Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN PENGGUNAAN STRATEGI MAKE A MATCH DI SEKOLAH DASAR Sedya Santosa; Deni Indrawan
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v7i1.1399

Abstract

This action research is motivated by the teaching and learning process of teachers less able to create active and fun learning, the use of methods that are still conventional results in the learning process in the classroom making students feel bored and seem inactive and student learning outcomes below KKM. Classroom action research is the method used in this study. The research subjects were students of class V B MI Al Huda consisting of 37 students. The instruments used were observation, tests and documentation. The results of this study indicate that the implementation of social studies subjects, learning with the make a match strategy can improve student learning activities and outcomes. This can be proven from the results of each cycle designed. In cycle I only 40.54% (15 students completed) with an average of 56.29, cycle II amounted to 56.76% (21 students completed) average score 65.27 and cycle III amounted to 94.60% (35 students completed) with an average of 77.02
Penggunaan Media Powtoon untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Teknik Mengajar Ana Quthratun Nada; Deni Indrawan
FONDATIA Vol 7 No 1 (2023): MARET
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/fondatia.v7i1.2955

Abstract

This study aims to determine the increase in student learning outcomes in mathematics with the application of powtoon media using teaching techniques. This research approach is a qualitative approach to the type of research is classroom action research. The focus of this research is the focus of mathematics learning outcomes. This research was conducted at MI Al Huda Yogyakarta. which totaled 24 students. This research was conducted in three cycles. Each cycle includes the stages of planning, implementing, observing and reflecting. From the implementation obtained data collected by observation techniques, learning achievement tests and documentation. The results of the study concluded that the use of powtoon media can improve the mathematics learning outcomes of class III MI Al Huda students, especially in terms of multiplication with the memory cycle technique. This increase occurs in each cycle. For example in cycle 1 as many as 12 students are said to have completed. Whereas in cycle II there were 19 students who were said to be complete and finally in cycle III all students were said to be complete. Of all these cycles experienced an increase in terms of average, such as the first cycle of 65.41, the second cycle of 71.45 and the third cycle of 81.04.
ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHER STRATEGIES IN INTERNALIZING CHARACTER VALUES IN MADRASAH IBTIDAIYAH STUDENTS Karwadi; Deni indrawan
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.4731

Abstract

The background of the research problem is that there are still students who still do not have characters such as courtesy to teachers. The purpose of this study is to analyze the PAI teacher's strategy in the process of internalizing character values to students.  The type of research used is qualitative with a descriptive approach. Research data were collected through interviews and observation techniques. Interviews were conducted with the head of madrasah, deputy head of curriculum, teachers, and students. Meanwhile, observations were made of student activities with teachers, both in class and outside the classroom.  Data validity was tested using source and method triangulation. Data analysis techniques were carried out with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that PAI teachers applied strategies of student self-empowerment (self-efficacy), habituation (conditioning), and the realization of a caring environment (caring community). While the key to success lies in self-exemplary, personal commitment of teachers, and full service. The results of this study provide benefits for the world of education regarding how strategies in shaping children's character. Latar belakang masalah penelitian ialah masih terdapat siswa yang masih tidak mempunyai karakter seperti sopan santun pada guru. Tujuan  penelitian ini adalah menganalisis strategi guru PAI dalam proses internalisasi nilai karakter kepada siswa.  Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian dikumpulan melalui teknik wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada kepala madrasah, wakil kepala bidang kurilulum, guru, dan siswa. Sementara itu, observasi dilakukan terhadap kegiatan siswa bersama guru, baik di kelas maupun di luar kelas.  Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan guru PAI menerapkan strategi pemberdayaan diri siswa (self-efficacy), pembiasaan (conditioning), dan perwujudanlingkungan yang peduli (caring community). Sedangkan kunci keberhasilannya terletak pada keteladanan diri, komitmen pribadi guru, dan layana penuh. Hasil penelitian ini memberikan manfaat bagi dunia pendidikan mengenai bagaimana strategi dalam membentuk karakter anak.
Analisis Tingkat Literasi Digital Guru Pendidikan Sekolah Dasar Ana Quthratun Nada; Deni Indrawan
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.612023.2481

