Claim Missing Document
Check
Articles

UNIVERSITAS TERBUKA BERHASIL DAN GAGAL Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 1988: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.023 KB)

Abstract

       Empat tahun yang lalu Presiden Soeharto meresmikan berdirinya Universitas Terbuka (UT)  di negara kita. Peristiwa ini tepatnya terjadi pada tanggal 4 Setember 1984. Dengan demikian kemarin usia UT sudah genap empat tahun, apabila dihitung sejak diresmikannya perguruan tinggi "modern" tersebut.       Usia UT yang baru empat tahun tentunya masih tergolong sangat muda;  dan bila terjadi pada manusia masih termasuk dalam kelompok "balita", bayi mungil yang masih harus senantiasa diperhatikan dan dibimbing oleh orang tuanya.       Apabila kita mau menengok sejarah berdirinya UT, sesungguhnya perintisan untuk mewujudkan cita-cita itu sudah dilaksanakan sejak jauh hari sebelumnya. Setidak-tidaknya sejak pada akhir tahun 60-an ketika pemerintah kita atas bantua UNESCO melaksanakan penelitian tentang kemungkinan diterapkannya sistem "pendidikan terbuka" di negara kita.       Pada saat itu LHS Emerson dipercayai untuk memimpin proyek penelitian tersebut; dan pada saat laporannya yang berjudul "Education in Indonesia;  Diagnosis of The Present Situation with Identification of Priorities Development" dipublikasikan maka banyak pengamat yang lega karena materi laporan tersebut mengisyaratkan terbukanya kemungkinan diaplikasikannya sistem "pendidikan terbuka" untuk meratakan pelayanan pendidikan kepada masyarakat.
BISNIS KAUM HADRAMAUT Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2008: HARIAN REPUBLIKA EDISI APRIL - JUNI 2008
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadramaut, atau Hedramaut, ("Hadhrmawt") atau Havermavt (Bahasa Ibrani) adalah sebuah lembah di negeri Yaman di Arab Selatan. Lembah ini cukup subur untuk ukuran negeri Yaman yang umumnya padang pasir tandus. Sebelah utara Hadramaut terhampar Padang Pasir Rub al Khali dengan bukit pasirnya yang indah. Dalam Taurat (Genesis:10-26-28) ia disebut sebagai "Hazarmaveth". Hadramaut merupakan negeri asal dan tempat tinggal Nabi Hud dan Saleh. Awal mula nama ini masih menjadi perdebatan. Sebagian kelompok mengambil kisah orang-orang Yunani yang menemukan air di lembah tandus Arabia dan kemudian menamakannya dengan Hydreumata atau sumber air. Kerajaan Hadramaut, yang beribukota Syabwah (pada masa lalu disebut Sabota), berdiri dari abad kedelapan sebelum Masehi hingga akhir abad pertama Masehi. Kerajaan-kerajaan itu selama beberapa waktu berada di bawah kekuasaan kerajaan Saba dan Minea. Para sejarawan Arab sedikit pun tidak mengetahui bengsa-bangsa itu yang tulisan-tulisannya tersebar dari Arab utara hingga Etiopia, yang mengatur perdagangan rempah-rempah dan mendirikan bangunan-bangunan publik yang menakjubkan.   Pasar yang terdapat di Hadramaut adalah Shihr dan Rabiyah. Pekan dagang di Shihr diadakan pada 1 sampai 15 Sya?ban. Shihr merupakan kota yang terletak di Hadramaut. Kota ini mengekspor barang seperti, kemenyan, amber, kurma, ikan, al-kamun, tawas, barang tenunan dan perak. Kemenyan pada masa sebelum Islam nilainya lebih besar dari emas. Amber merupakan bahan untuk membuat wewangian (parfum), biasanya dicampur dengan kesturi. Kemenyan dan parfum inilah yang membuat Shihr menjadi terkenal. Sedangkan Shihr mengimpor barang dari Arab Utara (Samaria), Afrika Timur, India, Lembah Indus dan timur Jauh yang membuktikan bahwa Shihr mempunyai peran yang sangat penting dalam jaringan laut dari Lautan Hindia. Sedangkan pekan dagang di Rabiyah dilaksanakan pada 15 sampai 30 Dzulqa?dah. Orang Hadramaut disebut Hadramis. Orang Hadramaut hidup dalam kota yang penuh bangunan yang terpusat pada lingkungan pengairan tradisional sepanjang sungai. Sementara sebagian yang lain mengambil kisah orang-orang Arab kuna, dari zaman sebelum orang-orang Yunani mencapai