Ulva, Siti Maria
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 5, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2024.24059

Abstract

Menipisnya persediaan energi fosil mendorong penelitian mengembangkan sumber energi alternatif dari sumber daya alam yang bisa diperbarui salah satunya yaitu biomassa. Biomassa yang ingin diteliti oleh peneliti disini berupa bioetanol. Bioetanol adalah cairan biokimia pada proses fermentasi gula dari sumber karbohidrat dengan menggunakan bantuan mikroorganisme dilanjutkan dengan proses destilasi. Penelitian ini menggunakan bahan campuran kulit nanas dan buah pisang hutan dengan harapan kadar bioetanol dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan bioetanol campuran kulit nanas dan buah pisang hutan. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekperimen dengan metode kuantitatif yang akan menganalisis karakteristik bioetanol dengan variasi komposisi kulit nanas dan buah pisang hutan, variasi A (80% kulit nanas 20% pisang hutan) variasi B (50% kulit nanas 50% pisang hutan) variasi C (20% kulit nanas 80% pisang hutan). Adapun hasil yang diperoleh dari ekperimen ini, variasi A mendapatkan hasil kadar alkohol 60%, 85,75 kadar air, 0,73 gr/ml densitas, 210 J nilai kalor, variasi B mendapatkan hasil kadar alkohol 53%, 86,7% kadar air, 0,71 gr/ml densitas, variasi C  mendapatkan hasil kadar alkohol 48%, 85,8% kadar air, 0,74 gr/ml densitas. Variasi A merupakan hasil terbaik yang menghasilkan 210 J, Kadar Alkohol 60%, Densitas 0,73 gr/ml, dan Nilai kadar air terendah sebesar 85,7%.
Sosialisasi Pemanfaatan Sekam Padi Sebagai Briket di Desa Sajau Hilir Sari, Ayu Lingga Ratna; Sulaiman, Dady; Ulva, Siti Maria; Syahdan, St; Arif, Abdul; Aisyah, Siti
Ekspresi : Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Publikasi Kegiatan Pengabdian Indonesia
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ekspresi.v2i1.481

Abstract

Potensi besar di Desa Sajau Hilir ini terletak pada sektor pertanian, khususnya produksi padi sebagai komoditas unggulan masyarakat setempat. Namun, aktivitas pertanian menghasilkan limbah berupa sekam padi dalam jumlah cukup besar. Mengolah sekam padi menjadi briket memberikan manfaat besar secara ekonomi dan lingkungan. Proses ini menambah nilai pada limbah sekam padi yang sebelumnya tidak termanfaatkan, menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat Desa Sajau Hilir tentang manfaat dan potensi sekam padi sebagai bahan baku briket. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Sejau Hilir dengan tema "Pemanfaatan Limbah Sekam Padi sebagai Briket" dilaksanakan melalui metode sosialisasi dan pembekalan materi. Sosialisasi pemanfaatan sekam padi memberikan dampak positif di Desa Sajau Hilir dalam hal pemahaman, kesadaran, dan keterampilan masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tentang potensi pengolahan limbah sekam padi kini memiliki wawasan baru tentang potensi energi alternatif dan manfaat ekonomi. Program ini tidak hanya mendorong penggunaan energi yang lebih berkelanjutan, tetapi juga memberikan peluang untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan warga desa yang dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi desa.