Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Media Pembelajaran Batang Napier Terhadap Pemahaman Konsep Perkalian Siswa Kelas IV SDN 13 Ampenan Nurmanita, Novia; Mansur Hakim; Muhammad Syazali; Hikmah Ramdhani Putri
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran batang Napier terhadap pemahaman konsep perkalian siswa kelas IV SDN 13 Ampenan. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 13 Ampenan yang berjumlah 111 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 siswa. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes uraian dan lembar observasi terhadap pelaksanaan penggunaan batang Napier. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji-t sampel independen (independent sample t-test) pada taraf signifikansi 0,05. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran batang Napier berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep perkalian siswa pada mata pelajaran matematika kelas IV di SDN 13 Ampenan.
IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA KETERAMPILAN BERBICARA SISWA DI SDN BARELANTAN LOMBOK TENGAH TAHUN 2025 Diniella Ayu Rosmia Utami; Heri Hadi Saputra; Mansur Hakim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya keterampilan berbicara siswa dalam menggunakan bahasa Indonesia kelas IV di SDN Barelantan, Lombok Tengah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara siswa dalam menggunakan bahasa Indonesia masih tergolong rendah, terutama dalam aspek pelafalan, intonasi, kelancaran, isi pembicaraan, dan ekspresi. Faktor penyebab rendahnya keterampilan berbicara dalam menggunakan bahasa Indonesia terdiri dari faktor internal seperti kepribadian pemalu, kurang percaya diri, dan rasa takut; serta faktor eksternal seperti pola asuh orang tua, metode pembelajaran guru, dan kurangnya media pembelajaran. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain memberikan motivasi, memahami karakter siswa, menggunakan metode pembelajaran yang lebih variatif, serta menjalin kerja sama dengan orang tua untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dalam menggunakan bahasa Indonesia.
PENGEMBANGAN MEDIA WEB GOOGLE SITES BERBASIS ETNOSAINS PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS V SDN LOANG MAKA Diana Novita Putri; Muhammad Tahir; Lalu Wira Zain Amrullah; Mansur Hakim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Web Google Sites berbasis etnosains pada pembelajaran IPAS kelas V SDN Loang Maka. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian Research & Development (R&D) dengan model Hannafin & Peck melalui tahapan; a) analisis, b) desain, c) pengembangan dan implementasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil uji validasi ahli media memperoleh nilai sebesar 78,46% dengan kategori valid, hasil validasi ahli materi memperoleh nilai sebesar 94,28% dengan kategori sangat valid, hasil respon peserta didik memperoleh nilai sebesar 90,67% dengan kategori sangat praktis, dan hasil respon guru memperoleh nilai sebesar 97,14% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, dapat disimpilkan bahwa media pembelajaran Web Google Sites berbasis etnosains dinyatakan sangat layak dan sangat praktis diterapkan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASHCARD BERBASIS POP-UP PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV arum, wijayanti; Sudirman; Mansur Hakim; Nurwahidah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26165

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by observations conducted at SDN 1 Taman Ayu, which revealed that the learning process still lacks the use of instructional media, particularly in delivering the topic of changes in the states of matter. The learning process remains heavily reliant on textbooks as the sole learning source, which negatively affects students’ understanding of the material. To address this issue, the researcher developed an instructional medium in the form of pop-up-based flashcards designed to attract students' interest in learning while also facilitating their conceptual understanding of the topic. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Data collection techniques included interviews and questionnaires. Data analysis was conducted through feasibility validation by media and content experts, as well as feedback from teachers and students regarding the developed media. The validation results indicated that the pop-up-based flashcard media achieved a very high level of feasibility, with feasibility percentages of 96% from the media expert, 82.5% from the content expert, and 98% from the teacher's response. Furthermore, students gave positive responses to the use of this media in the learning process. Based on these findings, it can be concluded that the pop-up-based flashcard media is highly feasible for use as a learning tool in teaching the topic of changes in the states of matter in fourth-grade elementary school. This study recommends the development of similar media for other topics to support learning variation in elementary schools.
PENGEMBANGAN MEDIA FLASHCARD BERBASIS KEARIFAN LOKAL SUKU SASAK PADA MATERI BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SDN 11 PRAYA Erni Yulida; Muhammad Tahir; Vivi Rachmatul Hidayati; Mansur Hakim
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.27663

Abstract

This study aims to determine the feasibility of flashcard media based on local wisdom of the Sasak tribe, namely songket, as a learning media for Indonesian language for class II. The type of research used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects of the study were teachers and students of class II of SDN 11 Praya, while the object was flashcard media based on local wisdom of the Sasak tribe. The instruments used included observation sheets, interviews, expert validation, and teacher and student response questionnaires. The validation results showed that flashcards were declared "Very Valid" by media experts with a percentage of 93%, material experts with a percentage of 88.5%, and language experts with a percentage of 91.4%. Small and large group trials obtained the category "Very Practical" with percentages of 93.85% and 96.35% respectively. Based on these results, flashcards based on local wisdom of the Sasak tribe were declared very feasible to use in learning.