lembah Arabia. Alkisah, dahulu kala Lembah Arabia merupakan tempat orang-orang barbar yang suka berperang dan saling membunuh. Kisah kejantanan dan keperkasaan mereka dalam perang selalu mereka banggakan dan mereka luapkan dalam bentuk puisi, sya'ir dan juga memberi pujian kepada pahlawan-pahlawan dari suku-suku dan kabilah mereka masing-masing. Pada waktu itu di bagian selatan lembah Arabia (Hadramaut) tinggal seseorang yang paling ditakuti oleh semua keluarga, bani, suku dan kabilah di seluruh arab. Orang tersebut bernama Amir Bin Qahtan, dia ditakuti karena keberaniannya, kejeliannya dan keperkasaannya. Setiap kali Amir Bin Qahtan berpartisipasi dalam sebuah perang maka tempat tersebut akan berubah menjadi lembah kematian. Karena itulah suku-suku Arab pada waktu itu menamai tempat Amir Bin Qahtan tinggal sebagai hadhramout yang berarti Hadhra=hadir mout=kematian yaitu di mana Amir Bin Qahtan berada, di situ pula kematian hadir bersamanya. Pada masa setelah Muhammad s.a.w., kebanyakan dari mereka memeluk Islam dan menjadi pedagang dan petualang yang menghubungkan antara bagian timur benua Afrika (Sudan, Somalia, Eritrea) dengan bagian selatan benua Asia (India, Indonesia); dengan demikian menjadi pelaku Jalur Sutera laut. Kebanyakan dari mereka berdagang dengan mengikuti arah angin barat dan timur. Hal inilah yang memaksa mereka menunggu selama beberapa bulan sebelum mereka kembali ke kampung halaman mereka. Selama masa penungguan inilah interaksi antara mereka dengan penduduk asli terjadi. Sebagian di antara para pedagang itu berdakwah dan juga menikahi gadis-gadis pribumi dan kebanyakan dari mereka menetap di sana. Sebagian besar kaum keturunan Arab di Indonesia umumnya berasal dari wilayah ini. Ini dapat ditelusuri dari nama-nama marga mereka, seperti Alaydrous, Badjubier, Bawazier, Al Attas, Al Kathiri, Bin zagr, Sungkar, Al Habsyi, dan lain sebagainya.
KIAT SUKSES MENJADI ENTREPRENEUR BAGI ORANG BIASA (27) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2009: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT OKTOBER - DESEMBER 2009
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.901 KB)

Abstract

Demikian pula pada ketrampilan jaringan komputer, kami mendirikan PT. Time Exellindo. Perusahaan tersebut didirikan dengan cara memulai bisnis tanpa uang tunai. PT. Time Exellindo saya ambilkan dari kata Time dan Excellindo. Kata Time berasal dari Time Warner, yang merupakan sebuah perusahaan multinasional yang bermarkas di New York City. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1990 setelah bergabung antara Time Inc. dan Warner Communications. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam produk-produk telekomunikasi. Sedangkan Excellindo saya ambil dari perusahaan PT Excelcomindo Pratama Tbk, atau disingkat XL, adalah sebuah perusahaan operator telekomunikasi seluler di Indonesia. XL mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 8 Oktober 1996 dan merupakan perusahaan swasta pertama yang menyediakan layanan telepon seluler di Indonesia. XL memiliki dua lini produk GSM, yaitu XL Prabayar dan XL Pascabayar. Selain itu XL juga menyediakan layanan korporasi yang termasuk Internet Service Provider (ISP) dan VoIP. Saya bermipi suatu saat perusahaan ini seperti PT. Excelcomindo Pratama dalam jangka menengah dan dalam jangka panjang seperti PT.Time Warner, namanya saja ya mimpi dan disamping itu mimpi kan gratis serta tidak ada yang melarang. Kadangkala saya ditertawakan dengan nama tersebut, terlalu mengada-ada. Tidak berkaca dengan diri sendiri, tetapi meskipun dicaci, dihina atau disepelekan, saya tetap saja menyukai nama tersebut. Nama adalah cita-cita dan doa, semoga tercapai yang saya cita-citakan bersama kawan-kawan saya. Setelah mempunyai nama, yang merupakan visi dan misi perusahaan, kemudian menentukan tujuan dan sasaran. Tujuan perusahaan tersebut selain untuk menghasilkan