Abstract

Saat ini, literasi digital telah menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran pada siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat literasi digital guru pendidikan dasar yang meliputi lima indikator yaitu memilih, mengakses, memahami, mengevaluasi dan menganalisis. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Jumlah guru di MI Miftahul Huda menjadi populasi dalam penelitian ini yang berjumlah 22 orang. Teknik total sampling digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menyimpulkan bahwa rata-rata tingkat literasi digital guru MI al Huda berada pada kategori baik dengan persentase 68,42%. Oleh karena itu, perlu terus ditingkatkan pemahaman literasi digital agar lebih mudah dalam mengoptimalkan pembelajaran. Temuan dalam penelitian ini adalah terdapat indikator literasi digital guru yang berada pada tingkat cukup. Kompetensi menyeleksi Guru di MI Miftahul Huda berada pada kategori cukup baik dalam memilih informasi dari banyak sumber yang bisa diakses. Untuk itu masih perlu ditingkatkan
Implikasi Aliran Behavioristik dan Kognitif Terhadap Perkembangan Belajar dan Tingkah Laku dalam Pembelajaran indrawan, Deni
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1581

Abstract

Pada psikologi pendidikan, aliran behavioristik adalah salah satu dari tiga aliran yang perkembangannya ada pada masa ke masa. Aliran ini berpandangan bahwa belajar merupakan perubahan yang dibuktikan dari tingkah laku yang ditandai dengan adanya dua faktor yakni stimulus dan respon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji impilkasi aliran behavioristik dan kogniti terhadap perkembangan belajar dan tingkah dalam pembelajaran. Hasil dari penelitan adalah para pendapat yang sudah diberikan di atas tidak selalu menjadi benar, teori-teori tersebut dapat kita pahami dalam jenis karakteristik, sesuai dengan sesuatu masalah yang hendak ditindak lanjuti. Untuk sekarang pendidik memiliki kepentingan untuk mengambil manfaat atas apa yang sudah dipaparkan dalam teori tersebut dan menerapkannya sesuai keadaan situasi dan pemberian materi yang hendak diajarkan
Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pemanfaatan Model Pembelajaran Simulasi Berbasis TIK Indrawan, Deni; Marvida, Tria
Educative: Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): January-April 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/educative.v1i1.6

Abstract

Sebagai guru profesional, sangat dibutuhkan memiliki kemampuan menguasai teknologi. Kompetensi guru dalam penelitian ini mengacu pada kompetensi secara pedagogik dalam menggunakan TIK pada kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik guru dalam pemanfaatan model pembelajaran berbasis TIK berbasisi simulasi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Penelitian ini dilaksanakan disekolah SD Negeri Lam Geu Eu dengan sampel penelitian berjumlah 6 orang. Teknik analisis data dilakukan berdasarkan model Miles dan Huberman dengan tahap reduksi data, display data, dan verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa kompetensi pedagogik guru dalam pemanfaatan model simulasi berbasis TIK di SD Negeri Lam Geu Eu sudah sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari guru yang telah menerapkan model simulasi berbasis TIK kedalam pembelajaran, menyesuaikan model simulasi berbasis TIK dengan tujuan pembelajaran, materi pembelajaran dan karakteristik anak. Kemudian untuk mendukung penerapan model tersebut guru sudah mampu untuk menggunakan fasilitas berbasis TIK seperti computer, speakers, dan mengakses langsung media lainnya dari internet. Implikasi perkembangan teknologi pada dunia pendidikan telah menyebabkan perubahan dalam kegiatan belajar mengajar, sumber belajar dan teknologi pembelajaran. Beberapa faktor yang mempengaruhi transformasi belajar mengajar, misalnya. proses transmisi data, ketersediaan sarana informasi dan komunikasi dan perkembangan teknologi digital
ISLAMIC EDUCATION-BASED MANAGEMENT OF ELEMENTARY SCHOOLS IN DEVELOPING RELIGIOUS MODERATION Karwadi, Karwadi; Fitria, zahratul; Indrawan, Deni
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 12, No 1 (2023): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v12i1.11741

Abstract

Primary school Islamic education institutions that organize teaching and learning activities must be involved in developing human resources and improving quality in Indonesia. To achieve this goal, primary school Islamic education institutions must be managed optimally. This research is a library study (library search) which requires researchers to be able to understand the subject matter under study, especially references to various relevant empirical phenomena. The result of this research is the implementation of the management of Islamic educational institutions by applying the functions of Islamic education administration (planning, organizing, directing, and supervising) comprehensively and consistently by internalizing the values of religious moderation as a smart and advanced education seeking strategy
Implikasi Aliran Behavioristik dan Kognitif Terhadap Perkembangan Belajar dan Tingkah Laku dalam Pembelajaran indrawan, Deni
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1581

