Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Strategi Pengembangan Usaha Pudring dengan Pendekatan SWOT di Surabaya Fauziyyah, Iradatullah Hasna; Suyanto, Mohammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4305

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pengembangan usaha Pudring di Kota Surabaya di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap produk dessert dan persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat. Permasalahan utama yang dihadapi usaha Pudring meliputi promosi yang belum optimal, keterbatasan modal, sistem penjualan berbasis pre-order, serta kemasan produk yang belum memberikan pengalaman maksimal bagi konsumen. Kondisi ini mendorong perlunya analisis strategi yang tepat agar usaha mampu meningkatkan daya saing dan memperluas pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha Pudring dengan menggunakan pendekatan SWOT. Pendekatan ini membantu mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang ada. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara mendalam terhadap pemilik usaha serta dua konsumen yang pernah membeli produk Pudring. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis melalui beberapa tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis disusun dalam bentuk matriks IFAS, EFAS, dan matriks SWOT untuk menentukan strategi pengembangan usaha yang memiliki prioritas tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, kekuatan utama usaha Pudring terletak pada kualitas rasa yang baik, harga yang terjangkau, serta pelayanan yang baik. Kelemahan usaha terlihat pada aspek promosi, keterbatasan modal, kemasan produk, dan sistem penjualan. Peluang usaha muncul dari meningkatnya permintaan dessert serta kebutuhan produk untuk berbagai acara, sedangkan ancaman berasal dari persaingan dengan kompetitor dan ketidakstabilan harga bahan baku. Strategi yang direkomendasikan berfokus pada pemanfaatan kekuatan untuk menangkap peluang melalui penguatan promosi digital, peningkatan kualitas kemasan, serta perluasan saluran distribusi, termasuk penggunaan platform pesan antar.
Analisis SWOT Guna Pengembangan Strategi Usaha Dewa Egg Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo Kumala, Jinny Fitria Nur; Suyanto, Mohammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4311

Abstract

Telur ayam ras merupakan salah satu sumber pangan hewani yang memiliki nilai gizi tinggi serta tingkat permintaan yang relatif stabil di masyarakat. Kondisi tersebut menjadikan usaha distribusi telur ayam ras memiliki risiko yang relatif rendah dan peluang pasar yang cukup besar. Agen Dewa EGG yang beroperasi di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, memiliki potensi pasar yang luas seiring dengan tingginya kebutuhan telur, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun usaha kuliner. Namun demikian, usaha ini juga menghadapi berbagai tantangan, seperti persaingan harga antar agen, fluktuasi harga telur, serta ketidakstabilan kualitas pasokan dari pemasok utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan usaha yang tepat agar Dewa EGG mampu bertahan dan berkembang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal usaha Dewa EGG serta merumuskan strategi pengembangan usaha yang sesuai. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemilik usaha, serta dokumentasi kegiatan operasional. Faktor internal dan eksternal kemudian dianalisis menggunakan Matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE) sebagai dasar penentuan posisi usaha dalam Matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan nilai Matriks IFE sebesar 1,57 dan Matriks EFE sebesar 1,4, yang menempatkan usaha Dewa EGG pada Kuadran I (Strategi SO). Posisi ini menunjukkan kondisi yang mendukung penerapan strategi pertumbuhan agresif dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk menangkap peluang eksternal. Strategi yang direkomendasikan meliputi optimalisasi pemasaran digital, peningkatan efisiensi pengiriman, penambahan tenaga kerja sesuai kebutuhan, serta penguatan kerja sama dengan pelaku usaha kuliner guna meningkatkan daya saing dan pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Analisis SWOT Dalam Pengembangan Usaha Golden Fritter Silooy, Dave Otniel; Suyanto, Mohammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5682

Abstract

Penelitian ini menggunakan analisis SWOT kuantitatif dengan penekanan pada matriks IFAS dan EFAS untuk menentukan strategi pengembangan strategis yang paling relevan bagi UMKM kuliner Golden Fritter. Tiga puluh responden yang merupakan pelanggan asli perusahaan dibagikan angket untuk menyatukan data primer dalam upaya memperoleh pandangan pasar yang autentik. Lokasi strategis Golden Fritter berada pada titik koordinat (-0,98; +0,18), yang menempatkan unit bisnis ini di Kuadran II, area Kelemahan-Peluang (W-O), menurut hasil perhitungan matematis. Situasi di Kuadran II menunjukkan bahwa kekurangan internal lebih dominan, terutama terkait dengan rendahnya efektivitas pemasaran digital dan kemungkinan kualitas bahan baku pisang yang tidak konsisten, yang merupakan karakteristik dari produk tersebut. Namun, prospek pasar melalui ekosistem internet masih cukup terbuka dan memiliki banyak ruang untuk berkembang. Oleh karena itu, Strategi WO (Weakness-Opportunity), yang kadang-kadang disebut sebagai Strategi Pembalikan, adalah pendekatan utama yang disarankan dalam penelitian ini. Situasi di Kuadran II menunjukkan bahwa kekurangan internal lebih dominan, terutama terkait dengan rendahnya efektivitas pemasaran digital dan kemungkinan kualitas bahan baku pisang yang tidak konsisten, yang merupakan karakteristik dari produk tersebut. Namun, prospek pasar melalui ekosistem internet masih cukup terbuka dan mempunyai banyak kesempatan untuk berkembang. Oleh karena itu, Strategi WO (Weakness-Opportunity), yang kadang-kadang disebut sebagai Strategi Pembalikan, adalah pendekatan utama yang disarankan dalam penelitian ini