profit juga untuk tempat magang mahasiswa. Dalam bahasa kami, sebagai laboratorium dunia kerja. Setelah magang atau bekerja di PT. Time Exellindo, kami berharap mahasiswa tersebut setelah lulus mereka profesional dalam bidang jaringan komputer dan seluk beluk tentang internet. Perusahaan ini dipimpin oleh salah seorang staf Amikom Yogyakarta dan karyawannya dari mahasiswa STMIK AMIKOM yang masih polos-polos, tetapi mempunyai semngat tinggi untuk belajar dan berkembang. PT. Time Exellindo adalah perusahaan pada awalnya bergerak dalam bidang Internet Service Provider (ISP). Bandwdith milik STMIK AMIKOM Yogyakarta sebesar 512 kb (0,5 MB), ketika itu sebagai senjata awal memulai berbisnis. Setelah ada yang pesan, barulah kta menambah bandwidth tersebut sesuai dengan pesanan. Setelah nama dibuat dan diakte notariskan, kemudian mulai berbicara tentang strategi bisnis yang akan dijalankan. ?Pak saya nggak ngerti manajemen, kira-kira manajemennya bagaimana? ?Tanya Pak Hanafi sebagai pimpinan tertinggi. ?Pak Hanafi bersama kawan-kawan mengalir saja seperti sungai dan belajar dari ISP lain. Nanti Pak Hanafi pasti menemukan manajemen sendiri? jawab saya. ?Kalau strategi menjual bandwidth kira-kira bagaimana Pak?? tanya Pak Hanafi.  ?Pertama, Pak Hanafi harus memilih apakah pasar yang dibidik pasar konsumen atau pasar industri?? jawab saya. ?Pasar konsumen itu seperti apa to Pak? ? Pak Hanafi bertany lagi. ?Pasar konsumen itu berjualan ke individu, retail atau kecil-kecil kita layani.? Jawab saya.  ?Kalau pasar industri seperti apa Pak?? Tanya Pak Hanafi kembali. Pasar industri itu misalnya institusi, perguruan tinggi dan sebagainya. Hanya yang besar-besar saja, termasuk mungkin kita bisa dijadikan tempat untuk kulakan ISP lainnya, sehingga yang kecil-kecil biar dilayani ISP yang ambil bandwidth dari kita. Saya sarankan untuk memilih pasar industri saja, yang dibidik sedikit, tetapi biasanya belinya besar. ?Kalau begitu saya mengikuti sarannya Pak Yanto saja, memilih pasar industri.? Kata Pak Hanafi.
BISNIS KAUM LAKHMI (1) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2008: HARIAN REPUBLIKA EDISI OKTOBER - DESEMBER 2008
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaum Lakhmi merupakan kaum yang tinggal di Iraq Selatan. Sebuah riwayat menyebutkan Malik ibn Fahm al-Adzi sebagai pemimpin pertama pemukiman Arab di Irak ini, dan menjadikan anak laki-lakinya, Jadhimah al-Abrasi, sebagai wakil dari Ardasyir. Pendiri kerajaan Lakhmi sebenarnya adalah ?Amr ibn ?Adi ibn Nashr ibn Rabi?ah ibn Lakhm, anak laki-laki saudara perempuan Jadhimah, yang menikahi pembantu Jadhimah. ?Amr memantapkan kedudukannya di Hirah, yang ia jadikan sebagai ibu kota pemerintahannya pada 266 M, tidak jaduh dai Babilonia kuno..Hirah berasal dari bahasa Suriah, herta, perkemahan. Kota Hirah ini kemudian berkembang menjadi ibu kota Arab Persia. Reruntuhan kota al-Hirah terletak 3 km di selatan Kufah.  Dengan berdirinya Dinasti Lakhmi pada paruh kedua abad ketiga Masehi, ada sekitar 20 nama raja-raja Lakhmi, raja yang pertama diketahui dengan jelas adalah Imru? al-Qays I (w. 328 M), yang tulisan pada batu nisannya merupakan tulisan proto-Arab tertua yang berhasil ditemukan. Tulisan itu merupkan variasi dari huruf orang-orang Nabasia dan memperlihatkan banyak tanda peralihan menuju tulisan Arab Utara yang belakangan, terutama dari sisi penggabungan huruf-huruf. Di antara keturunan Imru? al-Qays adalah al-Nu?man I, al A?war (si mata satu, sekitar tahun 400-418), yang unggul dalam bidang puisi dan legenda. Ia dipuji karena membangun al-Khawarnaq, sebuah puri terkenal di dekat Hirah, tempat tinggal Bahram Gor, anak laki-laki Yazdagird I (399-420), yang berhasrat agar anaknya dibeasarkan di tengah suasana gurun pasir yang menyehatkan. Al-Khawarnaq dianggap sebagai hasil karya seni yang agung dan diklaim oleh para sejarawan belakangan sebagai hasil karya arsitektur