Abstract

Pada psikologi pendidikan, aliran behavioristik adalah salah satu dari tiga aliran yang perkembangannya ada pada masa ke masa. Aliran ini berpandangan bahwa belajar merupakan perubahan yang dibuktikan dari tingkah laku yang ditandai dengan adanya dua faktor yakni stimulus dan respon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji impilkasi aliran behavioristik dan kogniti terhadap perkembangan belajar dan tingkah dalam pembelajaran. Hasil dari penelitan adalah para pendapat yang sudah diberikan di atas tidak selalu menjadi benar, teori-teori tersebut dapat kita pahami dalam jenis karakteristik, sesuai dengan sesuatu masalah yang hendak ditindak lanjuti. Untuk sekarang pendidik memiliki kepentingan untuk mengambil manfaat atas apa yang sudah dipaparkan dalam teori tersebut dan menerapkannya sesuai keadaan situasi dan pemberian materi yang hendak diajarkan
Model Pengawasan Internal dan Pemberdayaan Untuk Mendorong Penguatan Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri Shaleh Shaleh; Elma Haryani; Deni Indrawan; Zaki Sima Fashimado; Yan Suryo Sumirat
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 21 No. 2 (2023): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v21i2.1685

Abstract

This research is motivated by the inability of internal audits to encourage the performance of strategic government programs implemented in Islamic State Universities (PTKN). One of the government's priority programs run by PTKN is the program to strengthen religious moderation. This study aims to identify internal control models implemented in tertiary institutions. These supervisory models are then examined for their empowerment potential to encourage the performance of strengthening religious moderation. For this purpose, the researcher empowered the case study qualitative research method by collecting data using observation, interview, and documentation techniques. The data collected was checked for validity using the triangulation technique and analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana technique. The results of the research show that: (1) 2 models of internal control have been implemented in tertiary institutions, namely: the partial-thematic internal audit model and the collaborative internal control model; (2) identified 1 (one) audit model that has the potential to be studied further and that in the future it can be applied to tertiary institutions, namely the integrative audit model; (3) models of internal control that tertiary institutions have implemented can be empowered to support and encourage the strengthening of religious moderation and other strategic program.
ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHER STRATEGIES IN INTERNALIZING CHARACTER VALUES IN MADRASAH IBTIDAIYAH STUDENTS Karwadi; Deni indrawan
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v9i2.4731

Abstract

The background of the research problem is that there are still students who still do not have characters such as courtesy to teachers. The purpose of this study is to analyze the PAI teacher's strategy in the process of internalizing character values to students.  The type of research used is qualitative with a descriptive approach. Research data were collected through interviews and observation techniques. Interviews were conducted with the head of madrasah, deputy head of curriculum, teachers, and students. Meanwhile, observations were made of student activities with teachers, both in class and outside the classroom.  Data validity was tested using source and method triangulation. Data analysis techniques were carried out with the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that PAI teachers applied strategies of student self-empowerment (self-efficacy), habituation (conditioning), and the realization of a caring environment (caring community). While the key to success lies in self-exemplary, personal commitment of teachers, and full service. The results of this study provide benefits for the world of education regarding how strategies in shaping children's character. Latar belakang masalah penelitian ialah masih terdapat siswa yang masih tidak mempunyai karakter seperti sopan santun pada guru. Tujuan  penelitian ini adalah menganalisis strategi guru PAI dalam proses internalisasi nilai karakter kepada siswa.  Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian dikumpulan melalui teknik wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada kepala madrasah, wakil kepala bidang kurilulum, guru, dan siswa. Sementara itu, observasi dilakukan terhadap kegiatan siswa bersama guru, baik di kelas maupun di luar kelas.  Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan guru PAI menerapkan strategi pemberdayaan diri siswa (self-efficacy), pembiasaan (conditioning), dan perwujudanlingkungan yang peduli (caring community). Sedangkan kunci keberhasilannya terletak pada keteladanan diri, komitmen pribadi guru, dan layana penuh. Hasil penelitian ini memberikan manfaat bagi dunia pendidikan mengenai bagaimana strategi dalam membentuk karakter anak.