Bizantium punya kebiasaan untuk membunuh para arsitek legendaris mereka setelah menyelesaikan karyanya untuk memastikan bahwa mereka tidak membuat tiruannya. Al-Num?man tetap menjadi penyembah berhala sepanjang hidupnya dan suatu saat pernah menghukum mati rakyatnya yang beragama Kristen. Ia juga melarang orang-orang Arab mengunjungi pertapa Santa Simeon, meskipun pada akhir hidupnya ia merasa lebih dekat dengan agama Kristen. Simeon sendiri adalah orang Arab, dan orang-orang dari gurun pasir berkerumun ingin menyaksikan pemandangan menarik dari seorang pertapa yang tinggal di puncak menara itu.
KIAT SUKSES MENJADI ENTREPRENEUR BAGI ORANG BIASA (1) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2009: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT APRIL - JUNI 2009
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.925 KB)

Abstract

Semua orang dapat menjadi entrepreneur, tanpa kecuali. Berdasarkan pengalaman saya, untuk menjadi entrepreneur yang sukses dapat menggunakan pedoman SMART IN ENTREPRENEUR. S merupakan singkatan dari Sikap metal positif sebagai landasan untuk menjadi entrepreneur. M adalah Menciptakan mimpi dan berusaha mengejarnya. A adalah Ambil langkah sekarang juga, meskipun tidak punya uang. R kepanjangan dari Rahasia melambungkan bisnis dan T simbol dari Terimalah kegagalan yang merupakan bagian dari pelajaran untuk meraih kesuksesan. IN adalah Insya Allah, hanya Allah-lah yang mengijinkan kita sukses menjadi entrepreneur.   Menurut Profesor Edwood Chapman, sikap mental adalah cara mengkomunikasikan atau mengekspresikan suasana hati atau watak kepada orang lain. Jika ekpresi kita kepada orang lain positif, maka kita disebut sebagai orang yang bersikap mental positif. Sebaliknya jika ekpresi kita kepada orang lain negatif, maka kita disebut sebagai orang yang bersikap mental negatif. Sikap mental positif merupakan salah satu dari jiwa entrepreneur yang menonjol.  Mimpi adalah bayangan peristiwa atau apa saja yang tampak dalam tidur. Bermimpi adalah melihat sesuatu dalam tidur atau menghayal sesuatu yang tak mungkin tercapai. Tetapi sekarang dapat kita definisikan bermimpi adalah menghayal sesuatu yang masih mungkin tercapai meskipun belum ada gambaran bagaimana cara mencapainya atau sangat sulit mencapainya. Dalam bahasa manajemen mimpi adalah visi, yaitu sesuatu yang dinginkan entrepreneur yang besifat ideal. Rahasia untuk melambungkan bisnis dapat menggunakan berbagai macam strategi, mulai dari strategi generic dari Michael E. Porter, strategi positioning dari Jack Trout , strategic intent dari Gary Hamel dan Prahalat, strategi samudra biru dari Kim dan Renee serta strategi bisnis dari Nabi Muhammad s.a.w. Kegagalan merupakan label yang seringkali kita hubungkan dengan suatu tindakan yang tidak berhasil dan begitu diterapkan, label ini membuat kita dikatakan orang yang tidak mampu. Hal ini menurunkan semangat kita untuk menjadi orang yang sukses. Pada saat kita masih kecil, kegagalan tidak mempunyai makna, karena kita tidak mempunyai konsep ?kegagalan?. Jika kita memiliki konsep kegagalan, maka kita tidak akan dapat berbicara, tidak akan dapat menulis dan tidak akan dapat berjalan. Karena untuk berbicara, menulis dan berjalan harus melalui kegagalan yang tak terhitung jumlahnya. Demikian juga dalam dunia bisnis juga dapat meniru kegagalan kita di masa kecil dan kita dapat belajar dari kegagalan tersebut. Insya Allah, hanya Allah-lah yang mengijinkan kita sukses menjadi entrepreneur.   Sukses merupakan sebuah proses yang terus bergulir. Meskipun demikian, Allah juga tidak akan mengubah nasib suatu kaum atau kelompok atau individu, kecuali kaum atau kelompok atau individu itu yang mengubahnya. Kita berusaha yang terbaik, sabar dan mengikuti jalan yang benar yang dilandasi iman kepada Allah. Insya Allah kita akan menjadi entrepreneur yang berhasil, baik di dunia mapun di akhirat. Amien???..
PENETUAN POSISI BERDASARKAN MANFAAT Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2008: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT JANUARI - MARET 2008
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan posisi menurut manfaat adalah memposisikan produk sebagai pemimpin dalam suatu manfaat tertentu.  Manfaat mencakup manfat simbolis, manfaat fungsional dan manfaat berdasarkan pengalaman. Penentuan posisi yang sukses membutuhkan strategi komunikasi yang mampu menarik perhatian pada salah satu kebutuhan pelanggan, baik simbolis, fungsional maupun eksperimental. Penentuan posisi berdasarkan manfaat simbolis adalah penentuan posisi dengan menggunakan daya tarik bagi keinginan seseorang untuk memiliki obyek yang dimiliki orang sukses. Manfaat simbolis masih berlaku di Indonesia, mobil Mercy, BMW dan  Volvo banyak ditemui di Indonesia, bahkan Jaguar dan Ferrari mulai ditemukan di kota metropolitan. Sebaliknya jika ke Kuala Lumpur, Malaysia  yang kita temukan hanyalah mobil Proton atau Perodua, sangat sedikit kita temuai mobil seperti  Mercy, BMW dan  Volvo. ?Konsumen yang membeli mobil mahal itu untuk menampakkan kesuksesannya dalam berkarir. Dengan membeli mobil mahal,kesuksesan yang mereka peroleh dapat dilihat oleh orang lain? kata salah seorang pelanggan Mercy. Meskipun sesungguhnya hanyalah kesuksesan semu, tetapi di Indonesia manfaat sibol ini masih banyak yang mengejarnya. BMW menggunakan slogan ?The Ultimate Driving Machine?. Penentuan posisi berdasarkan manfaat fungsional merupakan penentuan posisi berdasarkan manfaat fungsional produk tersebut. Minyak goreng Bimoli menggunakan manfaat fungsional dengan menggunakan ?minyak goreng dengan kualitas terbaik dengan kandungan omega 9?. Khasiat omega 9 dikatakan dapat mengurangi resiko terserang jantung koroner dan relatif tahan panas. Demikian pula ProXL menggunakan penentuan posisi berdasarkan fungsional dengan slogan ?Tak Hanya Bicara?.             Penentuan posisi berdasarkan manfaat ekperimental penentuan posisi berdasarkan pengalaman pelanggan dalam memakai produk tersebut baik penampilannya maupun kenyamanannya. Bedak muka Viva menggunakan penentuan posisi berdasarkan eksperimental. Dengan slogan ?cocok untuk kulit daerah tropis?. Kebanyakan menggunakan Viva kerena Ibu dan Kakaknya menggunakannya. Kelompok remaja terbangun bukan hanya saja tetapi karena kecocokan dengan kulit mereka atau kenyamanan menggunakannya. Viva merupakan merek lokal yang mampu bertahan lebih dari 45 tahun dari gempuran merek global yang semakin bervariasi dengan persaingan yang tajam. Viva tetap menjadi Top Brand Indonesia untuk kategori bedak muka.
KIAT SUKSES MENJADI ENTREPRENEUR BAGI ORANG BIASA (17) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2009: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT OKTOBER - DESEMBER 2009
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.721 KB)

Abstract

Memulai bisnis tanpa uang tunai yang lainnya dalam bidang teknologi informasi adalah ketika saya mendirikan perusahaan PT. Time Excellindo, yaitu perusahaan yang bergerak dalam bidang Internet Service Provider (ISP). Pada saat AMIKOM Yogyakarta menyewa koneksi internet dengan bandwidth 512 KB (0,5 MB), saya memanggil salah satu karyawan Unit Pelayan Teknis (UPT) yang saya anggap dapat saya ajari berbisnis. Seperti tulisan saya sebelumnya, bahwa semua orang dapat menjadi pengusaha, maka saypun juga ingin membuktikan bahwa karyawan saya , yang ketika itu hanya karyawan rendahan, hanya lulusan SLTA, bukan sarjana, tetapi saya yakin bahwa dia dapat menjalankan bisnis seperti layaknya seorang pengusaha. Karyawan tersebut bernama Pak Hanafi.  ?Pak. Bisakah Anda berjualan bandwidth??, ?Asal saya diajari Pak Yanto, Insya Allah bisa? jawab Pak Hanafi. ?Caranya bandwidthnya AMIKOM kamu jual. Kalau ada yang membeli baru Pak Hanafi pesan bandwidth tambahan sebesar yang dibeli organisasi tersebut? kata saya dengan sedikit ceramah. ?Oh. Begitu ya Pak Yanto. Saya cobanya Pak? jawab Pak Hanafi. ?Pak Hanafi harus membidik pasar yang tidak terlalu repot, misalnya instanti, perguruan tinggi dan lain sebagainya, kalau dalam pemasaran namanya pasar industri atau pasar bisnis.? kata saya sedikit menggurui.  Pak Hanafi kemudian mempersiapkan segala perlengkapan agar dapat menjual bandwidth dengan baik. Meskipun dengan kantor seadanya dan karyawan dari mahasiswa AMIKOM, tetapi semangat Pak Hanafi yang menyala-nyala yang membuat tetap optimis. Ia berkeling dari instansi satu ke instansi lain dan dari perguruan tinggi satu ke perguruan tinggi lainnya. ?Susah ya Pak Yanto. Saya belum berhasil? kata dia sedikit mengeluh. ?Pengalam saya. Kalau Pak Hanafi telah datang pada 100 instanti atau perguruan tinggi, Insya Allah satu atau dua akan pesan bandwidth pada Pak Hanafi? kata saya sambil membagi sedikit pengalaman. ?Saya coba lagi Pak. Mohon doanya? jawabnya sambil berpamitan untuk menawarkan bandwidth kembali. Akhirnya, setelah banyak instanti atau perguruan tinggi yang didatangi, ada juga yang meminta mengajukan proposal penjualan bandwidth. Institusi pertama, yang percaya dengan Pak Hanafi tersebut adalah PPPG Kesenian, Dalam tahun pertama dengan bisnis tanpa uang tunai tersebut, ternyata dapat menghasilkan penjualan sekitar Rp. 200 juta. Ahirnya kita dirikan PT. yang secara hukum dapat dipertanggungjawabkan, yaitu PT. Time Excellindo. Saya sedikit bermimpi, bahwa perusahaan ini kelak menjadi perusahaan seperti Time Warner. Ketika Pak Hanafi bertemu dengan kawan-kawannya yang juga mengelola ISP, mengatakan bahwa ?Pasti Time Excellindo besar. Pemodalnya kuat. AMIKOM?. ?Pak Hanafi menanggapi sambil tersenyum sambil mengatakan ?Yang kuat bukan modalnya, tetapi pendidikan bisnisnya.?             Dalam tahun kedua, penjualannya meningkat tajam, atau meningkat lima kali lipat sehingga mencapai Rp. 1 milyar. Pak Hanafi usul ?Pak Yanto. Bagaimana kalau kita buka toko komputer? Kadangkala proyek-proyek itu juga membutuhkan komputer?. ?Silakan saja? jawab saya. Tahun ketiga, penjualannya mencapai Rp. 3 milyar, dan tahun keempat telah menembus angaka Rp. 5 milyar dan sekarang telah mencapai lebih dari Rp. 10 milyar.  Kesemuanya dapat dibangun dengan memulai bisnis tanpa uang tunai. Pelajaran sederhana ini mudah-mudahan dapat memberi inspirisai kita semua, meskipun hanya kecil sekali.
STRATEGI PARA JUARA Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2007: HARIAN KEDAULATAN RAKYAT APRIL - JUNI 2007
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak perusahaan sekarang ini menggunakan strategi yang hampir mirip atau strategi perusahaan tersebut menyatu atau konvergen. Jika hal ini yang kita lakukan pada perusahaan kita maka dapat ditebak bahwa penghasilan kita tidak berbeda jauh dengan perusahaan pesaing. Survei yang dilakukan Gallup menanyakan apakah strategi pesaing semakin mirip atau semakin berbeda kepada 500 CEO di Amerika. Jawaban terbanyak dari CEO tersebut adalah strategi mereka mirip dengan strategi pesaing. Strategi mengerucut mendekati sama karena resep kesuksesan selalu ditiru sama oleh banyak perusahaan. Dengan demikian strategi mereka tidak bisa menghindari konvergensi strategi. Perusahaan komputer meniru cara Dell dengan menjual sistem membuat berdasarkan pesanan. Tetapi hasilnya pasti biasa-biasa saja, tidak bisa membuat perusahaan komputer melompat, apalagi terbang. Pabrik mobil meniru menggunakan teknologi ramping Toyota, maka pendapatan yang diperoleh tidak akan melambung tinggi. Department Store meniru Wal-Mart sebagai studi kasus dalam pengelolaan logistik, maka juga tidak dapat mendongkrak keuntungan yang sangat memadai. Penggunaan sumberdaya dari luar perusahaan (outsourcing) juga menjadi kekuatan lain yang menyebabkan konvergensi strategi. Saat perusahaan melakukan outsourcing, jangkauan diferensiasi atau perbedaan dalam persaingan semakin lama semakin menyempit. Maka Dell Computer tidak pernah melakukan outsourcing pada proses inti teknologi informasinya dan Enterprise Resource Planning (ERP)-nya. Model bisnis Dell didasarkan pada penciptaan keunggulan unik teknologi informasi, yang tidak begitu mudah dilakukan dengan solusi dari luar. Perusahaan memang boleh meniru kesuksesan perusahaan lain, tetapi tidak dengan persis sama atau mirip, tetapi harus mempunyai sesuatu yang berbeda atau strategi diferensiasi. Perusahaan penerbangan di Amerika Serikat, seperti American Airlines mempunyai pertumbuhan pemasukan tahunan hanya 5,4%, Northwest Airlines hanya 4,6%, Delta Airlines hanya 6,2%, United Airlines 6,3 %, tetapi Southwest Airlines mencapai 16,7%. Mengapa Southwest Airlines mempunyai pertumbuhan berbeda dengan maskapai penerbangan lain? Jawabannya sederhana, yaitu Southwest Airlines mempunyai strategi berbeda. Southwest Airlines membuat strategi berbeda dengan menganggap penerbangan ?seperti mengangkut ternak? yang pilot dan pramugarinya penuh humor, tidak ada tempat duduk yang dipesan, tidak ada makanan, tidak ada ruang yang megah dan tidak ada pelayanan hiburan dalam penerbangan. ?Secara umum para juara yang dapat melambungkan perusahaannya hampir pasti memiliki strategi yang berbeda. Meskipun mereka menghadapi pesaing, tetapi mereka memiliki target pasar yang unik, penentuan posisi (positioning) yang unik, nilai produk yang unik, aset yang unik dan kemampuan yang unikî kata Gary Hamel dalam bukunya Leading The Revolution.
KAMU AKAN MASUK SURGA Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2005: HARIAN REPUBLIKA EDISI APRIL - JUNI 2005
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

        Ketik saya masih mahasiswa, saya memasuki toko buku untuk membeli pulpen. Saya akan membeli pulpen dengan cara memilih beberapa pulpen yang ada. Begitu saya tarik pulpen dari tempatnya, pulpen yang lain terjatuh. Saya mengambil pulpen yang jatuh itu, kemudian mengembalikan ke tempat semula. Pemilik toko tersebut memarahi saya. Akhirnya saya memutuskan untuk tidak jadi membeli pulpen dan pemilik toko tersebut tambah marah, kemudian saya meninggalkan toko tersebut. Sejak saat itu saya tidak pernah lagi ke toko tersebut, karena takut kalau dimarahi lagi. Demikian juga ketika saya terlupa membayar tagihan kartu kredit salah satu Bank Asing, saya diberi surat dengan nada marah dan tidak mengenakkan, seakan-akan saya sebagai pelanggan yang tidak bertanggungjawab. Saya langsung menutup dua kartu kredit dari bank tersebut, baik Visa maupun Master. Pada hal saya telah memiliki kartu kredit tersebut lebih dari 7 tahun dan selama itu saya menjadi pelanggan yang baik. Sejak saat itu saya berjanji pada diri saya sendiri untuk tidak mempunyai kartu kredit lagi, untuk menjaga agar saya tidak diperlakukan seperti itu lagi. Kesalahan dari penagihan ini menurut saya sangat fatal. Meskipun demikian kepada bagian pemasaran Bank Asing yang mendatangi saya lagi, saya memberikan saran untuk tidak mengulang kesalahannya. Cukup saya saja yang menjadi korban. Kemarahan dapat  membuat pelanggan meninggalkan perusahaan dan tidak kembali lagi. Pada hal untuk mendapatkan pelanggan yang setia tidaklah mudah.  Untuk mendapatkan pelanggan yang baru dibutuhkan berbagai macam strategi karena persaingan yang sangat kompetitif. Itupun juga belum memberikan jaminan untuk mendapatkan pelanggan yang baru. Dalam kisah Ramayana, Rahwana atau Dasamuka merupakan raja yang bijak dengan sepuluh kepala di pundaknya. Meskipun demikian keberhasilan-keberhasilannya telah membunuh kerendahan hatinya dan membunuh sejumlah besar kebajikannya. Karena murkanya, ia membuat kekeliruan yang menyebabkan kerugian yang tak terhingga bagi dirinya dan yang dekat  darinya serta yang dicintainya. Kemarahan dapat mengalahkan kebijakan dari Rahwana, yang berakhir pada pertempuran yang menewaskan banyak rakyatnya dan dirinya sendiri. Andaikan Rahwana mau menahan marahnya dan mendatangi Rama untuk mendengar cerita dari sisi Rama, niscaya pertumpahan darah itu tidak akan terjadi. Tetapi Rahwana tidak melakukan hal itu, karena merasa ia merasa lebih sakti, pasukannya lebih kuat dan persenjataannya lebih lengkap, maka ia mengumbar kemarahannya.. Sebaliknya Rama merupakan raja yang mampu menahan amarahnya, meskipun hanya dibantu pasukan kera dengan persejantaan yang terbatas. .       Menurut Promod Batra dalam bukunya Born To Win, menganjurkan kta untuk belajar dari sebatang korek api yang sederhana. Korek api mempunyai kepala, tidak punya otak. Oleh karena itu setiap gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar. Kita mempunyai kepala, tetapi kita juga punya otak. Kita tidak perlu kebakaran jenggot hanya karena gesekan kecil. Dengan menggunakan otak, kita dapat membantu mengurangi kemarahan dan menjadi bebas stres. Karena untuk setiap 10 menit kemarahan, kita kehilangan 600 detik kebahagiaan.         Dari Abu Darda?, ?Aku berkata : Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang memasukkan aku ke dalam surga?. Rasulullah bersabda ?Jangan marah, kamu akan masuk surga.?
STRATEGI OPERASI (1) Suyanto, Mohammad
ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA 2009: HARIAN REPUBLIKA EDISI OKTOBER - DESEMBER 2009
Publisher : ARTIKEL KORAN DAN MAJALAH DOSEN UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.618 KB)

Abstract

Strategi bisnis yang dijalankan Rasulullah s.a.w. meliputi strategi operasi, strategi pemasaran, strategi sumberdaya manusia, dan strategi keuangan. Al Qur?an memberikan tuntunan dalam menjalankan bisnis hendaknya selalu mengingat Allah, mendirikan shoalat dan membayar zakat seperti dalam surat An Nuur ayat 37 : Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan (tidak pula) oleh jual beli dari mengingat Allah dan (dari) mendirikan sholat dan (dari) membayar zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.         Bisnis juga harus disikapi sebagai jihad fi sabilillah dengan harta dan jiwa atau dalam bahasa manajemen menggunakan strategi di jalan Allah dengan menjalankan segala perintah Allah dan Rasul-Nya dan menjauhi larangan Allah dan Rasul-Nya. Dengan demikian perilaku dalam bisnis hendaknya sesuai dengan yang dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya, mengindari yang dilarang Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi produk yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya serta mengoptimalkan sumberdaya, sehingga akan menghasilkan keuntungan yang besar, baik keuntungan dunia, dan lebih utama adalah keuntungan akhirat yang berupa surga. Seperti dalam Al Qur?an surat Ash Shaff ayat 10 - 12:  Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan (bisnis) yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) beriman kepada Allah dan Rasul-Nya-lah dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam surga ?Adn. Itulah keberuntungan yang besar.